Bencana Banjir Bandang di Puncak: Korban Jiwa, Infrastruktur Lumpuh, dan Respons Cepat Pemerintah

BOGOR.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, sejak Sabtu (1/3/2025) sore hingga Minggu dini hari menyebabkan banjir bandang yang menghancurkan infrastruktur serta menelan korban jiwa. Luapan sungai yang tak mampu menampung debit air merendam permukiman warga, merusak jembatan penghubung, serta mengganggu aktivitas masyarakat. Senin (3/3)

Banjir yang terjadi di Kecamatan Cisarua ini berdampak serius, terutama di Desa Jogjogan dan Desa Citeko. Jalan Hankam, yang menjadi jalur utama penghubung, lumpuh total akibat jembatan yang ambruk diterjang derasnya arus banjir. Puluhan rumah di sekitar aliran sungai mengalami kerusakan ringan hingga berat, sementara sejumlah kendaraan milik warga dilaporkan hanyut terbawa arus.

Korban Jiwa Ditemukan Puluhan Kilometer dari Lokasi Kejadian

Salah satu dampak paling tragis dari banjir ini adalah jatuhnya korban jiwa. Seorang warga bernama Asep Mulyana (45), asal Kampung Pesanggrahan, Desa Citeko, terseret arus deras saat mencoba menyelamatkan barang-barangnya dari dalam rumah yang mulai terendam air.

Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan telah dikerahkan sejak Sabtu malam untuk mencari korban. Namun, pencarian sempat terkendala oleh cuaca ekstrem serta derasnya arus sungai yang menyulitkan penyisiran. Setelah dua hari pencarian, jasad Asep Mulyana akhirnya ditemukan pada Senin (3/3/2025) pukul 10.15 WIB di Bendung Ciawi, yang berjarak puluhan kilometer dari lokasi awal ia terseret.

Komandan Kompi Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, menyampaikan bahwa proses pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet serta menerjunkan tim selam di beberapa titik potensial. “Tim gabungan langsung bergerak sejak Sabtu malam untuk melakukan evakuasi warga terdampak dan pencarian korban. Alhamdulillah, jasad korban berhasil ditemukan di Bendung Ciawi pada Senin pagi,” ujarnya.

Kerusakan Infrastruktur dan Ancaman Banjir Susulan

Selain menelan korban jiwa, banjir bandang juga menyebabkan kerusakan infrastruktur yang cukup parah. Salah satu jembatan utama yang menghubungkan Desa Jogjogan dan Desa Cilember ambruk, memutus akses transportasi warga. Beberapa fasilitas umum, seperti sekolah dan masjid, juga mengalami kerusakan akibat terjangan banjir.

Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, menegaskan bahwa tingginya intensitas hujan menjadi penyebab utama luapan air sungai yang berdampak pada permukiman warga. “Saya sudah melaporkan kejadian ini kepada Bupati Rudy Susmanto, dan beliau langsung melakukan pemantauan. Kami mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan masih tinggi,” kata Ade Ruhandi dalam keterangannya.

Dampak dari banjir ini turut menjadi perhatian anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurunnisa Setiawan. Ia meminta Pemkab Bogor segera mengambil langkah cepat untuk membangun jembatan sementara di Desa Jogjogan dan Cilember guna memastikan mobilitas warga tidak terganggu, terutama bagi anak-anak yang bersekolah. “Jika tidak segera ditangani, masyarakat akan semakin terisolasi. Harus ada solusi cepat, minimal jembatan darurat dalam waktu dekat,” tegasnya.

Respons Pemerintah dan Upaya Pemulihan

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Danrem 061 Suryakencana, Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi, langsung meninjau lokasi terdampak untuk memastikan langkah penanganan bencana berjalan optimal. Rudy menyatakan bahwa Pemkab Bogor akan mempercepat regulasi guna mendukung proses rehabilitasi pasca-banjir.

“Kami akan segera menangani dampak banjir ini, termasuk pembangunan kembali jembatan yang terputus. Proses ini ditargetkan selesai sebelum Idul Fitri agar mobilitas warga kembali normal,” ungkap Rudy. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan logistik bagi warga terdampak, termasuk makanan siap saji, selimut, serta kebutuhan dasar lainnya.

Saat ini, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan terus melakukan upaya pemulihan di wilayah terdampak. Sementara itu, warga diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah terkait potensi bencana susulan.

Reporter: Rizal

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pimpin Apel Pagi ASN, Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi Pemerintahan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Wakil Bupati Syaefudin menjadi pembina apel pagi para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Senin pagi (3/3/2025). Apel pagi ini pertama kali dilakukan setelah menjabat sebagai Bupati Indramayu. 

Apel pagi ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergitas dan kolaborasi pemerintahan di semua tingkatan sehingga terwujudnya Visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong). 

Dalam amanat yang disampaikan, Lucky Hakim menjelaskan, saat ini Kabupaten Indramayu masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dan hal tersebut membutuhkan kolaborasi dan sinergitas dari semua pihak terutama ASN sesuai dengan bidangnya masing-masing. 

“Kehadiran saya bersama Wabup tentu saja tidak berarti apa-apa tanpa sinergitas dan kolaborasi ASN yang bekerja di pemerintahan. Untuk itu mari saling menguatkan yang belum beres kita bereskan. Kita bikin enak suasana kerjanya,” kata Lucky Hakim. 

Menurutnya, pengentasan kemiskinan di Indramayu harus menjadi perhatian serius semua pihak sehingga Indramayu secara perlahan bisa sejajar dengan kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat. 

Seusai menjadi pembina apel pagi, Lucky Hakim dan Syaefudin langsung menghampiri ASN dan menyalaminya. Tampak ASN begitu sumringah dan bergembira menyambut pemimpin barunya tersebut. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Hanyut dalam Bencana Banjir di Puncak

BOGOR.radarinformasi.com – Tim SAR gabungan yang terdiri dari Polres Bogor, TNI, dan berbagai stakeholder terkait berhasil menemukan korban hanyut akibat bencana banjir di Kampung Citeko, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Senin (3/3)

Upaya pencarian dilakukan pada Senin, 3 Maret 2025, pukul 07.00 WIB, setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Cisarua sejak Selasa, 2 Maret 2025, menyebabkan banjir dan luapan air di sejumlah titik. Dalam peristiwa tersebut, seorang warga bernama Asep Mulyana (55), warga Kampung Citeko, dilaporkan hanyut terbawa arus saat berada di rumahnya yang terletak di tepi sungai. Sementara anggota keluarga lainnya berhasil selamat, Asep Mulyana terseret arus deras.

Tim gabungan yang terdiri dari Brimob, BPBD, Damkar, dan relawan kemudian melakukan pencarian intensif. Sekitar pukul 10.00 WIB, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar Bendungan Ciawi, Kecamatan Megamendung. Saat ditemukan, jasad korban tertutup lumpur akibat derasnya arus banjir.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Kampung Citeko, Desa Citeko, untuk dimakamkan. Operasi pencarian resmi ditutup pada pukul 11.00 WIB setelah dipastikan tidak ada korban lain yang masih hilang.

Pasca kejadian, petugas fokus pada penanganan korban terdampak banjir, termasuk memberikan bantuan bagi masyarakat yang mengalami trauma serta mendirikan posko darurat untuk membantu pemulihan pasca-bencana. Situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Bupati Lucky Hakim: Alun-Alun Indramayu Dikembalikan ke Identitas Daerah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Perubahan nama Alun-Alun Puspawangi menjadi Alun-Alun Indramayu menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Keputusan ini diambil sebagai upaya mengembalikan identitas daerah dan menjadi kebanggaan bagi warga Indramayu. Minggu (2/3)

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menjelaskan bahwa pergantian nama ini bertujuan untuk menegaskan bahwa alun-alun tersebut merupakan simbol utama kota.

“Banyak yang bertanya mengapa tulisan Puspawangi dibongkar? Saya menilai bahwa Alun-Alun Indramayu harus tetap dengan nama aslinya. Tidak perlu diganti-ganti, cukup dikembalikan ke fungsi semula,” ujar Lucky Hakim dalam sebuah unggahan video pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Selain itu, ia juga menanggapi pertanyaan publik terkait penggunaan anggaran. Menurutnya, prioritas utama pemerintah saat ini adalah perbaikan infrastruktur, termasuk jalan dan bangunan sekolah.

“InsyaAllah, kita akan lakukan itu semua. Jalan-jalan akan kita perbaiki bertahap, sekolah-sekolah yang rusak akan kita benahi, dan program lainnya akan dijalankan sesuai visi-misi yang telah dirancang,” jelasnya.

Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Lucky mengumumkan bahwa ia akan mulai berkantor di Pendopo Indramayu pada Senin, 3 Maret 2025. Langkah ini diambil untuk menginventarisasi berbagai permasalahan di daerah tersebut.

“Saya akan mulai berkantor sebagai Bupati Indramayu, dan kita akan mendata berbagai permasalahan yang ada,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Lucky juga menyampaikan pesan unik terkait keamanan siber di lingkungan pemerintahan.

“Saya berpesan agar password WiFi di kantor pemerintah tidak menggunakan nama saya. Harus netral dan normal,” tuturnya.

Penghapusan Aset Alun-Alun Puspawangi Sesuai Mekanisme 

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Indramayu, Erpin Marpinda, menegaskan bahwa pembongkaran aset Alun-Alun Puspawangi telah melalui prosedur yang sesuai dengan regulasi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan bidang aset Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) serta tim apresial Dinas PUPR Kabupaten Indramayu. Penghapusan aset ini telah dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Erpin.

Ia juga menambahkan bahwa penamaan sebelumnya tidak memiliki dasar Peraturan Bupati, sebagaimana dijelaskan oleh Bagian Hukum Setda Indramayu. Untuk penamaan baru, pihaknya menunggu arahan lebih lanjut dari Bupati Lucky Hakim terkait penerbitan Keputusan Bupati.

“Kami menunggu arahan selanjutnya,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Dirjenpas Sidak Marathon Pelayanan di Lapas dan Rutan Pada Hari Pertama Puasa

BOGOR.radarinformasi.com – Pastikan pelayanan di Bulan ramadhan, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi tinjau secara marathon beberapa Lapas dan Rutan di wilayah Jawa Barat. Minggu (2/3)

“Lapas dan Rutan harus memberikan pelayanan optimal selama Bulan Ramadhan, agar warga binaan tetap terpenuhi hak-haknya , sehingga mereka dapat menjalankan ibadah puasa dan ibadah lainnya dengan baik,“ jelas Dirjenpas Mashudi, pada Sabtu (01/03).

Beberapa objek penting yang menjadi atensi Mashudi adalah pelayanan makan selama Ramadhan. Ia mengatakan bahwa pelayanan makanan harus sesuai dengan jadwal puasa, akan tetapi tidak mengganggu layanan makan bagi warga binaan non muslim.

“Pelayanan makanan menyesuaikan dengan jadwal di bulan puasa, seperti Sahur dan Buka Puasa. Namun tetap tidak akan menggangu layanan makan untuk warga binaan yang non muslim. Semua harus diberikan layanan yang terbaik seperti yang selalu disampaikan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ungkapnya lagi.

Mashudi melakukan peninjauan ke dapur lapas dan rutan,  memeriksa pelaksaaanan penerimaan bahan makanan hingga pengolah bahan makanan menjadi makanan jadi yang siap didistribusikan kepada warga binaan.

“Apresiasi dan terimakasih saya kepada seluruh jajaran lapas dan rutan yang telah menyediakan makanan sehat di dapur sehat lapas dan rutan. Yakinlah ini menjadi amal ibadah kita, apalagi di bulan suci penuh ampunan ini,” ucapnya.

Selain pelayanan makanan Dirjenpas juga melihat pelaksanaan pembinaan, khususnya pembinaan agama, dan ia sangat mengapresiasi jajaran lapas dan rutan yang telah menjalankannya dengan baik, memberdayakan warga binaan dan petugas serta kerjasama dengan stakeholder terkait.

Ia pun meninjau perkembangan operasionalisasi Koperasi Primakopasindo yang memang ditujukan bagi kesejahteraan warga binaan dan pegawai.

”Harga jual tidak boleh lebih mahal dari harga di luar lapas. Semua harus merasakan manfaatnya, inshaallah baik warga binaan dan petugasnya serta keluarganya bahagia dan sejahtera,” kata Mashudi.

Pada kesempatan tersebut juga Mashudi mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap waspada terhadap keamanan dan ketertiban lapas dan rutan.

Sidak hari pertama bulan Ramadhan oleh Dirjenpas ini berturut-turut dilakukan di Rutan Depok, Lapas Cibinong, Lapas Narkotika Gunung Sindur, Lapas Khusus Gunung Sindur dan Lapas Bogor.

“Saya ucapkan selamat menunaikan ibadah di bulan suci Ramadhan, selamat bertugas untuk semua jajaran dan tetap semangat mengikuti pembinaan untuk seluruh warga binaan,” pungkas Mashudi.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Sat Reskrim Polres Indramayu dan Diskopdagin Inspeksi BBM, Pastikan Kualitas dan Takaran Tepat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Unit II Tipidter Sat Reskrim Polres Indramayu bersama Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagin) Kabupaten Indramayu turun ke lapangan melakukan inspeksi terhadap sejumlah SPBU di wilayah Indramayu. Langkah ini bertujuan memastikan kualitas dan takaran BBM jenis Pertamax sesuai standar serta mengantisipasi potensi kecurangan. Sabtu (1/3)

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kasat Reskrim AKP Hillal Adi Imawan, menegaskan bahwa pengecekan ini bagian dari upaya menjaga transparansi distribusi BBM. Beberapa SPBU yang menjadi target inspeksi meliputi SPBU 3445221 di Desa Kiajaran Kulon, SPBU 34452207 di Desa Jumbleng, SPBU 3445220 di Desa Lanjan, serta SPBU 3445211 di Kelurahan Karanganyar.

“Kami memastikan stok BBM tersedia serta takarannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar AKP Hillal dalam keterangannya, Jumat (28/2/2025).

Dalam pengecekan ini, tim melakukan uji tera dengan mengambil sampel Pertamax sebanyak 1,5 liter. Hasilnya menunjukkan bahwa takaran masih dalam batas toleransi maksimal, yakni 100 ml per 20 liter, tanpa indikasi pelanggaran.

“Kegiatan ini akan dilakukan secara berkala untuk menjamin kualitas BBM yang diterima masyarakat tetap sesuai standar,” tegas AKP Hillal, didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Junata.

Selain menjaga kualitas dan kuantitas BBM, pengawasan ini juga bertujuan mencegah praktik kecurangan yang dapat merugikan konsumen.

“Dengan pengawasan ketat, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan BBM dengan kualitas terbaik dan takaran yang akurat,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kalapas Indramayu Sampaikan Asta Cita Presiden & Program Menteri Imipas Kepada Warga Binaan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, memberikan pengarahan kepada Warga Binaan, Jumat (28/02/2025). Sabtu (1/3)

Kegiatan tersebut dilaksanakan di area terbuka Blok Hunian Lapas Kelas IIB Indramayu. Fery memberikan arahan kepada Warga Binaan didampingi oleh Pejabat Pengawas dan Pejabat Pelaksana Lapas Indramayu.

Pada kesempatan itu, ia mengucapkan rasa terima kasih kepada Warga Binaan karena sudah bersama-sama menjaga kondusifitas dan keamanan di Lapas Indramayu. “Situasi yang kondusif dan aman tidak hanya buah pekerjaan dari jajaran Petugas, namun ada kontribusi dari Warga Binaan yang mematuhi tata tertib yang ada di Lapas Indramayu,” ucapnya.

Fery juga mengajak seluruh Warga Binaan untuk dapat mengambil hikmah dari semua persoalan yang sedang mereka hadapi. Dengan harapan dapat dijadikan evaluasi diri untuk kedepan dapat menjadi pribadi yang lebih baik.

“Mari kita manfaatkan dan jalani bulan suci Ramadhan ini dengan baik. Lakukan hal-hal baik, ikuti kegiatan-kegiatan yang penuh manfaat seperti mengaji, sholat berjamaah, pembinaan kepribadian lainnya juga kemandirian,” ajak Fery.

Diungkapkan Fery, pengarahan kepada Warga Binaan ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan visi Asta Cita Presiden melalui 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang diturunkan dalam 5 perintah harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Poin pertama yaitu yang ditekankan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto yaitu Integrasi sosial. Dimana Lapas memiliki kewajiban untuk melakukan pembinaan warga binaan supaya dapat menjalani masa pidana dengan baik dan kemudian setelah selesai masa pidana menjadi manusia yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, Warga binaan memiliki hak dan kewajiban (hak dasar dan hak bersyarat). Hak dasar antara lain untuk menjalankan ibadah, hak mendapatkan makanan, mendapat bacaan, pemeriksaan kesehatan, mendapat informasi. Hak bersyarat antara lain mengikuti program integrasi, mendapatkan remisi.

Selain itu, Fery juga berkomitmen untuk pelaksanaan pemberian remisi dan integrasi diberikan secara maksimal dan optimal.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Sritex, Raja Tekstil Asia Tenggara dari Sukoharjo Resmi Tumbang

SOLO.radarinformasi.com – Hari ini, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) tutup permanen. Lebih dari 10 ribu pekerjanya terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Para pekerja diputuskan PHK per tanggal 26 Februari. Mereka terakhir masuk kerja pada Jumat (28/2) kemarin. Sabtu (1/3)

Kabar penutupan dan PHK massal ini sudah dikonfirmasi Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan. Ia mengatakan bahwa penutupan Sritex berdampak terhadap lebih dari 10 ribu pekerja. Jumlah karyawan ter-PHK ini berasal dari pemangkasan yang dilakukan oleh PT. Bitratex Semarang, PT. Sritex Sukoharjo, PT. Primayudha Boyolali, dan PT. Sinar Pantja Djaja Semarang.

Komisaris Utama dan Presiden Direktur Sritex yang sekaligus keluarga pendiri Sritex HM Lukminto menemui karyawan. Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi seluruh keluarga besar Sritex yang telah bekerja selama puluhan tahun.

Sementara itu, Iwan Setiawan Lukminto selaku Direktur Utama Sritex juga turut hadir bersama seluruh karyawan. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan kesedihannya terhadap para karyawan yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Hari ini adalah momen yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Selama puluhan tahun, kita telah bekerja, berjuang, dan bertumbuh bersama sebagai satu keluarga besar. Setiap langkah, setiap tetes keringat, dan setiap usaha yang kalian curahkan telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Sritex. Dari lubuk hati yang terdalam, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan cinta yang kalian berikan, kepada perusahaan,” ucapnya.

“Kami bangga pernah berjalan bersama kalian. Dan meskipun perjalanan ini mungkin berakhir di sini, kenangan, persaudaraan, dan semangat yang telah kita bangun akan tetap hidup selamanya. Doa kami selalu menyertai kalian, di mana pun langkah membawa kita semua. Terima kasih, keluarga besar Sritex. Kalian adalah bagian dari sejarah yang tak akan pernah terlupakan,” pungkas Dirut PT Sritex sebelum acara perpisahan ditutup dengan saling bersalaman.

Berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jawa tengah, mengutip data kurator Sritex, PHK yang terjadi di Sritex berlangsung sejak Desember 2024.
Total pekerja yang menjadi korban PHK hingga Sritex tutup total 1 Maret mencapai 10.969 orang. Berikut rinciannya :

A. PHK Januari 2025
– PT. Bitratex Semarang: 1.065 orang

B. PHK 26 Februari 2025
– PT. Sritex Sukoharjo: 8.504 orang
– PT. Primayudha Boyolali: 956 orang
– PT. Sinar Pantja Djaja Semarang: 40 orang
– PT. Bitratex Semarang: 104 orang

C. PHK Agustus 2024
– PT Sinar Pantja Djaja: (sebelum pailit) hak pekerja/pesangon belum diberikan 300 orang

Sehingga total PHK Sritex Group sejak Agustus 2024 hingga 26 Februari 2025 sebesar 10.969 orang.

Sementara itu, sejumlah bekas karyawan PT Sritex Sukoharjo hari ini masih datang ke pabrik untuk menyerahkan berkas pencairan Jaminan Hari Tua (JHT). Mereka berdatangan sejak pagi dan langsung menuju ke gedung HRD.

Para mantan karyawan itu datang dengan pakaian bebas, sudah tidak berseragam biru lagi. Usai menyerahkan berkas, mereka langsung pulang.

Reporter : Rizal

Kakorlantas Minta Polda Metro dan Polda Jabar Paparkan Kesiapan Penanganan Mudik Lebaran

JAKARTA.radarinformasi.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho, meminta Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya memaparkan kesiapan mereka dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2025. Hal ini disampaikan usai rapat koordinasi bersama jajaran Direktorat Lalu Lintas kedua polda tersebut di Polres Karawang pada Jumat 28 Februari kemarin. Sabtu (1/3)

Dalam rapat tersebut, Kakorlantas menekankan pentingnya penyesuaian strategi pengamanan lalu lintas, terutama dengan adanya jalan tol fungsional yang akan digunakan selama arus mudik dan balik Lebaran. “Hari ini kita membahas bagaimana Operasi Ketupat dapat berjalan lancar, tertib, dan aman. Ada beberapa evaluasi dari tahun lalu yang menjadi dasar perubahan cara bertindak tahun ini,” ujar Irjen Agus, Sabtu (1/3/2025).

Salah satu perubahan dalam strategi pengamanan tahun ini adalah rencana pemanfaatan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan II secara fungsional. Tol ini akan digunakan untuk mengurai kepadatan kendaraan, khususnya saat arus balik. Dalam satu jam, tol fungsional ini diperkirakan mampu menampung hingga 1.000 kendaraan, sehingga diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas di Tol Cikampek.

“Contohnya, nanti di KM 76 akan ada tol fungsional yang langsung mengarah ke KM 37 atau 34. Hal ini tentu akan mengubah pola pengamanan di ruas Tol Cikampek-Cipularang hingga Polda Metro. Dengan berfungsinya tol ini, diperkirakan dalam satu jam sekitar 1.000 kendaraan bisa melintas, sehingga akan mengurangi kepadatan di Cikampek. Namun, strategi pengamanan di KM 37 dan 34 tentu perlu disesuaikan,” jelasnya.

Pembahasan lebih lanjut mengenai kesiapan Tol Japek Selatan II akan dilanjutkan dalam rapat berikutnya bersama para pemangku kepentingan (stakeholder). Tujuannya adalah memastikan kelancaran arus mudik dan balik pada libur Lebaran 2025. Selain itu, Kakorlantas juga mengimbau para pengusaha transportasi agar membatasi operasional kendaraan sumbu tiga ke atas di jalur tol maupun arteri selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2025. Hal ini menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kemacetan dan potensi kecelakaan akibat kendaraan berat, seperti rem blong dan kelebihan muatan.

“Berdasarkan pengalaman dan masukan masyarakat, kami menyarankan agar kendaraan sumbu tiga ke atas tidak beroperasi selama Operasi Ketupat, yaitu mulai 26 Maret hingga 8 April. Bukan sekadar sistem window time, tetapi benar-benar pembatasan penuh selama periode tersebut,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan survei jalur serta berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk merumuskan kebijakan yang tepat terkait pembatasan kendaraan berat. Hasil kajian ini akan dibahas lebih lanjut dalam rapat tingkat pusat guna menentukan langkah terbaik dalam penanganan arus mudik Lebaran.

“Kami akan membawa hasil survei dan koordinasi ini ke tingkat pusat untuk merumuskan solusi terbaik dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2025,” pungkas Kakorlantas.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Penyerahan 700 Unit Kendaraan Operasional “Maung MV3” Produk PT. Pindad

BANDUNG.radarinformasi.com – Maung MV3 merupakan kendaraan operasional produksi dalam negeri, buatan PT Pindad yag dirancang untuk mendukung operasi militer dan non-militer. Maung MV3 merupakan inisiasi Presiden Prabowo saat beliau menjabat sebagai Menteri Pertahanan untuk membangun dan mendukung ekosistem industri otomotif nasional. Ide inovasi dan arahan Presiden terkait kendaraan taktis dan kendaraan operasional diwujudkan PT Pindad melalui hadirnya Maung, yang terus dikembangkan hingga generasi ketiga saat ini. Sabtu (1/3)

Menteri Pertahanan mengatakan bahwa Kendaraan ini lahir dari proses pengembangan yang panjang dan komprehensif, dimulai dari tahapan desain, pengembangan produk, validasi, sertifikasi hingga produksi massal, semuanya dilaksanakan secara mandiri oleh PT. Pindad sebagai industri pertahanan dalam negeri.

“Kendaraan ini tersedia dalam berbagai varian yakni Maung V3 Tangguh atau Spartan, Maung MV3 Jelajah yang dilengkapi dengan atap Soft Top dan Maung MV3 Komando yang dilengkapi dengan atap Hard Top. Kendaraan ini memiliki beberapa keunggulan utama, di antaranya, ketangguhan mobilitas tinggi di berbagai medan termasuk kondisi ekstem off-road, dapat dipersenjatai dengan senapan mesin kaliber 7.62 mm untuk mendukung operasi tempur serta memiliki desain modular, yang memungkinkan konfigurasi lebih fleksibel sesuai kebutuhan operasional. Maung menggunakan mesin turbo diesel 2.200 cc, mampu melaju pada kecepatan aman 100 km/jam dan memiliki jarak tempuh hingga 500 km. Maung mampu mengangkut 4 personel dan memiliki 5 pintu yang dapat diakses yakni 4 pintu samping dan 1 pintu belakang,” ujarnya.

Sebagai langkah strategis dalam memperkuat sistem pertahanan nasional, Kementerian Pertahanan menerima 4157 unit kendaraan operasional Maung MV3 produksi PT Pindad, yang akan digunakan oleh TNI/Polri. Penyerahan Tahap II sebanyak 700 unit kendaraan operasional Maung ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesiapan operasional TNI/Polri dalam menjaga kedaulatan maupun keamanan wilayah NKRI.

Penyerahan ini juga memiliki makna strategis dalam meningkatkan kapabilitas operasional TNI, mendukung kemandirian industri pertahanan nasional, serta menunjukkan bahwa Indonesia mampu memproduksi alutsista berkualitas tinggi yang kompetitif, inovatif, dan sesuai dengan tuntutan operasional modern.

Sumber Humas Polda Jabar

Bule