Indramayu Lampaui Target Serapan Beras, Bertengger di Posisi Kedua Nasional

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kinerja gemilang ditorehkan Bulog Cabang Indramayu. Hingga akhir Mei 2025, serapan gabah kering panen (GKP) di wilayah ini menembus angka 184.000 ton tertinggi se-Indonesia dan mengungguli sejumlah daerah lumbung padi lainnya. Rabu (11/6)

Tak hanya pada gabah, prestasi serupa juga tercermin dalam penyerapan beras. Sebanyak 114.000 ton beras berhasil diamankan Bulog Indramayu, melewati target nasional sebesar 102.960 ton. Capaian tersebut menempatkan Indramayu di urutan kedua secara nasional, tepat di bawah Cirebon.

Pimpinan Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni, menegaskan keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif jajaran TNI terutama Kodim 0616, Koramil, dan para Babinsa.
“Dengan wilayah panen yang luas, capaian ini tak mungkin tercapai tanpa dukungan penuh dari TNI. Mereka terlibat dari proses pendataan hingga pengawalan di lapangan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (9/6/2025).

Kolaborasi Bulog dan TNI ini mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2025 yang mengatur percepatan penyerapan gabah dan beras petani. Dalam aturan tersebut, TNI diberi peran penting mulai dari pemantauan kualitas gabah, pengumpulan data pertanian, hingga pengawasan distribusi di lapangan.

Selain TNI, Bulog Indramayu juga bersinergi dengan Polres, Kejaksaan, Dinas Pertanian, serta Satgas Pangan dari Mabes Polri. Kerja sama lintas sektor ini diyakini mampu menjaga akuntabilitas dan efektivitas program penyerapan pangan.

Menurut Sri Wahyuni, program Serap Gabah Petani (Sergap) bukan sekadar urusan administratif, melainkan wujud nyata komitmen negara dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kami sangat menghargai kerja para Babinsa. Mereka menyuplai data area panen secara real-time, sekaligus memastikan distribusi hasil panen berjalan aman,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *