Bupati Indramayu Peringatkan Bahaya Setrum Tikus di Sawah, Risiko Nyawa Mengintai

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Bupati Indramayu Lucky Hakim kembali menyoroti maraknya penggunaan jebakan hama tikus beraliran listrik di area persawahan. Ia menilai praktik tersebut sangat membahayakan keselamatan jiwa dan telah berulang kali memicu korban meninggal dunia hampir setiap musim tanam.
Dalam pernyataan resminya, Lucky Hakim menegaskan bahwa pemasangan pagar atau ranjau listrik di sawah bukan solusi yang dibenarkan. Selain melanggar ketentuan, metode tersebut memiliki risiko fatal bagi siapa pun yang berada di sekitar area persawahan.
“Kami mengimbau seluruh petani di Kabupaten Indramayu agar tidak lagi menggunakan jebakan listrik untuk tikus. Cara ini sudah terbukti banyak memakan korban,” kata Lucky Hakim dalam video imbauan yang beredar, Sabtu (17/1/2026).
Ia menyebutkan, peristiwa warga tersengat listrik hingga meninggal dunia di area sawah hampir selalu terjadi setiap tahun. Korban pun tidak terbatas pada petani, melainkan juga masyarakat umum yang melintas atau beraktivitas di sekitar lahan pertanian.
Imbauan tersebut tidak hanya ditujukan kepada petani, tetapi juga kepada mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung yang tengah menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Indramayu. Lucky meminta para mahasiswa untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkegiatan di wilayah persawahan.
“Untuk adik-adik mahasiswa KKN, saya juga mengingatkan agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di area sawah, karena masih ditemukan petani yang menggunakan setrum listrik untuk mengendalikan hama tikus,” ujarnya.
Penggunaan aliran listrik sebagai pengendali hama diketahui telah lama menjadi praktik di sejumlah wilayah Indramayu, khususnya saat serangan tikus meningkat. Meski dianggap efektif mengurangi kerugian panen, cara tersebut menyimpan potensi bahaya besar bagi keselamatan manusia.
Hingga kini, belum ada data resmi terkait jumlah keseluruhan korban akibat setrum tikus. Namun, kasus yang terus berulang setiap tahun menunjukkan perlunya penertiban lebih tegas serta edukasi berkelanjutan kepada petani agar beralih ke metode pengendalian hama yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Reporter : Andika
