Sosialisasikan Wong Reang Apps, Diskominfo Kabupaten Indramayu Dorong Digitalisasi Layanan dan UMKM

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar sosialisasi implementasi Wong Reang Apps bertajuk Indramayu dalam Satu Genggaman secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan transformasi digital pelayanan publik sekaligus penguatan ekonomi daerah melalui digitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, menegaskan digitalisasi merupakan kebutuhan di era teknologi saat ini. 

Menurutnya, hampir seluruh wilayah telah terjangkau internet sehingga pemerintah daerah dituntut beradaptasi agar pelayanan publik semakin cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Menjawab tantangan tersebut, Diskominfo mengembangkan Wong Reang Apps sebagai super aplikasi yang mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu platform. 

Salah satu fitur unggulannya adalah marketplace UMKM yang difungsikan sebagai etalase digital resmi produk unggulan Indramayu.

“Fitur ini menjadi komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ekonomi kerakyatan. 

UMKM adalah tulang punggung perekonomian, penyerap tenaga kerja, dan penggerak ekonomi lokal,” ujar Suwenda.

Melalui marketplace tersebut, produk lokal diharapkan mampu menembus pasar lebih luas, baik tingkat lokal, nasional, hingga internasional. 

Pelaku UMKM juga mendapat manfaat berupa peningkatan visibilitas produk, kemudahan transaksi digital, penguatan branding melalui identitas resmi pemerintah, serta peluang pembinaan berbasis data yang lebih terarah.

Diskominfo turut mendorong kolaborasi dengan Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Industri sebagai leading sector pembinaan UMKM agar ekosistem digital berjalan optimal.

Pada sesi teknis, Wahyu Hermawan dari Bidang TIK yang juga tim pengembang aplikasi memaparkan mekanisme pendaftaran akun, pengunggahan produk, pengelolaan pesanan, hingga pemanfaatan fitur promosi dalam aplikasi.

Ia menjelaskan, Wong Reang Apps menghadirkan beragam layanan, mulai dari informasi pemerintahan, layanan aduan, sektor kesehatan, cek pajak daerah, layanan PDAM, hingga informasi lengkap seputar Kabupaten Indramayu.

Pengembangan aplikasi ini selaras dengan program prioritas Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, yang mencakup 14 fitur utama termasuk dua fitur unggulan, salah satunya marketplace UMKM.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan, aplikasi tersebut berperan sebagai penghubung antara pelaku usaha dan konsumen, sementara mekanisme transaksi menjadi tanggung jawab masing-masing pihak.

Melalui Wong Reang Apps, Pemkab Indramayu berharap digitalisasi pelayanan publik dan penguatan ekonomi daerah dapat berjalan beriringan menuju daerah yang adaptif, modern, dan berdaya saing.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pengurus dan Anggota Jabar Bergerak Kabupaten Indramayu Periode 2026 Resmi Dikukuhkan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pengukuhan pengurus dan anggota Jabar Bergerak Kabupaten Indramayu periode 2026 digelar di Hotel Trisula, Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran organisasi dalam mendukung agenda pembangunan Jawa Barat di tingkat daerah, Kamis (12/2/2026).

Ketua Umum Jabar Bergerak Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya, hadir langsung untuk melantik jajaran pengurus dan anggota yang baru. 

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Jabar Bergerak merupakan gerakan sosial yang berorientasi pada aksi nyata.

“Jabar Bergerak bukan sekadar nama, tetapi gerakan nyata untuk mewujudkan Jawa Barat yang maju, adil, dan sejahtera. Di Indramayu, fokus kita pada pemberdayaan masyarakat melalui sektor pendidikan, ekonomi kerakyatan, dan lingkungan hidup,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Cabang Jabar Bergerak Indramayu yang baru dilantik, Hj. Ridha Triana, S.Psi., menyatakan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami siap bersinergi untuk menjawab tantangan lokal, mulai dari peningkatan kesejahteraan petani hingga penguatan UMKM. Kepengurusan baru ini akan bekerja maksimal demi kemajuan Indramayu,” katanya.

Acara pengukuhan turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Hj. Nurhayati serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Taufik Hidayat. Kehadiran para tokoh tersebut mencerminkan dukungan terhadap kiprah Jabar Bergerak di daerah.

Prosesi berlangsung khidmat, ditandai dengan penandatanganan berita acara dan ramah tamah. Jabar Bergerak Indramayu diharapkan mampu berkontribusi aktif dalam berbagai isu strategis pembangunan Jawa Barat, khususnya di tingkat kabupaten.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Dukung Program Presiden, Polri Targetkan 61 SPPG Beroperasi di Jabar Pada 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Wakapolda Jabar, Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., bersama Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, S.E., meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Indramayu di Kecamatan Lohbener, Jumat (13/2/2026).

Kunjungan kerja ini bertepatan dengan peresmian SPPG Polri secara nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melalui sambungan konferensi video (zoom meeting). 

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan bantuan sosial (bansos) secara simbolis kepada relawan SPPG, ibu hamil, hingga anak sekolah.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menegaskan keberadaan  SPPG ini merupakan komitmen Polri dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Tahun ini terdapat 14 SPPG baru yang mulai beroperasi dan 16 lainnya dalam tahap penyelesaian. Target kami, total 61 SPPG akan beroperasi di wilayah hukum Polda Jabar pada tahun 2026 ini,” ujar Kombes Pol Hendra kepada awak media.

Kombes Pol Hendra  menyebut SPPG di bawah naungan Polda Jabar telah menyalurkan sebanyak 85.575 porsi makanan bergizi kepada masyarakat. 

Selain fokus pada kesehatan, program ini juga menjadi mesin penggerak ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja.

“Saat ini sudah tercatat 1.333 tenaga kerja yang terserap di fasilitas SPPG Jabar. Jika target 61 titik tercapai, diperkirakan akan ada sekitar 2.666 lapangan kerja baru bagi warga lokal,” paparnya.

Kabid Humas menambahkan, sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu menyentuh hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Indramayu. Langkah ini diambil guna memastikan pemerataan gizi bagi generasi masa depan sesuai visi Presiden.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap fasilitas dapur gizi yang dibangun Polres Indramayu. Menurutnya, standar kualitas yang diterapkan sangat terjaga.

“Setelah meninjau langsung, saya melihat fasilitas ini sangat layak dan memenuhi syarat teknis. Semua sertifikasi sudah terpenuhi, termasuk Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang menjadi syarat wajib bagi pengelolaan pangan,” tegas Erwan.

Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, jajaran Forkopimda Kabupaten Indramayu serta pejabat utama Polres Indramayu.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Jambret Kalung di Indramayu, Modusnya Pura-pura Tanya Alamat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Unit Resmob Sat Reskrim Polres Indramayu Polda Jabar berhasil meringkus dua pria spesialis pencurian dengan kekerasan (curas) alias jambret perhiasan. Kedua pelaku diketahui telah meresahkan warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bahar, mengungkapkan identitas kedua pelaku yakni MA (25) yang berperan sebagai joki dan S (33) sebagai eksekutor. 

Keduanya diringkus petugas pada Selasa malam (10/2/2026) sekitar pukul 21.50 WIB.

AKP Muchammad Arwin Bahar menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan Kirsem (66), seorang ibu rumah tangga asal Desa Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur. Peristiwa kelam itu terjadi Kamis pagi (29/1/2026).

Saat itu, korban sedang menjemur pakaian di samping rumahnya. Tiba-tiba, ia didatangi pelaku yang berpura-pura menanyakan alamat. Secara kilat, pelaku menarik paksa kalung emas seberat 7,610 gram milik korban dan langsung kabur menuju temannya yang sudah bersiaga di pinggir jalan menggunakan sepeda motor.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil mencapai Rp 11.795.000,” ujar AKP Muchammad Arwin Bahar, Jumat (13/2/2026).

Setelah penyelidikan intensif, Unit Resmob berhasil mengidentifikasi dan menciduk kedua orang tersebut. Dari hasil interogasi awal, pelaku MA mengakui telah beraksi sebanyak lima kali di lokasi berbeda, meliputi Kecamatan Kedokanbunder, Lelea, Jagapura, Kertawinangun, hingga Kandanghaur.

Sementara itu, pelaku S mengaku telah melancarkan aksi serupa sebanyak dua kali di wilayah Kecamatan Kandanghaur dan jalur Pantura. Dalam setiap aksinya, para pelaku selalu mengandalkan sepeda motor untuk mempermudah pelarian usai merampas perhiasan korban.

Emas hasil jarahan tersebut biasanya dijual kepada penadah dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 9,5 juta. Selain menangkap dua orang terduga pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa dua unit ponsel milik pelaku, serta pakaian dan sandal yang digunakan saat beraksi di wilayah Kecamatan Kandanghaur.

Kini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Indramayu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan menjaga lingkungan.

“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” ujar AKP Tarno.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Marif Yoga Yanda Perdana Nahkodai Federasi Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Indramayu Periode 2026–2030

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Indramayu digelar di Kompleks GOR Dharma Ayu Sport Center, Selasa (10/2/2026). Agenda tertinggi organisasi tingkat kabupaten tersebut menetapkan Marif Yoga Yanda Perdana sebagai Ketua Umum FPTI Indramayu periode 2026–2030.

Muscab menjadi forum strategis untuk memilih ketua umum dan menyusun kepengurusan baru, sekaligus mengevaluasi laporan pertanggungjawaban periode sebelumnya serta merumuskan program kerja ke depan. Kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat soliditas organisasi dan pembinaan atlet panjat tebing di daerah.

Sejumlah unsur hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari organisasi panjat tebing, komunitas pecinta alam se-Kabupaten Indramayu, atlet FPTI, hingga jajaran pengurus sebelumnya.
Dalam sambutannya, Marif Yoga Yanda Perdana menyebut Muscab sebagai momentum membuka babak baru kepengurusan FPTI Indramayu. Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong pembinaan atlet agar lebih berprestasi.

“Saya sebagai ketua terpilih masa bakti 2026–2030 akan terus mendorong teman-teman atlet untuk berkembang dan berprestasi,” ujarnya.

Menurutnya, kepengurusan baru harus menjadi titik awal kebangkitan prestasi panjat tebing di Indramayu agar mampu bersaing dan mencatat hasil membanggakan dalam setiap kejuaraan.

Ia pun mengajak seluruh jajaran pengurus dan atlet untuk bersinergi memajukan olahraga panjat tebing di Bumi Wiralodra. “Mari bersama-sama bekerja dan berkolaborasi demi kemajuan olahraga prestasi di Kabupaten Indramayu,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Data Terpadu Pusat Picu Penonaktifan PBI-JK, Pemkab Indramayu Siapkan Solusi Alternatif

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sejumlah warga Kabupaten Indramayu mengeluhkan status kepesertaan Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang mendadak nonaktif saat hendak mengakses layanan di fasilitas kesehatan.

Keluhan tersebut mengemuka dalam audiensi Forum Wartawan GEPLAK dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu terkait surat edaran Nomor 400.7.3.6/337/SDK.

Menanggapi hal itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu menjelaskan bahwa perubahan status PBI-JK merupakan dampak pemutakhiran data terpadu yang dikelola pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama BPJS Kesehatan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Indramayu, H. Dede Setiawan, SKM., M.H.Kes., menyebutkan sebanyak 84.313 peserta PBI-JK dinonaktifkan berdasarkan data terpadu dari Kementerian Sosial. 

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung pada pelayanan di daerah karena masyarakat tetap datang ke fasilitas kesehatan untuk berobat.

“Penonaktifan bersumber dari data pusat. Di daerah, kami berhadapan langsung dengan masyarakat yang membutuhkan pelayanan sekaligus penjelasan,” ujarnya. Rabu (18/02)

Ia menambahkan, secara administratif pihaknya tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku, sehingga dibutuhkan koordinasi lintas sektor guna mengatasi kendala teknis di lapangan.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Murniasih, S.KM., M.KM., menjelaskan kewenangan aktivasi PBI-JK berada di bawah Kementerian Sosial, sedangkan di tingkat kabupaten difasilitasi oleh Dinas Sosial.

Sebagai solusi bagi peserta nonaktif yang tetap membutuhkan layanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Indramayu menyediakan program Jamkesayu (Jaminan Kesehatan Masyarakat Indramayu) melalui skema PBI Pemda atau PBI APBD.

Adapun fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama dalam program tersebut meliputi RSUD Indramayu, RS Sentot, RS Mitra Plumbon, RS MM, RS Zam Zam, RS Bhayangkara, RS Pertamina, serta 49 puskesmas di wilayah Kabupaten Indramayu.

Melalui aplikasi Jamkesayu, masyarakat diwajibkan melengkapi persyaratan berupa foto KTP terbaru, Kartu Keluarga minimal pembaruan tahun 2023, foto rumah, serta surat rujukan atau keterangan pelayanan kesehatan yang mencantumkan diagnosis pasien.

Reaktivasi PBI-JK dapat diproses apabila peserta terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tergolong tidak mampu, memiliki penyakit kronis atau kondisi darurat medis, serta status nonaktif kurang dari enam bulan.

Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk memastikan data kependudukan selalu valid dan mutakhir agar proses verifikasi berjalan lancar, sehingga hak atas pelayanan kesehatan tetap terjamin.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Baru Diguyur Hujan Sekali, Kios Pasar Baru Indramayu Kebanjiran, Pemda Diminta Bertindak

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sejumlah pedagang di Pasar Baru Indramayu mengeluhkan kondisi kios yang tergenang air meski hujan baru turun satu kali dengan intensitas sedang, Genangan air masuk ke dalam kios dan merusak barang dagangan, sehingga aktivitas jual beli terganggu, Minggu (22/2/2026).

Pedagang menilai kondisi bangunan pasar sudah tidak layak dan membutuhkan penanganan serius. Mereka mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan menyeluruh atau mempertimbangkan relokasi pasar ke lokasi yang lebih representatif.

Air disebut masuk melalui atap yang bocor dan saluran drainase yang tidak berfungsi optimal. Selain itu, posisi lantai kios yang lebih rendah dari area luar pasar turut memperparah genangan saat hujan turun.

Mey (53), salah satu pedagang, mengaku mengalami kerugian akibat kejadian tersebut. “Baru sekali hujan saja sudah banjir. Kalau musim hujan panjang, barang dagangan bisa rusak semua,” keluhnya.

Hal serupa disampaikan Jn (47). Ia menilai kondisi pasar saat ini sudah tidak memadai. “Atapnya bocor dan baru sekali hujan langsung banjir ke kios-kios. Harus segera dipindahkan atau diperbaiki total,” ujarnya.

Sejumlah pedagang juga mempertanyakan kualitas konstruksi dan sistem drainase pasar. Saluran air diduga tersumbat dan tidak mampu menampung debit air hujan, sementara beberapa bagian atap dilaporkan mengalami kebocoran.

Kondisi ini memicu tuntutan evaluasi menyeluruh dari dinas terkait. Para pedagang berharap ada langkah konkret agar persoalan banjir tidak terus berulang dan kenyamanan serta keamanan aktivitas perdagangan dapat kembali terjamin.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pantau Harga Pangan Awal Ramadan, Bupati Lucky Hakim Tinjau Pasar Jatibarang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lucky Hakim meninjau langsung aktivitas perdagangan di Pasar Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok serta daya beli masyarakat pada awal Ramadan, sekaligus sebagai langkah pengendalian inflasi daerah, Rabu (25/2/2026).

Dalam peninjauan itu, bupati berdialog dengan pedagang berbagai komoditas, mulai dari sembako, sayur-mayur, tempe, daging, hingga bawang merah. Ia menegaskan pentingnya melihat kondisi riil di lapangan sebagai pembanding data statistik yang dimiliki pemerintah.

“Secara data kita punya angka-angka, tetapi kami ingin memantau langsung. Dari hasil ngobrol dengan pedagang memang ada kenaikan harga, tetapi relatif masih landai. Bahkan beberapa komoditas sempat turun kembali ke harga normal,” ujarnya.

Menurutnya, pedagang juga menyampaikan bahwa kenaikan harga biasanya kembali terjadi menjelang Lebaran. Namun hingga saat ini kondisi pasar masih terpantau terkendali. Dari sisi daya beli, sebagian pedagang menyebut masih stabil, meskipun ada yang mengalami sedikit penurunan, dan hal tersebut dinilai sejalan dengan data pemerintah daerah.

Selain harga komoditas, bupati juga menyoroti kondisi fasilitas pasar yang dinilai masih memerlukan perbaikan agar aktivitas perdagangan lebih nyaman. Ia juga mencermati keberadaan kios titipan yang menjual pakaian, seiring meningkatnya tren belanja daring yang turut memengaruhi pola transaksi di pasar tradisional.

“Harapan kami tentu tidak terjadi inflasi yang berlebihan. Kalau pendapatan masyarakat tetap, tetapi harga bahan pokok naik, itu akan memberatkan. Karena itu kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pengendalian inflasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemantauan rutin tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan langkah intervensi, seperti operasi pasar maupun kebijakan pengendalian lainnya.

“Data yang kami kumpulkan akan memudahkan pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat dalam menentukan instrumen intervensi yang tepat,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, bupati didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu Sugeng Heriyanto, Camat Jatibarang Mardono, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Temui Korban Puting Beliung, Bupati Lucky Hakim Salurkan Bantuan Sosial

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lucky Hakim turun langsung meninjau warga terdampak bencana angin puting beliung di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu. Peninjauan dilakukan bersama jajaran pemerintah daerah sebagai bentuk respons cepat penanganan pascabencana, Selasa (24/2/2026).

Kunjungan diawali di Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, yang tercatat sebanyak 15 rumah warga mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang disertai hujan. Didampingi Camat Sliyeg Opik Hidayat, bupati meninjau satu per satu rumah warga guna memastikan kondisi serta kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.

“Angin datang sekitar pukul 02.30 dini hari menjelang sahur. Kondisinya cukup kencang disertai hujan hingga menyebabkan beberapa rumah rusak. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujar salah seorang warga saat berdialog dengan bupati.

Dari lokasi tersebut, rombongan melanjutkan peninjauan ke Desa Kalimati, Kecamatan Jatibarang, yang mengalami kerusakan lebih parah dengan sembilan rumah warga rusak berat. Kedatangan bupati disambut haru pasangan suami istri Imang (40) dan Rosmini (35), pemilik rumah yang mengalami kerusakan paling parah.

Keduanya mengaku bersyukur atas perhatian langsung dari pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, bupati menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak sekaligus memastikan pemerintah daerah terus memantau kondisi pascabencana.

Ia juga meminta camat segera melakukan pendataan kerusakan rumah warga, serta menginstruksikan perangkat daerah terkait agar segera menindaklanjuti perbaikan.

“Saya minta kepada Pak Camat agar segera mendata rumah warga yang rusak. Kemudian, dinas terkait agar segera menindaklanjuti perbaikan rumah warga terdampak,” tegasnya.

Momentum kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk berdialog dengan masyarakat. Di tengah permukiman warga yang terdampak, bupati mengajak masyarakat berbuka puasa bersama sebagai bentuk empati dan penguatan moral bagi warga yang sempat mengalami trauma.

“Alhamdulillah, kehadiran Pak Bupati bisa mengobati trauma warga akibat bencana puting beliung. Kami bangga bisa makan bersama di tengah kondisi seperti ini,” ujar Rosmini.

Buka puasa bersama berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Dengan beralaskan tikar di halaman rumah warga yang atapnya rusak akibat puting beliung, kegiatan tersebut dihadiri Camat Jatibarang Mardono, unsur Muspika, serta ratusan warga setempat.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Dampak Kebakaran di SMPN 1 Kertasemaya

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lucky Hakim meninjau langsung lokasi kebakaran di SMPN 1 Kertasemaya yang berada di Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus respons cepat pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa fasilitas pendidikan tersebut,” Selasa (24/2/2026).

Dalam peninjauan itu, bupati melihat kondisi bangunan yang terdampak kebakaran serta memastikan langkah pemulihan dapat segera dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu. Ia juga menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa tersebut, seraya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung proses perbaikan pasca kebakaran.

“Kami sangat prihatin atas musibah ini. Pemerintah daerah akan berupaya maksimal membantu pemulihan sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal,” ujarnya.

Ia berharap proses perbaikan dapat segera direalisasikan agar aktivitas sekolah kembali berlangsung seperti biasa dan siswa tetap memperoleh layanan pendidikan secara optimal.

“Kami ingin memastikan para siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Karena itu, perbaikan harus segera dilakukan agar kegiatan sekolah kembali normal,” katanya.

Diketahui, kebakaran terjadi pada bangunan gudang milik sekolah tersebut pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Gudang yang digunakan untuk menyimpan bangku dan meja yang sudah tidak terpakai itu terbakar hebat hingga menghanguskan seluruh isi bangunan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika