Kapolres Bogor Pastikan Kesiapan Peralatan Penanggulangan Bencana

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor menggelar pengecekan Alat Khusus (Alsus) sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kabupaten Bogor. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Apel Mako Polres Bogor, Jl. Tegar Beriman, Cibinong, dan dipimpin langsung Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si.

Turut hadir Wakapolres Bogor Kompol Rizka Fadhila, S.H., S.I.K., Kabag Ops Kompol Nur Istiono, S.I.K., M.H., Kasat Samapta AKP Yogi Nugraha, S.H., M.H., serta Kasi Propam AKP Ketut Lasswarja, S.H., M.H.

Peralatan yang diperiksa meliputi sepatu boots, gergaji mesin (chain saw), sekop, perahu kano, jas hujan, dan kendaraan dapur umum. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kelengkapan dan kelayakan peralatan dalam penanganan bencana seperti banjir, tanah longsor, maupun kebakaran hutan dan lahan.

Kapolres Bogor mengatakan, pengecekan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesiapsiagaan personel dan perlengkapan.

“Wilayah Kabupaten Bogor memiliki potensi bencana yang cukup tinggi. Kesiapan alat khusus dan personel menjadi prioritas agar penanganan dapat dilakukan cepat dan tepat,” ujarnya.

Polres Bogor juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama di musim hujan. Masyarakat diminta segera melapor kepada pihak kepolisian, BPBD, atau aparat desa jika terdapat tanda-tanda bencana, serta menyiapkan perlengkapan darurat di rumah guna mengantisipasi situasi darurat.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan bagi Korban Banjir di Ranca Bungur

BOGOR.radarinformasi.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir, Polres Bogor bersama jajaran melaksanakan pembagian sembako, makanan siap saji, dan layanan kesehatan di wilayah Kecamatan Ranca Bungur, Minggu (10/8/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., ini menyasar tujuh desa terdampak, yakni Desa Cimulang, Bantar Jaya, Bantar Sari, Pasir Gaok, Ranca Bungur, Mekarsari, dan Candali.

Selain menyalurkan bantuan logistik, tim kesehatan lapangan dari SiDokkes Polres Bogor yang dipimpin dr. Elynda V.E., MARS memberikan layanan kesehatan umum, konsultasi psikologi (trauma healing), pembagian obat-obatan, vitamin, dan masker, serta edukasi kesehatan. Sebanyak 137 warga menjalani pemeriksaan kesehatan, dengan keluhan terbanyak meliputi sakit kepala tegang (tension headache), ISPA, dan gangguan pencernaan.

Kapolres Bogor menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam memberikan bantuan dan dukungan kesehatan.

“Kami ingin memastikan warga terdampak banjir mendapatkan bantuan logistik dan pelayanan kesehatan dengan cepat, sehingga dapat meringankan beban mereka,” ujar AKBP Wikha Ardilestanto.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kebutuhan logistik dan kesehatan warga terdampak banjir dapat terpenuhi. Polres Bogor berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi apapun, memberikan rasa aman, nyaman, dan kepedulian yang nyata.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polda Metro Jaya Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan Beras Terjangkau untuk Warga

JAKARTA.radarinformasi.com – Polda Metro Jaya menggelar Gerakan Pangan Murah di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (11/8/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Djati Wiyoto Abadhy, mengatakan kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga lebih terjangkau di tengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.

“Kegiatan ini untuk membantu masyarakat agar bisa membeli beras dengan harga yang cukup terjangkau,” ujar Djati.

Beras yang dijual dikemas dalam ukuran 5 kilogram dengan harga Rp55.000, lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp12.500 per kilogram.

Gerakan Pangan Murah ini berlangsung selama enam hari, mulai 11–16 Agustus 2025, dengan total pasokan 40 ton beras. Setiap hari, ditargetkan penjualan 6–7 ton atau sekitar 1.300–1.400 kemasan. Beras yang disediakan merupakan kualitas medium, dipasok oleh Perum Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten.

“Jika antusiasme masyarakat cukup tinggi, kami akan berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk menambah kuota harian,” jelas Djati.

Ia menegaskan, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Polri sekaligus dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Selain di Polda Metro Jaya, Gerakan Pangan Murah juga akan digelar di Polres jajaran mulai 13–16 Agustus 2025. Peluncuran resmi program ini rencananya akan dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di wilayah Polres Jakarta Utara.

Masyarakat yang ingin membeli beras murah dapat datang langsung ke lokasi, mengantre, dan mendaftarkan diri untuk mendapatkan kupon pembelian. Setiap orang diperbolehkan membeli maksimal dua kantong beras ukuran 5 kilogram per hari selama kegiatan berlangsung.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Dari Serabut Kelapa Jadi Peluang Usaha, Lapas Indramayu Adakan Pelatihan Coco Shade

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menggelar pelatihan pembuatan coco shade berbahan serabut kelapa bagi warga binaan, Rabu (13/8/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan diarea Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Lapindra ini dimulai pukul 09.00 WIB dan dibuka langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, didampingi oleh Kasi Binadik & Giatja serta Kasubsi Giatja.

Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama dengan PT. Coir Indonesia Global, menghadirkan dua instruktur berpengalaman di bidang industri pengolahan serabut kelapa. Materi yang diberikan mencakup pengenalan bahan baku, teknik pengolahan, hingga proses pembuatan coco shade yang memiliki nilai jual tinggi.

Pada kesempatan itu, Fery Berthoni menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

“Kami berkomitmen memberikan bekal keterampilan yang dapat bermanfaat bagi warga binaan setelah bebas nanti. Pelatihan pembuatan coco shade ini bukan hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membuka peluang usaha di masa depan,” ujarnya.

Berthoni menambahkan, pelatihan ini juga merupakan bentuk implementasi 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberdayaan warga binaan untuk mendukung kemandirian ekonomi.

Peserta pelatihan adalah warga binaan yang telah memenuhi persyaratan baik secara administratif maupun substantif serta memiliki minat dalam bidang kerajinan tangan. Diharapkan, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal berharga bagi mereka untuk membangun usaha atau bekerja di industri pengolahan serabut kelapa setelah kembali ke masyarakat.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Drs. H. Caridin Nahkodai PGRI Indramayu 2025-2030

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Indramayu yang berlangsung di Gedung PGRI Sindang resmi menetapkan Drs. H. Caridin, S.Pd., M.Si sebagai Ketua PGRI Indramayu periode 2025–2030, Rabu (13/8/2025).

Pria yang kini menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu itu meraih 518 suara, unggul atas rivalnya, H. Malik Ibrahim, M.Pd., yang memperoleh 418 suara. Dari total 938 suara sah, hanya dua yang dinyatakan tidak sah.

Pemilihan diikuti perwakilan dari 31 cabang PGRI se-Kabupaten Indramayu yang tersebar di enam kawedanan. Semula, tiga kandidat bersaing memperebutkan kursi ketua, yakni Untung Aryanto (ketua petahana), H. Caridin, dan H. Malik Ibrahim, mantan Ketua PGRI Indramayu periode 2015–2020. Namun, Untung Aryanto memilih mundur sebelum proses pemungutan suara, menyisakan duel Caridin versus Malik.

Kemenangan Caridin disambut meriah oleh para pendukungnya, termasuk Jamhari, Darman, dan Moh. Dasmin.

“Mudah-mudahan beliau mampu melanjutkan sekaligus mengembangkan program kerja ketua sebelumnya demi meningkatkan peran PGRI sebagai wadah perjuangan para guru di seluruh Indramayu,” kata Darman penuh harap.

Reporter  : Andika

Setelah Lepas Ular ke Sawah, Bupati Lucky Hakim Genjot Populasi Burung Hantu Kendalikan Tikus

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengintensifkan upaya pengendalian hama tikus di lahan pertanian tanpa mengandalkan pestisida. Salah satu strategi andalan adalah pengembangan populasi burung hantu (Tyto alba) sebagai predator alami.

Saat ini, sekitar 300 ekor burung hantu telah ditempatkan di rumah burung hantu (Rubuha) di berbagai desa, khususnya di kawasan yang rawan serangan tikus. Langkah ini melanjutkan program sebelumnya yang sempat menarik perhatian publik, yakni pelepasan ular sawah oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim.

“Burung hantu mampu memangsa 5–7 ekor tikus setiap malam. Dengan memanfaatkan predator alami, kita membantu petani mengamankan panen sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem,” ujar Lucky, Rabu (13/8/2025).

Lucky menegaskan, program ini akan diperluas ke lebih banyak desa disertai edukasi bagi petani agar menjaga keberadaan burung hantu dan ular sawah. Ia juga meminta dukungan Pemprov Jawa Barat dan pemerintah pusat untuk memperbanyak distribusi burung hantu di Indramayu.

Kepala DKPP Indramayu, Sugeng Heriyanto, menyebut pembangunan Rubuha dibiayai APBD dan Dana Desa, dengan target penambahan setiap tahun. “Atensi pemerintah terhadap pengendalian hama tikus sangat tinggi. Kita dorong desa dan kelompok tani membuat Rubuha di sawah mereka,” jelasnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi langkah Bupati Lucky, termasuk pelepasan ular sawah, namun menekankan pentingnya edukasi petani soal peran ular dan burung hantu sebagai musuh alami tikus. Ia berharap pengembangan populasi burung hantu di Indramayu terus berlanjut demi menekan kerugian petani.

Reporter  : Andika

PGRI Indramayu Gelar Konferensi XXIII, Bupati Lucky Hakim Tekankan Peran Guru Bermutu untuk Wujudkan Indonesia Maju

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Indramayu resmi membuka Konferensi Masa Bakti XXIII Tahun 2025 di Gedung PGRI Indramayu, Rabu (13/8/2025). Agenda lima tahunan ini menjadi ajang strategis bagi para pendidik untuk mengevaluasi kinerja, merefleksikan capaian, sekaligus merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.

Bupati Indramayu Lucky Hakim yang hadir dalam pembukaan memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai forum ini bukan sekadar konsolidasi internal, melainkan kesempatan memperkuat sinergi antara PGRI dan pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan.

“Atas nama pribadi dan Pemkab Indramayu, saya menyambut baik pelaksanaan konferensi ini. Ini momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, menyusun strategi, dan memastikan arah kebijakan sejalan dengan pembangunan pendidikan daerah,” ujar Lucky.

Di hadapan para “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”, Lucky menegaskan PGRI adalah organisasi kuat dan disiplin yang harus terus membangun kekompakan demi lahirnya guru profesional dan sejahtera.

Mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju. Guru Hebat Indonesia Kuat”, konferensi ini dinilai sangat relevan dengan tuntutan zaman. Lucky menekankan bahwa visi Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada kualitas pendidikan, dengan guru sebagai garda terdepan.

Pemkab Indramayu, lanjutnya, berkomitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan sarana-prasarana, pelatihan, dan kolaborasi program bersama PGRI. Ia berharap konferensi ini menghasilkan kepengurusan solid yang mampu menjaga marwah organisasi sekaligus menjadi mitra transformatif bagi kemajuan pendidikan.

“Kesuksesan pendidikan tak lepas dari peran PGRI yang konsisten berjuang demi kemajuan daerah. Mari kita terus bergandengan tangan untuk kejayaan Indramayu yang kita cintai,” pungkasnya.

Reporter  : Andika

Lewat GPM, Polres Indramayu Stabilkan Harga dan Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Polres Indramayu Polda Jabar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Apel Mako Polres Indramayu, Selasa pagi (12/8/2025). Kegiatan ini menjadi upaya nyata kepolisian dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno menyampaikan, GPM merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi warga.

“Program ini kami gelar agar masyarakat bisa membeli beras dengan harga yang lebih terjangkau di tengah gejolak harga pasar,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Indramayu menyalurkan total 2 ton beras atau setara 400 kemasan berukuran 5 kilogram dengan harga Rp57.500 per kemasan. Penjualan dilakukan secara tertib sehingga warga yang hadir mendapatkan pelayanan maksimal.

AKP Tarno menegaskan, selain meringankan beban masyarakat, GPM juga diharapkan dapat membantu menjaga kestabilan harga pangan di wilayah Indramayu.

“Kami berharap program ini memberi manfaat nyata bagi warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Polres Indramayu akan terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan menyentuh langsung masyarakat,” pungkasnya.

Reporter   : Andika

Polres Indramayu Terus Dalami Kasus Penemuan Mayat di Kosan Singajaya

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Polres Indramayu Polda Jabar terus melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa penemuan mayat di salah satu kamar kos di wilayah Singajaya, Kecamatan dan Kabupaten Indramayu, yang disertai kebakaran, Sabtu (9/8/2025) kemarin.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menjelaskan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah penyelidikan dengan metode scientific investigation.

“Pertama, kami melakukan olah TKP dan mengerahkan Tim Inafis. Untuk mengetahui penyebab kebakaran, kami juga mendatangkan tim Laboratorium Forensik. Sementara, terhadap korban telah dilakukan otopsi,” ungkapnya didampingi Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar dan Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno kepada awak media, Selasa (12/8/2025).

Kapolres menegaskan, penyidik saat ini masih mengumpulkan bukti-bukti serta memeriksa saksi-saksi guna memastikan penyebab pasti kebakaran dan kematian korban.

“Hasil otopsi masih menunggu dari pihak medis. Kami harus membuktikan terlebih dahulu apakah kebakaran tersebut terjadi karena unsur kesengajaan atau tidak,” jelasnya.

Menurutnya, proses penyelidikan dilakukan secara profesional, cepat, dan transparan. Polres Indramayu berkomitmen akan menyampaikan hasil perkembangan perkara ini kepada keluarga korban maupun masyarakat.

“Penyelidikan ini sudah mengarah pada upaya memastikan apakah ada unsur tindak pidana atau tidak. Semua kemungkinan kami dalami berdasarkan bukti ilmiah, saksi, dan hasil laboratorium,” ujarnya.

Reporter   : Andika

Wujudkan Infrastruktur Nyaman, Wabup Syaefudin Pantau Hasil Perbaikan Jalan Kedokan Bunder–Krangkeng

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Teriknya matahari siang menyinari Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng. Di jalur penghubung Kecamatan Krangkeng–Kedokan Bunder, hamparan aspal hitam yang masih hangat terbentang rapi. Bau khas aspal baru tercium jelas, menandakan pekerjaan perbaikan jalan baru saja selesai. Senin (12/8/25).

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, tampak hadir melakukan peninjauan langsung. Ia berjalan menyusuri jalan yang kini mulus, sambil berbincang santai dengan warga dan pekerja. Kehadirannya menjadi bukti komitmen Pemkab Indramayu dalam merealisasikan program Jalan Mulus dan Aman, salah satu dari 14 program percepatan yang diusung duet kepemimpinan Lucky Hakim–Syaefudin.

“Panjang perbaikan jalan ini sekitar 1,2 kilometer. Alhamdulillah sekarang kondisinya sudah baik, semoga masyarakat lebih nyaman saat melintas,” kata Syaefudin.

Ia menegaskan, peningkatan infrastruktur jalan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan rencana kerja dan ketersediaan anggaran. Beberapa titik dapat ditangani pada 2025, sementara sisanya akan dikerjakan pada tahun-tahun berikutnya.

Jalan penghubung Kedokan Bunder–Krangkeng memang menjadi jalur vital, menghubungkan dua kecamatan sekaligus menjadi akses menuju pusat ekonomi, pendidikan, hingga layanan publik. Tak heran jika kerusakannya kerap menjadi keluhan warga dan perhatian pemerintah daerah.

Data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Indramayu mencatat, tahun 2025 ini pemerintah menargetkan rekonstruksi jalan kabupaten di 32 ruas sepanjang 28 kilometer, rehabilitasi di 7 ruas sepanjang 1 kilometer, pemeliharaan rutin di 74 ruas sejauh 270 kilometer, serta rehabilitasi jalan desa di 349 titik sepanjang 75 kilometer.

Kuwu Kedungwungu, Moh. Masduki, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Indramayu. “Terima kasih kepada Pak Bupati Lucky Hakim dan Pak Wakil Bupati Syaefudin atas perbaikan jalan ini. Warga sangat senang dan antusias menyambutnya,” ucapnya, didampingi Camat Krangkeng, Suminta.

Bagi masyarakat, jalan yang mulus bukan hanya sekadar sarana transportasi, tetapi juga penghubung aktivitas dan roda kehidupan. Hari itu, di Kedungwungu, janji pembangunan infrastruktur benar-benar hadir di depan mata.

Reporter   : Andika