PORSADIN VIII Kabupaten Indramayu Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pembinaan Karakter dan Prestasi Santri

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2026 resmi dibuka sebagai ajang pembinaan karakter, pengembangan bakat, serta mempererat silaturahmi antar santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) se-Kabupaten Indramayu.

Pembukaan PORSADIN VIII dilakukan oleh Asisten Daerah Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu, Iin Indrayati, di Alun-Alun Indramayu, Rabu (1/7/2026).

Dalam sambutannya, Iin Indrayati mengatakan PORSADIN merupakan wadah strategis untuk membentuk karakter, mengembangkan potensi, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di kalangan santri.

Menurutnya, Madrasah Diniyah Takmiliyah memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia sebagai modal utama pembangunan daerah.

Ia menambahkan, penyelenggaraan PORSADIN selaras dengan visi Indramayu REANG. Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan, Pemerintah Kabupaten Indramayu mengalokasikan insentif bagi guru Madrasah Diniyah sebesar Rp13,99 miliar pada Tahun Anggaran 2026.

“Untuk anak-anakku seluruh peserta, mari junjung tinggi sportivitas dan kejujuran selama mengikuti perlombaan. Kepada dewan juri dan para pelatih, kami berharap dapat menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan penuh tanggung jawab,” ujar Iin.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan dan Pondok Pesantren Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Ahmad Syukri, menegaskan bahwa PORSADIN tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media pembinaan santri agar tumbuh sebagai generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki kemampuan di bidang keagamaan, olahraga, dan seni.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai sportivitas, kejujuran, dan integritas kepada para peserta.

“PORSADIN diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit santri berprestasi yang nantinya dapat mewakili Kabupaten Indramayu di tingkat Provinsi Jawa Barat hingga nasional,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana PORSADIN VIII Kabupaten Indramayu, Aspuri, mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana evaluasi pendidikan dan pengembangan minat serta bakat santri sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya visi Indramayu REANG.

Menurutnya, PORSADIN menjadi momentum bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah dan semangat kebersamaan.

Aspuri menambahkan, tingginya antusiasme peserta menunjukkan komitmen Madrasah Diniyah Takmiliyah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Indramayu. PORSADIN VIII tahun ini diikuti sekitar 2.000 peserta yang terdiri atas santri, dewan juri, dan panitia dari 31 kecamatan se-Kabupaten Indramayu.

Melalui penyelenggaraan PORSADIN VIII, diharapkan lahir generasi santri yang tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga memiliki prestasi di bidang olahraga dan seni, serta mampu menjadi generasi berkarakter yang berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *