Sambut Kawasan Industri Sukra, PLN Nusantara Power dan Pemkab Indramayu Siapkan SDM Lokal Bersertifikat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menjelang beroperasinya kawasan industri baru di Kecamatan Sukra, PT PLN Nusantara Power (PLN NP) UP Indramayu bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu bersaing dan mengambil peluang kerja yang tersedia.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Pelatihan Welder (Tukang Las) yang ditujukan bagi para pemuda di wilayah sekitar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Indramayu sebagai bagian dari strategi peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal dalam menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.

Pelatihan yang dimulai pada 2 Juni 2026 itu berlangsung selama 24 hari dan memberikan pembelajaran secara komprehensif, mulai dari teori, praktik pengelasan sesuai standar industri, hingga pemahaman mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Selain itu, para peserta juga dipersiapkan untuk mengikuti uji kompetensi guna memperoleh sertifikat resmi yang dapat menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja.

Senior Manager PLN Nusantara Power UP Indramayu, Arfan, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas dan daya saing generasi muda, khususnya masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional PLTU Indramayu.

Menurutnya, kehadiran kawasan industri di Sukra harus menjadi momentum bagi masyarakat lokal untuk meningkatkan keterampilan sehingga mampu menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami ingin para pemuda di Kecamatan Sukra memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Ketika kawasan industri mulai beroperasi, mereka sudah siap bersaing karena memiliki keterampilan dan sertifikasi yang dibutuhkan,” ujarnya saat membuka kegiatan pelatihan di PLTU Indramayu. Senin (8/6/2026)

Sementara itu, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu, Nonon Citra Wulandari, menjelaskan bahwa materi pelatihan dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja saat ini, khususnya pada kompetensi pengelasan SMAW 3G dengan total 40 jam pelajaran.

Ia optimistis sertifikat kompetensi yang diperoleh peserta nantinya dapat meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan di sektor industri yang tengah berkembang di Kabupaten Indramayu.

Menurut Nonon, kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN Nusantara Power menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan tenaga kerja profesional, terutama di tengah keterbatasan anggaran pelatihan yang dimiliki pemerintah daerah.

Program tersebut juga dinilai sejalan dengan upaya mewujudkan visi pembangunan Indramayu REANG melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan juga disampaikan Camat Sukra, Sigit Widiyanto. Ia menilai program tersebut menjadi peluang besar bagi masyarakat setempat untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas akses terhadap lapangan kerja yang akan tersedia di kawasan industri.

“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat. Kami berharap para peserta yang telah mengikuti pelatihan dan memperoleh sertifikat dapat terserap di dunia industri serta meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” kata Sigit.

Melalui sinergi antara PLN Nusantara Power dan Pemerintah Kabupaten Indramayu, pengembangan SDM lokal diharapkan mampu menjadi fondasi utama dalam menyambut era industrialisasi di Kecamatan Sukra. 
Dengan tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi, masyarakat setempat diharapkan dapat menjadi pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah di masa mendatang.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *