Polemik Proyek Irigasi di Caringin: Pembangunan Belum Rampung Namun Sudah Ada Keretakan

BOGOR.radarinformasi.com – Proyek Rehabilitasi Fungsi Jaringan Irigasi D.I. Ciderum di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, kembali menuai kritik tajam setelah awak media menemukan sejumlah kejanggalan saat melakukan kontrol sosial di lokasi pekerjaan. Salah satu temuan yang paling mencolok adalah Tembok Penahan Tanah (TPT) yang sudah mengalami keretakan, padahal proyek tersebut masih berjalan dan belum memasuki tahap penyelesaian. Senin (17/11/2025)

Proyek dengan anggaran Rp429.180.000 ini dikerjakan oleh PT Joskrindo Hutama Sinergy dengan pengawasan PT Gumilang Sajati, dan memiliki waktu pengerjaan 90 hari kalender. Namun, fakta di lapangan menimbulkan tanda tanya besar mengenai kualitas konstruksi dan transparansi proyek.

Awak media tidak hanya menemukan retakan pada TPT, tetapi juga mencatat tidak adanya Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan gambar perencanaan (rancangan teknis) yang biasanya dipasang untuk memastikan keterbukaan informasi publik. Ketidakhadiran dokumen-dokumen tersebut memperkuat dugaan minimnya transparansi dan potensi pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.

Ketika dikonfirmasi, salah satu pelaksana proyek, Asep, memberikan pengakuan mengejutkan. Ia menjelaskan bahwa keretakan terjadi karena TPT tersebut merupakan pekerjaan pemborong lama dan bagian yang dikerjakan saat ini hanyalah sambungan dari konstruksi sebelumnya.

“TPT itu kan pemborong lama yang buat, ini sambungan. Jadi kami hanya memperbarui bagian yang kurang, bukan dibongkar dan dibuat baru,” ujar Asep dengan terbata-bata.

Selain retakan, awak media juga menemukan genangan air di sekitar pondasi awal yang dikhawatirkan dapat melemahkan struktur bangunan. Pemasangan pondasi pada kondisi tanah basah sangat berisiko menyebabkan retakan dini serta mengurangi kekuatan konstruksi secara keseluruhan.

Fakta-fakta tersebut menimbulkan pertanyaan serius: mengapa proyek dengan nilai hampir setengah miliar rupiah justru hanya melakukan tambal-sulam, bukan rehabilitasi total? Padahal tujuan rehabilitasi adalah memperbaiki keseluruhan struktur agar kembali berfungsi maksimal, bukan memperbarui bagian tertentu saja.

Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat bahwa proyek dilakukan dengan pola asal jadi, tanpa memastikan standar teknis terpenuhi dan tanpa dokumentasi perencanaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga berita ini diterbitkan, Rizal(pihak kontraktor) belum memberikan keterangan resmi terkait rangkaian temuan tersebut meskipun awak media sudah mencoba untuk berkomunikasi.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh agar potensi kerugian anggaran dan kegagalan konstruksi dapat dicegah.

Dewi

Indramayu Siap Kawal Pertumbuhan Ekonomi dan Dukung Target Nasional 3 Juta Rumah

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mendukung agenda nasional penyediaan tiga juta hunian bagi masyarakat.

Komitmen tersebut tercermin melalui keikutsertaan Pemkab Indramayu dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III serta Evaluasi Program 3 Juta Rumah yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting di Indramayu Command Center (ICC).

Rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, itu melibatkan seluruh pemerintah daerah se-Indonesia. Dari Indramayu hadir Kepala Bagian Perekonomian Setda, Iing Kuswara, bersama Imam Mahdi dari DKPP serta Sutrisno dari Bappeda Litbang.

Dalam rapat tersebut, pemerintah pusat menekankan pentingnya kontribusi pemerintah daerah dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) tersebut sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Hingga kini, realisasi nasional baru mencapai 451.516 unit atau 15,05 persen dari total target. Dari jumlah tersebut, 156 daerah telah menerapkan kebijakan PBG dan pembebasan BPHTB, sementara 20 daerah memberi insentif PBG nol rupiah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain sektor perumahan, Rakor juga menyoroti kondisi perekonomian nasional dan inflasi. Target inflasi tahun 2025 ditetapkan sebesar 2,5 ± 1 persen. Di wilayah Ciayumajakuning, inflasi Kota Cirebon yang mencakup Kabupaten Indramayu mencapai 2,90 persen pada Oktober 2025, lebih tinggi dari rata-rata Jawa Barat namun masih di bawah inflasi nasional 2,86 persen.

Sementara itu, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Indramayu pada minggu pertama November tercatat -0,69 persen. Sejumlah komoditas seperti daging ayam ras, beras, dan udang basah menjadi penyumbang perubahan harga. Capaian tersebut menunjukkan kemampuan daerah dalam menjaga kestabilan bahan pangan melalui kerja aktif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Secara nasional, pertumbuhan ekonomi pada Triwulan III masih dipimpin wilayah Jawa dengan 5,17 persen. Namun, pertumbuhan tertinggi dicapai wilayah Sulawesi dengan 5,84 persen, didorong sektor hilirisasi tambang di Maluku Utara yang melonjak hingga 39,10 persen year on year.

Mengikuti tren nasional, Indramayu terus memperkuat sektor unggulan seperti pertanian dan perikanan sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Melalui strategi pengendalian inflasi serta dukungan nyata untuk PSN 3 Juta Rumah, daerah ini berharap pertumbuhan ekonomi tetap stabil dan berkelanjutan.

Kabag Perekonomian Setda Indramayu, Iing Kuswara, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.

“Indramayu siap berkontribusi dalam penyediaan hunian bagi masyarakat serta pengendalian inflasi. Kolaborasi antarinstansi sangat penting untuk menjaga daya beli dan memperkuat ekonomi daerah,” ujarnya.

Dengan langkah terukur dan strategi adaptif tersebut, Pemkab Indramayu menargetkan menjadi daerah yang semakin tangguh secara ekonomi, responsif terhadap kebijakan nasional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

(Andika/Sbr/Diskom).

Gelar CFD dan Senam Bugar Bersama, FOKBI Kabupaten Bogor Ajak Masyarakat Tingkatkan Kebugaran Tubuh Agar Selalu Bahagia

BOGOR.radarinformasi.com- Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Car Free Day (CFD) dan Senam Bugar Bersama di Jl. Raya Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong pada Minggu, 16 November 2025 .

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.30 – 08.00 WIB ini, diikuti oleh 64 orang peserta dari masyarakat pengunjung yang antusias untuk berolahraga dan meningkatkan kebugaran tubuhnya.

Ketua FOKBI Kabupaten Bogor Ria Khusti Safriana mangatakan, kegiatan CFD dan Senam Bugar Bersama ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar tubuh lebih bugar, fresh dan selalu bahagia.

“FOKBI akan selalu mendukung program KORMI Kabupaten Bogor bersama pihak pemerintah setempat, dalam hal ini Pemerintahan Kabupaten Bogor,” kata Ria Khusti Safriana.

Ria yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia pada kegiatan tersebut mengungkapkan, bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berolahraga dan menjaga kesehatan tubuh.

“Dengan berolahraga, kita dapat meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh, sehingga kita dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik,” ungkapnya.

Ria menambahkan, dengan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berolahraga dan menjaga kesehatan tubuh. FOKBI Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ria berharap, dengan kegiatan CFD dan Senam Bugar Bersama ini, FOKBI Kabupaten Bogor berharap dapat mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kebugaran masyarakat sekitar.

“Olahraga menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Ria.

FOKBI Kabupaten Bogor, lanjut Ria Khusti Safriana, juga berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk mengadakan kegiatan serupa. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya berolahraga dan menjaga kesehatan tubuh.

“Dalam jangka panjang, FOKBI Kabupaten Bogor berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Kabupaten Bogor. Dengan demikian, masyarakat dapat hidup lebih sehat, bugar, dan bahagia,” tuturnya.

Red

Security Kilang Pertamina Balongan Salurkan Santunan untuk 50 Anak Yatim

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Momentum Jum’at Berkah kembali menjadi wadah kepedulian sosial bagi Kilang Pertamina Balongan. bagian Security-HSSE PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU VI Balongan menyalurkan santunan kepada 50 anak yatim dari wilayah sekitar operasional perusahaan,” Jum’at (14/11/2025).

Kegiatan berbagi ini merupakan agenda rutin yang digelar Kilang Balongan sebagai bentuk tanggung jawab sosial serta kepedulian terhadap masyarakat, khususnya kaum dhuafa, lansia, dan anak yatim.

Dalam kegiatan tersebut, santunan diberikan secara simbolis kepada 13 anak yatim oleh Manager HSSE RU VI, Mochamad Arifin, didampingi para section head fungsi HSSE. Seluruh penerima berasal dari Desa Majakerta, Desa Sukaurip Blok Wismajati, serta Desa Balongan Blok Kesambi.

Mereka menerima bantuan berupa uang tunai dan paket bingkisan berisi makanan ringan.

Arifin menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bentuk dukungan materi, tetapi juga perhatian moral untuk menumbuhkan semangat belajar bagi para anak yatim.

“Doa anak yatim memiliki keistimewaan dan menjadi sumber keberkahan. Kami berharap mereka turut mendoakan agar kilang dapat beroperasi dengan aman, lancar, serta seluruh pekerja diberikan keselamatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kelancaran operasional kilang sangat berpengaruh terhadap pasokan BBM nasional dan stabilitas perekonomian.

Santunan ini juga merupakan arahan VP HSSE PT KPI untuk memperkuat kedekatan perusahaan dengan masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan kondusif.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation and CSR PT KPI RU VI Balongan, Mohamad Zulkifli, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Ini adalah bentuk silaturahmi sekaligus komitmen perusahaan untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Semoga bantuan yang disalurkan membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan keberkahan bagi pekerja maupun operasional kilang,” tuturnya.

(Andika/Hms).

Akses Jalan ke Kilang Balongan Ditutup, Arus Kendaraan Dialihkan ke Sukaurip–Sukareja

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi menyetujui penutupan akses jalan di depan Kilang Balongan. Sebagai gantinya, arus lalu lintas dialihkan menuju jalur Sukaurip–Sukareja.

Keputusan tersebut dihasilkan dalam rapat koordinasi bersama manajemen PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU VI Balongan pada Rabu (12/11/2025).

Area Manager Communication, Relation and CSR PT KPI RU VI Balongan, Mohamad Zulkifli menyampaikan bahwa jalur alternatif sepanjang 2,4 kilometer telah selesai diperlebar dan ditingkatkan kualitasnya sehingga siap dilalui publik.

“Target kami, 31 Desember 2025 semua pekerjaan buffer zone tahap pertama rampung. Mulai 1 Januari 2026, kendaraan dari Indramayu menuju Cirebon maupun sebaliknya wajib melalui Sukaurip–Sukareja,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, tahap penyelesaian akhir seperti pemasangan rambu lalu lintas dan perapian bahu jalan masih berlangsung. PT KPI juga tengah berkoordinasi dengan Forkopimcam Balongan serta menyiapkan agenda sosialisasi kepada masyarakat.

Zulkifli menambahkan, pihaknya juga tengah melengkapi dokumen lingkungan seperti AMDAL, Andalalin, hingga UKL–UPL sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Ir. Aep Surahman yang hadir mewakili Bupati Lucky Hakim menegaskan dukungan penuh terhadap pembangunan buffer zone tersebut.

Aep menilai kawasan tersebut harus steril dari aktivitas publik demi mengantisipasi potensi keadaan darurat di area industri strategis tersebut.

“Kami berharap jalur Sukaurip–Sukareja dapat dimanfaatkan maksimal dan masyarakat tetap aman,” ujarnya.

Pemkab Indramayu juga memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Indramayu yang turut mengawal aspek hukum dalam proses pembangunan buffer zone agar tidak menimbulkan persoalan ke depan.

“Kolaborasi ini harus terus berjalan. Kami berharap Kilang Balongan segera memenuhi seluruh persyaratan demi keselamatan warga, khususnya dengan meningkatnya volume kendaraan di jalur baru,” tutup Aep.

(Andika/Sbr/Hms).

Bupati Lucky Hakim Apresiasi Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Keceriaan tampak di wajah para pengayuh becak di Kabupaten Indramayu saat menerima bantuan becak listrik. Bantuan tersebut merupakan program kemanusiaan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Kamis (13/11/2025).

Program ini lahir dari inisiatif pribadi Presiden Prabowo sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kecil, terutama mereka yang bekerja di sektor informal. Becak listrik diberikan secara khusus kepada pengayuh becak lanjut usia yang masih bekerja untuk menafkahi keluarga.

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sujatmiko menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat pengurangan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Hal senada disampaikan Ketua Umum YGSN, Letjen TNI (Purn) Dr. Teguh Arief Indratmoko, S.E., M.M. Ia menuturkan bahwa program becak listrik tidak hanya berorientasi pada jumlah unit yang disalurkan, tetapi lebih pada nilai kemanusiaan, penghormatan, dan dukungan terhadap para pekerja yang tetap produktif di usia senja.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia berharap para penerima menjaga dan memanfaatkan becak listrik secara maksimal sebagai alat mencari nafkah maupun sarana penunjang wisata lokal.

“Bantuan ini adalah peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Jadikan sebagai pemicu semangat dalam membangun Indramayu dan Indonesia,” ujar Bupati Lucky.

Ia menambahkan bahwa kehadiran becak listrik bukan hanya solusi transportasi ramah lingkungan, tetapi juga simbol inspiratif bagi generasi muda agar meneladani kegigihan dan etos kerja para pengayuh becak senior.

Program ini ditargetkan menyalurkan 10.000 unit hingga tahun 2025, dan akan dilanjutkan dengan penyediaan tambahan 20.000 unit pada tahun 2026.

(Andika/Sbr/Diskom)

Gincu-Ayu 2025: Ajang Inovasi Wujudkan Pemerintahan Kreatif di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Gelaran perdana Gincu-Ayu 2025 menjadi momentum baru bagi Kabupaten Indramayu dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah. Program ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong kreativitas lintas sektor, mulai dari pelajar hingga pelaku UMKM.

Acara puncak yang digelar pada Kamis (13/11/2025) oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) ini menjadi ajang penghargaan bagi para inovator dari seluruh penjuru Indramayu.

Kepala Bappeda Litbang, Iin Indrayani, dalam sambutannya menegaskan bahwa Gincu-Ayu bukan sekadar kompetisi, melainkan strategi untuk membangun budaya inovasi yang berkelanjutan.

“Inovasi menjadi pilar penting untuk menghadirkan pemerintahan yang cepat, tepat, dan mudah diakses masyarakat, serta mendorong ekonomi lokal tumbuh lebih progresif,” ujarnya.

Iin menambahkan, penyelenggaraan Gincu-Ayu bertujuan mencetak sumber daya manusia yang kreatif sekaligus menghadirkan solusi nyata atas persoalan daerah melalui ide-ide baru yang aplikatif dan bernilai tambah.

Penjurian kompetisi berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2025. Tahun ini tercatat 141 inovasi terdaftar, terdiri dari 34 gagasan dari perangkat daerah, 44 inovasi UPTD, 33 dari sekolah, serta 30 inovasi UMKM. Total hadiah yang diperebutkan mencapai lebih dari Rp. 100 juta, dengan rincian Rp. 42 juta untuk kategori perangkat daerah dan UPTD, Rp. 44 juta untuk UMKM, serta Rp. 28,5 juta bagi pelajar dan mahasiswa.

Apresiasi juga datang dari Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi BP2D Jawa Barat, Arif Dhany Sutadian, yang menyebut Gincu-Ayu sebagai langkah strategis membangun daerah yang adaptif dan unggul.

“Gincu-Ayu bukan hanya agenda kompetisi, tetapi ruang kolaborasi untuk melahirkan inovasi yang memberi dampak luas. Ini bisa menjadi rujukan daerah lain dalam memperkuat daya saing,” katanya.

Dengan terlaksananya Gincu-Ayu 2025, Indramayu diharapkan semakin siap melangkah sebagai daerah inovatif, berdaya saing, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

(Andika/Sbr/Diskom).

Daftar Juara Gincu Ayu 2025 Resmi Diumumkan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Gelaran Gincu Ayu 2025 telah menghasilkan sejumlah pemenang dari berbagai kategori, mulai dari OPD, puskesmas, UMKM hingga pelajar dan mahasiswa.

Pada kategori Perangkat Daerah dan UPTD untuk inovasi implementasi, Dinas Kesehatan keluar sebagai juara pertama berkat program Jaminan Kesehatan Masyarakat Indramayu (JAMKES AYU). Posisi kedua ditempati BKPSDM melalui aplikasi AYO LARI, dan juara ketiga diraih Dinas Pendidikan dan Kebudayaan lewat inovasi Edukasi PKRS bagi Remaja.

Untuk kategori implementasi inovasi Puskesmas/RSUD, RSUD Indramayu berhasil menempati peringkat teratas melalui inovasi SIMAS AYU. Diikuti UPTD Puskesmas Gantar dengan program NGORKESS ASIK sebagai juara kedua, dan Puskesmas Karangampel dengan inovasi SI TUMANG sebagai juara ketiga.

Pada kategori inisiasi inovasi perangkat daerah, Dinas PUPR meraih posisi pertama dengan program GENERASI PETARUNG. Sementara Diskominfo menempati peringkat kedua melalui aplikasi Wong Reang Apps, dan Bappeda Litbang di posisi ketiga dengan inovasi NAPASKU.

Sementara itu, kategori inisiasi inovasi Puskesmas/RSUD dimenangkan oleh Puskesmas Kertasemaya lewat inovasi KERTASAKTI. Posisi kedua diraih Puskesmas Kiajaran Wetan melalui inovasi GIAS, dan ketiga oleh Puskesmas Tugu dengan inovasi GELADI.

Pada kategori UMKM, untuk subkategori olahan mangga, produk Nastar Mangga Mimide milik Cartinih dipilih sebagai juara pertama. Sedangkan untuk olahan ikan, pemenangnya adalah Rosidah dengan produk Kerupuk Kulit Ikan Fugu.

Kategori pelajar dan mahasiswa juga melahirkan inovator muda. Tingkat SMP dimenangkan oleh Array Nafeeza dari SMPN 1 Balongan dengan inovasi Budidaya Ikan Gurame pada Galon Berbasis IoT. Untuk tingkat SMA/SMK, Raisya C. N. dari SMAN 1 Sindang meraih juara melalui inovasi Jaring Air Hijau (JAH). Sementara di tingkat perguruan tinggi, Rohayati dari Polindra memenangkan kompetisi berkat inovasi Pembersih Kandang Berbasis IoT.

Selain kategori utama, RSUD Indramayu juga dinobatkan sebagai unit kerja paling inovatif. Penghargaan pamong inovasi terbaik diberikan kepada Rizal Fahlevi (RSUD Indramayu), Heru Susanto (Diskominfo), dan Anari Yusmi (Puskesmas Gantar).

Untuk kategori favorit pilihan publik, pemenangnya adalah Si Manis Unggul (SMPN Unggulan), Pie Mangga Azza (Dewi Nur Asrini Wilujeng), dan Abon Ikan (Dian Nopi Hardiyani).

(Andika/Sbr/Diskom).

Pemkab Taput Ajak Perawat Muda Siap Go International pada Wisuda Akper Angkatan ke-20

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menghadiri Wisuda Diploma III Keperawatan Akademi Keperawatan (Akper) Tapanuli Utara Angkatan ke-20 Tahun Akademik 2024/2025. Sebanyak 122 lulusan perawat resmi dikukuhkan dalam acara yang digelar di Sopo Partungkoan Tarutung, Jumat (14/11/2025).

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST, M.Eng, hadir mewakili Bupati Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. ia menyampaikan apresiasi dan pesan khusus kepada seluruh lulusan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan pesan Bupati yang menekankan filosofi 3B sebagai prinsip moral dan profesional bagi para perawat muda.

“Brave—beranilah memasuki kehidupan baru.
Brilliant—selalu berbuat yang terbaik dan terus mengasah kemampuan.
Behave—jadilah perawat yang baik dalam sikap maupun pelayanan,” ujarnya.

Wakil Bupati menegaskan bahwa prosesi wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal langkah baru di dunia kesehatan yang penuh tantangan dan tanggung jawab. Para lulusan diminta memberikan pelayanan terbaik dengan ketulusan hati, sesuai amanah profesi keperawatan.

Selain itu, Pemkab Taput juga mendorong para perawat muda untuk membuka diri terhadap peluang karier yang lebih luas, termasuk di luar daerah bahkan luar negeri. Banyak negara disebut tengah membutuhkan tenaga perawat asal Indonesia.

“Ini peluang besar untuk meningkatkan pengalaman, kemampuan, dan kesejahteraan. Beranilah melangkah lebih jauh,” pesan Bupati melalui Wakil Bupati.

Acara wisuda turut dihadiri Kepala LLDikti Wilayah I Sumatera Utara Saiful Anwar, Ph.D, Ketua DPW PPNI Sumatera Utara dan Tapanuli Utara, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para orang tua wisudawan, serta rohaniwan.

Reporter: RH
Redaktur: Rizal

Usai Picu Hujan Abu, Limbah PT Indocement Kini Diduga Cemari Sungai Cijere Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – PT Indocement di Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya tersandung kasus hujan abu dan dampak lingkungan yang ditimbulkannya, perusahaan ini kini diduga mencemari aliran Sungai Cijere.

Dugaan pencemaran mencuat setelah 20 petugas dari Tim Gabungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan pertambangan Quarry Hambalang milik PT Indocement, Rabu (12/11/2025).

Sidak dipimpin Kabid Subko Penegakan Hukum Lingkungan DLH Kabupaten Bogor, Agustina Lubis, S.Si., M.Pd., bersama Tim Pengendalian Pencemaran Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk menelusuri sumber dugaan pencemaran air Sungai Cijere.

Turut hadir dalam sidak tersebut Ketua Tim Subko Penegakan Hukum Lingkungan DLH Kabupaten Bogor Uli Tiarma Sinaga, ST, perwakilan Dansubdenpom III/1-3 Cibinong Serda Restu Nuralamsyah, perwakilan Perumda Tirta Kahuripan (PDAM) Kabupaten Bogor, Pelaksana DLH Kabupaten Bogor, Kasi Trantib Satpol PP Citeureup Joko Widi Utomo, Tim HSE PT Indocement, serta Satpol PP Kecamatan Citeureup.

Video Viral Jadi Pemicu Sidak

“Sidak ini dilakukan setelah pada Selasa, 11 November 2025, beredar video viral di TikTok yang menampilkan kondisi Sungai Cijere dalam keadaan tercemar. Air sungai tampak berwarna putih keruh dan diduga kuat berasal dari aktivitas pertambangan PT Indocement di Quarry H, Desa Tajur. Namun video tersebut sudah diturunkan oleh pengunggahnya,” ujar Agustina Lubis.

Menindaklanjuti temuan tersebut, tim kemudian melakukan penelusuran langsung ke lokasi yang diduga menjadi sumber pencemaran untuk memastikan kebenaran informasi.

Hasil Pengamatan: Air Sungai Putih Keruh

Tim menemukan bahwa di area Quarry H sedang berlangsung kegiatan pengerukan batu sebagai bahan baku produksi semen. Dari hasil peninjauan awal, aktivitas tersebut diduga kuat berkontribusi terhadap perubahan kualitas air Sungai Cijere.

Saat tim mengecek langsung aliran Sungai Cijere, air sungai masih terlihat berwarna putih keruh, mengindikasikan adanya kontaminasi material dari hulu.

DLH Perintahkan Perbaikan Sistem Pengelolaan Limbah

Atas temuan tersebut, DLH Kabupaten Bogor mengeluarkan instruksi kepada PT Indocement, di antaranya:

1. Membangun tanggul pembatas air di area pertambangan untuk mencegah aliran air terkontaminasi masuk langsung ke sungai.

2. Mendirikan kolam endapan/penampungan air, sebagai wadah penanganan awal sebelum air dilepas ke lingkungan.

“Air hasil penampungan hanya boleh dialirkan ke lingkungan apabila telah jernih dan bebas endapan,” tulis DLH Kabupaten Bogor dalam laporannya.

DLH juga memberikan peringatan keras kepada PT Indocement atas kelalaian dalam pengelolaan lingkungan.

“Perusahaan diminta segera memperbaiki sistem pengelolaan air limbah dan melakukan pemantauan rutin kualitas air guna mencegah kejadian serupa,” tegas DLH.

Selain itu, analisis laboratorium lanjutan diperlukan untuk menentukan kadar dan sumber pasti pencemaran.

Dirut PT Indocement, Christian Kartawaijaya, telah dikonfirmasi sejak Kamis (13/11/2025) melalui pesan WhatsApp, namun hingga berita ini diturunkan belum memberikan respons.

Kasus Hujan Abu Masih Membayangi

Sementara itu, pada Agustus 2025, DLH Provinsi Jawa Barat juga menyatakan PT Indocement bersalah karena melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) hingga menyebabkan hujan abu di Kampung Cigeger, Citeureup.

Kepala DLH Jabar, Ai Saadiyah Dwidaningsih, menjelaskan bahwa insiden bermula pada 10 Agustus 2025 ketika indikator tekanan tinggi terdeteksi pada proses suspension preheater.

Setelah dilakukan penghentian unit dan pemeriksaan, ditemukan clogging pada cyclone 4.2 yang menyebabkan material dikeluarkan dan ditempatkan di platform terbuka. Angin kencang yang bertiup kemudian membawa material tersebut ke pemukiman warga.

“Check hole yang seharusnya untuk pengecekan justru digunakan untuk mengeluarkan coating sehingga material mudah terbawa angin,” ungkap Ai.

DLH Jabar akan merekomendasikan sanksi administratif dan denda kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akibat insiden tersebut.

Red