KPU Indramayu Ajak Siswa Nonton Film untuk Edukasi Pemilih Muda

INDRAMAYU.radarinformasi.com– KPU Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) di Musolah SMA Negeri 1 Indramayu pada Selasa (22/10/2024). Acara ini merupakan bagian dari program nasional KPU RI yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dengan tujuan meningkatkan kesadaran serta partisipasi pemilih pemula menjelang Pilkada 2024.
Dalam wawancara, Munawaroh, anggota Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM) KPU Kabupaten Indramayu, menjelaskan bahwa nobar ini diadakan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai isu-isu politik.

“Kegiatan ini awalnya dirancang untuk dilaksanakan di pesantren. Namun, kami memutuskan untuk mengadakannya di sekolah karena beberapa pesantren terafiliasi dengan partai politik,” ungkapnya.
Film yang diputar mengangkat tema dinasti politik dan politik uang. Munawaroh berharap film tersebut dapat membantu siswa memahami pentingnya memilih dengan bijak.
“Anak-anak diharapkan dapat memilih calon pemimpin yang baik pada tanggal 27 November nanti,” jelasnya.
Terkait target partisipasi pemilih, Munawaroh menjelaskan,Partisipasi itu yang menentukan bukan kita, tetapi KPU RI. Kemarin KPU menetapkan target partisipasi sebesar 75%. Untuk Pilkada kali ini, target diturunkan menjadi 70%, lebih rendah dibandingkan Pemilu sebelumnya yang mencapai 85%. Ia berharap partisipasi pemilih muda dan masyarakat Indramayu dapat meningkat.
Munawaroh juga menekankan pentingnya edukasi mengenai cara memilih yang tepat bagi pemilih pemula , Kendalanya adalah pemilih pemula harus paham bagaimana memilih calon yang tepat.
Kegiatan nonton bareng ini tidak hanya diadakan di SMA Negeri 1 Indramayu, tetapi juga direncanakan akan dilaksanakan di Kampus Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) pada 28 Oktober, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Melalui acara ini, KPU berharap pemilih muda dapat lebih cerdas dalam menentukan pilihan dan berkontribusi dalam proses demokrasi di Indonesia.
Reporter : Andika
Redaktur : Rizal
