Pemkab Indramayu Dorong ASN Kuasai Agentic AI untuk Tingkatkan Efisiensi Birokrasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong transformasi digital di lingkungan birokrasi melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Pemanfaatan Agentic Artificial Intelligence (Agentic AI) yang digelar selama dua hari, Selasa–Rabu (11–12 Agustus 2026), di Aula Bank BJB Kabupaten Indramayu.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu H. Suwenda, Kepala BKPSDM Kabupaten Indramayu M. Zaenal Muttaqien, Direktur Kampus UPI di Cibiru Prof. Dr. Karim Suryadi beserta jajaran, Kepala Bank BJB Kabupaten Indramayu Heru Baharudin, serta sejumlah undangan lainnya.
Mewakili Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu H. Suwenda mengatakan, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan perubahan layanan manual menjadi digital, tetapi juga bagaimana teknologi mampu meningkatkan efisiensi proses kerja birokrasi.
“Transformasi digital bukan sekadar pemindahan layanan analog ke aplikasi digital, melainkan efisiensi proses bisnis birokrasi demi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Indramayu,” katanya.
Ia menjelaskan, Agentic AI memiliki kemampuan yang lebih luas dibandingkan AI generatif yang umumnya digunakan untuk menjawab pertanyaan atau membuat teks.
“Jika Generative AI hanya membantu menjawab pertanyaan atau membuat teks, Agentic AI bertindak sebagai asisten otonom yang mampu mengeksekusi tugas, menganalisis data, merencanakan, dan mengambil keputusan terstruktur,” ujarnya.
Workshop tersebut diikuti sekitar 70 ASN yang merupakan perwakilan dari berbagai perangkat daerah dan kecamatan di Kabupaten Indramayu.
Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan platform workflow automation n8n untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan administrasi sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan konsep peralihan dari otomatisasi berbasis aturan atau rule-based menuju Agentic AI. Sistem tidak hanya merespons perintah, tetapi dapat menjalankan sejumlah tahapan pekerjaan secara proaktif berdasarkan tujuan yang telah ditentukan.
Melalui sesi demonstrasi dan praktik langsung (hands-on), peserta mencoba membuat berbagai alur kerja otomatis. Di antaranya pengiriman notifikasi ke grup Telegram berdasarkan data Google Forms, penerusan dokumen dari situs web melalui webhook secara real-time, serta distribusi email secara massal maupun personal berdasarkan data Google Sheets.
Peserta juga mempelajari penerapan AI dalam pencatatan finansial secara otomatis. Model AI digunakan untuk memilah informasi tanggal, jenis, dan nominal transaksi dari pesan teks yang kemudian dicatat ke dalam Google Sheets.
Selain itu, peserta mendapatkan materi mengenai pembuatan AI chatbot layanan publik yang terintegrasi dengan Google Gemini. Sistem tersebut dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan masyarakat sekaligus memberikan informasi mengenai ketersediaan layanan secara dinamis.
Meski pemanfaatan AI dinilai mampu memangkas waktu dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan rutin, aspek pengawasan manusia tetap menjadi perhatian utama.
Dalam workshop tersebut ditekankan prinsip Human in the Loop, yakni AI digunakan sebagai asisten digital untuk membantu pengolahan data dan menyusun rekomendasi, sementara keputusan hukum, kebijakan, serta tanggung jawab akhir dalam pelayanan publik tetap berada pada ASN.
Pemkab Indramayu juga mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek etika, privasi, dan keamanan data pemerintah dalam setiap pemanfaatan teknologi AI.
Melalui workshop tersebut, Pemkab Indramayu berharap kemampuan ASN dalam memanfaatkan teknologi digital semakin meningkat sehingga otomatisasi dapat diterapkan secara tepat guna, mempercepat pekerjaan administratif, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Sumber Diskominfo Indramayu
Andika
