Bupati Lucky Hakim Pastikan Akses Pangan Murah, Warga Padati GPM di Desa Brondong

‎‎INDRAMAYU.radarinformasi.com-Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan pada Rabu (6/8/2025).

‎‎Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Brondong, Kecamatan Pasekan. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, hadir langsung dalam kegiatan tersebut untuk memastikan harga-harga bahan pangan yang dijual di GPM lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

‎‎Dalam kunjungannya, Bupati Lucky didampingi Camat Pasekan, Dedeh Nurjannah. Menurutnya, program ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di tengah kondisi harga bahan pokok yang terus mengalami kenaikan.

‎‎Bupati Lucky menyebutkan, banyak masyarakat yang sebelumnya kesulitan membeli kebutuhan sehari-hari, kini merasa terbantu dengan adanya GPM yang menyediakan pangan dengan harga lebih terjangkau. 

‎‎Sejumlah komoditas yang dijual bahkan ditawarkan mulai dari harga lima ribuan, menarik minat masyarakat yang datang sejak pagi hari. Beberapa bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng dijual dengan harga jauh di bawah harga pasar.

‎‎Bupati Lucky Hakim mengupayakan agar kegiatan serupa bisa digelar di seluruh kecamatan di Indramayu sebagai bagian dari pemerataan akses pangan murah bagi semua warga. Lucky menegaskan, program ini sangat membantu dalam menurunkan beban ekonomi masyarakat.

‎

‎”Dengan GPM ini, kami harap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Dengan harga yang lebih terjangkau, masyarakat bisa memperoleh asupan protein yang lebih baik. Diharapkan pula, masyarakat makin bijak dalam mengelola keuangan keluarga, dengan mendahulukan kebutuhan dasar dibandingkan keinginan semata,” tambahnya. 

‎

‎Adapun komoditas yang tersedia dalam GPM antara lain beras sehat kemasan 1 kg, beras premium kemasan 5 kg, daging ayam potong, daging sapi potong, telur, gula pasir kemasan 1 kg, aneka buah dan sayur segar, serta protein nabati seperti tahu dan tempe.

‎

‎Total komoditas yang disediakan yaitu 2 ton beras SPHP, 150 kg beras premium, 100 kg gula pasir, 250 liter minyak goreng Kita, dan 100 kg tepung terigu.

‎

‎Dengan harga komoditas yang ditawarkan yaitu Rp60.000 per 5 kg beras SPHP, Rp72.500 per 5 kg beras premium, Rp16.000 per kg gula pasir, Rp15.500 per liter/botol minyak goreng, Rp10.500 per kg tepung terigu. 

Reporter  : Andika

Bupati Luncurkan Program “Indramayu Belajar”: Pendidikan untuk Semua, Tanpa Batas Usia

INDRAMAYU.radarinformasi.com-Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi meluncurkan program Indramayu Belajar melalui Reang Belajar, sebuah inisiatif besar yang menandai langkah konkret dalam menjawab tantangan pendidikan di Bumi Wiralodra. Peluncuran program ini dilakukan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, sebagai bagian dari strategi percepatan visi pembangunan daerah: Indramayu Reang.

Peluncuran program Indramayu Belajar ini bersamaan dengan Festival Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan pameran hasil karya warga belajar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang dipusatkan di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Rabu (6/8/2025). 

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengungkapkan keprihatinan terhadap kondisi pendidikan di Indramayu. Berdasarkan data, rata-rata lama sekolah masyarakat Indramayu saat ini baru mencapai 6,95 tahun. Artinya, masih banyak warga yang belum menuntaskan pendidikan dasar, bahkan tidak sedikit yang belum memiliki ijazah. Situasi ini banyak ditemukan pada kelompok usia 25 tahun ke atas, yang sempat terputus dari pendidikan akibat berbagai faktor seperti ekonomi, akses, atau kondisi sosial.

“Siapa bilang belajar hanya untuk anak muda? Di Indramayu Belajar, tak ada kata terlambat. Semua warga punya hak untuk kembali duduk di ‘bangku sekolah’. Program ini bukan hanya soal angka, tapi tentang keadilan sosial. Tentang membuka peluang baru. Dan tentu saja, tentang masa depan,” tegas Lucky Hakim.

Salah satu turunan dari program Indramayu Belajar adalah Reang Belajar, sebuah gerakan pembentukan kelompok belajar di setiap desa. Setiap desa ditargetkan memiliki satu kelompok belajar yang terdiri dari 100 warga belajar, dengan melibatkan berbagai elemen seperti pemerintah desa, PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), tokoh pemuda, dan masyarakat umum.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, diharapkan akan tumbuh semangat belajar dari masyarakat lintas usia. Mereka yang dahulu sempat berhenti sekolah, kini punya peluang kedua untuk mengejar mimpi. Bukan sekadar meraih ijazah, tetapi juga membuka harapan baru dalam kehidupan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Indramayu, Caridin mengatakan, program ini menargetkan peningkatan rata-rata lama sekolah menjadi 7,5 tahun sebagai pijakan menuju capaian pendidikan 12 tahun secara menyeluruh pada masa depan.

Indramayu Belajar menjadi simbol nyata bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat. Bahwa pendidikan bukan monopoli generasi muda saja, melainkan hak setiap insan. Dan masa depan Indramayu harus menjadi milik semua, tanpa terkecuali. 

Reporter   : Andika

Rutan Kelas IIB Tarutung Ikuti Penandatanganan MoU Polri–Kemenimipas Secara Daring

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung mengikuti kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berlangsung secara hybrid di Ballroom B&C Shangri-La Hotel Jakarta. Kegiatan tersebut di ikuti oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring, Kasubsi Pengelolaan, Mian H.R. Simarmata, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan, beserta jajaran pegawai melalui live streaming YouTube Kemenimipas, Senin (4/8).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi beserta jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Penandatanganan dilaksanakan oleh Menteri Imipas Agus Andrianto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam Rapat Koordinasi Dukungan Manajemen Kemenimipas yang dilaksanakan di Hotel Shangri-La Jakarta.

“Tidak hanya berhenti pada nota kesepahaman, mudah-mudahan sinergi ini akan membuat kita semakin solid dengan kerja sama yang selama ini sudah kita kerjakan. Tanpa kehadiran dan kolaborasi yang solid dari jajaran kepolisian, dalam berbagai tantangan di lapangan, tentu tidak dapat kita hadapi secara optimal. (Hal ini) mengingat Polri merupakan lembaga tertinggi negara terbesar yang memiliki jaring yang luas dan kapabilitas yang teruji,” ujar Menteri Imipas, Agus Andrianto.

Menteri Agus menyebut kerja sama ini merupakan tonggak awal yang penting bagi Kemenimipas sebagai kementerian yang baru dalam membangun sinergi kelembagaan. Apalagi, sejarah dan tugas-fungsi Kemenimipas tidak bisa dilepaskan dari peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban negara.

Kapolri Listyo Sigit selanjutnya menyampaikan pentingnya sinergi dan soliditas antarinstansi dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Adanya keberagaman tantangan yang dihadapi saat ini dan masa depan, perlu upaya bersama untuk terus bertahan dan melewatinya.

“Nota kesepahaman ini sebelumnya sudah berjalan selama lima tahun. Namun dengan semangat sinergi, ada beberapa penambahan. Nota kesepahaman ini akan membuat bagaimana kita melaksanakan tugas di bidang masing-masing akan lebih optimal,” terang Kapolri.

Adapun perjanjian kerja sama tentang Sinergitas Dukungan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi di Bidang Data dan/atau Informasi Tahanan, Anak, dan Warga Binaan, dan Tata Kelola Senjata Api Non Organik Polri/TNI, serta Peralatan Keamanan yang Digolongkan Senjata Api ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenimipas; Mashudi; dan Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri; Syahardiantono.

Sementara itu, perjanjian kerja sama tentang Pendidikan dan Pelatihan Intelijen Dasar/Investigasi bagi Pejabat/Pegawai Imigrasi pada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Tahun 2025 ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi Kemenimipas Yuldi Yusman; dan Kepala Biro Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri Susilo Teguh Raharjo.

Jalinan kerja sama ini diharapkan menjadi pondasi untuk Polri dan Kemenimipas menjadi lebih baik. Kolaborasi antara Kemenimipas dan Polri ini juga menjadi momentum untuk mempersiapkan penerapan KUHP 2023 yang akan berlaku tahun depan, khususnya dalam pelaksanaan pidana alternatif.

Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama ini turut disaksikan oleh jajaran pejabat tinggi di lingkungan Kemenimipas, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi, dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan seluruh Indonesia termasuk Kakanwil Ditjenpas Sumatera Utara, Yudi Suseno dan juga Kabag Tata Usaha dan Umum, Endang Sriwati.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Pagelaran Wayang di Alun-Alun Indramayu: Cerita Pandu Ngeratu dan Ruwatan Bumi Loka Disambut Antusias Warga 

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Ribuan warga Indramayu memadati Alun-Alun Indramayu untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit yang diselenggarakan dalam rangka pelestarian budaya sekaligus hiburan rakyat untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-89 dan Hari Jadi Kabupaten Indramayu tahun 2025. 

Pagelaran ini menampilkan lakon “Pandu Ngeratu, Cacade Penghianat” dengan dalang kondang asal Indramayu, H. Rusdi, yang dikenal piawai dalam membawakan kisah-kisah pewayangan penuh makna dan juga dalang lainnya Dian Pradaita, serta Rusmanto. 

Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Wakil Bupati Syaefudin, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Dalam sambutannya, Wabup menyatakan bahwa pagelaran wayang tidak hanya sebagai hiburan semata, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter, sarat nilai moral dan kearifan lokal. 

“Kisah yang ditampilkan malam ini bukan hanya sekadar cerita pewayangan, tetapi juga cerminan kehidupan nyata tentang pengkhianatan, ambisi kekuasaan, serta pentingnya kejujuran, kesetiaan, dan kebijaksanaan,” ungkap Wabup Syaefudin. 

Cerita ‘Pandu Ngeratu, Cacade Penghianat’ bermula dari Patih Gandamana yang diutus ke Pringgandani membawa pesan damai, namun menjadi korban kelicikan Arya Suman yang memalsukan surat dan memecah hubungan antar kerajaan demi ambisi pribadi atas takhta, harta, dan wanita. Puncaknya, Gandamana hampir tewas dilempar ke lubang beracun (Luweng Upas), namun berhasil diselamatkan oleh tokoh bijak Yama Widura dan Resi Landak Seta. 

Sedangkan pada cerita ‘Ruwatan Bumi Loka’ menggambarkan pertarungan antara hawa# nafsu, ambisi, dan keinginan menguasai, dengan kesucian, pengorbanan, dan ajaran moral luhur. Walau kekuatan fisik luar biasa, pada akhirnya hanya doa, kesabaran, dan keikhlasan yang mampu menundukkan kesombongan. Kidung ruwatan menjadi simbol penyucian diri dan alam. 

Pagelaran wayang ini mendapat antusias tinggi dari masyarakat yang hadir hingga larut malam. Selain menjadi hiburan yang sarat pesan moral, kegiatan ini juga memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menjaga dan melestari si budaya warisan leluhur.

Reporter   : Andika

Karnaval SCTV Semarakkan HUT RI ke-80 dan Hari Jadi Indramayu 2025, Wabup: Momentum Bahagia Ini Dorong UMKM dan Budaya Lokal

INDRAMAYU.radarinformasi.com-Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama SCTV menyelenggarakan Karnaval SCTV pada Sabtu dan Minggu, 3 Agustus 2025, bertempat di Sport Center Indramayu, Jalan Olahraga dan Jalan DI Panjaitan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dan Hari Jadi Indramayu 2025.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, dalam wawancaranya kepada awak media menyampaikan bahwa karnaval ini bukan hanya menjadi hiburan semata, melainkan momentum bahagia untuk masyarakat sekaligus sebagai ajang untuk mengangkat potensi ekonomi lokal, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Dominonya akan ke UMKM kita. Kita munculkan melalui acara ini, termasuk budaya lokal yang menjadi kekayaan kita,” ujar Syaefudin.

Sejumlah artis sinetron SCTV turut hadir memeriahkan acara, memberikan hiburan langsung kepada warga dan menjadi daya tarik tersendiri dalam gelaran tersebut. Kegiatan berlangsung dalam dua sesi, yakni pagi pukul 07.00–10.00 WIB dan siang pukul 14.00–17.00 WIB.

Aminudin, produser eksekutif SCTV, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin bulanan yang dilakukan di berbagai daerah dan bekerja sama dengan pemerintah setempat. Untuk Indramayu, awalnya kegiatan dijadwalkan pada Oktober, namun atas permintaan Bupati, pelaksanaannya dimajukan.

“Kerja sama kami dengan Pemda Indramayu, terutama Disparra dan Disdik sangat solid. Semua OPD turut berperan dalam menyukseskan acara ini,” jelas Aminudin.

Tujuan utama Karnaval SCTV selain memberikan hiburan adalah untuk menyosialisasikan program-program SCTV serta mengekspos keunggulan lokal, termasuk kekayaan kuliner dan budaya khas Indramayu.

Acara ini disambut antusias oleh masyarakat yang hadir. Selain menikmati hiburan, pengunjung juga dapat mengenal lebih dekat potensi daerah yang selama ini mungkin belum banyak terekspose secara nasional.

Reporter  : Andika

Long March 15,7 KM Tutup Orientasi CPNS Lapas Indramayu 2024 dengan Semangat Kebersamaan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu sukses menyelenggarakan kegiatan Long March Penutupan Orientasi CPNS Tahun Anggaran 2024 pada Kamis (31/07/2025).

Kegiatan ini menjadi penutup dari rangkaian orientasi bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Tahun 2024 yang bertugas di lingkungan Lapas Kelas IIB Indramayu.

Acara dimulai pada pukul 15.30 WIB dan diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan kegiatan oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni.

Dalam sambutannya, Berthoni menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai simbol ketahanan fisik, mental, dan komitmen para CPNS dalam mengemban tugas negara.

“Long march ini bukan sekadar jalan kaki bersama. Ini adalah bagian dari pembentukan karakter, kekompakan, dan kesiapan mental dalam menghadapi tantangan di dunia Pemasyarakatan. Saya berharap para CPNS dapat membawa semangat ini dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ujar Berthoni.

Long march menempuh rute sejauh 15,7 kilometer dengan titik start dan finish di Lapas Kelas IIB Indramayu. Di sepanjang perjalanan, peserta melewati empat pos pemberhentian yang dijadikan titik penyampaian materi penguatan nilai-nilai dasar ASN dan Pemasyarakatan. Materi tersebut diberikan sebagai bekal tambahan bagi para CPNS sebelum mereka mulai menjalankan tugas di bagian masing-masing.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh CPNS Lapas Kelas IIB Indramayu Formasi Tahun 2024 dan berlangsung dalam suasana semangat kebersamaan. Setelah menyelesaikan rute, acara ditutup dengan melakukan pelepasan pita tanda orientasi, sebagai simbol berakhirnya masa orientasi.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan, mencerminkan keberhasilan Lapas Kelas IIB Indramayu dalam membina generasi baru petugas pemasyarakatan yang tangguh dan berintegritas.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Puskesmas Babadan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Graha Pers Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Sebagai bentuk pelaksanaan program nasional Presiden Prabowo Subianto, Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu melalui UPTD Puskesmas Babadan mengadakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis (CKG) di Kantor Graha Pers Indramayu, Jumat (1/8/2025).

Kegiatan ini mencakup pemeriksaan tinggi dan berat badan, lingkar perut, tekanan darah, kadar gula darah, serta pengecekan kesehatan gigi.

Petugas kesehatan dari Puskesmas Babadan, Sulis, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin yang menyasar berbagai instansi di wilayah kerja mereka. “Hari ini kami hadir di Graha Pers Indramayu untuk melakukan pemeriksaan CKG sebagai bagian dari program Presiden Prabowo. Selain kantor-kantor, kami juga akan menyasar sekolah-sekolah mulai bulan Agustus ini,” jelasnya kepada awak media.

Lebih lanjut, Sulis mengatakan, jika dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya gejala kesehatan yang mengkhawatirkan, maka akan segera dikonsultasikan kepada dokter untuk penanganan lebih lanjut. “Pemeriksaan ini bertujuan untuk deteksi dini, agar bisa dilakukan tindak lanjut apabila ada gangguan kesehatan,” imbuhnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama bagi para pegawai dan instansi yang berada di wilayah Kecamatan Sindang. “Harapan kami, seluruh masyarakat, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Babadan, bisa terus menjaga kesehatannya,” tutupnya.

Reporter   : Andika

Reporter   : Rizal

FKPPI Indramayu Gelar Rapat Kerja dan Kukuhkan Pengurus Pengganti

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pengurus Cabang (PC) 10.17 KB FKPPI Kabupaten Indramayu menggelar rapat kerja cabang dan pengukuhan pengurus pengganti serta organisasi pendukung, bertempat di Aula Kodim 0616/Indramayu, Jl. Gatot Subroto No. 01, Desa Pekandangan, Kecamatan Indramayu, pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Dalam wawancara kepada awak media, Ketua PC 10.17 KB FKPPI Indramayu, Agus Suprihartono, BE., S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan amanah organisasi pasca musyawarah cabang (muscab), yang menuntut setiap kepengurusan menyusun rencana kerja.

“Agenda hari ini adalah rapat kerja cabang sekaligus pengukuhan pengurus pengganti dan organisasi pendukung, seperti ME, Wanita FKPPI, dan lainnya. Alhamdulillah, seluruh pengurus sudah dikukuhkan langsung oleh pengurus DPD FKPPI Jawa Barat,” ujar Agus kepada wartawan.

Ia menambahkan, kegiatan ini mengusung subtema “Harmonisasi Kelembagaan Menuju Kejayaan FKPPI Kabupaten Indramayu”, dengan harapan seluruh anggota dapat memahami tupoksi masing-masing dan bersinergi dengan pemerintah daerah maupun unsur pembina dari TNI dan Polri.

Turut hadir dalam acara ini antara lain Sekretaris DPD FKPPI Jawa Barat beserta jajaran, pengurus organisasi pendukung, Kasdim 0616/Indramayu Mayor Sutarmin, Kabagren Polres Indramayu Kompol Gunardi, serta perwakilan dari Kesbangpol Indramayu, Winaryo, mewakili Bupati dan Wakil Bupati yang berhalangan hadir.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja yang bertujuan menyusun program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang, baik secara internal maupun eksternal. Rencana kerja tersebut akan disinergikan dengan program pemerintah daerah dan unsur pembina di tingkat kecamatan.

“Harapan saya, seluruh pengurus cabang dan rayon yang tersebar di 15 kecamatan dapat meningkatkan kualitas kinerjanya. Kami juga sudah mulai mengaktifkan lembaga bantuan hukum FKPPI untuk memberi pendampingan kepada masyarakat, terutama di tingkat desa dan kecamatan,” jelas Agus.

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis FKPPI Indramayu dalam mengawal pembangunan daerah serta memperkuat peran sosial organisasi di tengah masyarakat.

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Sosialisasikan Perda Desa Wisata, Tofik Hidayat Dorong Mekargading Jadi Destinasi Budaya

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tofik Hidayat, S.H., menggelar kegiatan penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2022 tentang Desa Wisata, Sabtu (2/8/2025), di Blok Kulone Kali (Lonli), RT 05 RW 02, Desa Mekargading, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Dalam kegiatan yang dihadiri puluhan warga ini, Tofik menekankan pentingnya pengembangan potensi wisata desa sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Ia menilai, Desa Mekargading memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata, terutama dari sektor seni dan budaya lokal.

“Di desa ini terdapat pengrajin topeng dan pelaku seni wayang golek yang hasil karyanya telah dikenal hingga mancanegara. Jika potensi ini terus dikembangkan, Mekargading bisa menjadi destinasi wisata budaya yang bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Tofik kepada awak media.

Menurutnya, Perda tentang Desa Wisata hadir sebagai bentuk dukungan pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap desa-desa yang memiliki potensi wisata baik religi, edukatif, maupun budaya. Ia berharap perda ini menjadi landasan hukum bagi desa-desa untuk mendapatkan pendampingan dan program pengembangan dari pemerintah.

Tofik juga menegaskan bahwa kunci keberhasilan pengembangan desa wisata tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada kesiapan dan partisipasi aktif dari masyarakat.

“Melalui perda ini, kami berharap desa-desa seperti Mekargading bisa mengajukan diri, lolos verifikasi, dan memperoleh perhatian serta bantuan dari provinsi,” tambahnya.

Antusiasme warga terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka menyambut baik sosialisasi perda tersebut dan berharap dukungan pemerintah dapat melestarikan serta mempromosikan warisan budaya seperti seni tari topeng dan kerajinan topeng khas Mekargading.

Selain pemaparan perda, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi interaktif antara warga dan narasumber yang membahas langkah konkret untuk menjadikan Mekargading sebagai desa wisata unggulan di Indramayu.

Reporter  : Andika

Redaktur  : Rizal

Penjual Rokok Tanpa Cukai Makin Marak Di Pasaran Wilkum Megamendung

BOGOR.radarinformasi.com – Seolah tak tersentuh hukum, peredaran rokok ilegal kian marak dengan adanya kenaikan harga rokok-rokok cukai di negeri ini, beban ekonomi yang membuat peredaran rokok ilegal tersebut mudah melirik masyarakat, terutama masyarakat menengah ke bawah, Sabtu, (02/08/25).

Contohnya salahsatu agen sembako yang berada di Jalan Raya Sukagalih – Kopo, tepatnya di Desa Sukagalih Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor – Jawa Barat, dimana secara terang-terangan, Kosasih menjual rokok tanpa cukai dengan berbagai jenis merek rokok serta terpajang rapi dalam etalase.

Ketika radarinformasi.com menyambangi warung agen tersebut untuk konfirmasi, pemilik warung dengan gamblang mengatakan bahwa Ia memang sudah lama berjualan rokok ilegal.

“Saya emang udah lama berjualan rokok-rokok ini, emang kenapa saya hanya bantu masyarakat kurang mampu yang mau beli rokok murah, apa yang salah kalo saya mau bantu orang”, ucapnya dengan santai.

Bahkan Ia juga katakan bahwa seringkali ada wartawan ataupun APH yang datang ke warungnya, namun hal itu tidak membuatnya jera menjual rokokt tanpa cukai.

“Udah banyak, sering setiap hari ada wartawan datang kesini, bahkan polisi juga beberapa kali datang kesini, tapi saya tetap menjual rokok ini, kalo saya gak boleh jualan rokok kaya gini tutup pabriknya aja jangan larang saya jualan”, sambungnya.

Hal tersebut tentunya menjadi banyak opini yang muncul, mengapa rokok tanpa cukai masih bisa beredar dengan bebas meskipun sudah banyak contoh pelaku usaha yang di jerat hukum karena menjual rokok ilegal.

Meskipun sudah sangat jelas dalam pasal 55 huruf (b) UU No 39 Tahun 2007 bahwa pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 8 tahun, serta pidana denda paling sedikit 10x nilai cukai, paling banyak 20x nilai cukai yang seharusnya dibayar.
Serta (Pasal 55 huruf (c) UU No. 38 Tahun 2007), pelaku penjual dapat dikenakan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun, serta denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Diharapkan pihak-pihak terkait untuk dapat melakukan tindakan secara maksimal sehingga kerugian negara dapat diminimalisir.

Reporter : Dahlia