Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Bendungan Caplokan, Warga Indramayu Geger 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Warga Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, digemparkan oleh penemuan jasad seorang perempuan yang mengapung di Bendungan Caplokan pada Senin pagi, 10 Maret 2025. Korban diketahui berinisial A, warga Desa Karangasem, Blok Lohdoyong, Kecamatan Terisi. Rabu (12/3)

Keluarga korban melaporkan kehilangan sejak sehari sebelumnya, setelah korban tak kunjung pulang dari kebunnya yang berada di dekat sungai. Menantu korban, Dama, mengungkapkan bahwa almarhumah memiliki kebiasaan pergi ke kebun sejak pagi dan biasanya pulang sebelum siang.

“Biasanya beliau berangkat sekitar pukul 6 pagi dan pulang sebelum Dzuhur, tetapi hari itu beliau tidak kembali,” ujar Dama.

Kekhawatiran keluarga semakin meningkat ketika korban tidak juga ditemukan di sekitar kebun dan aliran sungai. Mereka pun melapor kepada aparat desa dan pihak berwenang. Menanggapi laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, Koramil, aparat desa, serta Basarnas segera melakukan pencarian intensif.

Camat Terisi, Mohamad Mulya Setiawan, menyatakan bahwa pencarian awal dilakukan di sekitar lokasi kebiasaan korban beraktivitas, namun hasilnya nihil. “Kami langsung berkoordinasi dengan Basarnas untuk memperluas pencarian, hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Bendungan Caplokan,” ungkapnya.

Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban, apakah disebabkan oleh kecelakaan atau ada faktor lain yang perlu ditelusuri lebih lanjut.

Camat Terisi turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama di musim hujan ketika debit air sungai bisa meningkat drastis. “Kami telah memasang tanda peringatan di beberapa titik rawan agar warga lebih waspada,” tambahnya.

Penemuan jasad ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan. Sementara itu, keluarga korban masih dalam suasana berduka atas kepergian almarhumah yang dikenal sebagai sosok pekerja keras.

Diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, serta pemerintah daerah dapat meningkatkan langkah-langkah pencegahan demi keselamatan warga.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *