INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Indramayu bersama instansi terkait melakukan pengurangan ketinggian pintu air Im Balas untuk mengendalikan aliran Sungai Cimanuk. Langkah ini diambil setelah air dari Blok Sawah Kembar, Desa Pabean Udik, mulai memasuki area pemukiman warga. Minggu (23/2)
Camat Indramayu, Indra Mulyana, AP, M.Si, dalam keterangannya di lokasi, menjelaskan bahwa upaya ini merupakan hasil koordinasi intensif dengan pihak terkait. “Kami telah berkoordinasi untuk segera mengurangi ketinggian pintu air di Im Balas. Hal ini penting mengingat air sudah memasuki permukiman warga di Pabean Udik,” ujarnya, Sabtu (22/2).
Pintu air Im Balas berperan sebagai pengendali aliran Sungai Cimanuk yang mengalir ke wilayah Cimanuk Lama, melintasi kawasan perkotaan hingga Pabean Udik dan Brondong. Pengurangan debit air diharapkan dapat mencegah meluasnya genangan dan memastikan keselamatan warga.
Kegiatan ini turut dipantau oleh Bupati Indramayu, Lucy Hakim, dan Wakil Bupati, Syaefudin. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat.
“Langkah ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk mewujudkan Indramayu yang aman dan nyaman,” pungkas Indra Mulyana.
Dengan pengurangan debit pintu air, diharapkan situasi dapat segera terkendali dan masyarakat terhindar dari dampak banjir yang lebih luas.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu menggelar Bahtsul Masail untuk membahas dan mendiskusikan permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat. Minggu (23/2)
Permasalahan yang dibahas pada Bahtsul Masail MUI Kabupaten Indramayu kali ini yakni permasalahan bansos yang tidak tepat sasaran, masjid yang dikunci pada malam hari padahal masyarakat membutuhkan, dan hukum memiliki khodam.
Ketua MUI Kabupaten Indramayu KH. Muhammad Syatori mengatakan, kegiatan Bahtsul Masail dilaksanakan setiap 3 bulan sekali dan membahas permasalahan ataupun isu yang tengah ramai dibicarakan oleh masyarakat.
Syatori berharap, dengan hadirnya pemimpin baru di Indramayu akan membawa dampak perubahan yang signifikan terutama dalam pencapaian visi Indramayu Reang (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong)
“Dengan visi religius sebagai visi pertama mudahmudahan ini dapat meningkatkan nuansa keagaman di Kabupaten Indramayu,” kata Syatori.
Sementara Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin mengatakan, bersama dengan Lucky Hakim siap untuk meningkatkan nuansa religius di Kabupaten Indramayu saat ini. Program yang sudah berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat akan dilanjutkan. Sementara program yang masih kurang segera dibereskan.
“Gerakan mengaji 15 menit bagi ASN dan pelajar itu harus terus kita lanjutkan karena manfaatnya sangat bagus bagi Indramayu,” tegas Syaefudin ketika membuka Bahtsul Masail di Ponpes Assyaugi Desa Kertanegara Kecamatan Haurgeulis, Sabtu (22/2/2025).
Selanjutnya, gerakan khatam Al-qur’an di mushola mushola juga akan dibangkitkan kembali.
Syaefudin menambahkan, sinergitas dan kolaborasi antara ulama dan umaro menjadi modal penting dalam membangun Kabupaten Indramayu.
“Mari kita terus bersama agar sinergitas dalam membangun Indramayu ini bisa kita wujudkan,” kata Syaefudin.
Pada kesempatan itu Wakil Bupati Indramayu Syaefudin juga menyampaikan apresiasi luar biasa kepada santri Ponpes Assyaugi yang telah menampilkan kemampuannya dalam menghafal Al-qur’an dengan metode jari.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu memberikan pelatihan penguatan dan peningkatan pendayagunaan Warga Binaan, untuk menghasilkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada Jumat 21 Februari 2025. Sabtu (22/2)
Kegiatan yang dilakukan di lingkungan Blok Hunian Wanita ini dihadiri oleh Kepala Lapas, Fery Berthoni, Kasubsi Giatja, Petugas Anggota Jaga Wanita dan Pelatih Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina, Mahani.
“Kegiatan ini melibatkan seluruh warga binaan wanita Lapas Indramayu. Mereka diberi pelatihan mengolah bahan makanan menjadi kudapan seperti pastel bihun sayur dan puding mangga yang mana kegiatan ini untuk mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto,” ungkap Fery Berthoni.
Diketahui, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan telah menetapkan 13 program Akselerasi guna mendukung visi Asta Cita Presiden RI. Dimana salah satunya adalah penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM.
Dikatakan Fery, pelatihan mengolah bahan makanan ini diadakan setiap dua minggu sekali. Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pendayagunaan warga binaan dalam menghasilkan produk UMKM.
Dalam pelaksaan kegiatan tersebut, Lapas Indramayu bekerja sama dengan Pelatih pengolahan makanan CSR Pertamina RU VI Balongan Indramayu.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu berhasil panen hasil pembinaan kemandirian berupa sayuran jenis caisim, Jumat (21/02). Dengan memanfaatkan area brandgang yang terbatas, Lapas Indramayu mampu menghasilkan 35 kg dalam sekali panen.
Kalapas Indramayu, Fery Berthoni beserta Pejabat terkait turut serta memanen hasil pertanian bersama warga binaan. Ia mengatakan keberhasilan panen ini merupakan komitmen Lapas Indramayu dalam mendukung program ketahanan pangan.
“Panen ini merupakan bukti keberhasilan Lapas Indramayu dalam memberikan pembinaan kepada warga binaan. Ini juga merupakan komitmen kami dalam mendukung Asta Cita Presiden terkait ketahanan pangan dan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik Giatja), Annisa Tegus Saputri mengatakan membutuhkan setidaknya 25 hari untuk sampai pada proses panen. Ia juga memuji warga binaan yang sudah memiliki pengetahuan untuk mengolah lahan menjadi lebih produktif.
Annisa mengungkapkan, hasil dari panen yang dilaksanakan telah memiliki pasar diluar Lapas dan mencuri perhatian karena lebih segar.
“Apresiasi yang diberikan masyarakat terhadap hasil warga binaan seperti hasil panen ini semoga dapat menambah motivasi mereka untuk lebih produktif. Sehingga tujuan pembinaan agar mereka menjadi pribadi lebih baik bagi masyarakat dan program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah dapat tercapai,” tutup Annisa.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Wakil Bupati Indramayu periode 2025-2030, H. Syaefudin, memulai hari pertama tugasnya dengan penuh semangat dan optimisme. Sehari setelah dilantik, Syaefudin langsung berkeliling untuk melihat situasi Pendopo Indramayu dan sekitarnya. Jumat (21/2)
Tiba di Pendopo Indramayu untuk menjalankan agenda pertamanya sebagai Wakil Bupati Indramayu, kedatangannya disambut langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu, Aep Surahman beserta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu.
Mengawali kunjungannya, Syaefudin melihat langsung ruangan kerja Bupati. Selanjutnya, ia berkeliling Pendopo untuk meninjau berbagai fasilitas, termasuk ruang makan, serta ruang pusaka yang memiliki nilai historis bagi Kabupaten Indramayu.
Dalam kesempatan tersebut, Syaefudin menyampaikan rasa terima kasih kepada pemimpin sebelumnya, Bupati Indramayu periode 2021-2025, Hj. Nina Agustina. Beliau menegaskan komitmennya untuk meneruskan program yang telah berjalan baik serta memperbaiki hal-hal yang masih perlu penyempurnaan.
“Yang sudah bagus kita tingkatkan, yang belum beres kita bereskan. Dengan semangat, derap langkah kita samakan untuk menyatukan jalan agar lebih mudah ke depannya,” ujarnya.
Setelah mengunjungi area Pendopo, Wakil Bupati melanjutkan silaturahmi dengan para Asisten Daerah (Asda), Staf Ahli, dan Kepala Bagian (Kabag). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan diri sekaligus memperkuat koordinasi di antara jajaran pemerintahan.
Tidak hanya itu, H. Syaefudin juga menyempatkan diri meninjau Gedung Sekretariat Daerah (Sekda) A dan B, serta Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Diakhiri menuju ruang kerja Wakil Bupati sebagai tempat dia akan melaksanakan tugasnya ke depan.
Dalam setiap kunjungannya, dia berdialog dengan para pegawai guna memahami kondisi kerja dan kendala yang dihadapi di masing-masing instansi.
Syaifudin menegaskan pentingnya solidaritas dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Indramayu yang lebih maju.
“Silaturahmi dan cengkrama dengan para staf ini penting untuk menumbuhkan rasa kebersamaan. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa bekerja lebih efektif dan efisien dalam melayani masyarakat,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap, di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, Kabupaten Indramayu akan terus meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Aksi protes yang diorganisir oleh Aliansi Mahasiswa Indramayu Melawan berakhir dengan kericuhan setelah massa berusaha menerobos masuk ke Kantor DPRD Indramayu. pada Kamis, 20 Februari 2025. Upaya tersebut memicu bentrokan berupa dorong-mendorong antara pengunjuk rasa dan aparat kepolisian yang berjaga di lokasi. Jumat (21/2)
Sebelum ketegangan memuncak, ratusan mahasiswa terlebih dahulu menggelar longmarch menuju gedung dewan sambil menyuarakan aspirasi. Dalam aksinya, mereka juga membakar ban bekas sebagai simbol protes terhadap pemangkasan anggaran pendidikan yang menjadi salah satu pokok tuntutan.
Menurut Carhendi, koordinator aksi, demonstrasi tersebut mengusung 17 poin tuntutan yang kemudian disederhanakan di lapangan. Tuntutan utama mereka adalah pendidikan gratis yang ilmiah dan demokratis, serta pembatalan kebijakan jpemangkasan anggaran pendidikan.
“Kami menuntut pemerintah menciptakan pendidikan yang terjangkau, berkualitas, dan adil, karena pendidikan merupakan hak dasar bagi seluruh warga negara,” ujar Carhendi.
Ia juga menegaskan bahwa aksi serupa akan terus dilakukan jika aspirasi mereka tidak mendapat respons dari pihak terkait. “Kalau tuntutan ini diabaikan, kami pasti akan turun ke jalan lagi,” tegasnya.
Kekecewaan pun dirasakan para demonstran karena tidak diizinkan masuk ke gedung DPRD. “Kami merasa dihalangi untuk menyampaikan suara. Seharusnya mereka sebagai wakil rakyat mendukung, bukan justru menghambat,” tambah Carhendi.
Setelah mengadakan dialog dengan perwakilan DPRD, massa akhirnya membubarkan diri meski situasi sempat memanas di sekitar lokasi aksi.
BOGOR.radarinformasi.com – Peredaran rokok ilegal tanpa cukai semakin marak di wilayah Cisarua dan sekitarnya, termasuk di wilayah lain seperti Megamendung dan Ciawi. Sejumlah warung pengecer di beberapa titik mengaku mendapatkan pasokan rokok non cukai dari seorang pemasok besar bernama Iyan, yang berdomisili di Desa Cilember RT 03/04, Kecamatan Cisarua. Fenomena ini menimbulkan tanda tanya besar terkait pengawasan dari aparat penegak hukum (APH), yang dinilai belum mengambil tindakan tegas. Jumat (21/2)
Berdasarkan keterangan sejumlah pedagang, Iyan disebut sebagai pemasok utama rokok ilegal yang beredar luas di wilayah tersebut karena harganya jauh lebih murah dibanding rokok bercukai.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, Iyan mengakui bahwa ia menjual rokok non cukai. “Memang benar saya memasok rokok non cukai ini ke beberapa warung. Namun saya belum lama berjualan rokok ini,” jelasnya melalui sambungan seluler.
Ironisnya, pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan temuan awak media, yang mana banyak penjual dari warung membeberkan bahwa mereka menerima pasokan rokok non cukai tersebut dari Iyan.
Sebagai contoh salah satu pemilik warung kelontong di Teluk Pinang, yang menyatakan bahwa ia menerima rokok tersebut dari Iyan. “Rokok non cukai yang saya beli biasanya diantar oleh sales, dan sales tersebut mengambil dari Iyan,” ujar pemilik warung yang enggan disebutkan namanya.
Pemilik warung juga memberikan nomor sales tersebut kepada awak media untuk mengkonfirmasi kebenarannya. Saat awak media melakukan konfirmasi kepada sales melalui sambungan telepon, sales tersebut membenarkan dan berjanji akan mempertemukan awak media dengan pemasok (Iyan). Namun hingga tayangnya berita ini, sales tersebut hilang dan tidak merespon awak media.
Pengertian, Risiko dan Potensi Cukai Hilang Akibat Rokok Non Cukai
Rokok non cukai atau rokok ilegal adalah rokok yang beredar tanpa pita cukai resmi dari pemerintah. Karena itu, tidak ada perhitungan cukai yang berlaku untuk rokok ini. Namun, berikut beberapa faktor yang bisa digunakan untuk memperkirakan harga dan potensi kerugian negara akibat rokok ilegal:
Perhitungan Potensi Cukai yang Hilang
Jika rokok non cukai dijual dengan harga lebih murah dari rokok legal, kita bisa menghitung potensi cukai yang hilang menggunakan rumus:
Cukai Hilang = Jumlah Batang Rokok Non Cukai x Tarif Cukai per Batang
Misalnya, jika ada 10.000 bungkus rokok ilegal (isi 20 batang/bungkus) dan seharusnya dikenai cukai Rp1.231 per batang (untuk SKM Golongan I): 10.000 x 20 x 1.231 = Rp246.200.000
Ini adalah potensi kerugian cukai yang seharusnya masuk ke negara.
Risiko Rokok Non Cukai
• Hukum: Rokok tanpa pita cukai adalah ilegal dan dapat dikenakan sanksi pidana atau denda.
• Kualitas: Tidak terjamin karena tidak melalui pengawasan pemerintah.
• Ekonomi: Mengurangi pendapatan negara dari cukai tembakau.
Rokok ilegal ini memang dijual dengan harga lebih murah dibanding produk resmi, sehingga menarik minat masyarakat yang ingin menghemat pengeluaran. Namun, di sisi lain, maraknya peredaran rokok tanpa cukai ini berpotensi merugikan negara dari segi penerimaan pajak serta dapat berdampak pada kesehatan masyarakat akibat tidak adanya pengawasan standar produksi.
Hingga saat ini, belum ada tindakan nyata dari pihak berwenang untuk menindaklanjuti kasus ini. Beberapa warga menduga aparat mengetahui keberadaan jaringan distribusi rokok ilegal ini, tetapi memilih untuk tidak bertindak.
Selain itu, menurut Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, peredaran rokok ilegal berpotensi melanggar Pasal 54 dan Pasal 56. Pelanggar dapat dikenakan sanksi pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun serta denda hingga 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayarkan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak aparat terkait dugaan pembiaran peredaran rokok ilegal di Cisarua dan sekitarnya.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik 961 kepala daerah di Istana Kepresidenan. Pelantikan ini mencakup 33 gubernur beserta wakilnya, 363 bupati dan 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan 85 wakil wali kota di Jakarta pada Kamis pagi (20/02/25).
Di antara para pemimpin yang dilantik, Lucky Hakim dan Syaefudin resmi mengemban amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu. Pelantikan ini merujuk pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.31719 Tahun 2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Kabupaten dan Kota hasil Pilkada Serentak 2024 untuk masa jabatan 2025-2030.
Kehadiran Lucky Hakim-Syaefudin sebagai pemimpin baru di Indramayu disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat. Hamzah (27), warga Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, berharap duet pemimpin tersebut dapat menghadirkan lebih banyak peluang kerja di daerahnya.
“Semoga kepemimpinan Lucky Hakim dan Syaefudin mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan,” ungkap Hamzah.
Harapan senada disampaikan Indra (35), warga Kelurahan Paoman, yang menginginkan adanya kebijakan yang berpihak pada kebutuhan rakyat, terutama terkait harga bahan pokok. “Saya sebagai pedagang kecil berharap harga kebutuhan sehari-hari bisa lebih terjangkau,” kata Indra.
Masyarakat Indramayu kini menanti realisasi program kerja yang dijanjikan, seiring dengan semangat baru yang diusung kepemimpinan Lucky Hakim dan Syaefudin.
BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor menggelar upacara pemberian penghargaan, pemusnahan barang bukti narkoba, serta peresmian gedung pelayanan publik dan rumah susun (rusun) Polres Bogor pada Kamis (20/2/2025) di lapangan apel Polres Bogor pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat dari kepolisian, militer, pemerintahan daerah, serta tokoh masyarakat. Kamis (20/2)
Sejumlah pejabat yang hadir dalam acara ini antara lain Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Tato Hadiyan, Kapoksahli Pangdam III/Siliwangi Brigjen TNI Albertus Magnus Suharyadi, Danrem 061/Surya Kencana Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi, Kapuslabfor Polri Brigjen Pol Sudjarwoko, Kapusdik Reserse Brigjen Pol Agus Santoso, Ditresnarkoba Polda Jabar Kombes Pol Johanes R. Manalu, Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Julius, Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor H. Ade Ruhandi, Ketua DPRD Sastra Winara, Ketua MUI Kabupaten Bogor, serta pejabat dari berbagai instansi terkait.
Pemberian Penghargaan
Kegiatan diawali dengan upacara pemberian penghargaan kepada 35 personel Polres Bogor dan Polresta Bogor Kota. Penghargaan diberikan atas prestasi luar biasa dalam pengungkapan berbagai kasus kriminal, termasuk keberhasilan mengungkap pabrik narkoba jenis tembakau sintetis seberat satu ton oleh Satnarkoba Polres Bogor.
Selain itu, personel Polresta Bogor Kota mendapatkan penghargaan atas pengungkapan kasus pembunuhan satpam, penyalahgunaan senjata api, serta tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Satnarkoba juga berhasil mengungkap penyalahgunaan narkoba jenis sabu seberat 21 kg dan pil ekstasi sebanyak 19.950 butir.
Tak hanya itu, anggota Satlantas Polresta Bogor Kota menerima penghargaan atas aksi heroik mengawal kendaraan yang membawa pasien sesak napas dengan skema contra flow menuju RS PMI. Sementara itu, salah satu bintara juga mendapatkan apresiasi atas keberhasilannya mengungkap kasus pembunuhan satpam, penyalahgunaan senjata api, dan tindak pidana pengeroyokan.
Pemusnahan Barang Bukti Narkoba
Setelah pemberian penghargaan, acara dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti narkoba yang telah memiliki ketetapan hukum tetap. Pemusnahan diawali dengan uji laboratorium yang dipimpin langsung oleh Puslabfor Polri. Selanjutnya, barang bukti dimusnahkan secara simbolis dan disaksikan oleh para pejabat terkait.
Pemusnahan barang bukti ini merupakan wujud nyata komitmen Polres Bogor dalam memberantas peredaran narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bogor.
Peresmian Gedung Pelayanan Publik dan Rusun
Kegiatan diakhiri dengan peresmian gedung pelayanan publik dan rusun Polres Bogor. Gedung pelayanan publik ini terdiri dari:
• Lantai 1: Pelayanan terpadu yang mencakup Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan pelayanan Satuan Cek dan Catatan Kriminal (SCKC) bagi masyarakat.
Diharapkan dengan adanya gedung pelayanan publik ini, Polres Bogor dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menciptakan kenyamanan, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dengan berbagai pencapaian ini, Polres Bogor terus berkomitmen dalam menegakkan hukum dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tarutung sepakati Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) pada Rabu kemarin. Kamis (20/2)
Penandatanganan PKS dilakukan di Aula Rutan Kelas IIB Tarutung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring, dan Pimpinan Cabang BRI Tarutung, Arwan Zamroni. Kepala Rutan Tarutung dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada BRI Cabang Tarutung atas dukungan yang diberikan.
“Perjanjian Kerja sama ini tanda ketaatan atas perintah dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto untuk pengalihan pembayaran Gaji dan Remunerasi seluruh pegawai dilingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke Bank BRI.
Evan menyampaikan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memberikan kemudahan dan manfaat lebih bagi pegawai dalam mengakses layanan keuangan. “Kami berharap seluruh pegawai mendukung proses ini agar transisi sistem payroll berjalan lancar dan tanpa kendala. Kerja sama ini tidak hanya memperkuat pengelolaan keuangan, tetapi juga memberikan keuntungan lebih bagi pegawai dalam memanfaatkan layanan perbankan dari BRI,” terangnya.
Perpindahan sistem payroll ke Bank BRI ini merupakan juga tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, yang menekankan pentingnya efisiensi dalam sistem pembayaran gaji pegawai. Perubahan ini juga harus disertai semangat kerja yang tetap tinggi.
Pimpinan Cabang BRI Tarutung, Arwan Zamroni menyampaikan apresiasi kepada Rutan Tarutung atas inisiatif yang diambil dalam menjalin kemitraan ini. “Kami sangat mengapresiasi langkah Rutan Tarutung yang telah menggandeng kami sebagai mitra strategis. BRI siap mendukung penuh segala kebutuhan perbankan dan program-program sosial bermanfaat,” tegasnya.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, Yudi Suseno, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya silaturahmi dan kolaborasi antara Rutan Kelas IIB Tarutung dan Bank BRI. Beliau menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menciptakan pelayanan publik yang unggul. Yudi berharap agar hubungan baik ini terus dipelihara dan ditingkatkan melalui program-program inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari kerja sama ini, BRI turut menggelar sosialisasi kepada seluruh petugas Rutan Tarutung meliputi pengenalan berbagai produk dan layanan perbankan, seperti BRImo dan program literasi keuangan yang diharapkan meningkatkan pemahaman petugas mengenai pengelolaan keuangan secara digital dan modern.