KIP Kuliah 2026 Jadi Peluang bagi Siswa Indramayu yang Terkendala Biaya Kuliah

INDRAMAYU.radarInformasi.com – Bagi siswa di Kabupaten Indramayu yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tetapi terkendala biaya, Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) Tahun 2026 dapat menjadi salah satu peluang untuk mendapatkan dukungan biaya pendidikan.

KIP Kuliah merupakan program pemerintah yang memberikan bantuan biaya pendidikan kepada lulusan SMA atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik, tetapi mengalami keterbatasan ekonomi.

Berdasarkan informasi resmi KIP Kuliah, calon penerima harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, termasuk memiliki potensi akademik baik, memenuhi kriteria keterbatasan ekonomi, serta lulus seleksi masuk perguruan tinggi.

Siapkan Dokumen Sebelum Mendaftar

Calon mahasiswa yang ingin mendaftar perlu memastikan data kependudukan dan pendidikan telah sesuai. Data yang digunakan dalam pendaftaran antara lain Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), serta alamat email aktif.

Selain itu, calon pendaftar perlu menyiapkan dokumen pendukung kondisi ekonomi sesuai kategori yang dipenuhi, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP), data DTSEN, atau dokumen lain sesuai ketentuan.

Dalam ketentuan KIP Kuliah 2026, keterbatasan ekonomi antara lain dapat dibuktikan dengan kepemilikan KIP, terdata dalam DTSEN maksimal desil 4, atau berasal dari panti sosial/panti asuhan.

Bagi calon pendaftar yang tidak memenuhi kategori tersebut, masih terdapat ketentuan lain untuk dapat mendaftar, antara lain memenuhi persyaratan pendapatan orang tua/wali sesuai ketentuan dan mengunggah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Pendaftaran Dilakukan Melalui Laman Resmi

Pendaftaran akun KIP Kuliah 2026 dilakukan secara online melalui laman resmi KIP Kuliah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Calon pendaftar tahun 2026 yang memenuhi ketentuan dapat melakukan pendaftaran akun dengan memasukkan NIK, NISN, NPSN dan email aktif.

Setelah berhasil membuat akun, calon mahasiswa dapat melanjutkan proses pendaftaran dengan melengkapi data yang diperlukan. Seluruh informasi harus diisi secara benar dan sesuai kondisi sebenarnya karena akan menjadi bagian dari proses verifikasi.

Jangan Keliru, KIP Kuliah Bukan Jaminan Langsung Diterima di Kampus

Calon mahasiswa juga perlu memahami bahwa memiliki akun atau mendaftar KIP Kuliah tidak otomatis membuat seseorang diterima di perguruan tinggi.

Peserta tetap harus mengikuti proses seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur yang dipilih. KIP Kuliah berlaku untuk jalur SNBP, UTBK-SNBT, seleksi mandiri PTN dan seleksi mandiri PTS sesuai ketentuan.

Setelah dinyatakan lulus seleksi masuk perguruan tinggi, calon penerima akan menjalani proses verifikasi kelayakan oleh perguruan tinggi sebelum ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah.

Jadwal KIP Kuliah 2026

Berdasarkan laman resmi KIP Kuliah, pendaftaran akun siswa KIP Kuliah 2026 dibuka mulai 3 Februari hingga 31 Oktober 2026.

Sementara itu, jadwal seleksi yang tercantum meliputi SNBP pada 10–18 Februari 2026, UTBK-SNBT pada 25 Maret–7 April 2026, seleksi mandiri PTN pada 15 Juni–31 Oktober 2026, dan seleksi mandiri PTS pada 15 Juni–31 Oktober 2026. Jadwal dapat berubah sehingga calon pendaftar dianjurkan memantau informasi resmi.

Masyarakat Indramayu Bisa Memanfaatkan Informasi Ini

Bagi pelajar dan orang tua di Indramayu yang memiliki keterbatasan ekonomi, informasi mengenai KIP Kuliah dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mempersiapkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Calon pendaftar diimbau tidak hanya mempersiapkan dokumen, tetapi juga memastikan NIK, NISN, NPSN dan data lainnya telah valid. Jika terdapat permasalahan data, perbaikan perlu dilakukan melalui pihak atau sistem yang sesuai.

Informasi resmi KIP Kuliah juga menyediakan panduan dan FAQ yang dapat digunakan calon mahasiswa untuk memahami persyaratan serta tahapan pendaftaran.

Link Informasi dan Tutorial

Untuk memperoleh informasi resmi mengenai KIP Kuliah 2026, masyarakat dapat mengakses:

Portal resmi KIP Kuliah:
KIP Kuliah Kemdiktisaintek

Panduan dan FAQ KIP Kuliah:
Panduan KIP Kuliah

Tutorial melalui Instagram:
https://www.instagram.com/reel/DUSd_t2ESYK/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=NTc4MTIwNjQ2YQ==

Dengan adanya program tersebut, keterbatasan ekonomi diharapkan tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Calon mahasiswa dapat mempersiapkan diri sejak dini, memastikan data valid, serta mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sumber: KIP Kuliah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Andika

Bupati Lucky Hakim Tutup MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim secara resmi menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Indramayu di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Selasa (18/8/2026).

Mengusung tema “Membuka Pintu Kesempatan, Menjemput Harapan”, penutupan MPLS menjadi momentum bagi para siswa untuk melanjutkan proses pendidikan dengan semangat belajar serta mempersiapkan diri meraih masa depan yang lebih baik.

Bupati Lucky Hakim mengatakan, kehadiran SRT 1 Kabupaten Indramayu merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus menjadi salah satu upaya memutus mata rantai kemiskinan.

Menurutnya, kondisi ekonomi bukan menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih masa depan. Kesempatan memperoleh pendidikan, kerja keras, kemauan belajar, dan semangat untuk maju menjadi modal penting untuk mengubah kehidupan.

“Sekolah Rakyat ini harus aman dan nyaman bagi anak-anak. Jangan sampai ada perundungan, kekerasan. Kalau ada apa-apa jangan sungkan, cerita sama gurunya,” tegas Lucky.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan pendidikan, tetapi juga fasilitas serta pemenuhan kebutuhan gizi bagi para siswa. Program tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.

SRT 1 Indramayu Miliki 370 Siswa

Saat ini, SRT 1 Kabupaten Indramayu tercatat memiliki 370 siswa, terdiri atas 270 siswa baru dan 100 siswa rintisan.

Sebanyak 270 siswa baru tersebut meliputi 90 siswa jenjang SD, 90 siswa jenjang SMP, dan 90 siswa jenjang SMA. Sementara 100 siswa rintisan terdiri atas 50 siswa jenjang SD dan 50 siswa jenjang SMP.

Kepala SRT 1 Kabupaten Indramayu, Mardiani, menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Sekolah Rakyat membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Indramayu.

“Dibutuhkan sinergi, dukungan, dan kolaborasi dari berbagai pihak, khususnya Pemkab, sehingga cita-cita untuk memberikan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkeadilan dapat terwujud, serta mencetak generasi Indramayu yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan memiliki masa depan yang gemilang,” katanya.

Mardiani juga mengingatkan para siswa bahwa berakhirnya MPLS bukan berarti berakhirnya proses belajar. Para siswa diharapkan terus meningkatkan kemampuan, membangun karakter, menjaga kedisiplinan, serta saling mendukung dalam lingkungan sekolah.

Guru dan Siswa Sambut Positif

Guru SMP SRT 1 Indramayu, Anisa Istiqomah, mengatakan keberadaan Sekolah Rakyat memberikan pengalaman sekaligus tantangan bagi tenaga pendidik dalam memberikan pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing siswa.

Ia berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat dapat terus berlanjut sehingga para siswa dapat berkembang menjadi generasi yang sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, salah seorang siswa kelas VII SMP SRT 1 Indramayu, Bunga Aprilia, mengaku senang mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah, terutama kegiatan Pramuka.

“Saya sangat suka kegiatan Pramuka. Guru-guru juga sangat membantu untuk belajar. Terima kasih kepada Presiden dan Bupati Indramayu atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk mendapatkan pendidikan di Sekolah Rakyat,” katanya.

Penutupan MPLS tersebut menjadi awal bagi para siswa SRT 1 Indramayu untuk memasuki proses pembelajaran secara lebih penuh.

Pemerintah berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi ruang pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan mampu membuka peluang bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Hadapi Kekeringan, Pemkab Indramayu Perkuat Irigasi dan Salurkan Pompa Air untuk Petani

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat langkah mitigasi dampak kekeringan terhadap sektor pertanian. Salah satunya melalui pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dan penyaluran bantuan mesin pompa air kepada petani.

Upaya tersebut ditandai dengan Serah Terima Aset Operasional JIAT Inpres Nomor 02 Tahun 2025 sekaligus penyaluran bantuan mesin pompa air yang berlangsung di Balai Benih Tanaman Pangan Kecamatan Cikedung, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Tenaga Ahli Menteri Pertanian Republik Indonesia Hermansyah, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, gabungan kelompok tani, serta sejumlah undangan lainnya.

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah untuk mengurangi dampak kekeringan terhadap lahan pertanian. Upaya tersebut dilakukan melalui bantuan pompa air, pembangunan JIAT, hingga pengembangan program Listrik Masuk Sawah.

Menurut Lucky, keberadaan sarana pengairan sangat penting untuk membantu petani mempertahankan aktivitas bercocok tanam di tengah kondisi musim kemarau.

Ia juga meminta camat dan pemerintah desa turut mengawal pemanfaatan bantuan agar dapat digunakan secara optimal dan memberikan manfaat bagi para petani.

Selain itu, petani didorong untuk tetap produktif dengan menyesuaikan komoditas yang ditanam dengan kondisi musim. Sejumlah tanaman seperti jagung, semangka, melon, dan palawija dinilai dapat menjadi alternatif selama musim kering.

“Selagi para petani masih semangat menanam, kami akan optimistis,” kata Lucky.

Bupati menegaskan, pemerintah akan terus memberikan motivasi kepada masyarakat bahwa sektor pertanian memiliki prospek untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen mempertahankan Indramayu sebagai lumbung pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani,” tuturnya.

63 Titik JIAT Disetujui

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Indramayu Sugeng Heriyanto menjelaskan, pembangunan JIAT terus didorong untuk memperkuat ketersediaan air bagi lahan pertanian yang rentan terdampak kekeringan.

Dari usulan pembangunan JIAT yang disampaikan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, sebanyak 63 titik telah disetujui untuk dibangun, sementara 47 titik tambahan masih dalam proses.

Pembangunan tersebut akan diprioritaskan di kawasan persawahan tadah hujan yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap kekeringan, di antaranya wilayah Gantar, Kroya, Terisi, sebagian Cikedung, dan sebagian Gabuswetan.

“Ini adalah upaya kami dalam memitigasi kekeringan yang ada di Kabupaten Indramayu. Tidak akan bisa berjalan tanpa dukungan semua pihak, terutama teman-teman petani. Saling bersinergi itu yang paling penting,” ujar Sugeng.

Pemerintah Dorong Penguatan Infrastruktur Pengairan

Tenaga Ahli Menteri Pertanian Republik Indonesia, Hermansyah, turut memberikan dukungan terhadap langkah pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pertanian.

Menurutnya, ketersediaan air merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian, khususnya ketika petani menghadapi musim kering.

Pemerintah, kata Hermansyah, terus mendorong pembangunan infrastruktur pengairan, termasuk JIAT dan program Listrik Masuk Sawah. Ketersediaan akses listrik di area pertanian diharapkan dapat memudahkan petani mengoperasikan pompa air dengan sumber energi yang lebih mudah dan terjangkau.

Petani Sambut Positif Bantuan

Bantuan yang diberikan pemerintah mendapat sambutan positif dari kalangan petani. Tawang, petani asal Desa Krasak, mengaku bersyukur dan merasa terbantu dengan dukungan pemerintah.

“Kami bersyukur dan merasa sangat terbantu dengan adanya alsintan dari pemerintah pusat maupun daerah. Ketersediaan air menjadi kebutuhan utama petani agar kegiatan tanam dapat terus berlangsung dan risiko gagal panen dapat ditekan,” ujarnya.

Melalui pembangunan JIAT, bantuan pompa air, serta pengembangan Listrik Masuk Sawah, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap ketahanan sektor pertanian tetap terjaga meski menghadapi ancaman kekeringan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mempertahankan produktivitas pertanian dan posisi Kabupaten Indramayu sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

HUT ke-81 RI, Bupati Lucky Hakim Paparkan Capaian dan Program Prioritas Pemkab Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Indramayu berlangsung khidmat di Alun-Alun Indramayu, Senin (17/8/2026).

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang memperingati kemerdekaan, tetapi juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk menyampaikan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas hingga Agustus 2026.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, pelaksanaan upacara tahun ini sengaja tidak menggunakan tenda atau peneduh.

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bentuk sederhana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kesetaraan, dan solidaritas, sehingga seluruh peserta dapat merasakan kondisi yang sama di bawah terik matahari.

Bupati Lucky menegaskan, peringatan kemerdekaan tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, pengabdian, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Capaian di Bidang Kesehatan

Dalam amanatnya, Bupati Lucky memaparkan sejumlah capaian Pemkab Indramayu. Di sektor kesehatan, cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Indramayu telah mencapai 99,4 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 76 persen.

Pemkab Indramayu juga membiayai 531.642 jiwa peserta PBPU-BP melalui APBD dengan anggaran mencapai Rp233,8 miliar.

Mitigasi Kekeringan dan Infrastruktur

Sementara di sektor pertanian, pemerintah daerah terus memperkuat mitigasi kekeringan, khususnya pada Lahan Baku Sawah (LBS) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Upaya tersebut dilakukan melalui normalisasi saluran, bantuan pompanisasi, hingga pengaturan gilir-giring air bersama kementerian terkait.

Pada sektor infrastruktur, sepanjang 2026 tercatat sejumlah pekerjaan yang telah direalisasikan, di antaranya perbaikan jalan lingkungan sepanjang 20.298 meter, jalan desa 31.200 meter, jalan kabupaten 23.160 meter, normalisasi saluran pembuang 60.170 meter, serta pemasangan 3.199 titik Penerangan Jalan Umum (PJU).

Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat

Di bidang pendidikan dan kesejahteraan, Pemkab Indramayu telah melakukan revitalisasi terhadap 322 sekolah dari jenjang TK hingga SMP.

Selain itu, pemerintah juga mengoperasikan Sekolah Rakyat berkonsep asrama di Cikawung, Kecamatan Terisi, yang saat ini menampung 370 siswa.

Program peningkatan kualitas hunian masyarakat juga terus dilakukan melalui pembenahan 310 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Pemkab Indramayu juga terus mendorong pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat.

Indramayu Raih Peringkat Nasional

Pada sektor tata kelola pemerintahan, Bupati Lucky menyampaikan capaian Kabupaten Indramayu dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025.

“Kabupaten Indramayu berhasil meraih Peringkat ke-5 Nasional dan Peringkat ke-3 di Jawa Barat pada Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025,” ujar Lucky dalam amanatnya.

Bupati berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menutup amanatnya, Bupati Lucky mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk menjaga persatuan serta kondusivitas wilayah.

Ia juga meminta seluruh elemen masyarakat terus berkolaborasi dalam mengoptimalkan pelayanan publik demi mewujudkan visi Kabupaten Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Perkuat Kompetensi Pranata Humas, ASN Indramayu Ikuti Magang di Diskominfo

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya pejabat fungsional Pranata Hubungan Masyarakat (Pranata Humas).

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan magang atau praktik kerja sejumlah Pranata Humas di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, yang berlangsung di Aula Diskominfo, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan magang difokuskan pada penguatan kemampuan komunikasi publik, pengelolaan media digital, produksi informasi, serta strategi komunikasi pemerintahan.

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, magang menjadi ruang pembelajaran bagi Pranata Humas untuk meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas komunikasi publik.

“Magang ini menjadi ruang belajar bersama untuk meningkatkan kompetensi Pranata Humas, khususnya dalam mengelola komunikasi publik dan media digital agar informasi pemerintahan dapat disampaikan secara efektif, akurat, dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Kabupaten Indramayu, Nurde Christien Juniarsy, mengatakan kegiatan magang merupakan salah satu bentuk pengembangan kompetensi ASN sebagaimana mengacu pada Peraturan LAN Nomor 10 Tahun 2018.

“Magang ini salah satu bentuk pengembangan kompetensi ASN. Setelah selesai, peserta akan dievaluasi bersama, termasuk dari sisi teknis dan fungsional,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Diskominfo Kabupaten Indramayu atas dukungan dan penerimaan terhadap peserta magang. Menurutnya, kolaborasi tersebut perlu terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kapasitas ASN.

Pranata Humas Punya Peran Strategis

Plt. Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Indramayu, Firman, turut mendorong para peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas wawasan dan memahami peran strategis Pranata Humas dalam pemerintahan.

“Pranata Humas memiliki peran sentral dalam membangun komunikasi pemerintah dengan masyarakat. Manfaatkan kegiatan ini untuk menyerap ilmu dan pengalaman di bidang komunikasi dan informatika,” tuturnya.

Menurutnya, kemampuan komunikasi publik yang baik menjadi bagian penting dalam memastikan informasi pemerintahan dapat diterima masyarakat secara jelas dan tepat.

Salah seorang peserta magang, Yuana Rachma Damayanti, Pranata Humas Ahli Pertama Bapperida Kabupaten Indramayu, mengaku kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam memperkuat kompetensinya di bidang kehumasan.

“Magang di Diskominfo memberikan kesempatan bagi kami untuk memperdalam komunikasi publik dan pengelolaan media digital. Pengetahuan yang diperoleh akan kami terapkan untuk mendukung pelayanan informasi di perangkat daerah,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong terwujudnya aparatur kehumasan yang profesional, adaptif, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi komunikasi.

Penguatan kapasitas Pranata Humas diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyampaian informasi pemerintahan sekaligus menghadirkan pelayanan informasi publik yang semakin efektif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Tindaklanjuti Instruksi Bupati, Satpol PP Indramayu Razia Miras di Sejumlah Wilayah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Instruksi Bupati Indramayu Lucky Hakim untuk memberantas peredaran minuman keras (miras) dan minuman beralkohol (mihol) mulai ditindaklanjuti. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu bersama unsur TNI-Polri menggelar razia di sejumlah wilayah, Sabtu (15/8/2026) malam.

Razia tersebut dilakukan sehari setelah Bupati Lucky Hakim menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indramayu Nomor 15 Tahun 2006 tentang Pelarangan Mihol.

Aparat gabungan yang terdiri atas unsur kecamatan, Satpol PP, TNI, dan Polri menyasar sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan maupun penyimpanan minuman beralkohol.

Kegiatan serupa juga dilakukan di sejumlah kecamatan. Di antaranya Jatibarang, Lohbener, Sliyeg, hingga Patrol. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif sekaligus mencegah potensi gangguan ketertiban maupun tindak kriminalitas.

Di Kecamatan Jatibarang, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) turut melakukan razia terhadap sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan peredaran miras/mihol.

Penertiban tersebut diharapkan dapat menekan peredaran minuman beralkohol yang berpotensi menimbulkan gangguan ketenteraman dan ketertiban masyarakat.

Pengaruh alkohol juga dinilai dapat menyebabkan seseorang kehilangan kendali atau kesadaran sehingga berpotensi memicu berbagai persoalan sosial. Karena itu, pengawasan dan penindakan terhadap peredaran miras dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Warga Dukung Razia Miras

Langkah pemerintah daerah tersebut mendapat dukungan dari masyarakat. Asep (35), warga Kecamatan Jatibarang, mengaku mendukung kebijakan Bupati Lucky Hakim dalam memberantas peredaran miras di Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, keberadaan miras justru dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan tidak memberikan manfaat bagi lingkungan.

Ia mengaku senang dengan adanya razia karena berharap lingkungan tempat tinggalnya dapat semakin aman, damai, dan nyaman.

“Saya mendukung razia miras. Mudah-mudahan lingkungan semakin aman dan nyaman,” ujarnya.

Asep berharap kegiatan penertiban tidak hanya dilakukan sesaat, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku.

Dengan penegakan Perda Nomor 15 Tahun 2006 serta sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat, upaya menciptakan Kabupaten Indramayu yang Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong (REANG) diharapkan semakin dapat dirasakan masyarakat.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Semarak HUT ke-81 RI, Diskominfo Indramayu Gelar Lomba untuk Pererat Kebersamaan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar berbagai perlombaan 17 Agustusan di lingkungan instansinya.

Mengusung tema “Digitalisasi Cepat, Silaturahmi Erat, Kominfo Hebat”, kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai Diskominfo, termasuk tenaga pendukung serta peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh kekompakan. Berbagai perlombaan digelar tidak hanya sebagai hiburan dalam menyambut hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpegawai.

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, mengatakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh keluarga besar Diskominfo.

“Ini acara kebersamaan kita semuanya. Karena berkat kebersamaan juga dulu para penjajah terusir dari Indonesia,” ujarnya.

Menurut Suwenda, semangat persatuan yang menjadi salah satu kekuatan dalam perjuangan kemerdekaan juga penting diterapkan dalam lingkungan kerja. Dengan membangun kebersamaan dan persatuan, berbagai persoalan dapat diselesaikan secara bersama-sama.

Ia menegaskan, perlombaan yang digelar bukan semata-mata untuk mencari pemenang, melainkan menjadi ruang untuk memperkuat kekompakan dan membangun hubungan yang lebih erat di antara seluruh personel Diskominfo.

Antusiasme juga terlihat dari keterlibatan tenaga pendukung dalam kegiatan tersebut. Salah satunya Andriyana, petugas cleaning service di lingkungan Diskominfo Indramayu, yang mengaku senang dapat ikut serta dalam perlombaan.

“Senang bisa ikut lomba dan dilibatkan dalam kegiatan seperti ini. Jadi bisa berkumpul bersama teman-teman di kantor,” ujarnya.

Beragam perlombaan turut memeriahkan kegiatan, mulai dari cerdas cermat antarbidang hingga volley air. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap perlombaan dalam suasana penuh keceriaan.

Melalui kegiatan tersebut, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Diskominfo Indramayu diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat semangat persatuan, silaturahmi, dan kolaborasi.

Keluarga besar Diskominfo Indramayu diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas, membangun komunikasi, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Aplikasi “Imah Aing” Dibuka, Warga Jabar Bisa Usulkan Rumah Tidak Layak Huni

INDRAMAYU.radarinformasi.com  – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat partisipasi masyarakat dalam penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui aplikasi “Imah Aing”, sebuah platform digital yang dirancang untuk memudahkan masyarakat menyampaikan usulan perbaikan rumah secara mandiri dan transparan.

Sosialisasi aplikasi tersebut digelar pada Rabu (12/8/2026) dan diikuti perwakilan dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, termasuk delegasi Dinas Perumahan dan Permukiman serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu.

Perwakilan Diskominfo Jawa Barat, Rahman, menjelaskan bahwa Imah Aing dikembangkan untuk melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pendataan rumah yang membutuhkan perbaikan.

“Imah Aing ini secara overview ditujukan sebagai inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam mendata rumah tidak layak huni yang informasinya langsung dari masyarakat,” jelasnya.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat, termasuk pengurus RT dan RW, dapat menyampaikan usulan bantuan melalui Sapa Warga maupun Hotline Jabar melalui WhatsApp.

Usulan yang masuk selanjutnya melalui mekanisme verifikasi dan penilaian. Sistem Imah Aing dilengkapi dengan scoring otomatis untuk membantu menentukan prioritas penerima bantuan berdasarkan sejumlah variabel.

Penilaian tersebut antara lain mempertimbangkan penyebab kerusakan rumah, kondisi kesejahteraan masyarakat berdasarkan Desil 1–4, kesesuaian tata ruang, hingga tingkat kerawanan bencana di lokasi rumah.

Selain proses verifikasi, aspek perlindungan data pribadi juga menjadi perhatian dalam penerapan aplikasi tersebut. Rahman mengatakan, akses terhadap data telah diatur sehingga pihak tertentu hanya dapat melihat informasi yang telah dimasking dan tidak dapat mengubah usulan yang telah diajukan.

“Kewenangannya hanya bisa melihat data yang sudah dimasking saja, tidak bisa melakukan edit usulan. Edit usulan hanya bisa dilakukan oleh akun yang melakukan pengusulan,” tegasnya.

Program tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jawa Barat yang mencapai sekitar 46.000 unit pada 2026.

Sementara itu, progres verifikasi dan validasi (verval) data BSPS di Jawa Barat telah mencapai sekitar 68 persen. Pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Indramayu, didorong untuk mempercepat proses verval hingga mencapai 100 persen pada akhir Agustus 2026.

Percepatan tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pembangunan fisik rumah penerima bantuan sehingga dapat segera direalisasikan sebelum akhir tahun.

Melalui aplikasi Imah Aing, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap proses pendataan dan penentuan penerima bantuan Rutilahu semakin terbuka, tepat sasaran, serta melibatkan masyarakat secara langsung dalam pembangunan dan peningkatan kualitas hunian.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Semarak SEKARAYU Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Perkuat Kekompakan Aparatur Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Semarak Kemerdekaan Aparatur Indramayu (SEKARAYU) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah di Alun-Alun Landraad Indramayu, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparra) Kabupaten Indramayu tersebut diikuti perwakilan pegawai dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

SEKARAYU tidak hanya menjadi ajang untuk memeriahkan momentum kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, meningkatkan sportivitas, sekaligus menjaga kebugaran para aparatur.

Sejumlah perlombaan olahraga ketangkasan dan permainan tradisional turut memeriahkan kegiatan tersebut. Di antaranya estafet terompah panjang, estafet air, gerak jalan beregu, ketapel dan airsoft gun, estafet halang rintang, bola keranjang, lompat tali, serta aerobik perorangan.

Kepala Disparra Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, mengatakan kegiatan SEKARAYU menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan sportivitas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, perlombaan yang dikemas secara rekreatif tersebut diharapkan dapat memberikan suasana berbeda bagi aparatur setelah menjalankan rutinitas pekerjaan, sekaligus memperkuat komunikasi antarpeserta dari berbagai perangkat daerah.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun kebersamaan, kekompakan, dan sportivitas. Semangat yang muncul dalam perlombaan ini diharapkan juga dapat dibawa dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat dalam setiap perlombaan. Persaingan berlangsung kompetitif, namun tetap dalam suasana penuh keceriaan dan menjunjung tinggi sportivitas.

Salah seorang peserta dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Diana Putri, mengaku senang dapat mengikuti rangkaian perlombaan SEKARAYU.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan sekaligus mempererat kebersamaan dengan rekan-rekan dari perangkat daerah lainnya.

“Seru sekali mengikuti lomba seperti ini. Selain bisa bersenang-senang, kami juga bisa bertemu dan berinteraksi dengan teman-teman dari OPD lain. Yang paling penting bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi kebersamaan dan kekompakannya,” tuturnya.

Melalui kegiatan SEKARAYU, semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui kemeriahan perlombaan, tetapi juga melalui nilai kebersamaan, sportivitas, gotong royong, dan kekompakan.

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus diterapkan para aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

81 Tahun Merdeka, Begini Perjalanan Panjang Indonesia hingga Proklamasi 17 Agustus 1945

BOGOR.radarinformasi.com – Tepat pada 17 Agustus 2026, bangsa Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di balik kemeriahan perayaan, pengibaran bendera Merah Putih hingga berbagai perlombaan di pelosok negeri, terdapat perjalanan panjang dan penuh pengorbanan yang mengantarkan Indonesia menjadi negara merdeka.

Kemerdekaan Indonesia tidak lahir secara tiba-tiba.

Jauh sebelum Proklamasi dibacakan, wilayah Nusantara telah mengalami penjajahan. Berbagai kerajaan dan masyarakat di daerah melakukan perlawanan terhadap kekuasaan kolonial. Namun, perjuangan yang masih bersifat kedaerahan membuat perlawanan tersebut belum mampu membebaskan seluruh Nusantara.

Memasuki awal abad ke-20, muncul perubahan besar dalam perjuangan bangsa Indonesia.

Perjuangan mulai bergeser dari perlawanan bersenjata yang bersifat lokal menuju gerakan kebangsaan. Berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 menjadi salah satu tonggak penting yang kemudian dikenal sebagai Kebangkitan Nasional.

Kesadaran sebagai satu bangsa semakin tumbuh. Berbagai organisasi pergerakan muncul dan mulai menyuarakan cita-cita kemerdekaan.

Puncak penting dari tumbuhnya semangat persatuan terjadi pada 28 Oktober 1928.

Dalam Kongres Pemuda II, para pemuda mengikrarkan Sumpah Pemuda: bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Semangat tersebut menjadi salah satu fondasi penting menuju lahirnya Indonesia sebagai sebuah negara.

Jepang Datang, Penjajahan Berlanjut

Namun perjalanan menuju kemerdekaan masih panjang.

Pada 1942, Jepang mengambil alih kekuasaan dari Belanda dan menduduki Indonesia. Harapan sebagian rakyat bahwa Jepang akan membebaskan Indonesia justru berujung pada penderitaan baru.

Rakyat mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk pengerahan tenaga secara paksa melalui sistem romusha.

Situasi berubah ketika Jepang mulai mengalami kekalahan dalam Perang Dunia II.

Pada Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Jepang kemudian menyerah kepada Sekutu pada 15 Agustus 1945.

Kabar kekalahan Jepang menjadi momentum yang sangat penting bagi para pejuang Indonesia.

Golongan muda mendesak Soekarno dan Mohammad Hatta agar segera memproklamasikan kemerdekaan tanpa menunggu keputusan Jepang.

Perbedaan pandangan tersebut kemudian melahirkan Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945, ketika Soekarno dan Hatta dibawa oleh sejumlah pemuda ke Rengasdengklok, Karawang.

Setelah melalui perundingan, keduanya kembali ke Jakarta.

Pada malam harinya, teks Proklamasi dirumuskan di kediaman Laksamana Tadashi Maeda. Soekarno, Mohammad Hatta dan Ahmad Soebardjo terlibat dalam perumusan naskah tersebut, sementara Sayuti Melik kemudian mengetiknya.

Detik-Detik Proklamasi

Pagi 17 Agustus 1945, suasana di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta, menjadi saksi salah satu peristiwa paling bersejarah dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Soekarno membacakan teks Proklamasi didampingi Mohammad Hatta.

Bendera Merah Putih kemudian dikibarkan.

Indonesia menyatakan dirinya sebagai negara yang merdeka.

Namun, proklamasi bukan berarti perjuangan langsung berakhir.

Belanda berusaha kembali menguasai Indonesia setelah Perang Dunia II. Perlawanan pun terjadi di berbagai daerah. Salah satu yang paling dikenal adalah Pertempuran Surabaya 10 November 1945.

Selain melalui perjuangan bersenjata, para pemimpin Indonesia juga melakukan diplomasi untuk mempertahankan kemerdekaan.

Perjuangan panjang tersebut akhirnya membawa Indonesia menuju pengakuan kedaulatan oleh Belanda pada 27 Desember 1949.

81 Tahun Kemerdekaan

Kini, 81 tahun setelah Proklamasi, Indonesia telah melewati perjalanan yang sangat panjang.

Dari bangsa yang terpecah dalam berbagai wilayah dan kerajaan, kemudian tumbuh menjadi satu bangsa melalui semangat kebangsaan, hingga akhirnya berdiri sebagai negara yang merdeka.

Karena itu, peringatan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026 bukan sekadar seremoni tahunan.

Merah Putih yang berkibar menjadi pengingat bahwa kemerdekaan dibangun melalui pengorbanan, persatuan dan keberanian para pendahulu bangsa.

Pertanyaan bagi generasi hari ini bukan lagi bagaimana merebut kemerdekaan dari penjajah.

Melainkan, apa yang sudah dilakukan untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan begitu mahal tersebut?

Sebab, 81 tahun Indonesia merdeka bukan hanya tentang menghitung usia sebuah negara, tetapi juga tentang melihat sejauh mana cita-cita kemerdekaan benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Red