Pengurus KORMI Indramayu 2025–2029 Resmi Dilantik, Bupati Lucky Hakim Beri Apresiasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Indramayu masa bakti 2025–2029 resmi dilantik bersamaan dengan pembukaan Festival Olahraga Rekreasi Kabupaten (FORKAB) III Tahun 2025 di Pendopo Indramayu, Sabtu malam (22/11/25).

Bupati Indramayu Lucky Hakim yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan selamat sekaligus dukungannya terhadap jajaran kepengurusan baru. Menurutnya, KORMI memiliki peran penting dalam memajukan olahraga masyarakat sebagai gaya hidup sehat.

“Selamat kepada pengurus KORMI yang baru. Semoga membawa semangat baru, memperluas pembinaan, dan meningkatkan kualitas para pegiat olahraga di Indramayu,” ujar Lucky.

Lucky memastikan Pemerintah Daerah siap berkolaborasi untuk memperkuat ekosistem olahraga rekreasi di tingkat kabupaten.

“Pemkab akan bersinergi dan mendukung penuh program KORMI. Harapannya, olahraga rekreasi menjadi bagian dari keseharian masyarakat,” tegasnya.

Dalam momentum tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi kepada atlet, pelatih, official, manajer, serta para pegiat olahraga dari berbagai induk organisasi, termasuk KONI, NPCI, dan KORMI, yang telah menorehkan prestasi di tingkat nasional.

“Saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras seluruh insan olahraga yang telah mengharumkan nama Indramayu,” tuturnya.

Lucky menambahkan, capaian para atlet menjadi inspirasi bagi generasi muda di Indramayu untuk terus berkarya dan berprestasi.

Sebagai bentuk dukungan, Bupati turut menyerahkan penghargaan kepada pegiat olahraga berprestasi pada acara tersebut.

(Andika/Sbr/Diskom).

Bupati Lucky Hakim Buka FORKAB III 2025, Dorong Spirit Olahraga Rekreasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Kabupaten Indramayu (FORKAB) III Tahun 2025 resmi dibuka Bupati Indramayu Lucky Hakim. Pembukaan berlangsung di Pendopo Indramayu, Sabtu malam (22/11/25) dan dihadiri berbagai komunitas olahraga rekreasi.

FORKAB kali ini menjadi salah satu agenda penting dalam upaya memperluas ruang gerak olahraga berbasis komunitas yang kini semakin diminati masyarakat.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim menegaskan bahwa FORKAB bukan sekadar kompetisi. Ia menilai kegiatan tersebut mampu menjadi jembatan memperkuat kebersamaan, kreativitas, hingga pelestarian budaya lokal melalui cabang olahraga tradisional.

“FORKAB bukan hanya soal kompetisi. Ini ruang silaturahmi sekaligus sarana melestarikan budaya daerah,” ujar Lucky Hakim.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada KORMI, INORGA, serta seluruh komunitas olahraga masyarakat yang telah mendorong perkembangan olahraga rekreasi di Indramayu,” kata Lucky.

Bupati berharap penyelenggaraan FORKAB III mampu melahirkan atlet-atlet berbakat serta semakin memperkuat eksistensi olahraga tradisional sebagai ciri khas daerah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk membangun pola hidup lebih sehat dan aktif.

“Saya berharap FORKAB dapat menjadi wadah munculnya lebih banyak pegiat olahraga berprestasi serta menjadi bagian dari upaya menjaga identitas budaya Indramayu,” tuturnya.

Melalui agenda ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmen terhadap pengembangan olahraga rekreasi sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berkarakter.

(Andika/Sbr/Diskom).

Tiga Calon Siap Bertarung di Pilwu Arahan Lor

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Tahapan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Desa Arahan Lor, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, resmi memasuki babak baru. Panitia Pilwu menetapkan tiga bakal calon menjadi calon tetap setelah melalui proses seleksi administratif dan verifikasi ketat, Jum’at (21/11/2025) di Balai Desa Arahan Lor.

Ketua Panitia Pilwu, Ismanto, mengatakan bahwa penetapan calon ini dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. “Dengan ditetapkannya para calon, maka tahapan kampanye dan sosialisasi kini resmi dibuka,” ujarnya kepada media.

Acara penetapan tersebut dihadiri jajaran Forkopimcam Arahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta simpatisan dari masing-masing calon.

Adapun tiga calon kuwu yang akan bersaing dalam Pilwu mendatang yaitu, Eka Kalamandra, Sunenti serta Tarkidi.

Panitia juga memastikan kesiapan logistik pemungutan suara. Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) tercatat sebanyak 4.273 pemilih, dengan total 9 Tempat Pemungutan Suara (TPS), termasuk satu TPS digital yang berlokasi di TPS 9.

Ismanto berharap pelaksanaan Pilwu berlangsung aman dan demokratis. “Kami mengimbau masyarakat untuk memilih pemimpin terbaik serta menjaga situasi tetap kondusif,” pungkasnya.

(Andika/Sbr/Uncu)

Peringati HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025, Bupati Lucky Sorot Adaptasi Guru di Era AI

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan bahwa para guru dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di tengah arus globalisasi yang semakin cepat. Pemerintah daerah, kata Lucky, berkomitmen mendorong peningkatan kompetensi tenaga pendidik agar tidak tertinggal di era digital.

Lucky mencontohkan, saat ini banyak siswa yang sangat akrab dengan kecerdasan buatan (AI). “Tugas berat dari guru bisa mereka selesaikan hanya dalam dua menit dengan bantuan AI,” ujarnya.


Padahal, lanjutnya, esensi pemberian tugas adalah melatih siswa berpikir kritis, menganalisis, dan memahami materi secara mandiri. Jika seluruh pekerjaan diserahkan pada AI, pemahaman siswa justru tidak terbentuk. Karena itu, ia menilai guru perlu terus menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Lucky dalam peringatan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) tingkat Kabupaten Indramayu tahun 2025, yang digelar di halaman Gedung PGRI Indramayu, Sabtu (25/11/25). Acara berlangsung khidmat dengan kehadiran guru dari seluruh jenjang pendidikan, mulai PAUD hingga SMK.

Dalam sambutannya, Lucky menyampaikan apresiasi kepada para guru yang ia sebut sebagai “pahlawan tanpa tanda jasa.” Ia menekankan, tugas pendidik sangat besar karena harus membimbing anak-anak dari latar belakang keluarga yang beragam. “Ini momentum luar biasa. Mengajarkan ilmu kepada berbagai karakter dan latar keluarga tentu bukan pekerjaan mudah,” katanya.

Lucky berharap peringatan HUT PGRI dan HGN tahun ini menjadi dorongan baru bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indramayu. “Semoga Indramayu memiliki SDM yang lebih unggul melalui peran para guru,” ujarnya menutup sambutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sekaligus Ketua PGRI Kabupaten Indramayu, Caridin, menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan seluruh anggota PGRI di Indramayu.

(Andika/Sbr/Diskom).

Ribuan Guru Meriahkan Jalan Santai HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Suasana meriah tampak memadati kawasan Jalan MT. Haryono. Ribuan tenaga pendidik dari berbagai wilayah Kabupaten Indramayu mengikuti kegiatan jalan santai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025, Sabtu (22/11/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu tersebut resmi diberangkatkan oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Kehadiran peserta yang terdiri dari guru, tenaga pendidik, hingga pengurus PGRI dari seluruh kecamatan menunjukkan antusiasme dan kekompakan yang tinggi.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan pendidikan yang turut serta. Ia berharap kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan sekaligus sumber motivasi bagi para pendidik dalam menjalankan tugas mulia mencerdaskan anak bangsa.

“Semoga kegiatan ini tidak hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga menjadi pemantik semangat baru bagi para guru di Indramayu. Peran guru sangat strategis dalam membangun masa depan bangsa. Lewat momentum ini, mari terus perkuat kolaborasi dan komitmen memajukan pendidikan,” ujarnya.

Jalan santai ini menjadi salah satu rangkaian resmi peringatan HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025. Selain sebagai ajang olahraga bersama, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antarpengajar sekaligus mendorong inovasi dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Indramayu.

(Andika/Sbr/Diskom)

Diduga Ada Kelalaian Panitia Seleksi, Cakades dengan Dokumen Bermasalah Tetap Diloloskan di Desa Sukareja–Balongan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Aroma kurang sedap tercium dari proses demokrasi Pemilihan Kuwu (PILWU) di Desa Sukareja, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Dalam proses penetapan Calon Kepala Desa (Cakades), muncul dugaan bahwa panitia seleksi kurang teliti dalam melakukan verifikasi berkas administrasi.

Diduga, salah satu Cakades yang maju dalam Pilkades serentak tahun ini tetap diloloskan meski berkas administrasinya tidak lengkap. Hal itu terjadi pada proses penyeleksian berkas yang dilakukan oleh panitia Pilkades, Jumat (22/11/2025).

Berdasarkan data yang diterima awak media, Cakades yang dimaksud adalah Hj. Siti Masrofah. Ia diloloskan panitia meskipun ijazah yang digunakan sebagai persyaratan administrasi tidak dilengkapi foto sebagaimana mestinya.

Kondisi tersebut memunculkan kekecewaan dari para calon lainnya, yang menilai panitia tidak sepenuhnya menjalankan tugas secara profesional dan sesuai aturan.

Seorang warga yang enggan disebut namanya membenarkan adanya dugaan kelalaian tersebut. “Iya, memang ada salah satu Cakades yang tidak memenuhi persyaratan. Tapi panitia tetap meloloskan hingga tahap penetapan selanjutnya,” ujarnya.

Seorang ahli hukum juga menyoroti langkah panitia yang dianggap tidak netral. “Secara aturan sudah jelas bahwa seluruh persyaratan administrasi harus dipenuhi. Jika tidak lengkap, seharusnya tidak bisa mengikuti tahapan berikutnya,” ungkapnya.

Ahli hukum tersebut menegaskan bahwa panitia berkewajiban melakukan verifikasi secara teliti dan detail. “Persyaratan sudah jelas, dan panitia seharusnya paham. Tapi mengapa tetap diloloskan? Ini harus menjadi perhatian serius,” tambahnya.

Dalam praktik hukum di Indonesia, penggunaan dokumen palsu dapat menjerat pembuat maupun penggunanya. Pemalsuan ijazah diatur dalam Pasal 263 KUHP (pemalsuan dokumen), Pasal 55 KUHP (turut serta melakukan tindak pidana), hingga Pasal 2 atau 3 UU Tipikor jika terdapat unsur penyalahgunaan jabatan. Kasus seperti ini memerlukan penyelidikan mendalam untuk memastikan sejauh mana kelalaian dan tanggung jawab panitia.

Situasi tersebut menimbulkan polemik di tengah masyarakat, termasuk perhatian dari sejumlah organisasi dan media online yang menemukan beberapa kejanggalan lain di Desa Sukareja. Salah satunya terkait dugaan adanya ijazah yang tidak asli namun tetap digunakan untuk pendaftaran.

Tim Investigasi PAKURATU bersama beberapa media menyatakan siap melaporkan dugaan penyalahgunaan prosedur tersebut kepada instansi terkait, bahkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) bila diperlukan. “Kami tidak akan segan-segan melaporkan jika ditemukan pelanggaran yang merugikan publik,” tegasnya.

Reporter : Andika/Mutadi

Redaktur : Rizal

Warga Mundakjaya Bangun Madrasah Lewat Gotong Royong, Wabup Indramayu Letakkan Batu Pertama

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Semangat kebersamaan masyarakat Desa Mundakjaya, Kecamatan Cikedung, kembali mengemuka. Hal itu terlihat saat Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, meresmikan dimulainya pembangunan Madrasah Al Islam dengan peletakan batu pertama di Blok Badak, Jum’at (21/11/25).

Kehadiran Wabup Indramayu disambut antusias warga. Pembangunan madrasah tersebut telah lama menjadi harapan mereka, terutama sebagai ruang belajar yang lebih layak bagi generasi muda di desa tersebut.

Ketua Panitia Pembangunan MDTA Al Islam, Wahidin, dalam laporannya menyampaikan rasa haru sekaligus syukur. Selama ini, kata dia, proses belajar mengajar terpaksa dilakukan di teras masjid karena belum tersedia bangunan madrasah yang memadai.

“Alhamdulillah tahun ini DKM mendapat hibah tanah sehingga pembangunan akhirnya bisa dimulai. Kami hanya ingin anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan tumbuh dengan pendidikan yang baik serta berakhlak,” ungkapnya.

Wahidin juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati yang menurutnya menjadi penyemangat tersendiri bagi warga.

Sementara itu, Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, mengaku bangga dapat hadir mewakili Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Ia memuji semangat masyarakat yang memulai pembangunan dengan modal kebersamaan dan tekad kuat.

“Langkah ini luar biasa. Meski dimulai dengan modal keberanian, namun niatnya mulia yaitu mencetak generasi yang tidak buta huruf hijaiyah, mampu membaca, menulis, hingga mendakwahkannya,” ujar Syaefudin.

Menurutnya, pembangunan madrasah ini selaras dengan visi Indramayu REANG, terutama pilar religius dan semangat solidaritas masyarakat.

Dalam sambutannya, Syaefudin berpesan agar masyarakat tetap bersatu dalam proses pembangunan desa. Ia berharap madrasah tersebut membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi fondasi pembentukan generasi berkarakter.

“Tidak mungkin Mundakjaya maju jika warganya tidak bergerak bersama. Gotong royong adalah kuncinya,” tegasnya.

Acara kemudian ditutup dengan prosesi peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati, didampingi Camat Cikedung Dadang Supriana dan panitia pembangunan MDTA Al Islam. Momentum tersebut menjadi awal baru bagi peningkatan fasilitas pendidikan di Desa Mundakjaya.

(Andika/Sbr/Diskom)

Tak Sampai 24 Jam, Terduga Pelaku Pembunuhan di Krangkeng Dibekuk Polisi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Warga Desa Krangkeng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, dikejutkan oleh temuan mayat seorang perempuan yang diduga menjadi korban pembunuhan, Jum’at (21/11/2025).

Korban diketahui bernama Suhaimah (52), seorang ibu rumah tangga yang ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya di Blok Tegalarasak RT 012 RW 005 sekitar pukul 09.45 WIB. Kondisi korban saat ditemukan disebut cukup memprihatinkan.

Mendapat laporan dari warga, Satreskrim Polres Indramayu langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, mewakili Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dugaan pembunuhan tersebut.

“Kami menerima informasi adanya korban meninggal dunia yang diduga akibat luka benda tajam. Setelah laporan masuk, tim langsung menuju lokasi dan melakukan pemeriksaan,” ujarnya didampingi Kasubsi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa tujuh saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.

Barang bukti yang berhasil dikumpulkan diantaranya sebilah pisau, sepasang sandal, handphone korban dan pelaku, serta pakaian yang dikenakan saat insiden berlangsung.

Gerak cepat aparat kepolisian membuahkan hasil. Kurang dari 24 jam, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial DM (18), yang diketahui merupakan tetangga korban.

“Terduga pelaku sudah kami tangkap dan kini menjalani pemeriksaan intensif. Rumah pelaku dan korban berhadapan,” jelas AKP Arwin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka serius di bagian perut dan kepala, diduga akibat serangan benda tajam.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mendalami motif dan kronologi kejadian. Autopsi terhadap jenazah dijadwalkan dilakukan malam ini.

“Motif masih kami telusuri. Kami pastikan penyidikan berjalan profesional hingga kasus ini tuntas,” tegas Kasat Reskrim.

(Andika/Sbr/Humas)

Diskominfo Indramayu Gelar Rakor Media Informasi, Dorong Sekolah Melek Digital

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kembali menunjukkan komitmen dalam memperkuat literasi informasi di sektor pendidikan. Hal ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Pengelolaan Media Informasi dan Publikasi bagi sekolah dan madrasah negeri se-Kabupaten Indramayu tahun 2025, yang berlangsung di Aula Ki Tinggil Setda Kabupaten Indramayu, Selasa (18/11/2025).

Plt. Kepala Diskominfo Indramayu, Atang Suwandi, menyampaikan bahwa peserta rakor datang dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SMAN/SMKN, SLBN, MAN, MTsN, MIN, hingga pengurus FKKS SMP dan SD. “Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman pengelolaan media informasi agar publikasi sekolah tersampaikan lebih luas, sekaligus meningkatkan sinergi dengan Diskominfo,” jelasnya.

Rakor dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Ir. Aep Surahman, yang menekankan pentingnya literasi digital di era teknologi informasi yang cepat berkembang. “Dengan kemajuan TIK yang pesat, informasi bergerak secepat teknologi komunikasi. Pemanfaatannya harus bijak, jangan sampai termakan hoaks hanya karena membaca sepintas,” tegas Aep.

Aep menambahkan, pengelola media informasi sekolah harus pandai mengatur konten di media sosial, memastikan penyebaran informasi tetap dalam konteks pendidikan, agar berdampak positif bagi siswa dan wali murid. Ia mengajak seluruh sekolah memanfaatkan media digital secara konstruktif dan membangun arus informasi yang sehat dan kolaboratif. “Mari kita kembangkan media informasi di sekolah agar dapat dijangkau luas. Bersama-sama kita majukan pendidikan demi terwujudnya Indramayu REANG,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama. Nidar Nadrotan Naim Sujana, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Diskominfo Provinsi Jawa Barat, membawakan materi pengelolaan media informasi dan publikasi di sekolah/madrasah negeri. Sementara Arie Prasetyo memberikan paparan terkait strategi pengelolaan media informasi bagi kepala sekolah, guru, operator, dan pengelola humas.

Selain itu, Sekretaris Diskominfo Indramayu Erni memaparkan langkah-langkah teknis pembuatan postingan kolaboratif di Instagram sebagai strategi publikasi digital efektif. Tujuannya agar sinergi antara Diskominfo Indramayu dan dunia pendidikan semakin kuat.

Melalui rakor ini, Diskominfo berharap tercipta sinergi yang solid antara instansi pendidikan dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem informasi publik yang lebih maju, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat.

(Andika/Sbr/Diskom)

Kerja Kolektif Berbuah Prestasi, Indramayu Sabet Peringkat II Penanganan Stunting Jawa Barat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya terpadu Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menekan kasus stunting kembali mendapat pengakuan. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, sektor swasta, dan masyarakat, Indramayu berhasil meraih predikat Terbaik II Penanganan Stunting tingkat Jawa Barat.

Penghargaan tersebut diberikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, setelah Indramayu mencatat penurunan signifikan angka stunting dari 18,4 persen pada 2023 menjadi 9,8 persen pada 2024. Capaian itu berada jauh di bawah standar nasional 14 persen dan menempatkan Indramayu sebagai daerah dengan kinerja akseleratif progresif dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting periode 2019–2024.

Piagam penghargaan diserahkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim yang diwakili Wakil Bupati, H. Syaefudin, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting se-Jawa Barat di Pusdai, Bandung, Kamis (20/11/2025).

Syaefudin menegaskan penurunan stunting di Indramayu berjalan sesuai rencana strategis dalam RPJMD. Ia mengungkapkan, sekitar 80 persen kasus stunting disebabkan malnutrisi kronis pasca kelahiran serta belum maksimalnya sistem rujukan pelayanan kesehatan.

Untuk itu, Pemkab Indramayu terus menggenjot berbagai langkah percepatan, di antaranya pemeriksaan seluruh balita stunting oleh dokter spesialis anak melalui kerja sama dengan tiga RSUD, penguatan pendampingan keluarga berisiko, perbaikan sistem rujukan berjenjang, hingga penyediaan makanan tambahan bagi balita gizi kurang lewat program Orang Tua Anak Asuh Stunting (OTAAS).

“Kami menargetkan angka stunting turun menjadi 7 persen pada 2026. Target ini hanya mungkin dicapai jika seluruh elemen bergerak bersama, termasuk sektor swasta dan masyarakat,” ujar Syaefudin.

Pada 2025, Pemkab Indramayu juga menetapkan 15 desa sebagai lokus prioritas percepatan penanganan stunting, di antaranya Cipancuh, Drunten Kulon, Loyang, Tempel, Lelea, Purwajaya, Segeran, Malangsemirang, Sukaurip, Krimun, Anjatan Baru, Anjatan Utara, Ujunggebang, Bantarwaru, dan Kendayakan.

(Andika/Sbr/Diskom).