26 Tahun Mengabdi, Uun Kurniasih Kini Nahkodai KUA Pasekan Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Perjalanan panjang dalam dunia pelayanan keagamaan mengantarkan Uun Kurniasih pada amanah baru sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu. Setelah 26 tahun mengabdi sebagai penyuluh agama Islam, ia kini dipercaya memimpin lembaga yang memiliki peran penting dalam pembinaan kehidupan beragama dan keluarga di masyarakat.
Penunjukan Uun Kurniasih tidak hanya menjadi catatan bagi Kabupaten Indramayu, tetapi juga secara nasional. Ia tercatat sebagai salah satu dari 15 perempuan pertama di Indonesia yang menduduki jabatan Kepala KUA, posisi yang selama ini didominasi oleh laki-laki.
Pengalaman panjang sejak tahun 2000 dalam mendampingi masyarakat menjadi modal utama dalam menjalankan tugas barunya. Selama menjadi penyuluh, Uun aktif melakukan pembinaan keagamaan kepada berbagai lapisan masyarakat, mulai dari keluarga, remaja, majelis taklim, hingga masyarakat umum dalam berbagai isu sosial dan keagamaan.
Menurut Uun, peran KUA saat ini tidak lagi sebatas pada layanan administrasi pernikahan. Lebih dari itu, KUA dituntut menjadi pusat pembinaan keluarga sakinah, wadah mediasi persoalan rumah tangga, pusat edukasi keagamaan, serta penguatan nilai moral di tengah masyarakat.
Dalam kepemimpinannya, ia berkomitmen memperkuat program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), yang difokuskan pada edukasi generasi muda mengenai pentingnya pendidikan, perencanaan masa depan, serta pencegahan pernikahan usia dini.
Program tersebut akan dijalankan melalui kolaborasi dengan sekolah-sekolah dan berbagai pihak terkait guna membangun kesadaran remaja tentang pentingnya melanjutkan pendidikan serta mempersiapkan kehidupan berkeluarga secara matang.
“Pada intinya, saya ingin menjadikan KUA ini benar-benar sebagai Kantor Urusan Agama, bukan sekadar kantor yang mengurus pernikahan,” ujar Uun, Sabtu (13/6/2026).
Ia berharap KUA Pasekan dapat menjadi pusat pelayanan masyarakat yang terbuka, responsif, dan mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan keagamaan maupun sosial di tengah masyarakat.
Kehadiran Uun Kurniasih sebagai Kepala KUA juga menjadi simbol kemajuan peran perempuan dalam birokrasi pelayanan publik. Pengalaman, kompetensi, serta dedikasinya menunjukkan bahwa perempuan memiliki kapasitas yang setara dalam memegang jabatan strategis di pemerintahan.
Dengan semangat pengabdian yang telah terbangun selama puluhan tahun, Uun optimistis KUA Pasekan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam pembinaan kehidupan beragama dan ketahanan keluarga di masyarakat.
Reporter : Andika
