Gerak Cepat, Polisi Amankan Delapan Remaja Terkait Dugaan Tawuran di Sukaperna Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu Polda Jabar bergerak cepat menindaklanjuti video yang beredar di media sosial terkait dugaan aksi tawuran antarkelompok remaja di wilayah Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Satreskrim Polres Indramayu bersama Polsek Tukdana langsung melakukan penyelidikan.

Hasilnya, pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, petugas mengamankan delapan laki-laki di sejumlah lokasi, yakni wilayah Desa Sukaperna, Tukdana, Kerticala, dan Pakedangan, Kecamatan Tukdana.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar, membenarkan pengamanan tersebut.

Menurutnya, delapan orang yang diamankan diduga memiliki keterkaitan dengan video aktivitas kelompok yang sebelumnya meresahkan masyarakat.

Kedelapan orang tersebut masing-masing berinisial T.K. (17), yang diduga membawa celurit; M.J. (15), yang diduga berperan sebagai joki dan berada di lokasi; A.A. (16), yang diduga membawa bambu sepanjang sekitar satu meter; S.J.N. (21), yang diduga berperan sebagai joki; A.H. (17), yang diduga merekam video kejadian; R.P. (17), yang diduga membawa sabit; T.C. (17), yang diduga membawa celurit; serta A.M. (16), yang diduga membawa celurit.

Dalam penindakan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua senjata tajam jenis corbek, tujuh celurit, satu unit sepeda motor Honda Sonic warna hitam-merah, satu unit Honda Beat warna putih, serta tujuh unit telepon genggam.

AKP Muchammad Arwin Bachar menjelaskan, penyelidikan bermula dari informasi mengenai video dugaan tawuran yang terjadi di wilayah Desa Sukaperna. Petugas kemudian melakukan penelusuran dan memperoleh informasi bahwa sejumlah orang dalam video diduga berasal dari kelompok Official Warning, Selatan Mistis dan Selatan Mistery yang berhadapan dengan kelompok German 23 yang disebut bergabung dengan Holland 25.

Petugas selanjutnya melakukan pencarian hingga berhasil mengamankan delapan orang yang diduga berada dalam rangkaian kejadian tersebut.

“Berdasarkan pemeriksaan awal, sejumlah pihak mengakui berada di lokasi dan memberikan keterangan terkait ajakan berkumpul, perjalanan menuju tempat kejadian, serta senjata tajam yang dibawa,” jelasnya, Jumat (11/9/2026).

Dari pemeriksaan awal, A.M. mengaku ikut dalam kejadian dan membawa celurit. Sementara T.C. memberikan keterangan bahwa dirinya mengambil celurit sebelum menuju lokasi.

M.J. mengaku mendapat ajakan melalui komunikasi WhatsApp untuk berkumpul bersama kelompoknya. Sedangkan R.P. mengakui membawa sabit miliknya sendiri saat kejadian.

AKP Muchammad Arwin Bachar menegaskan, keterangan tersebut masih merupakan hasil pemeriksaan awal. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap peran masing-masing orang yang diamankan, asal-usul senjata tajam, komunikasi sebelum kejadian, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Kedelapan orang tersebut kemudian diserahkan kepada Unit Harda Satreskrim Polres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, S.H., mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas anak, khususnya pada malam hari serta dalam penggunaan media sosial.

“Orang tua diharapkan membangun komunikasi yang lebih terbuka agar dapat mengetahui lingkungan pergaulan anak dan mencegah keterlibatan mereka dalam tawuran maupun kelompok yang mengarah pada tindakan kekerasan,” jelasnya.

AKP Tarno berharap kejadian tersebut menjadi perhatian bersama bagi keluarga, sekolah dan masyarakat. Menurutnya, sinergi seluruh pihak diperlukan untuk mencegah tawuran, penyalahgunaan senjata tajam, serta aktivitas kelompok yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Masyarakat juga diimbau tidak ragu melaporkan tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas melalui layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu di WhatsApp 0819-9970-0110 atau Call Center Polri 110.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Layanan Samsat Bugis Hadir Dekatkan Pelayanan Pajak Kendaraan bagi Warga Anjatan

INDRAMAYU, radarinformasi.com – Kabar baik bagi masyarakat Desa Bugis dan sekitarnya. Kini, warga Kecamatan Anjatan dan wilayah sekitar tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mengurus pembayaran pajak kendaraan.

Layanan Samsat Bugis hadir untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor secara lebih dekat dan praktis.

Layanan tersebut berlokasi di Pintu Air Perempatan Bugis, Desa Bugis, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu.

Adapun jadwal operasional Samsat Bugis yakni setiap Senin pukul 08.30 hingga 14.00 WIB, sedangkan pada Sabtu pelayanan dibuka mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB.

Dengan adanya layanan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas pelayanan yang tersedia untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan tepat waktu serta memastikan dokumen kendaraan tetap aktif.

Kehadiran layanan Samsat di wilayah Bugis juga menjadi salah satu upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki kendaraan bermotor dan membutuhkan akses pelayanan perpajakan yang lebih mudah.

Masyarakat yang hendak memanfaatkan layanan Samsat Bugis diimbau memperhatikan jadwal operasional agar dapat memperoleh pelayanan sesuai waktu yang telah ditentukan.

Jangan tunggu sampai terlambat. Bayar pajak kendaraan tepat waktu, berkendara lebih nyaman dan administrasi kendaraan tetap aktif.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Kenali Gejala HIV, Jangan Tunggu Muncul Gejala untuk Melakukan Tes

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Masyarakat diimbau tidak mengabaikan kondisi kesehatan yang berpotensi berkaitan dengan infeksi HIV. Pasalnya, infeksi HIV pada tahap awal belum tentu menunjukkan gejala khas sehingga pemeriksaan medis menjadi langkah penting untuk mengetahui status kesehatan secara pasti.

Mengutip informasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, sejumlah kondisi yang perlu diwaspadai antara lain demam berkepanjangan, mudah merasa lelah, berat badan menurun tanpa alasan yang jelas, pembengkakan kelenjar getah bening, diare berkepanjangan, keringat malam, serta infeksi yang terjadi secara berkelanjutan.

Namun demikian, munculnya gejala tersebut tidak otomatis berarti seseorang terinfeksi HIV. Gejala serupa dapat disebabkan oleh berbagai kondisi kesehatan lainnya sehingga tidak dianjurkan melakukan diagnosis sendiri hanya berdasarkan kondisi fisik.

“Mengetahui status HIV tidak bisa hanya mengandalkan perkiraan atau melihat kondisi fisik semata. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan diperlukan untuk memastikannya,” demikian pesan edukasi kesehatan yang disampaikan melalui materi informasi tersebut.

Jangan Menunda Pemeriksaan

Bagi masyarakat yang merasa pernah melakukan aktivitas yang berisiko terhadap penularan HIV, langkah yang dianjurkan adalah segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dan melakukan tes HIV sesuai rekomendasi medis.

Pemeriksaan dapat dilakukan di Puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas pelayanan kesehatan yang menyediakan layanan tes HIV.

Di Kabupaten Indramayu, upaya penanganan HIV/AIDS juga terus diperkuat. Pemkab Indramayu pada 2025 memperluas layanan antiretroviral (ARV) ke 16 puskesmas untuk mendekatkan akses pengobatan kepada masyarakat. Sebelumnya, layanan ARV tersedia di RSUD Indramayu dan RS Bhayangkara Losarang.

Masyarakat juga diingatkan untuk tetap menjaga privasi serta tidak merasa takut atau malu menjalani pemeriksaan.

Temukan, Periksa, Tangani

Langkah sederhana yang dapat dilakukan apabila seseorang merasa khawatir pernah terpapar HIV, yakni berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, menjalani tes HIV sesuai anjuran, kemudian mengikuti pengobatan dan pendampingan medis apabila memang diperlukan.

Pemeriksaan sedini mungkin dinilai penting agar seseorang memperoleh informasi yang benar mengenai kondisi kesehatannya dan dapat memperoleh penanganan yang sesuai.

Jangan mendiagnosis diri sendiri. Lebih baik mengetahui kondisi kesehatan secara pasti daripada terus berada dalam keraguan.

Sumber: Diskominfo Kabupaten Indramayu.

FWJI Korwil Indramayu Evaluasi Kegiatan dan Matangkan Program Kerja Organisasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Koordinator Wilayah (Korwil) Indramayu menggelar rapat evaluasi sekaligus membahas penyusunan program kerja organisasi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan, meningkatkan profesionalitas anggota, serta memperluas kontribusi FWJI bagi masyarakat di Kabupaten Indramayu, Jum’at (11/9/2026).

Rapat dihadiri jajaran pengurus dan anggota FWJI Korwil Indramayu. Selain mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi sejumlah kendala sekaligus menentukan arah kegiatan organisasi ke depan.

Berbagai agenda menjadi pembahasan dalam rapat, di antaranya penguatan kelembagaan, peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan, pelaksanaan kegiatan sosial, serta peluang membangun kemitraan dengan sejumlah pihak di Kabupaten Indramayu.

Ketua FWJI Korwil Indramayu, Mutadi, A.Md.Kom, mengatakan evaluasi diperlukan agar setiap program organisasi dapat berjalan sesuai tujuan dan memberikan hasil yang nyata.

“Evaluasi menjadi langkah penting untuk melihat kegiatan yang sudah berjalan, mengetahui kendala yang dihadapi, sekaligus menentukan langkah berikutnya agar organisasi semakin solid dan program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat,” ujarnya.

Mutadi menambahkan, keberadaan FWJI Korwil Indramayu tidak hanya diarahkan pada aktivitas jurnalistik. Organisasi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial serta berupaya membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah, masyarakat, maupun berbagai pemangku kepentingan.

Ia menekankan, seluruh program yang dirancang harus tetap mengedepankan profesionalitas, independensi, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

“Kami berharap FWJI dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas anggota, sekaligus hadir melalui kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

Melalui rapat evaluasi tersebut, FWJI Korwil Indramayu menargetkan pelaksanaan program kerja yang lebih terarah dan terukur. Pengurus dan anggota juga didorong untuk menjaga kekompakan serta menjalankan setiap agenda organisasi secara profesional dan bertanggung jawab.

Reporter : Andika

Rakor dan Evaluasi Desa 2026, Kepala DPMD: Pembangunan Desa Wajib Terpublikasi

BOGOR.radarinformasi.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Perkembangan Desa Tahun 2026, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan berlangsung di salahsatu Hotel wilayah Megamendung, Kabupaten Bogor, tersebut dihadiri oleh Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Drs. Hadijana, S.Sos., M.Si., Ketua DPC APDESI Kabupaten Bogor H. Abdul Aziz Anwar, SE, perwakilan kecamatan se-Kabupaten Bogor, serta sejumlah perwakilan pemerintah desa.

Rakor tersebut digelar sebagai bagian dari proses pemutakhiran data sekaligus evaluasi perkembangan desa dan kelurahan di Kabupaten Bogor. Kegiatan juga diisi dengan bimbingan teknis yang menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ketika ditemui dalam kegiatan tersebut, Drs. Hadijana, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa evaluasi perkembangan desa dilakukan setiap tahun sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ini pembangunan prioritas kepada bimbingan teknis sekaligus juga evaluasi tentang desa dan kelurahan. Karena memang ada di Permendagri bahwa setiap tahun harus dievaluasi statusnya, apakah cepat berkembang, berkembang, atau seperti itu,” jelasnya.

Menurut Hadijana, hasil evaluasi perkembangan desa sangat bergantung pada data yang dimasukkan oleh masing-masing desa ke dalam sistem. Tahun ini, ia menyebut terdapat perkembangan yang cukup signifikan berdasarkan data yang telah masuk, meski masih ada sejumlah desa yang belum melakukan penginputan.

“Tahun ini cukup signifikan, ada kenaikan yang sangat berkembang dan segala macam dari datanya. Tapi masih ada beberapa yang belum input. Nilainya bisa muncul kalau desanya menginput data yang disiapkan dalam sistem,” ujarnya.

Ia mencontohkan salah satu indikator penilaian berkaitan dengan ketersediaan sarana kesehatan. Keberadaan fasilitas kesehatan di suatu wilayah akan menjadi bagian dari data yang memengaruhi penilaian perkembangan desa.

“Misalkan di Gunung Putri, apakah di wilayah ada sarana kesehatan. Kalau hanya ada bidan desa, nilainya berbeda dengan kalau ada rumah sakit. Itu salah satu contoh,” katanya.

Pemutakhiran Data Jadi Dasar Kebijakan

Hadijana menegaskan, pemutakhiran data desa sangat penting karena setiap kebijakan pemerintah harus disusun berdasarkan data yang akurat dan terkini.

“Setiap tingkatan kebijakan, pada saat membuat kebijakan, itu harus berdasarkan data. Datanya yang selama ini pada umumnya dulu manual, berbentuk buku isian dan segala macam,” jelasnya.

Menurutnya, pemutakhiran data juga dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan administrasi serta aset desa, terutama ketika terjadi pergantian kepemimpinan.

“Kalau sudah dimutakhirkan datanya, misalnya ini kantor milik desa, tidak bisa diambil. Apalagi nanti data-datanya. Jadi memang harus terus diperbarui sampai nanti kalau terjadi pergantian kepemimpinan, mereka tetap bisa berjalan,” ungkapnya.

Data yang akurat, lanjut Hadijana, juga menjadi dasar agar berbagai program pemerintah, termasuk bantuan kepada masyarakat, dapat diberikan sesuai kondisi dan kebutuhan sebenarnya.

104 Desa Sudah Salur Bankeu

Dalam kesempatan tersebut, Hadijana turut menyampaikan perkembangan Bantuan Keuangan (Bankeu) bagi desa di Kabupaten Bogor.

Ia menyebut hingga saat ini sebanyak 104 desa telah melakukan penyaluran, sementara 102 desa lainnya masih dalam proses.

“Bankeu ini sekarang sudah berproses. Tadi sudah ada 104 desa yang sudah salur. Tapi masih ada 102 desa yang belum. Sisanya ada yang berproses di BKMD, ada yang di DPMD untuk direview, dan ada juga di BPKD yang sedang berproses pencairan,” terangnya.

Pembangunan Desa Diminta Aktif Dipublikasikan

Selain membahas evaluasi dan pemutakhiran data, Hadijana juga menekankan pentingnya pemerintah desa mempublikasikan berbagai kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan.

Menurutnya, masih terdapat pembangunan dan kegiatan positif di desa yang sudah berjalan, namun belum diketahui secara luas karena kurangnya publikasi.

“Salah satunya juga desa itu sudah banyak kegiatan membangun, sudah membangun tapi tidak terpublikasi. Saya juga minta tolong teman-teman desa kalau sudah ada kegiatan silakan dipublikasikan melalui media sosial,” katanya.

Ia mendorong pemerintah desa memanfaatkan berbagai platform media sosial resmi yang dimiliki, termasuk Instagram. Publikasi juga dapat dilakukan dengan menandai akun media sosial pemerintah kecamatan agar informasi pembangunan dapat diketahui lebih luas.

“Desa juga ada Instagram-nya, kecamatan ada Instagram, di-tag seperti itu. Sekarang kan kadang pasif. Kerja, mengambil segala macam, capek, tapi tidak terpublikasi,” ujarnya.

Hadijana menilai publikasi menjadi penting agar pembangunan yang telah dilakukan pemerintah desa tidak hanya diketahui oleh masyarakat setempat, tetapi juga dapat terlihat oleh pemerintah di tingkat atas.

“Dari atas tidak terlihat, bisa dikira tidak ada kegiatan. Kalau seperti itu, padahal sudah ada. Jadi memang harus dipublikasikan,” pungkasnya.

Rakor dan Evaluasi Perkembangan Desa Tahun 2026 tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara DPMD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan APDESI, sekaligus mendorong peningkatan kualitas data serta transparansi pembangunan desa di Kabupaten Bogor.

Red

Cegah Pungli, Tipidkor Polres Indramayu Awasi Penyaluran Bansos Beras di Bongas

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Indramayu Polda Jawa Barat melakukan monitoring penyaluran bantuan pangan berupa beras di delapan desa di Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, Rabu (9/9/2026).

Pengawasan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan pungutan liar (pungli), sekaligus memastikan proses penyaluran bantuan berlangsung tertib, transparan, dan tepat sasaran.

Bantuan beras yang bersumber dari Bulog tersebut merupakan alokasi periode Juli hingga September 2026. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan bantuan sebanyak 30 kilogram beras.

Total penerima bantuan di delapan desa tersebut mencapai 9.527 KPM. Rinciannya, Desa Bongas sebanyak 1.094 KPM, Cipaat 1.528 KPM, Cipedang 1.114 KPM, Kertajaya 1.466 KPM, Kertamulya 1.029 KPM, Margamulya 1.514 KPM, Plawangan 487 KPM, dan Sidamulya sebanyak 1.295 KPM.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mendatangi sejumlah kantor desa untuk memantau secara langsung proses penyaluran bantuan. Petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya mencegah praktik pungli dalam penyaluran bantuan sosial.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., melalui Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar, mengajak masyarakat turut mengawasi proses penyaluran bansos agar berjalan transparan dan bebas dari pungutan.

Ia menegaskan bahwa bantuan sosial merupakan hak masyarakat yang membutuhkan dan harus diterima secara utuh tanpa adanya potongan maupun pungutan dalam bentuk apa pun.

“Bansos diberikan pemerintah secara gratis. Tidak boleh ada potongan nilai bantuan maupun biaya administrasi dalam proses penyalurannya,” ujar AKP Muchammad Arwin Bachar.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan kemudahan mendapatkan bantuan dengan meminta sejumlah uang atau imbalan.

Apabila menemukan adanya dugaan pungli, pemotongan bantuan, maupun tindakan lain yang melanggar hukum, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

“Apabila masyarakat menemukan indikasi pungli, pemotongan bantuan, atau tindakan melanggar hukum lainnya, segera laporkan kepada kepolisian,” pintanya.

Menurutnya, pengawasan bersama sangat diperlukan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang berhak tanpa adanya penyalahgunaan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat yang menemukan dugaan pelanggaran untuk tidak ragu menyampaikan laporan melalui layanan “Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu” di WhatsApp 0819-9970-0110 atau Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

BSMSS 2026 Resmi Dibuka di Desa Cempeh, TNI dan Pemkab Indramayu Perkuat Sinergi Pembangunan Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Program Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun 2026 resmi dimulai di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Selasa (8/9/2026).

Program tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan sekaligus meningkatkan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Pelaksanaan BSMSS di Desa Cempeh mencakup sejumlah kegiatan pembangunan fisik, di antaranya peningkatan jalan, pembangunan drainase, pembangunan pos kamling, serta pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Selain pembangunan infrastruktur, program tersebut juga disertai kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan nonfisik.

Dukungan terhadap pelaksanaan BSMSS juga diberikan Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui sejumlah perangkat daerah yang mengalokasikan anggaran untuk menunjang berbagai kegiatan dalam program tersebut.

“Pembangunan yang dilaksanakan tidak hanya fisik, tetapi juga ada pembinaan. Ada jalan, drainase, pos kamling, kemudian pembangunan dan pemasangan PJU. Ini merupakan bentuk kolaborasi, termasuk dukungan dari Bupati Indramayu melalui dinas-dinas yang mengalokasikan anggaran untuk mendukung pelaksanaan kegiatan BSMSS,” ujar salah satu pihak dalam kegiatan tersebut.

Pelaksanaan program yang berlangsung selama 14 hari diharapkan berjalan lancar hingga seluruh kegiatan fisik maupun nonfisik dapat direalisasikan secara maksimal.

“Alhamdulillah, dalam pelaksanaan selama 14 hari berjalan cukup baik, lancar, dan tuntas. Sehingga nanti pada saat penutupan BSMSS, seluruh kegiatan fisik maupun nonfisik diharapkan dapat terealisasi 100 persen,” lanjutnya.

Menurutnya, berbagai hasil pembangunan melalui program BSMSS diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Cempeh. Infrastruktur yang dibangun juga diharapkan mampu menunjang aktivitas warga serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan lingkungan.

Program tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang melibatkan berbagai unsur secara bersama-sama.

Dengan adanya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, pelaksanaan BSMSS diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam membangun desa.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Haornas 2026, Pemkab Indramayu Ajak Masyarakat Tingkatkan Semangat Berolahraga

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu mengajak seluruh masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup untuk membangun masyarakat yang aktif, sehat, bugar, dan produktif.

Ajakan tersebut disampaikan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 yang diperingati pada Rabu, 9 September 2026.

Melalui momentum Haornas, masyarakat diajak bersama-sama menumbuhkan semangat berolahraga dan meningkatkan kebugaran. Kebiasaan hidup aktif diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat Indramayu yang semakin sehat dan berdaya.

Semangat peringatan Haornas 2026 di Kabupaten Indramayu mengusung pesan “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar.” Pesan tersebut menjadi dorongan agar olahraga dapat dilakukan secara rutin dan menjadi bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari.

Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin turut menyampaikan ucapan selamat memperingati Haornas 2026 kepada seluruh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu H. Suwenda, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan semangat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran masyarakat.

Peringatan Haornas diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi mampu mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup aktif dan menjaga kebugaran secara berkelanjutan.

Selamat Memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026.

“Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar.”

Sumber: Diskominfo Kabupaten Indramayu

12 Remaja Diamankan Polres Indramayu Terkait Dugaan Tawuran di Sudimampir, 10 Sajam Disita

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Tim URC Resmob Satreskrim Polres Indramayu bersama personel Polsek Balongan mengamankan 12 remaja yang diduga berkaitan dengan aksi tawuran di wilayah Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Senin malam (7/9/2026).

Pengamanan dilakukan setelah petugas menerima informasi mengenai rekaman kamera pengawas (CCTV) milik warga yang beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan tawuran.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar, membenarkan adanya pengamanan tersebut.

Selain mengamankan 12 remaja, petugas juga menyita 10 senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran.

“Petugas mengamankan 12 orang berikut 10 senjata tajam,” ujar AKP Muchammad Arwin Bachar, Selasa (8/9/2026).

Dari 10 senjata tajam yang diamankan, barang bukti tersebut terdiri atas tiga bilah jenis corbek dan tujuh bilah celurit.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, sebagian besar remaja yang diamankan masih berusia di bawah umur. Sebagian di antaranya masih berstatus pelajar, sementara lainnya tidak bersekolah.

Ke-12 remaja yang diamankan masing-masing berinisial MR alias N (16), E alias E (16), AAS alias A (18), IF alias M (11), D (17), HFS alias H (15), NF alias F (15), RG alias R (15), B alias B (16), GSOS (16), AM alias A (17), dan A alias P (15).

Saat ini, seluruh remaja tersebut masih menjalani pemeriksaan oleh kepolisian. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami peran serta keterlibatan masing-masing dalam dugaan aksi tawuran tersebut.

Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah anak terlibat dalam aksi kekerasan maupun kejahatan jalanan.

Masyarakat juga diajak berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas melalui layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu di nomor WhatsApp 0819-9970-0110 atau Call Center Polri 110.

Sumber: Humas Polres Indramayu

Wabup Syaefudin Hadiri Maulid Nabi di Pagirikan, Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Wakil Bupati Indramayu Syaefudin menghadiri pengajian umum dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.1448 Hijriah yang digelar DKM Masjid Miftahul Huda, Desa Pagirikan, Kecamatan Pasekan, Minggu malam (6/9/2026).

Peringatan Maulid Nabi tersebut menjadi momentum bagi masyarakat, khususnya warga Blok Pecantilan, Desa Pagirikan, untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. dengan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Syaefudin mengingatkan agar peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus mampu mendorong peningkatan nilai keagamaan sekaligus memperkuat kehidupan sosial masyarakat.

“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW,” ujarnya.

Ia menilai tema “Meneladani Akhlak Rasulullah Saw. untuk Membangun Masyarakat yang Religius, Rukun, dan Berakhlakul Karimah” sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Syaefudin mengajak masyarakat untuk menjadikan Rasulullah Saw. sebagai teladan dalam membangun hubungan sosial yang harmonis, menjaga persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Mari kita jadikan Rasulullah Saw. sebagai teladan dengan memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga kerukunan, saling menghormati, serta meningkatkan kepedulian dan semangat gotong royong,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap Masjid Miftahul Huda tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat terus berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Masyarakat juga diajak menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum introspeksi dan perbaikan diri, antara lain dengan meningkatkan ibadah, memperbanyak selawat, memperkuat persaudaraan, serta menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga melalui momentum Maulid Nabi ini, kita semakin mampu menerapkan akhlak Rasulullah Saw. dan bersama-sama mewujudkan masyarakat Indramayu yang religius, rukun, harmonis, dan penuh semangat gotong royong,” tutupnya.

Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat kehidupan keagamaan dan kebersamaan masyarakat di Desa Pagirikan. Semangat tersebut sejalan dengan Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika