Lucky Hakim–Syaefudin Wujudkan Janji, Jalan Rusak di Desa Loyang Kini Mulus Dicor

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Harapan panjang warga Desa Loyang, Kecamatan Cikedung, akhirnya terjawab. Jalan penghubung utama Jatimulya–Cikedung yang selama bertahun-tahun rusak parah kini diperbaiki dan dicor permanen, sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar.

Perbaikan jalan sepanjang 860 meter dengan lebar 4,5 meter ini merupakan realisasi janji Bupati Indramayu, Lucky Hakim, bersama Wakil Bupati Syaefudin. Jalur tersebut bukan hanya akses vital masuk ke Desa Loyang, tetapi juga menjadi jalur utama menuju SMPN 1 Cikedung. Kerusakan sebelumnya disebabkan lalu lintas truk pengangkut tanah merah yang melintas setiap hari.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, saat meninjau langsung perbaikan pada Senin (25/8/2025) menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi prioritas kepemimpinannya bersama Bupati Lucky Hakim. “Alhamdulillah, aspirasi warga Desa Loyang terkait jalan rusak sudah bisa diwujudkan. Semoga dengan kondisi jalan yang mulus ini, aktivitas masyarakat bisa lebih nyaman dan aman,” ujarnya.

Manfaat nyata sudah dirasakan warga. Salim, salah seorang penduduk, mengaku kini lebih tenang berkendara. “Dulu jalan rusak parah, sering khawatir kalau melintas, apalagi banyak truk besar. Sekarang jalannya bagus, jadi jauh lebih aman,” katanya.

Hal serupa dirasakan pihak sekolah. Kepala SMPN 1 Cikedung, Komara Subekti, menuturkan sebelumnya banyak siswanya terjatuh karena jalan licin dan berlubang. “Alhamdulillah, kini anak-anak bisa berangkat dan pulang sekolah dengan lebih aman,” ungkapnya.
Camat Cikedung, Encep Ria Setiadi, turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah. Menurutnya, upaya ini adalah bukti perhatian nyata kepada masyarakat. “Jalan cor ini akhirnya terhubung dengan baik. Warga sangat berterima kasih atas kepedulian pemerintah,” ujarnya.

(Diskom/Andika).

Kebijakan Pro-Rakyat, Bupati Lucky Hakim Hapuskan Denda Pajak di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Menjelang Hari Jadi Indramayu dan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Indramayu membawa kabar baik bagi warganya. Melalui Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/Kepp.396/Bapenda/2025, Bupati Lucky Hakim resmi menghapuskan seluruh denda administrasi pajak daerah yang menumpuk sejak 1994 hingga 2024.

Kebijakan ini disambut antusias masyarakat, khususnya para wajib pajak yang selama bertahun-tahun terbebani sanksi denda. Dengan penghapusan tersebut, warga cukup melunasi pokok pajaknya tanpa lagi dihantui biaya tambahan.

“Ini bukan sekadar angka, melainkan ikhtiar meringankan beban masyarakat. Pasca pandemi dan kondisi ekonomi yang penuh tantangan, kebijakan ini diharapkan mampu memberi ruang lega bagi warga sekaligus mendorong kepatuhan pajak,” ujar Lucky Hakim.

Dorong PAD dan Taat Pajak

Selain menjadi bentuk insentif fiskal, penghapusan denda juga diharapkan mampu memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Lucky menegaskan, program ini digagas sebagai kado Hari Jadi Indramayu, sekaligus pemicu agar masyarakat lebih taat membayar pajak di masa depan.

Secara hukum, keputusan ini mengacu pada UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Bupati Indramayu Nomor 23 Tahun 2025.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Indramayu, Amrullah, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari 14 Program Percepatan Visi Indramayu Reang. Fokus utamanya pada Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

“Loket pembayaran telah dibuka di tiap kecamatan dengan jadwal khusus. Selain itu, kami juga menyiapkan hadiah bagi wajib pajak yang disiplin serta apresiasi bagi desa yang mampu melunasi PBB-P2 tepat waktu,” terang Amrullah.

Desa Taat Pajak Diganjar Hadiah

Hingga Juli 2025, tercatat tiga desa di Kecamatan Jatibarang berhasil melunasi PBB-P2. Desa Pawidean menempati posisi pertama, disusul Desa Jatisawit dan Desa Sukalila. Pemerintah daerah pun memberikan hadiah sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian tersebut.

Kebijakan penghapusan denda ini dinilai sebagai langkah nyata pemerintah daerah yang berpihak pada rakyat. Banyak warga mengaku terbantu karena beban pajak yang semula berat kini bisa dilunasi dengan lebih ringan.

“Rasanya seperti hadiah kemerdekaan. Kami lega karena bisa melunasi tunggakan tanpa tambahan denda,” ungkap seorang wajib pajak.

Dengan kebijakan ini, Pemkab Indramayu menegaskan komitmennya menghadirkan pemerintahan yang pro-rakyat, responsif, dan humanis terhadap kebutuhan masyarakat.

(Diskom/Andika)

DPRD Indramayu Panggil Kadisdikbud, Dugaan Pungli di Sekolah Negeri Jadi Sorotan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Isu pungutan liar (pungli) di sekolah negeri kembali mencuat dan menuai protes dari orang tua murid. Merespons hal tersebut, DPRD Indramayu memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Caridin, guna memberikan penjelasan terkait dugaan praktik pungli yang terjadi di sejumlah sekolah dasar negeri.

Sekolah yang mendapat sorotan publik di antaranya SDN 1 Paoman, SDN 1 Kepandean, dan SDN Panyindangan Wetan. Keluhan muncul lantaran adanya biaya tambahan, mulai dari pembelian buku paket hingga iuran lain yang dinilai membebani wali murid.

Sekretaris Fraksi PKB DPRD Indramayu, Imron Rosadi, membenarkan agenda pemanggilan tersebut. Ia menyampaikan bahwa rapat bersama Kadisdikbud telah digelar Komisi II DPRD pada Rabu (20/8/2025).

“Kadisdikbud Indramayu sudah hadir dalam rapat dengan Komisi II DPRD kemarin,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).

Kasus dugaan pungli ini semakin mempertegas tantangan sektor pendidikan di Indramayu yang belakangan kerap menjadi sorotan publik. Orang tua murid merasa kecewa karena pendidikan yang seharusnya gratis sesuai aturan pemerintah, justru masih dibebani biaya tambahan.

Masyarakat berharap melalui langkah DPRD ini, praktik pungli di sekolah negeri dapat segera dihentikan sehingga dunia pendidikan di Indramayu kembali bersih, transparan, dan berpihak pada peserta didik.

Reporter : Andika

SLB Negeri Pahlawan Hadirkan Kelas Jauh, Cegah Anak Berkebutuhan Khusus Putus Sekolah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upaya mencegah anak putus sekolah di kalangan penyandang disabilitas terus dilakukan oleh SLB Negeri Pahlawan. Melalui program Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS) yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat, sekolah ini menghadirkan layanan pendidikan khusus berupa kelas jauh atau unit layanan yang tersebar di beberapa desa di Kabupaten Indramayu.

Slb negri pahlawan kabupaten indramayu jl.pahlawan no.89 kelurahan lemahmekar kecamatan indramayu,” pada sabtu (23/08/25).

Kepala SLB Negeri Pahlawan, Siti Komariah, M.Pd, menjelaskan bahwa pihaknya sudah lebih dulu bergerak sejak tiga tahun lalu dengan membuka tiga kelas jauh. Lokasinya berada di Desa Sukareja Kecamatan Balongan, Desa Tenajar Kidul Kecamatan Kertasemaya, dan Kecamatan Karangampel.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian kami agar anak-anak berkebutuhan khusus yang berada di pelosok desa tetap bisa bersekolah tanpa harus menempuh jarak jauh. Kami berusaha mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Siti Komariah.

Ia menambahkan, anak-anak berkebutuhan khusus yang mengikuti program ini mayoritas berasal dari keluarga tidak mampu. Kondisi tersebut membuat mereka memiliki keterbatasan dalam mendukung kebutuhan pendidikan, terutama sarana dan prasarana.

Meski demikian, para guru tetap menunjukkan dedikasi penuh dengan mengajar secara ikhlas, kompeten, dan sepenuh hati.

“Walaupun sarana terbatas, guru-guru kami tidak pernah mengeluh. Mereka justru semakin bersemangat karena bisa hadir langsung di tengah masyarakat dan melayani anak-anak yang benar-benar membutuhkan perhatian,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, SLB Negeri Pahlawan juga bekerja sama dengan pemerintah desa setempat. Aparat desa memberikan dukungan penuh dengan menyediakan tempat untuk kegiatan belajar.

Reporter : Andika

Pelaku Pembunuhan Putri Apriyani Dibekuk di NTB

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pelarian Alvian Sinaga, tersangka utama pembunuhan terhadap Putri Apriyani di Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu, akhirnya terhenti. Setelah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), ia berhasil ditangkap tim Satreskrim Polres Indramayu bekerja sama dengan aparat kepolisian di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penangkapan berlangsung pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Kabar tersebut segera menjadi sorotan publik Indramayu, yang sejak awal mengikuti perkembangan kasus ini dengan penuh perhatian.

“Saya membaca banyak unggahan di Facebook mengenai penangkapan pelaku. Alhamdulillah akhirnya polisi berhasil menangkapnya. Terima kasih Polres Indramayu yang tidak pernah menyerah memburu pelaku hingga ke NTB,” ungkap Amin, warga Indramayu.

Kasus tragis yang merenggut nyawa Putri Apriyani sempat mengguncang masyarakat luas. Kini, dengan ditangkapnya pelaku, harapan akan tegaknya keadilan bagi keluarga korban perlahan terjawab. Alvian Sinaga saat ini sudah diamankan dan tengah menjalani proses hukum di Polres Indramayu.

Reporter : Andika

Sinergi TNI dan Polri di Terisi Indramayu, Patroli Hari Libur Sasar Objek Vital

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Polsek Terisi, Polres Indramayu, Polda Jabar kembali menggelar patroli di wilayahnya, Minggu siang (24/8/2025).

Patroli tersebut menyasar beberapa lokasi mulai dari pertokoan modern, area perbankan, hingga jalur utama di Kecamatan Terisi.

Selain melakukan pengawasan, petugas juga menyempatkan berdialog dengan warga.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Terisi AKP Joni mengatakan, patroli Mingguan ini merupakan upaya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Polsek Terisi hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, mencegah tindak kriminalitas, dan memastikan wilayah tetap kondusif,” ujarnya

Patroli juga dilakukan secara gabungan bersama unsur TNI dan pihak keamanan di sejumlah lokasi objek wisara.

Sinergi itu mampu memperkuat pengawasan, guna mengantisipasi gangguan kamtibmas. Dengan patroli rutin ini, Kapolsek berharap masyarakat semakin merasa aman dan nyaman.

Sementara itu, Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu melapor bila menemukan potensi gangguan keamanan.

“Jika ada potensi gangguan kamtibmas, masyarakat bisa segera melapor melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp 081999700110 atau call center 110,” kata AKP Tarno.

reporter : Andika

Metal Silhouette Competition 2025: Generasi Muda Diajak Kenali Olahraga Menembak

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Antusiasme warga tampak memadati Desa Pagirikan, Kecamatan Pasekan, Minggu (24/8/2025), saat Lomba Menembak Metal Silhouette Competition 2025 resmi digelar. Ajang ini terselenggara berkat kerja sama antara Perbakin Beringin Sharp Shooter Indramayu Club (BESSIC) dan Karang Taruna Desa Pagirikan.

Pembukaan acara dilakukan oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim yang diwakili Wakil Bupati Syaefudin. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada peserta, panitia, serta Karang Taruna yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.

“Atas nama pemerintah daerah dan keluarga besar Perbakin, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan tamu undangan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang bermanfaat, terutama bagi generasi muda,” ucap Syaefudin.

Ia menambahkan, olahraga menembak bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan sarana melatih konsentrasi, ketelitian, kedisiplinan, serta membentuk karakter. “Nilai sportivitas dan mental kuat yang tumbuh dari olahraga menembak diharapkan dapat ditanamkan pada generasi muda Indramayu,” tuturnya.

Wabup juga menegaskan pentingnya keberlanjutan kerja sama antara BESSIC dan Karang Taruna agar tidak berhenti pada kompetisi ini saja, melainkan terus melahirkan kegiatan sosial serta pembinaan anak muda di berbagai bidang.

Selain itu, ia mengajak generasi muda untuk ikut berperan aktif mewujudkan visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong). “Selamat bertanding. Junjung sportivitas, utamakan keselamatan, dan jadikan ajang ini sebagai wadah belajar sekaligus mempererat persaudaraan,” pungkasnya.

Ketua Umum BESSIC, Elfian Ali, menambahkan bahwa lomba ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tiga bulan sekali. Tahun ini, ratusan peserta dari berbagai daerah ikut ambil bagian. “Selain menyalurkan hobi, ajang ini juga memperkuat silaturahmi antarpecinta olahraga menembak di Indramayu,” jelasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Targetkan 10 Ribu Ular, Strategi Indramayu Perangi Tikus Demi Panen Petani

INDRAMAYU.radarinformasi.com. Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menggulirkan terobosan baru untuk melindungi hasil pertanian. Sabtu (23/8/2025), Bupati Indramayu Lucky Hakim kembali melepas ratusan ular di area persawahan Kecamatan Sindang.

Program yang diberi nama “Ular Sahabat Petani” ini menjadi strategi ramah lingkungan dalam menekan populasi hama tikus yang selama ini merugikan petani. Jenis ular yang dilepaskan, yakni koros dan lanang sapi, diketahui tidak berbisa dan relatif aman bagi manusia.

Lucky Hakim menargetkan hingga 10 ribu ekor ular akan dilepas di sawah-sawah Indramayu. “Ular adalah predator alami tikus. Kehadirannya akan membantu petani menjaga hasil panen tanpa harus menggunakan racun tikus yang justru berbahaya bagi lingkungan,” ujarnya.

Selain menjaga ekosistem, langkah ini juga diharapkan memperkuat ketahanan pangan di Indramayu. Lucky bahkan memberikan edukasi langsung kepada petani agar tidak takut pada ular yang dilepaskan. “Ular ini justru takut dengan manusia. Kalau bertemu, jangan dibunuh, cukup diusir saja, mereka pasti lari,” tegasnya.

Petani Sindang menyambut positif inisiatif tersebut, terlebih dengan penjelasan langsung dari bupati. Mereka berharap pelepasan ribuan ular bisa benar-benar menekan serangan tikus dan meningkatkan hasil panen di Indramayu.

(DiskomInfo Indramayu)

Andika.

Polres Indramayu Gelar Sertijab Tiga Pejabat Utama

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Apel Polres Indramayu pada Sabtu pagi (23/8/2025) saat berlangsungnya Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakapolres, Kasat Narkoba, dan Kapolsek Gabuswetan.

Upacara dipimpin langsung Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., dengan Kabag SDM KOMPOL Bekti Setiawan, S.I.P., M.Si. sebagai Perwira Upacara dan IPDA Eka Purwanto bertindak sebagai Komandan Upacara.

Hadir dalam kegiatan tersebut pejabat utama Polres Indramayu, para Kapolsek jajaran, personel Polres, ASN, serta Bhayangkari Cabang Indramayu.

Tiga pejabat yang resmi berganti posisi, yakni:

Wakapolres Indramayu, dari KOMPOL Meilawaty, S.H., S.I.K., M.M. kepada KOMPOL Tahir Muhiddin, S.E., S.I.K., M.M., CPHR.

Kasat Narkoba Polres Indramayu, dari AKP Tatang Sunarya, S.E., M.H. kepada AKP Boby Bimantara, S.Tr.K., S.I.K., M.H.

Kapolsek Gabuswetan, dari AKP Agus Kristiana, S.HI. kepada IPTU Karnadi, S.H.

Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menyampaikan bahwa Sertijab merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang rutin digelar. Rotasi jabatan, kata dia, merupakan bentuk penyegaran dan pembinaan karier untuk meningkatkan kinerja organisasi.

“Pergantian pejabat diharapkan membawa semangat baru, melanjutkan program yang sudah berjalan baik, sekaligus menghadirkan inovasi dalam pelayanan, pengamanan, maupun penegakan hukum,” ujarnya.

Ia juga menegaskan agar para pejabat baru segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas dengan penuh dedikasi.

“Mari bersama menjaga nama baik institusi, dekat dengan masyarakat, serta memberikan pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara,” pungkasnya.

(Humas Polres Indramayu)

Reporter : Andika

Migrant Care Temui Wabup Syaefudin, Bahas Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja Migran Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menerima audiensi dengan Migrant Care, sebuah lembaga yang fokus pada isu pekerja migran, Jumat (22/8/2025). Dalam pertemuan itu, sejumlah rekomendasi dan hasil survei lapangan dipaparkan untuk mendorong perbaikan nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu.

Perwakilan Migrant Care, Leli, menjelaskan pihaknya telah melakukan survei di sembilan desa terkait kondisi pekerja migran maupun purna migran. Dari temuan tersebut, muncul berbagai persoalan, mulai dari minimnya jaminan sosial, keberlanjutan usaha ekonomi purna PMI, hingga kebutuhan adanya pelayanan terpadu di tingkat desa.

“Pada 2022 dan 2024, banyak PMI tidak terlindungi jaminan sosial. Keluarga mereka pun sebagian besar tidak terdaftar sebagai penerima. Dari sisi ekonomi, sebagian purna PMI sempat menjalankan usaha, namun banyak yang berhenti pada 2024 karena keterbatasan modal. Kondisi ini membuat mereka kembali bekerja ke luar negeri,” ungkap Leli.

Migrant Care mendorong pemerintah daerah untuk memberi akses permodalan agar purna PMI bisa mengembangkan usaha tanpa harus kembali merantau. Selain itu, lembaga ini juga merintis Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) di desa survei, yang menyediakan layanan input data migrasi hingga pengaduan kasus purna PMI.

Wabup Syaefudin mengapresiasi langkah Migrant Care. Ia menegaskan bahwa Pemkab Indramayu berkomitmen memperkuat perlindungan pekerja migran, termasuk dukungan usaha, bantuan sosial, serta penanganan kasus kecelakaan dan kematian.

“Migrant Care adalah mitra strategis. Tidak semua PMI pulang dalam kondisi berhasil, sehingga pemerintah wajib hadir memberi perlindungan dan solusi. Kami juga akan menjembatani akses purna PMI ke lembaga perbankan agar mereka bisa mandiri,” ujar Syaefudin.

Kepala Disnaker Indramayu, Endang Ismiati, menambahkan bahwa permasalahan pekerja migran bersifat lintas sektor, mencakup pra-penempatan, masa bekerja, hingga fase kepulangan. Pihaknya juga menaruh perhatian pada anak-anak yang ditinggalkan orang tua bekerja ke luar negeri, melalui pemantauan bersama Disduk-P3A.

“Untuk purna PMI, kami siapkan program pelatihan, pemberdayaan, sampai rehabilitasi sosial. Kendala pemasaran produk juga kami bantu melalui kerja sama dengan Diskopdagin,” jelas Endang.

Hingga Agustus 2025, Disnaker mencatat 38 laporan kasus PMI, dengan 27 di antaranya sudah ditangani. Edukasi migrasi aman juga terus digencarkan di desa-desa untuk mencegah praktik perdagangan orang (TPPO).

Dalam audiensi tersebut, Migrant Care menyerahkan hasil survei beserta contoh praktik desa migrasi aman di Desa Juntinyuat kepada Wakil Bupati Syaefudin. (Diskominfo Indramayu).

Reporter : Andika