Kodim 0606/Kota Bogor Gelar Apel Gabungan dan Aksi Bersih Sungai Cipakancilan Sambut Bulan Suci Ramadhan

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, Kodim 0606/Kota Bogor menggelar apel gabungan serta aksi pembersihan Sungai Cipakancilan. Kegiatan ini berlangsung di lapangan parkir TPU Blender, Jalan Kebon Pedes, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada pukul 07.00 WIB. Kamis (27/2)

Apel gabungan dipimpin oleh Kapten CHB SS Rumalutur, Pasi Ter Kodim 0606/Kota Bogor, dan diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai unsur Forkopimcam serta masyarakat setempat. Sejumlah instansi turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Camat Tanah Sareal, anggota Koramil Tanah Sareal, Polsek Tanah Sareal, lurah se-Kecamatan Tanah Sareal, BPBD Kota Bogor, Tagana, FKPPI, Satgas Ciliwung, Pramuka, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Brimob, Satpol PP, serta warga sekitar.

Dalam amanatnya, Kapten CHB SS Rumalutur menekankan tiga poin utama kepada peserta apel:

• Mengoptimalkan pembersihan Sungai Cipakancilan agar tetap bersih dan terjaga kelestariannya.

• Menjaga keselamatan dan keamanan seluruh personel serta peralatan yang digunakan dalam kegiatan ini.

• Menjalankan tugas dengan semangat dan kebersamaan guna menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman, khususnya dalam menyambut bulan Ramadhan.

Setelah apel, peserta langsung bergerak membersihkan Sungai Cipakancilan dengan mengumpulkan sampah, mengangkat lumpur, serta membersihkan area sekitar bantaran sungai.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, aksi ini juga menjadi wujud sinergi antara aparat pemerintah, instansi terkait dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Bogor yang lebih bersih dan sehat, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

Reporter : Rizal

Lomba TTG 2025: Pemkab Indramayu Cari Inovasi dan Teknologi untuk Ketahanan Pangan dan Pemulihan Ekonomi Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kembali menggelar Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kabupaten Tahun 2025. Rabu (26/2)

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai Rabu, 26 Februari hingga Kamis, 27 Februari 2025 ini mengusung tema “Maju Bersama Membangun Indramayu dengan Inovasi dan Teknologi untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Pemulihan Ekonomi Desa” dipusatkan di Aula DPMD Indramayu. 

Lomba ini bertujuan untuk mendorong daya inovasi masyarakat dalam menciptakan teknologi yang dapat meningkatkan usaha ekonomi produktif dan kreatif berbasis potensi unggulan daerah. 

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Suyitno, menjelaskan, Lomba TTG merupakan agenda tahunan yang menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan inovasi yang bermanfaat. 

“Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga upaya konkret untuk mengatasi berbagai permasalahan di masyarakat serta menjawab kebutuhan mereka melalui teknologi yang tepat guna,” ujarnya. 

Suyitno juga menambahkan, manfaat TTG sangat luas, mulai dari meningkatkan efisiensi usaha kecil dan menengah, membantu sektor pertanian dan perikanan, hingga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. 

“Teknologi-teknologi yang ditampilkan diharapkan dapat memberikan solusi nyata bagi masyarakat, baik dalam aspek ekonomi maupun lingkungan. Oleh karena itu, inovasi yang lahir dari lomba ini akan terus didorong untuk berkompetisi di tingkat nasional,” pungkasnya. 

Salah satu juri dari DPMD Provinsi Jawa Barat, Ari, memberikan motivasi kepada para peserta untuk menampilkan inovasi mereka dengan percaya diri. 

“Kepada peserta, tolong jangan grogi, ini inovasi dari kita untuk kita. Teknologi yang dikembangkan di sini akan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” katanya. 

Dalam kompetisi tahun ini, sebanyak 21 inventor dari berbagai kecamatan di Indramayu menampilkan inovasi mereka. Beberapa di antaranya adalah alat pendeteksi pH air pada pertanian hidroponik berbasis loT oleh Wildan Al-Ghifari, sistem monitoring kadar air kolam ikan dan pengontrol pakan otomatis oleh Rizgi Julianto Bachtiar, serta alat penangkap tikus tanpa menyakiti yang dikembangkan oleh Mashudi. Selain itu, ada juga sistem pendeteksi jalan rusak oleh Putri Rizgiyah dan teknologi pemilahan sampah oleh M. Salman Affarisi. 

Di bidang pertanian dan lingkungan, inovasi seperti alat pembasmi organisme pengganggu tanaman pada cabai oleh Nuraini, reaktor fermentasi pupuk oleh Ninin Asminah, serta tanur pembakar sampah dari Posyantek Sadewa Haurgeulis menjadi perhatian utama. Sementara itu, di sektor energi, M. Rahmat menampilkan teknologi pemanasan tungku uap yang dapat menyuplai energi listrik, serta Posyantek Pekuwon Jaya Tukdana menghadirkan kompresor pengomposan yang efisien. 

Dengan suksesnya pelaksanaan Lomba TTG 2025, Pemerintah Kabupaten Indramayu optimis bahwa inovasi yang dihasilkan akan berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi desa.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Forum Bhayangkara Indonesia Kabupaten Indramayu Rayakan HUT ke-4

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Forum Bhayangkara Indonesia Kabupaten Indramayu menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 di Auditorium Gedung Serbaguna SMK Muhammadiyah, Jalan Raya Kandanghaur. Acara ini turut dihadiri oleh berbagai elemen organisasi dan tokoh masyarakat pada Rabu (26/02/25).

Ketua Panitia, H. Sarjani, dalam wawancara kepada awak Media, menyampaikan rasa terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah meliput kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa peringatan ulang tahun ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat (ORMAS) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Indramayu.

“Kami akan terus menjadikan peringatan ulang tahun ini sebagai ajang mempererat koordinasi dan kerja sama dengan semua elemen, baik ORMAS, LSM, maupun instansi lainnya,” ujar Sarjani.

Selain merayakan HUT Forum Bhayangkara Indonesia, acara ini juga bertepatan dengan ulang tahun Ketua Doyang Susanto yang ke-72. “Ini menjadi momen spesial karena selain memperingati HUT ke-4 Forum Bhayangkara Indonesia, hari ini juga merupakan ulang tahun Ketua Forum. Semoga ke depan kita terus bersinergi untuk kebaikan masyarakat,” tambahnya.

Ketua Forum Bhayangkara Indonesia, Doyang Susanto dalam wawancara kepada awak Media, menuturkan bahwa acara ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk perwakilan dari Paksi, GEMPAR, PP Polri, KPK, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Ia berharap Forum Bhayangkara Indonesia semakin aktif dalam memberikan dukungan hukum dan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami siap hadir kapan pun masyarakat membutuhkan bantuan, terutama dalam hal pemahaman hukum. Forum Bhayangkara Indonesia akan selalu berperan dalam memberikan edukasi dan perlindungan hukum bagi masyarakat,” kata Doyang.

Dalam acara tersebut, Forum Bhayangkara Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Indramayu dan wakilnya, yang baru saja dilantik. Mereka berharap kepemimpinan baru ini dapat membawa perubahan positif bagi daerah.

Perayaan HUT ke-4 Forum Bhayangkara Indonesia berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan, termasuk sesi diskusi dan silaturahmi antara peserta yang hadir. Para tamu undangan turut memberikan ucapan selamat dan doa bagi kemajuan organisasi ke depannya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Keren! Kang Ade Putra Indramayu Pimpin Audit Sistem Manajemen Mutu LSP Lemhannas RI

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Keren ! Asesor Lisensi Kepala yang berkarir di Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Ade Syaekudin yang merupakan putra asli Indramayu ditunjuk sebagai ketua tim visitasi pelaksanaan audit sistem manajemen mutu LSP pada Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Selasa (25/2/2025). Kamis (26/2)

Ade Syaekudin menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian audit awal BNSP dalam memastikan kelayakan sistem manajemen mutu LSP pada Lemhannas RI sehingga benar-benar memenuhi ketentuan pedoman BNSP. Kemudian pada saat LSP diberikan legacy lisensi oleh BNSP mampu memiliki penjaminan mutu kelembagaan yang kuat dan tertelusur. 

“LSP Lemhannas RI saat ini memiliki 1 (satu) skema sertifikasi yang mengacu kepada Standar Kompetensi Kerja Khusus yaitu Skema Sertifikasi Okupasi Pengajar Lemhanas dan kita berharap kedepan LSP Lemhannas mampu mengembangkan skema skema sertifikasi dalam rumpun Ketahanan Nasional,” kata Kang Ade sapaan akrabnya yang didampingi anggota tim Asesor Lisensi Arifatun Nurjannah dan Andre di Kantor Lemhannas RI. 

Sementara itu Sekretaris Utama LSP Lemhannas RI Komjen Polisi Drs. R. Z. Panca Putra SM., Si, mengapresiasi kedatangan tim visitasi BNSP dalam pelaksanaan Full Assessment untuk memastikan semua infrastruktur LSP Lemhannas RI baik sarana dan prasarana, Sumber Daya Manusia dan Dokumen Sistem Manajemen Mutu LSP telah memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan dan berharap tim BNSP terus memberikan bimbingan dan mengawal secara kontinu LSP Lemhannas RI sampai mendapatkan lisensi dari BNSP. 

“Kepada temen temen LSP saya sampaikan ikuti semua ketentuan dan jadikan LSP kita sebagai lembaga yang kredibel dan mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai lembaga yang independen dalam memastikan penjaminan mutu sebuah profesi,” kata Panca. 

Panca menambahkan, pihaknya akan terus konsisten dalam menyusun strategi keilmuan dengan menerapkan pilar-pilar ketahanan nasional yang akan di kemas dalam sebuah konsep skema sertifikasi seperti kompetensi wawasan kebangsaan, geopolitik wawasan nusantara, kepemimpinan nasional, sistem manajemen nasional, kewaspadaan nasional dan geostrategi ketahanan nasional. 

“Ke enam pilar keilmuan itu menjadi sebuah fondasi kokoh dalam membangun Ketahanan nasional dan ke depannya akan kita jadikan sebuah standar yang terukur melalui instrumen uji kompetensi LSP” pungkas Panca. 

Kegiatan visitasi BNSP dihadiri juga oleh Ketua LSP Lemhannas RI Laksamana Muda Sawa, SE., M.M., Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bidang Sosial Budaya Brigjen TNI Joseph Robert Giri, S.I.P., M.Si, Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bidang Strategi Brigjen Pol Cornelius Wisnu Adji Pamungkas, S.I.K, beserta seluruh pejabat dan pengurus LSP Lemhannas. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Menteri Imipas Ajak Warga Binaan Rutan Cipinang Makan dan Diskusi Bersama

JAKARTA.radarinformasi.com – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, makan bersama Warga Binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang pada Selasa (25/2) siang. Rabu (26/2)

Bukan sekadar makan bersama, kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antara Warga Binaan dengan petugas serta memberikan semangat dalam menjalani pembinaan.

Menteri Agus Andrianto menyapa langsung warga binaan dan mengajak mereka untuk berdiskusi, membuka ruang kepada warga binaan untuk menyampaikan aspirasi mereka. Bahkan Agus  menawarkan warga binaan untuk mengikuti pelatihan di Bengkel Kerja Nusakambangan.

“Pembinaan bukan hanya soal menjalani hukuman, tetapi juga tentang bagaimana menjalani masa pidana dengan baik, terus memperbaiki diri dan kembali menjadi individu yang lebih baik di masyarakat. Jika teman-teman berminat bisa kita ikutkan pelatihan kemandirian di Nusakambangan, kita sudah buat beberapa modul untuk pembelajaran disana,” ajaknya.

Bertepatan menjelang bulan Ramadan Menteri Agus mengajak para Warga Binaan dan seluruh petugas Pemasyarakatan untuk lebih menghargai karunia Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Bulan puasa ini seharusnya bisa menjadi ajang evaluasi diri agar menjadi insan yg lebih baik, kita semua perlu berpuasa dari hal-hal yang akan menjerumuskan atau merugikan diri, jika tidak bisa berbuat banyak kepada masyarakat setidaknya kita bisa menjaga diri agar tidak menjadi masalah bagi orang lain,” pesannya.

Menteri Agus bersama warga binaan rutan cipinang menikmati menu yang sama dengan warga binaan, sesuai dengan jadwal menu bagi warga binaan cipinang pada hari itu. Pada kesempatan itu juga, Menteri Agus bertukar jatah makan dengan salah satu warga binaan dan menyantapnya bersama.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Baznas Indramayu Salurkan Bantuan Z-Mart dan Perkuat Pengumpulan Zakat Ramadhan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) menjelang bulan Ramadhan 1446 H. Acara ini berlangsung di Kantor Baznas Indramayu, Jl. Letjen Sutejo, Kelurahan Lemahabang, Kecamatan Indramayu. Kegiatan ini juga menjadi momentum penyerahan program Z-Mart bagi 50 penerima manfaat (PM) yang tersebar di beberapa wilayah Indramayu pada Selasa (25/02/25).

Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Aspuri, Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa program Z-Mart merupakan bagian dari program Baznas RI yang bertujuan memberdayakan mustahik, yaitu penerima zakat, agar dapat meningkatkan taraf hidup mereka. “Program ini menyasar mustahik yang memiliki warung atau toko kecil, tetapi kekurangan modal. Dengan bantuan ini, diharapkan mereka dapat ‘naik kelas’, dari mustahik menjadi munfiq, bahkan muzaki di masa depan,” ujar Aspuri.

Menurutnya, Kabupaten Indramayu menjadi salah satu dari lima kabupaten/kota di Jawa Barat yang mendapatkan program  Z-Mart dari Baznas RI. Masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan barang dagangan senilai Rp4 juta, bukan dalam bentuk uang tunai. Barang tersebut dikirim langsung oleh Baznas RI melalui proses asesmen yang dilakukan oleh lembaga tersebut. Pendampingan usaha juga akan diberikan oleh pendamping yang ditunjuk oleh Baznas RI.

“Kami di Baznas Kabupaten Indramayu hanya bertugas menyeleksi penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mereka menghindari praktik pinjaman yang mencekik, seperti meminjam Rp100 ribu tetapi harus mengembalikan Rp300 ribu. Dengan program ini, usaha mereka bisa berkembang secara bersih dan sehat,” tambah Aspuri.

Selain peluncuran program Z-Mart, rapat koordinasi ini juga membahas penguatan pengumpulan zakat fitrah dan infaq menjelang Ramadhan. Aspuri menekankan pentingnya seluruh masyarakat Indramayu yang mampu untuk menunaikan zakat fitrah, termasuk untuk anak yang baru lahir. “Kami berharap zakat fitrah ini disalurkan melalui Baznas Kabupaten Indramayu agar pendistribusiannya lebih merata dan tepat sasaran,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Baznas Indramayu juga berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu. Acara dihadiri oleh Kabag Kesra sebagai perwakilan Pemda. “Setiap kegiatan Baznas selalu berkoordinasi dengan Pemda, karena kami adalah mitra pemerintah daerah. Kami berupaya mendukung visi dan program Bupati dan Wakil Bupati, terutama dalam mewujudkan Indramayu yang religius dan sejahtera,” kata Aspuri.

Program Z-Mart ini diharapkan tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga mendorong penerima manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup secara berkelanjutan. “Kami ingin mustahik yang dibantu hari ini kelak menjadi munfiq dan bahkan muzaki. Inilah esensi pemberdayaan yang diupayakan oleh Baznas,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Hero Sulistiyono Sampaikan Salam Perpisahan dan Ucapan Terimakasih Kepada Jajaran Lapas Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menggelar pisah sambut Kepala Lapas (Kalapas), Selasa (25/02/2025), di Aula setempat.

Kepemimpinan tersebut berganti, dari Hero Sulistiyono kepada Fery Berthoni. Kalapas Indramayu lama, Hero kini dipindahtugaskan ke Lapas Kelas IIB Muara Dua, Sumatera Selatan.

Dalam pisah sambut tersebut, Hero menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh unsur yang telah mendukung kinerjanya selama di Lapas Indramayu. “Terimakasih kepada seluruh instansi yang mendukung kinerja Lapas, sehingga selama saya di Lapas Indramayu semuanya berjalan,” ucapnya.

“Kepada seluruh jajaran Lapas Indramayu, terimakasih atas keguyuban dan kerukunannya. Dengan kerjasama yang baik, tidak ada berita miring. Jajaran Lapas Indramayu memang super power,” imbuh Hero.

Sedangkan Fery Berthoni, Kalapas Indramayu baru yang sebelumnya merupakan Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Narkotika Jakarta, mengatakan bahwa ia akan mempertahankan apa yang sudah dicapai Hero sebelumnya.

“Izinkan kami bergabung menjadi keluarga besar Lapas Indramayu. Mudah-mudahan kita bisa mempertahankan apa yang telah dicapai, dan meraih apa yang belum tercapai oleh Bapak Hero,” tutur Fery.

Sementara itu, Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat, Sumarwoto Hendra Budi yang turut hadir dalam pisah sambut mewakili Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Jabar berpesan, baik kepada Kalapas lama dan baru untuk mewujudkan program unggulan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

“Pesan kami mewakili pimpinan wilayah adalah, lanjutkan apa yang menjadi program unggulan dari kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dari program Asta Cita, yang diterjemahkan menjadi 13 dan diprioritaskan menjadi 5 sesuai arahan menteri, dirjen dan kakanwil kami,” ujarnya.

Selain Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat, kegiatan pisah sambut tersebut juga dihadiri oleh Dandim 0616/Indramayu, Letkol Inf Yanuar Setyaga S.I.P, serta Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Cirebon, Kuningan dan Majalengka.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

LSM PAKAR RI Desak Kapolda Sumut Tindak Tambang Ilegal di Taput

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Dugaan praktik pertambangan tanpa Izin yang berlokasi di aliran sungai situmandi Parhitean Kelurahan Partali Toruan Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara, masih jadi persoalan yang berlarut-larut hingga saat ini, Pengurus LSM PAKAR RI, Harris Lumbantoruan dan Tim minta Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, berantas mafia tambang tanpa izin di aliran sungai situmandi Parhitean Kelurahan Partali Toruan Kecamatan Tarutung. Selasa (25/2)

Harris menilai, penambang ilegal adalah kegiatan memproduksi batu gunung, yang dilakukan oleh para pengusaha inisial PH, BH, DKK tanpa memiliki izin, tidak menggunakan prinsip pertambangan yang baik, serta memiliki dampak negatif bagi lingkungan hidup, ekonomi, dan sosial bahkan sampai merusak Jalan Usaha Tani milik warga desa parbaju toruan yang bertani dekat lokasi tambang.

“Selain tersebut penambang tanpa izin, dapat memicu kerusakan lingkungan. Kegiatan ini juga memicu terjadinya konflik horisontal di dalam masyarakat,” kata Harris kepada awak media, Selasa (25/2/2025)

Penambang ilegal juga mengabaikan kewajiban-kewajiban, baik terhadap Negara maupun terhadap masyarakat sekitar. “Karena mereka tidak berizin, tentu akan mengabaikan kewajiban-kewajiban yang menjadi tanggung jawab penambang sebagaimana mestinya, mereka tidak tunduk kepada kewajiban sebagaimana pemegang IUP dan IUPK untuk menyusun program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk juga pengalokasian dananya,” ujarnya.

Harris juga menilai jika kasus mafia tambang ini memang secara tradisi sudah terjadi sekian lama di aliran sungai situmandi Parhitean Kelurahan Partali Toruan, Kecamatan Tarutung, bahkan pihak penegak hukum seakan tutup mata dan terkesan ada pembiaran, khususnya aktifitas tambang ilegal, tanpa adanya penindakan dari aparat yang berwenang dalam hal ini Polres Taput.

Dari sisi regulasi, penambangan ilegal melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Lebih lanjut kata Harris, bahwa orang yang melakukan penambangan tanpa izin dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000.000. Termasuk juga setiap orang yang memiliki IUP pada tahap eksplorasi, tetapi melakukan kegiatan operasi produksi, dipidana dengan pidana penjara diatur dalam pasal 160.

Untuk itu Harris Lumbantoruan minta Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto harus mengambil langkah konkret dan tegas, tutupnya.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Ditinjau Wamenag, Embarkasi Haji Indramayu Siap Berangkatkan 60 Kloter Jamaah Haji 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Embarkasi Haji Jawa Barat di Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu siap memberangkatkan 60 kloter jamaah haji dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Selasa (25/2)

Hal tersebut ditegaskan Wakil Menteri Agama RI, Romo Muhammad Syafi’i ketika meninjau Embarkasi Haji Jawa Barat, Senin (24/2/2025) di Indramayu. 

Menurut Romo, pihaknya memberikan perhatian terhadap Embarkasi Haji Jawa Barat yang ada di Kabupaten Indramayu. Embarkasi Haji ini ditopang pula dengan kesiapan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati – Majalengka yang pada tahun 2024 lalu juga dijadikan sebagai keberangkatan dan pemulangan jamaah haji dari berbagai wilayah di Jawa Barat. 

“Dari Embarkasi Haji Jawa Barat di Indramayu ini rencananya akan diberangkatkan sebanyak 60 kloter. Kita coba terus persiapkan semuanya,” kata Romo 

Sementara itu Wakil Bupati Indramayu Syaefudin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Indramayu siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan pelaksanaan ibadah haji yang diberangkatkan dari Embarkasi Haji Jawa Barat Indramayu.

“Tadi kita menerima kedatangan Wamenag. Kita pastikan Embarkasi Haji ini siap untuk memberangkatkan 60 kloter. Kamar-kamar sudah siap, air juga siap disuplai dari Perumdam Tirta Darma Ayu, kata Syaefudin didampingi Forkopimda Indramayu. 

Syaefudin menambahkan, pihaknya siap memberikan layanan terbaik bagi jamaah haji apalagi yang akan berangkat dari Embarkasi Haji Indramayu tersebut meliputi daerah Kabupaten dan Kota Cirebon, Kuningan, Majalengka, Indramayu, Sumedang dan Subang.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung Kunjungan Kerja ke Kantor Biro BMN Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

JAKARTA.radarinformasi.com – Dalam upaya meningkatkan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang lebih transparan dan akuntabel sesuai dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto. Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kepala Biro BMN Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Senin 24 Februari. Selasa (25/2)

Kepala Biro BMN Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jayanta Surbakti menyambut baik kunjungan ini dan dalam sambutannya, Jayanta Surbakti menekankan pentingnya pengelolaan aset dan BMN yang baik untuk mendukung kelancaran operasional serta peningkatan kualitas layanan bagi warga binaan.

“Pengelolaan aset yang teratur dan sesuai dengan aturan yang berlaku merupakan faktor penting dalam menjaga keberlanjutan dan efektivitas pelayanan di Rutan. Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan akuntabilitas pengelolaan BMN,” ujar Jayanta Kepala Biro BMN.

Jayanta juga mengadakan diskusi dengan pihak Rutan terkait berbagai tantangan dalam pengelolaan aset dan BMN. Dalam diskusi ini, Jayanta memberikan saran dan masukan mengenai cara meningkatkan sistem inventarisasi aset dan strategi pemeliharaan jangka panjang. Jayanta juga menyampaikan pentingnya kolaborasi yang kuat antara pihak pengelola aset dengan tim keuangan untuk memastikan tidak ada aset yang tidak terdata atau terabaikan.

Ditempat yang sama, Evan Sembiring mengucapkan terima kasihnya atas sambutan dan masukan Kepala Biro BMN dalam hal pengelolaan aset di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung.

“Tentunya hal ini merupakan ilmu baru yang kami dapatkan dalam hal pengelolaan aset barang milik negara, kami mengucapkan terima kasih banyak atas kesediaan waktu Bapak Kepala Biro BMN dan ilmu yang yang diberikan”, ujar Evan Karutan Tarutung.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumut, Yudi Suseno berikan tanggapan positif atas kinerja yang dilakukan Rutan Kelas IIB Tarutung atas upaya menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan aset negara di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal