Forum Wartawan Geplak Bagikan Ratusan Takjil di Bojongsari

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah, Forum Wartawan Geplak (Gerakan Pers Lurus, Akurat dan Kritis) menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Raya Dayung, Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu, tepat di depan Markas Geplak, Minggu (01/03/2026).

Sejak sore, para anggota Geplak telah bersiaga di lokasi untuk membagikan takjil kepada para pengguna jalan yang melintas. Sasaran kegiatan ini meliputi pengendara roda dua, roda empat, serta warga sekitar yang tengah dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat saat warga berhenti sejenak menerima paket takjil yang diserahkan langsung oleh para wartawan.

Aksi sosial tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Ratusan paket takjil yang disiapkan panitia dibagikan secara tertib dan lancar. 

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara insan pers dan warga Bojongsari.

Salah seorang penerima takjil, Siti Aminah (42), mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, sangat membantu sekali. Kadang kalau masih di jalan saat menjelang magrib belum tentu sempat membeli makanan untuk berbuka. Semoga kegiatan seperti ini terus ada setiap tahun,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rahmat (35), pengendara yang melintas. 

Ia mengapresiasi kepedulian para wartawan yang turun langsung ke lapangan.

“Kami sebagai warga merasa diperhatikan. Ternyata teman-teman wartawan bukan hanya meliput berita, tetapi juga berbagi dengan masyarakat,” katanya.

Ketua Geplak, Ali Zaidan, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil akan menjadi agenda rutin tahunan sebagai wujud tanggung jawab sosial organisasi. 

Menurutnya, Ramadan merupakan momentum tepat untuk meningkatkan kepedulian dan memperkuat nilai kebersamaan.

“Keberadaan Geplak tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial melalui pemberitaan, tetapi juga hadir memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat kekompakan dan solidaritas seluruh anggota. Semangat gotong royong menjadi kunci sukses terselenggaranya aksi sosial tersebut.

Sementara itu, Wanhat Geplak, Maman, menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan komitmen organisasi dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan sederhana ini membawa keberkahan bagi semua pihak. 

Semoga silaturahmi antara insan pers dan masyarakat semakin erat, serta Geplak terus konsisten menjadi gerakan pers yang lurus, akurat, dan kritis,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung tertib hingga menjelang waktu berbuka puasa. 

Selain menjadi ajang berbagi, momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas internal anggota dan menegaskan peran pers sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh kepedulian.

Melalui kegiatan tersebut, Forum Wartawan Geplak kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Mari Bersama Jaga Keamanan Informasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Surat tampak resmi, lengkap dengan Tanda Tangan Elektronik (TTE) dan QR code. Namun masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai dokumen digital tanpa melakukan verifikasi lebih lanjut.

Fenomena penggunaan TTE kini semakin marak, baik pada surat dinas maupun dokumen resmi lainnya. Secara tampilan, surat terlihat rapi dan meyakinkan. Meski demikian, keaslian dokumen tetap perlu dipastikan agar terhindar dari potensi penyalahgunaan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Pergi pagi membawa berkas ke kota,
Pulangnya singgah membeli kue.
Surat terlihat resmi memang menggoda mata, Tapi yang belum diverifikasi jangan dipercaya dulu ya.

Masyarakat disarankan untuk melakukan langkah sederhana sebelum mempercayai isi surat. Pertama, periksa fisik dan format surat secara cermat. Kedua, pindai QR code atau akses tautan yang tertera dan pastikan mengarah ke situs resmi. 

Ketiga, cek validitas status tanda tangan elektronik yang digunakan.

Proses verifikasi ini hanya membutuhkan waktu singkat, namun sangat penting untuk mencegah risiko penipuan maupun kesalahan informasi. 

Pasalnya, teknologi digital yang dirancang untuk meningkatkan keamanan dapat disalahgunakan apabila tidak disertai kehati-hatian.

Apabila masih terdapat keraguan terhadap keaslian surat, masyarakat dapat melakukan konfirmasi melalui layanan pengaduan Wong Reang Wadul di nomor 08111333314.

Edukasi ini menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi digital oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu guna menciptakan ekosistem informasi yang aman, cerdas, dan bertanggung jawab.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

FPD Diskominfo Indramayu, Suwenda Dorong Integrasi Data dan Penguatan SPBE

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu terus mempercepat transformasi digital guna meningkatkan kualitas layanan publik. Langkah tersebut dilakukan secara terpadu agar kinerja perangkat daerah semakin optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, S.Sos., M.Si., saat menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) bersama sejumlah perangkat daerah, kelompok masyarakat, dan para pemangku kepentingan di lingkungan Pemkab Indramayu.

Menurut Suwenda, agenda prioritas tahun 2026 difokuskan pada penguatan tata kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), integrasi data sektoral, serta optimalisasi keterbukaan informasi publik. Kebijakan tersebut diarahkan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel sejalan dengan visi Indramayu Reang.

Ia mengungkapkan, Indeks SPBE Kabupaten Indramayu saat ini telah mencapai 3,93 dengan predikat “Sangat Baik”. Selain itu, Diskominfo tengah mengembangkan ekosistem digital melalui super aplikasi, yakni Wong Reang Apps untuk masyarakat dan PATAS bagi internal ASN.

“Aplikasi ini mengintegrasikan berbagai layanan, mulai dari administrasi kependudukan, kesehatan, hingga pengaduan masyarakat dalam satu pintu berbasis Single Sign On,” jelasnya.

Suwenda menekankan pentingnya kolaborasi antarperangkat daerah dalam menjaga kualitas dan akurasi data. Diskominfo, lanjutnya, berperan sebagai walidata yang memastikan setiap informasi yang dipublikasikan melalui portal Open Data sesuai standar dan prinsip Satu Data Indonesia.

Dalam pengelolaan pengaduan, program Wong Reang Wadul menjadi ujung tombak respons aduan masyarakat. Hingga Januari 2026, tercatat 109 laporan telah diselesaikan melalui kanal SP4N-LAPOR!.

Tak hanya itu, Diskominfo juga memperluas jangkauan informasi hingga tingkat nasional melalui kolaborasi dengan kementerian serta kemitraan strategis bersama media massa. Dari sisi keamanan informasi, Pemkab Indramayu membentuk Tim Tanggap Insiden Siber (Indramayu-CSIRT) untuk memperkuat perlindungan sistem digital.

Upaya pengamanan dilakukan melalui audit rutin serta fasilitasi Sertifikat Elektronik guna mendukung Tanda Tangan Elektronik (TTE). Hingga Januari 2026, tercatat lebih dari 2,6 juta transaksi TTE telah digunakan untuk menjamin keaslian dan integritas dokumen pemerintahan.

Pada sektor komunikasi publik, Diskominfo terus menggencarkan diseminasi informasi pembangunan daerah, mulai dari publikasi pimpinan daerah, perangkat daerah, kecamatan, desa, hingga satuan pendidikan. 

Bahkan sekolah di bawah naungan Kementerian Agama seperti MTsN dan MAN, serta SMA dan SMK di bawah pemerintah provinsi, turut berkolaborasi melalui media sosial resmi Diskominfo.

Strategi publikasi yang inklusif tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi pembangunan secara lebih masif dan terukur. Melalui integrasi layanan di bawah Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), TIK, serta Statistik dan Persandian, Diskominfo Indramayu optimistis dapat menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif.

Transformasi digital ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memangkas birokrasi yang berbelit melalui sistem aplikasi yang terintegrasi, demi memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Perkuat Organisasi Wanita di Lingkungan Perangkat Daerah, DWP Diskominfo Indramayu Susun Kepengurusan Baru

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar pertemuan perdananya di Bulan Suci Ramadan di Aula Diskominfo. Agenda utama dalam kegiatan ini adalah perkenalan seluruh anggota, sekaligus penyusunan struktur kepengurusan baru untuk memperkuat roda organisasi di lingkungan perangkat daerah, Jumat (27/2/26).

Penasihat DWP Diskominfo yang juga Kepala Diskominfo, Suwenda, turut hadir di pertemuan rutin DWP tersebut. Dalam kesempatan itu, Kadis Kominfo memberikan dukungan penuh terhadap aktivasi kegiatan ini. Suwenda juga menekankan pentingnya wadah bagi para istri Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai sarana komunikasi sekaligus ajang silahturahmi antar istri ASN.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Insya Allah DWP Diskominfo akan menggelar pertemuan rutin tiap bulannya, agar lebih saling mengenal dan akrab sehingga terjalin persaudaraan antar istri Diskominfo,” ujarnya

Sementara itu, Ketua DWP Diskominfo Indramayu, Ny. Hj. Carwati Basuri Suwenda, memaparkan, kegiatan DWP yang mencakup lima bidang utama.

“Program kita fokus pada bidang kesehatan, keagamaan, sosial budaya, ekonomi, dan pendidikan,” jelas Ny. Hj. Carwati saat memberikan sambutan di depan para anggota.

Dalam penyusunan pengurus, posisi strategis diisi oleh Ny. Rindang Heru Susanto sebagai Wakil Ketua I, Ny. Heni Kiki Nurhakiky sebagai Wakil Ketua II, dan Ny. Siti Dedy Suprayogi sebagai Sekretaris. Formasi ini diharapkan mampu menggerakkan program kerja organisasi secara lebih efektif dan terukur.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan DWP Diskominfo sebagai organisasi yang solid. Selain sebagai ajang silaturahmi, penguatan struktur ini bertujuan agar para anggota dapat berkontribusi nyata dalam mendukung kesejahteraan keluarga besar Diskominfo Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pembukaan Ramadhan Ciawi Fair ke-14 Berlangsung Meriah, Camat Tekankan UMKM dan Kebersamaan

BOGOR.radarinformasi.com – Kegiatan tahunan Ramadhan Ciawi Fair ke-14 resmi dibuka dengan penuh khidmat dan kemeriahan, dihadiri unsur Muspika, tokoh agama, serta ratusan warga yang memadati lokasi acara, Jumat (27/2/2026).

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Camat Bogor Selatan, Harry Cahyadi, Kapolsek Bogor Selatan Kompol Sonson Sudarsono, S.E., M.M., serta pemilik sekaligus penggagas acara Agus Chandra. Hadir pula para tokoh agama setempat dan elemen masyarakat yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Harry Cahyadi menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan Ramadhan Ciawi Fair yang kini telah memasuki tahun ke-14. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar ajang bazar dan hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Ramadhan Ciawi Fair ini bukan hanya tentang kegiatan seremonial, tetapi bagaimana kita menghidupkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kami dari pemerintah kecamatan sangat mendukung kegiatan yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi warga,” ujar Harry Cahyadi.

Ia juga menambahkan bahwa momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini berjalan tertib, aman, dan membawa keberkahan. Semoga para pelaku UMKM bisa merasakan dampak positifnya, dan masyarakat dapat menikmati suasana Ramadhan dengan penuh kedamaian,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Bogor Selatan Kompol Sonson Sudarsono, S.E., M.M, menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama rangkaian acara berlangsung. Pihak kepolisian siap melakukan pengamanan guna memastikan masyarakat dapat menikmati kegiatan dengan aman dan nyaman.

Pemilik acara, Agus Chandra, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kembali Ramadhan Ciawi Fair tahun ini.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah silaturahmi, ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang, serta menghadirkan nuansa Ramadhan yang penuh kebersamaan,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan Ramadhan Ciawi Fair ke-14 akan berlangsung selama bulan suci Ramadhan dengan menghadirkan bazar kuliner, produk UMKM, serta hiburan anak-anak. Antusiasme warga terlihat sejak awal pembukaan, menandakan kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan yang dinanti-nantikan masyarakat.

Rizal

Rapat Evaluasi dan Koordinasi Zakat, Perkuat Peran UPZ Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi bersama para Lebe se-Kecamatan Sukagumiwang dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa pada Jum’at (27/2/2026). 

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sukagumiwang. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Indramayu terkait evaluasi dan koordinasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Perkuat Sinergi dan Akuntabilitas

Dalam kegiatan tersebut, Camat Sukagumiwang diwakili oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos), Juniri, S.E., M.A.P.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa rapat evaluasi ini menjadi momentum penting 
untuk:

1. Memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan UPZ.
2. Mengoptimalkan penghimpunan dana zakat.
3. Meningkatkan ketertiban administrasi dan pelaporan.
4. Mewujudkan pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel.

Tujuan Kegiatan

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah Sukagumiwang semakin profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung tata kelola zakat yang lebih baik dan berkelanjutan.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

H. Sunarta Resmi Dilantik Jadi Kuwu Telaga Sari

INDRAMAYU.radarinformasi.com – H. Sunarta resmi dilantik sebagai Kepala Desa (Kuwu) Telaga Sari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim di Pendopo Kabupaten, Kamis (12/2/2026).

Pelantikan ini menandai awal masa jabatan H. Sunarta selama delapan tahun, yakni periode 2026–2034. Ia terpilih melalui Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2025 yang diikuti 138 desa di Kabupaten Indramayu. Dalam proses demokratis tersebut, ia berhasil meraih dukungan mayoritas warga Telaga Sari.

Pesan Bupati: Utamakan Pelayanan

Dalam sambutannya, Lucky Hakim menegaskan bahwa seorang kuwu harus menjadi pelayan masyarakat, bukan bertindak sebagai penguasa. 

Ia meminta agar kepemimpinan desa difokuskan pada:
1. Peningkatan infrastruktur
2. Pemberdayaan ekonomi desa
3. Penguatan budaya gotong royong
Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju “Indramayu Maju”.

Komitmen Kuwu Terpilih

Usai dilantik, H. Sunarta menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan warga. Ia berkomitmen menjalankan sejumlah program unggulan, seperti:
1. Pengembangan potensi wisata desa
2. Dukungan bagi pelaku UMKM
3. Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat

Harapan Warga

Salah satu warga, Thoha (45), berharap kepemimpinan baru dapat berjalan adil dan transparan, serta segera menangani persoalan jalan rusak dan irigasi yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Momentum Baru

Pelantikan ini menjadi titik awal bagi Desa Telaga Sari untuk mempercepat pembangunan dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat demi kesejahteraan bersama.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Endang Effendi Serap Aspirasi Warga Kenanga soal Sampah, Jalan dan Drainase

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu dari Partai Golkar, Endang Effendi, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan reses sekaligus silaturahmi ke Desa Kenanga, Blok Gandok, Kecamatan Sindang, Sabtu (7/2/2026).

Dalam pertemuan terbuka tersebut, Endang mendengarkan langsung keluhan warga terkait persoalan sampah yang menumpuk, kondisi jalan rusak, serta sistem drainase yang kerap memicu banjir saat musim hujan.

Kuwu Desa Kenanga, Darpani, SH, menyampaikan bahwa permasalahan sampah di Blok Gandok sudah berlangsung lama dan membutuhkan penanganan serius. 

Selain itu, jalan berlubang serta saluran air yang tersumbat memperparah genangan ketika hujan turun.

“Masalah sampah sudah kronis, ditambah jalan berlubang dan drainase tersumbat yang menyebabkan banjir rutin,” ujarnya di hadapan legislator tersebut.

Menanggapi aspirasi itu, Endang Effendi menegaskan komitmennya untuk membawa persoalan tersebut ke rapat paripurna DPRD agar dapat ditindaklanjuti melalui penganggaran daerah tahun 2026.

“Seluruh aspirasi kami catat untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran. Reses menjadi momen penting agar pembangunan benar-benar tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Kegiatan reses dihadiri puluhan warga yang turut berdiskusi secara santai bersama perwakilan rakyatnya. Agenda ini merupakan bagian dari kegiatan rutin legislator dalam menyerap aspirasi sekaligus menjaga kedekatan dengan konstituen.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Lucky Hakim Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Indramayu di Kawasan Rebana

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya memperkuat peran strategis daerah dalam pengembangan Kawasan Rebana sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Bersama Pengembangan Kawasan Rebana oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim di Aula Gemah Ripah (Aula Barat), Gedung Sate, Bandung, Kamis (26/2/2026).

Penandatanganan dilakukan bersama enam kepala daerah lainnya serta Kepala Pelaksana Badan Pengelola Kawasan Rebana, sebagai bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan kabupaten/kota di wilayah Rebana. 

Tujuh daerah yang tergabung dalam kawasan ini meliputi Subang, Sumedang, Majalengka, Indramayu, Kuningan, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon.

Sebagai salah satu wilayah strategis, Kabupaten Indramayu dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi kawasan. 

Selain dikenal sebagai lumbung pangan nasional dengan sektor pertanian produktif, Indramayu juga memiliki kekuatan pada sektor kelautan dan perikanan, energi dan migas, serta pengembangan kawasan industri.

Keunggulan geografis turut menjadi nilai tambah. Kedekatan Indramayu dengan Pelabuhan Patimban dan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati memperkuat konektivitas logistik sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di kawasan tersebut.

Bupati Lucky Hakim menegaskan, Pemkab Indramayu siap mengambil peran aktif dalam mengoptimalkan seluruh potensi daerah guna mendukung keberhasilan pengembangan Kawasan Rebana.

“Indramayu memiliki kekuatan di sektor pertanian, energi, industri, dan kelautan. 

Potensi ini akan kami optimalkan dalam kerangka pengembangan Kawasan Rebana agar mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan ditandatanganinya deklarasi tersebut, diharapkan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah kabupaten/kota di wilayah Rebana, serta Badan Pengelola Kawasan Rebana semakin solid dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Surganya Perikanan Tangkap, Indramayu Kukuhkan Diri sebagai Produsen Utama di Jawa Barat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kabupaten Indramayu kembali menegaskan posisinya sebagai lumbung perikanan Jawa Barat. Pada 2025, Indramayu ditetapkan sebagai daerah dengan kontribusi produksi perikanan terbesar di tingkat provinsi.

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Rinny Cempaka, kepada Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi, dalam Forum DKP Provinsi Jawa Barat 2026 yang digelar di Kantor DKP Jawa Barat dan secara daring, Rabu (19/2/2026).

Forum tersebut menjadi ruang strategis penyelarasan kebijakan dan program sektor kelautan serta perikanan lintas pemerintahan, mulai dari pusat hingga kabupaten/kota. 

Mengusung tema penguatan produktivitas, nilai tambah, dan keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan, kegiatan ini menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan daya saing sektor maritim Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Rinny Cempaka mengajak seluruh pemangku kepentingan menggali isu strategis serta merumuskan solusi konkret sebagai dasar perencanaan pembangunan sektor kelautan dan perikanan tahun 2027.

Berdasarkan data yang dipaparkan, total produksi perikanan Jawa Barat mencapai 1.555.951,71 ton. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Indramayu menyumbang 528.873,80 ton atau 33,99 persen. 

Rinciannya, produksi perikanan tangkap sebesar 180.620,58 ton dan perikanan budidaya sebesar 348.253,22 ton.

Secara persentase, Indramayu berkontribusi 63,01 persen terhadap total produksi perikanan tangkap dan 26,43 persen pada sektor budidaya di Jawa Barat. Angka tersebut menempatkan Indramayu sebagai pemain kunci dalam rantai pasok perikanan provinsi.

Kepala DPK Indramayu, Edi Umaedi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi pelaku usaha, nelayan, dan seluruh pemangku kepentingan yang dinilai menjadi faktor utama capaian tersebut.

“Terima kasih atas ikhtiar maksimal para pelaku usaha perikanan dan kelautan serta sinergi pembangunan yang terjalin dengan baik bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap, di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, capaian ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. 

Selain memperkuat ketahanan pangan daerah, sektor perikanan juga berperan strategis dalam penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika