Pemkab Indramayu Serius Tangani Bencana Hidrometeorologi, Saluran Tersumbat hingga Pohon Tumbang Ditangani

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperlihatkan keseriusannya dalam menangani dampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah titik strategis wilayah perkotaan, termasuk kawasan Sport Center dan permukiman warga. 

Berbagai langkah konkret dilakukan, mulai dari pemantauan genangan air, pengecekan sistem drainase, hingga penanganan dampak sosial, Rabu (28/1/2026).

Dalam patroli lapangan yang dipimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu, ditemukan adanya penyumbatan serius pada saluran utama di Jalan Jenderal Sudirman. 

Saluran drainase berukuran besar yang berfungsi sebagai jalur utama pembuangan air tersebut tertutup bangunan kios permanen, sehingga menghambat aliran air dan diduga menjadi penyebab genangan yang terjadi selama bertahun-tahun.

Selain menelusuri permasalahan drainase, Satpol PP juga bergerak cepat menangani pohon tumbang akibat cuaca ekstrem di sejumlah ruas jalan protokol, salah satunya di Jalan Tembaga, Kecamatan Indramayu.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso, mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel untuk melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon yang sempat mengganggu arus lalu lintas. 

Langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan serta mencegah kerusakan infrastruktur lebih lanjut.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu melakukan upaya normalisasi dengan membuat sodetan Kali Ceblok di kawasan Pantai Pataya. 

Pengerjaan dilakukan menggunakan alat berat excavator guna mempercepat aliran air menuju laut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, meninjau langsung proses pengerjaan bersama perangkat desa dan masyarakat setempat. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir yang kerap menggenangi wilayah Jalan Pahlawan, Jalan Samsu, hingga kawasan tambak di sekitarnya.

Maulana Malik menegaskan, penanganan bencana hidrometeorologi dilakukan secara terintegrasi lintas instansi. 

Pihaknya melakukan pembersihan dan pengecekan di titik-titik krusial saluran air, khususnya di Sungai Ceblok, menindaklanjuti laporan masyarakat, serta berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Cimanuk apabila penanganan berada dalam kewenangan lembaga tersebut.

“Kami tidak hanya melakukan pembersihan rutin, tetapi juga tindakan korektif terhadap infrastruktur yang menghambat aliran air. Pembuatan sodetan dan normalisasi ini sangat penting agar kapasitas tampung drainase kembali optimal. 

Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan di atas saluran air demi kepentingan bersama menuju Indramayu bebas genangan,” ujarnya.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu telah mendirikan posko pengungsian bagi warga yang terdampak genangan air, khususnya di kawasan permukiman.

Kepala BPBD Kabupaten Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar, menyampaikan bahwa pihaknya turut membantu proses evakuasi warga serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak.

“Kami membantu evakuasi warga yang terdampak sekaligus mendirikan posko pengungsian,” katanya.

Baik Satpol PP, Dinas PUPR, maupun BPBD berharap kondisi segera membaik, genangan air cepat surut, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas serta menempati rumahnya dengan aman dan nyaman.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Andika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *