Petani Desa Loyang Kebut Tanam Musim Gadu Demi Antisipasi Kekeringan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menyambut musim kemarau, para petani di Desa Loyang, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, mulai mempercepat proses tanam padi untuk musim gadu 2025. Langkah ini diambil guna menghindari risiko kekeringan yang berpotensi menghambat hasil panen. Minggu (1/6)
“Musim gadu ini mengandalkan air hujan, jadi kalau telat tanam bisa berakibat fatal bagi produksi,” ujar Ahmad Subarjo, salah satu petani setempat saat ditemui di kediamannya, Sabtu (31/5/2025).
Musim gadu biasanya dimulai sejak April hingga Juli, dan bergantung pada curah hujan sebagai sumber pengairan utama. Menurut Barjo sapaan akrabnya percepatan tanam tak hanya bertujuan untuk menjaga produktivitas, tetapi juga menjadi strategi untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga, khususnya di daerah yang mengandalkan sistem tadah hujan.
“Kalau kita cepat tanam, hasil panen bisa maksimal. Apalagi, kondisi cuaca sekarang sulit ditebak,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, roda ekonomi warga Loyang sebagian besar digerakkan oleh siklus pertanian, dari panen padi berlanjut ke panen tebu. Siklus ini bukan hanya menopang pendapatan warga, tetapi juga membuka lapangan kerja musiman bagi masyarakat sekitar.
“Dari sawah ke kebun, dari padi ke tebu. Alhamdulillah, ekonomi warga tetap berputar dan pengangguran bisa ditekan,” pungkasnya.
Reporter : Andika
Redaktur : Rizal
