
BOGOR.radarinformasi.com – Kepala Desa Bojong Murni, Muhammad Kusnadi, menyampaikan klarifikasi resmi terkait aksi demonstrasi yang terjadi di Desa Bojongmurni. Klarifikasi ini ditujukan untuk meluruskan sejumlah pemberitaan yang dianggap tidak akurat mengenai pelaksanaan program pembangunan desa. Jumat (3/1)
Dalam pernyataan resminya, Kepala Desa menegaskan beberapa poin penting terkait isu yang berkembang:
1. Pembangunan TPT Sarana Olahraga RW 11
Isu bahwa pembangunan ini hanya terealisasi sebagian meski dianggarkan Rp57,48 juta dinyatakan tidak benar. Menurut Kusnadi, pembangunan telah selesai 100% sesuai rencana awal, dengan bukti dokumentasi terlampir.
2. Renovasi Posyandu Kampung Jambu Luwuk
Renovasi Posyandu yang menggunakan anggaran Rp35 juta telah sepenuhnya direalisasikan, dengan bukti pendukung yang juga telah disediakan.
3. Program Pemberdayaan Masyarakat Desa
Dana sebesar Rp40 juta untuk program ini telah disalurkan sesuai rencana dan bukti pelaksanaannya sudah dilampirkan.
4. Penguatan Ketahanan Pangan
Anggaran sebesar Rp92,23 juta untuk program ini telah direalisasikan sepenuhnya. Kusnadi memastikan transparansi dengan melampirkan bukti pelaksanaan.
5. Renovasi Kantor Desa
Renovasi kantor desa yang disebut baru selesai 50% meskipun telah dianggarkan Rp35 juta dijelaskan masih dalam tahap pelaksanaan, bukan mangkrak, dengan bukti realisasi turut dilampirkan.
6. Operasional 15 Posyandu
Dana sebesar Rp15,75 juta untuk operasional 15 Posyandu di desa telah digunakan sesuai peruntukan, dengan bukti pertanggungjawaban yang jelas.
Kusnadi meminta media untuk memuat hak jawab ini guna memberikan informasi yang utuh dan berimbang kepada masyarakat, sesuai asas jurnalistik cover both sides. “Kami berharap keterangan resmi ini dapat dipublikasikan untuk memenuhi hak masyarakat terhadap informasi yang benar dan akurat, sebagaimana yang diatur dalam Pasal 5 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Pers,” ujar Kusnadi.
Pernyataan ini diakhiri dengan harapan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak berdasar. Kepala Desa Bojongmurni juga mengundang pihak terkait untuk berdialog langsung guna membahas isu yang masih belum dipahami.
Untuk informasi lebih lanjut, Muhammad Kusnadi dapat dihubungi melalui nomor 0821-2177-2587.
Reporter : Rizal





















