Pemdes Ciadeg Tidak Pampang Nama KPM BLT DD

Pemdes Ciadeg Tidak Pampang Nama KPM BLT DD

Bogor.radarinformasi.com – Guna menghindari adanya stigma negatif dari masyarakat, pihak Pemerintah Desa harusnya memasang data atau papan informasi nama – nama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, hal tersebut bertujuan agar tidak ada kontroversi dan kesan tidak transfaran bisa dihilangkan.

Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten  Bogor – Jawa Barat adalah salahsatu desa yang sampai saat ini belum membuat Banner daftar Penerima BLT DD, padahal sudah masuk dalam tahap tiga (3) pendistribusian, sehingga menimbulkan berbagai persepsi dikalangan masyarakat, bahkan diduga adanya kebijakan oleh Oknum RT dengan dalih pemerataan.

Namun pihak RT sendiri menyangkal hal tersebut, Ia mengatakan bahwa BLT DD diterima langsung oleh Masyarakat dan sebagai bentuk kepeduliaan terhadap Warga yang belum mendapatkan sama sekali, para KPM dengan sukarela membagi (600:2) kepada yang belum menerima, hal tersebut dijelaskan oleh Ketua RW.08.

” Warga yang mendapat BLT DD sebesar Rp.600.00 dibagi dua yaitu dengan nominal Rp.300.000.00 diberikan kepada yang belum menerima sama sekali, bahkan saya tidak mengetahuinya, itu kemauan Warga sendiri, bahkan untuk bantuan yang Kemensos mereka dengan sukarela datang ke saya untuk memberikan uang sebesar Rp.100.000.00 yang nantinya akan kita bagikan, jujur uang masih di saya karena uangnya belum mencukupi dan nanti akan ada tambahan dari donatur biar bisa kebagian semua”, ungkap Ketua RW.

Ketua RW juga menegaskan sampai saat ini dirinya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk Warganya bahkan berusaha mencari donatur agar semua Warganya tercover. Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Ciadeg, Asep menjelaskan, bahwa Penyaluran dan penerimaan BLT kepada masyarakat Desa Ciadeg dilakukan secara transfaran dan sesuai prosedur. Mengenai Banner yang belum terpasang disebabkan karena banyaknya data yang tumpang tindih.

” Kita belum bikin Baner karena kemarin mau bikin Banner itu keburu datang bantuan yang Kemensos, banyak nama di BLT DD dan dia juga muncul di bantuan Kemensos dan hasil dari Musdesus kemarin itu bagi Penerima itu dapat 2 bantuan, maka yang BLT DD itu akan dialihkan agar tidak tumpang tindih, makanya kita belum bikin baner”, jelas Asep.

 

( Red )

Sikap Tegas Ketua BPD dan Ketua Pantia Pilkades Sukakarya terkait Baliho yang Menyalahi Aturan

Sikap Tegas Ketua BPD dan Ketua Pantia Pilkades Sukakarya terkait Baliho yang Menyalahi Aturan

Bogor.radarinformasi.com – Menindaklanjuti pemberitaan yang beredar di Media Online dan Streaming Tv terkait pemasangan Baliho yang belum waktunya, Juhdi Buldani selaku Ketua BPD dan Jumhari,S.Pd.I sebagai Ketua Panitia Pilkades, menggelar Jumpa Pers untuk mengklarifikasi pemberitaan tersebut, Sabtu (05/09/2020).

Dalam Jumpa Pers tersebut pihak Panitia atas anjuran BPD sudah mengirimkan surat teguran tertanggal 3 September 2020 kepada Balon yang sudah memasang APK. Tindak lanjut tersebut, pada tanggal 4 September 2020 Panitia beserta BPD mendatangi Balon – balon yang bersangkutan untuk memberikan arahan secara langsung agar tidak terjadi pencopotan secara paksa oleh Panitia, kesimpulannya yang bersangkutan bersedia menurunkan APK yang sudah terpampang tersebut.

Tanggal 05 September 2020 pukul 13.00 WIB, BPD memonitor ke titik pemasangan APK, secara keseluruhan Baliho – baliho yang didalamnya ada unsur ajakan dan permohonan dukungan serta penamaan Bakal Calon ataupun Calon Kepala Desa sudah steril dan sudah tidak terpampang lagi dititik semula APK terpampang.

Baleho atas nama Hj.Siti Asliah adalah diluar ranah Panitia karena didalemnya tidak mengandung unsur ajakan dan permohonan dukungan serta penamaan Bakal Calon ataupun Calon Kepala Desa, Baleho tersebut bersifat iklan pribadi yang harus menempuh izin kepada pihak terkait, dan Awak Media punya hak dan kewenangan untuk menanyakan perihal izin pemasangan baleho tersebut.

“Untuk itu kami Panitia dan BPD mengucapkan banyak terimakasih dan memberikan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada Balon yang telah bersedia dan mematuhi anjuran Panitia untuk menurunkan APK nya yang sudah terpampang”, ujar Juhdi Buldani.

Ketua BPD juga menghimbau agar tetap menjaga keamanan dan kondisifitas di Pesta Demokrasi pada Desember mendatang, mengikuti tahapan yang sudah diatur oleh Bupati berdasarkan lampiran I surat edaran Bupati Bogor no. 141.1/257/DPMD/2020 tentang Pedoman Jadwal dan tahapan pelaksanaan Pilkades Serentak Gelombang I di Kabupaten Bogor Tahun 2020.

(Dewi)

Abaikan Aturan, Baliho Pilkades Masih Terpampang

Abaikan Aturan, Baliho Pilkades Masih Terpampang

Bogor.Radarinformasi – Setelah adanya himbauan dari Ketua BPD Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, terkait Baliho Pilkades yang “Curi Start”, masih saja nampak Baliho dengan ukuran besar terpampang didepan salahsatu Posko Kemenangan Bakal Calon Kepala Desa, Sabtu ( 05/09/2020).

Bakal Calon Kepala Desa Sukakarya tersebut seolah tak mengindahkan himbauan yang telah diberikan oleh Panitia Pilkades maupun Ketua BPD. Sesuai dengan peraturan pemasangan Baliho belum diperbolehkan karena pendaftaranpun belum mulai dibuka karena adanya penundaan Pilkades pada 20 Desember 2020 mendatang.

‌Saaat dikonfirmasi via Whatshaap, Baedowi salahsatu Bakal Calon tidak memberikan respon, akan tetapi Juhdi Buldoni Ketua BPD mengatakan bahwa, “Sudah kita tindak kemarin, secara musyawarah, kesimpulannya yang bersangkutan siap menurunkan, mungkin yang disitu lupa, nanti mau dikonfirmasi ke yang bersangkutan”, tegasnya.

 

( Red )

Desa Wanakaya Salurkan BLT DD secara Door to Door untuk Meminimalisir Penyebaran Covid 19

Cirebon.radarinformasi.com – Untuk membantu Warga yang terdampak Covid 19, Pemerintah Desa Wanakaya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon menyalurkan anggaran Dana Desa untuk membantu Masyarakat melalui Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

Bantuan Langsung Tunai tersebut diberikan kepada Masyarakat yang tidak mendapat bantuam dari pintu manapun, meskipun Dana Desa tidak bisa mengcover semua akan tetapi setidaknya BLT DD diberikan tepat sasaran kepada yang benar – benar terdampak.

“Ada sekitar 1042 Kepala Keluarga yang mendapat kan bantuan covid19, yang terdiri dari bantuan Kemensos , Bantuan Gubernur, Bantuan Kabupaten. Dana Desa sendiri hanya mampu mengcover 622 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kita sudah berusaha mendata melalui RT/RW dan mudah – mudahan tepat sasaran”, ungkap Handoko Sekdes Wanakaya kepada Radar Informasi.com.

Masih menurutnya, “Untuk sistem pembagian kita lakukan secara door to door, hal ini untuk mencegah adanya kerumunan dan meminimalisir penyebaran Virus Corona”.

(Iyonk)

Jabar Bergerak Berkolaborasi dengan Binmas Desa Bendungan Santuni Anak Yatim dan Alat Pembersih Mesjid Kepada DKM Baburahman

 

Bogor.Radarinformasi.com -Tim Tanggap Darurat Pangan Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan PLN membagikan bantuan kepada beberapa Tempat Ibadah, diantaranya Masjid Baburahman yang berlokasi di Kp. Ciasin Rt.02/10 Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, Sabtu (29/08/2020).

Bantuan berupa Sembako dan alat pembersih Masid tersebut diterima langsung oleh Ustad Jafar Shodiq selaku Ketua Dewan Kemakmuran Masid (DKM) setempat, sedangkan dari pihak Provinsi Jabar diwakilkan oleh Aiptu Muzammil selaku Bhabinkamtibmas Desa Bendungan dan didampingi oleh Danpos Edi.

Bantuan yang disalurkan bertepatan dengan 10 Muharam 1442 H, tak lain bertujuan untuk saling berbagi dan meningkatkan rasa sosial terhadap sesama serta menambah kecintaan terhadap Anak Yatim.

“Di bulan Muharam ini kita memberikan bantuan kepada Anak Yatim tak lain semata – mata untuk mengingatkan kita bahwa sebagian dari rejeki kita adalah hak mereka, semoga dengan adanya bantuan ini, bisa mengetuk hati bagi yang lain yang mempunyai kelebihan rejeki”, ungkap Aiptu Muzamil.

(Acil)

Ikatan Remaja Mushola Al-Muqorobin Pancawati Santuni Anak Yatim

 

Ikatan Remaja Mushola Al-Muqorobin Pancawati Santuni Anak Yatim

Bogor.radarinformasi.news – Ikatan Remaja Mushola Al-Muqorobin dan Tokoh Masyarakat Kp.Legaok Nyenang, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, menggelar Gebyar dan Santunan Anak Yatim kepada 140 Anak Yatim dari empat (4) Rw di Desa Pancawati, Sabtu (29/08/2020).

Dengan menggalang dana dari swadaya dari Masyarakat Kp.Legok Nyenang pada setiap bulannya, kegiatan sendiri dilaksanakan di kediaman H. Palahudin selaku Tokoh Masayarakat Pancawati. H. Palahudin memaparkan bahwa kegiatan 10 Muharam ini rutin dilakukan.

“Kegiatan Gebar dan Santunan Anak Yatim ini rutin dilakukan agar Masyarakat menyadari akan pentingnya bersosialisasi terhadap keberadaan Anak Yatim di lingkungan sekitar serta meningkatkan Amal Shodaqoh terhadap mereka”, tegas H. Palahudin kepada Radar Informasi.com.

Masih menurutnya, “Kita melakukan kegiatan ini bukan untuk sombong atau apapun melainkan bukti kecintaan kita terhadap mereka, bahkan untuk dananya-pun kita dapatkan dari swadaya Masyarakat Kp.Legok Nyenang”.

(Dede Mamad)

246 KPM Apresiasi Pemerintah Desa, Kutamaneuh Dalam hal Pembagian BLT DD

246 KPM Apresiasi Pemerintah Desa, Kutamaneuh Dalam hal Pembagian BLT DD

Karawang.kadarinformasi.com – Pemerintah Desa Kutamaneuh, Kecamatan Tegal Waru, Kabupaten Karawang, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sebesar Rp.600.000.00 tahap ketiga kepada Warga yang terdampak Covid-19.

Pembagian BLT di Kantor Desa Kutamaneuh berlangsung tertib dan lancar serta mengindahkan imbauan pemerintah untuk menjaga jarak dan menghindari kerumunan atau physical distancing.

Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut, beberapa Awak Media yang meliput kegiatan, Adang Esan Kades Kutamaneuh, Babinsa dan Babinkamtibmas yang ikut menyaksikan pembagian BLT DD tahap Tiga 2020,

“Secara keseluruhan penerima BLT DD di Desa Kutamaneuh ini sebanyak 246 KK yang bersumber dari Dana Desa sebesar 30%. Data ini merupakan hasil verifikasi dan finalisasi dalam Musdes beberapa hari yang lalu, sehingga sasarannya akurat,” kata Kades Kutamaneuh, Adang Esan yang didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Adang Esan mengatakan, “ Tahapan demi tahapan pelaksanaan program BLT DD dapat berjalan dengan lancar. Dirinya mengaku, BLT DD yang dicanangkan Pemerintah tentu tidak bisa mengcover seluruh data yang diusulkan.

“Kami berharap Warga dapat memahami proses dan mekanisme yang ditetapkan sehingga BLT DD ini dapat menyasar tepat kepada Masyarakat yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan,” ujar Kades Kutamaneuh, Rabu (26/8/2020).

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Warga Masyarakat Desa Kutamaneuh yang mentaati aturan saat pembagian. Tak lupa dirinya juga berterimakasih kepada Pemerintah yang telah menyalurkan bantuan kepada Masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Terimakasih kepada Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah Kabupaten Karawang, BLT DD tahap Tiga sudah cair, sehingga bisa didistribusikan kepada masyarakat yang berhak sesuai kriteria yang diatur Kemendesa,” ungkap Adang Esan.

Adang Esan juga menjelaskan, “Pihaknya berharap BLT DD ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerima BLT DD, khususnya untuk membeli kebutuhan pokok, bukan untuk di salah gunakan atau difoya – foyakan, mudah -mudahan dengan adanya BLT DD ini dapat meringankan beban ekonomi Masyarakat yang terdampak Covid -19.

Ditempat terpisah, Masyarakat yang menerima BLT DD menyampaikan ungkapan terimakasih dan apresiasi kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah atas komitmen dan dedikasi terhadap penyaluran BLT DD bagi Warga terdampak Covid-19, kami berharap BLT DD ini sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang terdampak.

Penulis : A Hanafi

5 Pelanggar Pembuang Sampah Sembarang kembali diamankan

 

Bogor.radarinformasi.com – Kurungan tiga ( 3) bulan penjara atau denda maksimal Rp 50.000.00 adalah sanksi yang diberikan bagi pembuang sampah tidak pada tempatnya, namun pada kenyataannya masih banyak Masyarakat yang kurang sadar akan perbuatannya membuang sampah disembarang tempat tersebut .

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bogor, Agus Ridho menuturkan dalam giat rutin jajarannya yang diadakan dua (2) kali dalam sepekan yakni Operasi Tangkap Tangan (OTT), pihaknya kembali mengamankan lima (5) Pelaku pembuang sampah sembarangan .

” Hasilnya jajaran kami kembali melakukan OTT sampah hari ini dengan totalnya lima (5) pelanggaran ,” kata Agus kepada Radar Informasi.com, Rabu (27/8/2020).

Ia menjelaskan, selain dapat merusak lingkungan, perbuatannya itu pun bisa menggangugu kenyamanan Masyarakat sekitar akan bau busuk yang di timbulkankan dari sampah itu sendiri .

” Untuk 5 orang kedapatan membuang sampah diamankan disekitar jembatan PDAM Jalan Taya Tegar Beriman. Hasilnya , mereka yang kedapatan membuang sampah tidak pada tempatnya diberikan sanksi tindak pidana ringan yang selanjutnya akan di proses di Pengadilan Negri ( PN ) kelas 1A Cibinong , Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Agus juga tak lupa , mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Bogor dengan adanya OTT sampah itu ke depan bisa lebih sadar akan tindakan- tindakan yang kurang terpuji tersebut.

” Biasakan membuang sampah pada tempatnya untuk lingkungan dan untuk kita semua ,” pungkasnya .

( Cahya )

Bogor Barat Penuhi Syarat menjadi DOB, sayang Ibukota masih Terkendala

Bogor Barat Penuhi Syarat menjadi DOB, sayang Ibukota masih Terkendala

 

Bogor. radarinformasi.com – Bogor Barat merupakan wilayah yang potensi Sumber Daya Manusia dan ekonominya sangat luar biasa, dengan terpenuhinya syarat admintransi, teknis dan lainnya, maka untuk itu sebaiknya Pemprov Jabar meminta Pemerintahan Pusat membuka Morotarium pemekaran wilayah hingga Bogor Barat, Sukabumi Utara dan Garut Selatan menjadi Kabupaten atau Kota baru, Rabu (26/08/2020).

 

Sekertaris Komisi I DPRD Jabar sekaligus Politisi PKS, Sadar Muslihat kepada Radar Informasi.com di gedung Setda Kabupaten Bogor, mengatakan, “Keinginan memekarkan wilayah, juga merupakan keinginan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil agar suntikan Pemerintah pusat untuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tingkat I dan II ada peningkatan jumlah rupiahnya”

 

“Mengaca Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur dimana jumlah penduduknya lebih sedikit dan luas daerahnya lebih kecil namun suntikan APBD nya tinggi, maka agar seimbang suntikan dana dari Pemerintah pusat, maka Jawa Barat harus memiliki 40 – 42 Kabupaten dan Kota. Saat ini apabila Bogor Barat, Sukabumi Utara dan Garut Selatan menjadi DOB maka jumlah Kabupaten dan Kota di Jawa Barat baru 30 jumlahnya”, terangnya.

 

Sadar pun menuturkan mengenai usullan review Ibukota calon Bogor Barat, maka tim Independen Pemerintah pusat yang akan mensupervisinya.

 

“Usulan bupati Bogor Ade Yasin agar Kecamatan Rumpin dikaji menjadi calon Ibukota dari Kabupaten Bogor Barat, itu bisa dilakukan nanti oleh tim Independen Pemerintah pusat yang akan mensupervisi agar hasil kajian bener -bener Objektif”.

 

Ditempat yang sama, bupati Bogor Ade Yasin berpendapat banyak alasan hingga dirinya mengusulkan Kecamatan Rumpin menjadi Ibukota calon Kabupaten Bogor Barat.

 

“Saya mengusulkan Kecamatan Rumpin menjadi Ibukota karena Kecamatan Rumpin lebih aman dari bencana alam dan juga sudah bayak Investor yang menanamkan modalnya ke kecamatan tersebut, selain itu bagi saya Kecamatan Rumpin itu letaknya strategis dimana dekat dengan DKI Jakarta, Kota Tangerang Selatan dan juga wilayah di Provinsi Jawa Barat sendiri ,”ucap Ade.

 

Ketua DPW PPP jawa barat ini menjelaskan untuk persiapan kabupaten bogor barat, jajarannya sudah menyiapkan Rp 75 Miliar untuk anggaran persiapan selama tiga tahun

 

“Kami menyiapkan anggaran Rp 75 Miliar tersebut agar kapanpun morotarium pemekaran wilanyah dibuka oleh Pemerintah Pusat, maka kita sudah siap hingga Bogor Barat lekas menjadi kabupaten baru”, jelasnya.

 

Ketua Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB) Yana Nur Heryana” mengungkapkan usulan pengkajian atau review Ibukota calon Kabupaten Bogor Barat ada mekanismenya tersendiri, sementara untuk calon Ibukota sebelumnya yaitu Kecamatan Cigudeg sudah melewati kajian itu.

 

“Saya belum bisa komentar lebih lanjut,namun bagi saya Kecamatan Cigudeg sebelumnya sesuai kajian ilmiah dari ITB (INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG), memang layak menjadi calon Ibukota Kabupaten Bogor Barat,” ugkap Yana.

 

(Cahya/ iman)

Sinergitas Iwo Sukabumi dan Komunitas Cobra di acara Pelantikan PC IWO Kota Sukabumi

Sinergitas Iwo Sukabumi dan Komunitas Cobra di acara Pelantikan PC IWO Kota Sukabumi


Sukabumi.radarinformasi.com – PD IWO Sukabumi semakin memperluas organisasi dengan terbentuknya PC IWO Sukabumi kota dan menjalin sinergitas bersama komunitas COBRA kota sukabumi. Acara dilanjutkan dengan pelantikan dan peresmian kantor PC Iwo Kota Sukabumi bertempat di Jalan Stasiun Kereta Api Kota Sukabumi, Selasa (25/8/2020)

Ketua PD IWO Sukabumi mengatakan alhamdulilah hari ini IWO PD sukabumi telah melantik Rudi Cahyadi sebagai ketua PC IWO Sukabumi Kota dan dengan semangat Rekan-rekan semua IWO semakin maju, semakin kompak dan selalu bersinergitas.

Heryadi pun mengucapkan, “Selamat kepada Rudi Cahyadi yang sudah dilantik, karena dia selalu peduli dan memperhatikan apa yang kami kerjakan ” pungkas nya

Heryadi pun mengharapkan semoga ketua PC IWO Kota Sukabumi dapat menjalankan tugas nya dengan amanah, dapat membantu Masyarakat dan Ia pun dapat mempublikasikan segala sesuatu yang sesuai dengan fakta dan data, tanpa ada hoax dan sara.
Sesuai dengan salam kami “No Hoax No Sara “, jelasnya

Hal senada disampaikan Ketua PC IWO Kota Sukabumi, Rudi Cahyadi mengucapkan sangat berterima kasih atas kepercayaan Rekan-rekan IWO Sukabumi kepada saya dan semoga saya bisa menjalankan jabatan ini dengan amanah dan saya yang mewakili komunitas COBRA mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berapresiasi di acara ini

Sementara itu, Ktua Panitia pelantikan PC IWO Kota Sukabumi, Edis Wijaya mengucapkan terimakasih kepada komunitas Cobra yang selalu mendukung acara ini dan terimakasih juga kepada Rekan-rekan Media yang telah hadir dan tergabung di Ikatan wartawan Online (IWO) ini.

Diacara tersebut telah terjalin sinergitas antara Ikatan wartawan online (IWO) dengan Komunitas Cobra Kota Sukabumi.

Acara dilanjutkan dengan pembagian masker gratis dan hiburan, diantaranya Organ Tunggal dan panjat pinang serta diakhir acara dengan sesi foto bersama.

(reni)