BANDUNG.radarinformasi.com – Tim Kompolnas Award 2025 melakukan kunjungan ke Mapolda Jawa Barat untuk melihat langsung kinerja dan pelayanan yang diberikan oleh jajaran kepolisian Jawa Barat, Senin (23/6/2025). Kedatangan tim juri disambut langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan di Aula Herman Sudjanadiwirja. Selasa (24/6)
Turut hadir dalam kegiatan ini Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, unsur Forkopimda Jawa Barat, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Anggota Dewan Juri Kompolnas Award 2025, Arif Zulkifli, mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung implementasi pelayanan publik di lingkungan Polda Jabar, yang menjadi bagian dari penilaian dalam ajang Kompolnas Award.
“Apa yang kami lihat hari ini akan kami bawa ke Jakarta untuk dibahas bersama tim juri lainnya. Hasil kunjungan ini akan dibandingkan dengan Polda, Polres, Polsek, dan unit kepolisian lain di seluruh Indonesia guna menentukan yang terbaik,” ujar Arif.
Ia juga menyebut, Polda Jabar termasuk salah satu Polda Tipe A yang besar, dengan jumlah penduduk lebih dari 41 juta jiwa serta berbagai dinamika dan tantangan yang kompleks.
“Namun, kami melihat seluruh personel dan pimpinan di sini mampu menangani berbagai persoalan masyarakat dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan mengapresiasi kehadiran tim juri Kompolnas Award, serta dukungan dari masyarakat dan Forkopimda Jawa Barat.
“Tentu kami merasa bangga dan senang karena Polda Jabar masuk dalam lima besar nominasi untuk kategori Polda Tipe A. Semoga apa yang telah kami lakukan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Jawa Barat,” ujar Kapolda.
Irjen Rudi juga berharap kehadiran tim Kompolnas Award tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga sebagai ruang untuk menerima masukan, kritik, dan saran demi perbaikan kinerja kepolisian.
“Kami sadar, membangun Polri yang unggul dan dicintai masyarakat bukan pekerjaan instan. Dibutuhkan proses berkelanjutan, konsistensi, integritas, serta pembelajaran terus-menerus. Oleh karena itu, keikutsertaan kami dalam Kompolnas Award bukan semata-mata untuk memenangkan penghargaan, melainkan sebagai momentum untuk memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Kapolda.
BANDUNG.radarinformasi.com – Anggota Dewan Juri Kompolnas Award 2025, Mohammad Choirul Anam, melakukan pengecekan dan verifikasi berbagai inovasi serta program yang diterapkan di Mapolda Jawa Barat, khususnya terkait pelayanan publik, tata kelola, serta hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Selasa (24/6)
Dalam kunjungannya ke Mapolda Jabar pada Senin (23/6/2025), Anam menyebut Polda Jabar menonjolkan pendekatan digitalisasi sebagai salah satu upaya utama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Tadi kami mendapatkan berbagai penjelasan. Yang menarik adalah Polda Jabar menonjolkan pendekatan digitalisasi. Menurut kami, digitalisasi ini sangat berdampak, terutama dalam dua hal, yakni mempercepat proses pelayanan yang sebelumnya bisa memakan waktu berhari-hari, kini dapat diselesaikan dalam 10-15 menit,” ujar Anam.
Selain mempercepat layanan, lanjutnya, digitalisasi juga menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah praktik pungutan liar (pungli), seperti dalam pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang kini tidak lagi menerima pembayaran tunai, melainkan melalui sistem transfer. Hal ini dinilai dapat memangkas mata rantai pertemuan langsung dan menjadi langkah serius menuju kepolisian yang modern dan transparan.
“Dengan digitalisasi, pelayanan semakin cepat, integritas meningkat, dan manfaatnya semakin besar bagi masyarakat,” jelasnya.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan DPRD Jabar, kejaksaan, TNI, hingga tokoh adat yang turut memberikan gambaran terkait kinerja Polda Jabar.
Anam juga meninjau langsung sejumlah layanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat, seperti Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), pengurusan unjuk rasa, hingga layanan SKCK. Menurutnya, semua proses pelayanan dicek mulai dari waktu pelayanan hingga ketersediaan petugas piket.
“Ternyata, petugas siap melayani hingga dini hari. Ini menunjukkan Polda Jabar hadir 24 jam untuk masyarakat Jawa Barat,” kata Anam.
Ia berharap pelaksanaan Kompolnas Award dapat menjadi pendorong bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kinerja.
“Terima kasih kepada Polda Jabar yang telah membuka akses informasi seluas-luasnya. Keterbukaan seperti ini adalah jalan terbaik untuk mendorong Polda Jabar semakin baik,” tutup Anam.
BOGOR.radarinformasi.com – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. memimpin kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, Senin (23/6/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Bogor, para Kapolsek jajaran, anggota Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri), serta personel Polres Bogor. Prosesi diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh Kapolres Bogor, dan diakhiri dengan tabur bunga di pusara para pahlawan.
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa.
“Menjelang peringatan HUT Bhayangkara ke-79, kita diajak untuk merenungkan kembali semangat juang para pahlawan. Semangat itu menjadi landasan kita dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, jajaran Polres Bogor juga berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai patriotisme serta meningkatkan semangat pengabdian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bogor.
BEKASI.radarinformasi.com – Sebanyak 26 perwakilan organisasi pers dan advokat di Kabupaten Bekasi melakukan aksi unjuk rasa ke Polres Metro Bekasi, Jum’at, 20 Juni 2025. Aksi tersebut digelar depan Mako Polres Metro Bekasi dan cukup menarik perhatian publik. Sabtu (21/6)
Aksi bersama itu menyuarakan kritik terhadap kinerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Bekasi dan penyidik dalam menerbitkan Laporan Polisi terhadap laporan pengaduan karya Jurnalistik.
“Wajarkah kita aksi mensuarakan bahwa karya jurnalistik, para advokat sebagai kuasa hukum pelapor dan narsum di pemberitaan lalu di LP kan atas pencemaran nama baik?,” ujar Opan.
“Sangat mudahkah SPKT dan penyidik menerbitkan LP tersebut sebelum dikaji dan adanya uji materi berdasarkan UU Pers serta adanya pertimbangan kode etik jurnalistik oleh Dewan Pers, terlebih dalam pemberitaan sedikitpun tidak menyebutkan nama, dan hanya inisial berdasarkan object bukti pelaporan,” ungkap ketua umum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan.
Menurutnya, ketika pena jurnalis sudah tidak lagi didengar, maka aksi demonstrasi adalah satu-satunya cara untuk didengar.
“Karena ketika para Jurnalist sudah turun aksi, maka itu menandakan Negara sedang dalam keadaan tidak baik baik saja,” ucapnya.
Dia mengkritisi seharusnya ketika Kepolisian menerima adanya dugaan terkait isi pemberitaan di media oleh siapapun, maka penyidik maupun SPKT tidak serta merta menerbitkan Laporan Kepolisian, karena itu akan menimbulkan kehebohan.
“Ada mekanismenya, kita punya Undang Undang tersendiri dalam menjalankan profesi jurnalis. kepolisian bisa menyarankan pengadu melakukan Dunmas terlebih dahulu sebelum adanya LP. Kalau sudah terbit LP, maka itu sudah ada unsur pidana terhadap karya jurnalistik, kepada para orang-orang yang ada di pemberitaan, seperti advokat yang memegang kuasa pelapor serta para narasumber yang ikut memberikan uraian pendapatnya di media,” bebernya.
Ditambahkan Ketua DPD AWIBB (Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama) Jawa Barat, Raja Tua Simatupang bahwa hal-hal seperti kedzoliman, pengkebirian, pelecehan dan penghinaan sering terjadi terhadap insan pers.
“Dikarenakan kita masih cenderung tidak kompak, harus kita akui bahwa masih ada diantara kita di hatinya yang berpikir sebodoh teuing, yang penting bukan saya, toh bukan anggota saya!,” sindirnya.
Raja Tua Simatupang mengatakan hal demikian merupakan suatu hal yang jelas-jelas salah kaprah, karena kebebasan atau menyampaikan suatu pendapat dimuka umum itu dijamin oleh Konstitusi.
“Tapi apabila para pemangku kepentingan sudah berpura – pura buta atau tuli mungkin juga bisu, maka kita harus bangunkan mereka dengan mengedor pintu mereka,” ungkapnya.
Selain Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia dan AWIBB, aksi tersebut juga menghadirkan perwakilan organisasi pers dan advokat lainnya dalam spanduk aksi.
Organisasi pers dan advokat tersebut dalam wadah Wartawan Indonesia Bersatoe. Ada (AWIBB) Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama, Perkumpulan Pemimpin Redaksi Independent (PPRI) Indonesia, Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Media Online Indonesia (MOI) Bekasi Raya, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Perwakilan Kabupaten Bekasi, Ikatan Wartawan Online (IWO), Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (Ko-Wappi) dan Persatuan Advokasi Pers Indonesia (PAPI).
Lalu, ada juga Persatuan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN), Media Independen Online (MIO) Indonesia, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Trisula Sakti, Serikat Praktisi Media Indonesia (SPMI), Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI), Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI), Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Pers Guard, Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), Forum Wartawan Bogor Bersatu (FWBB) dan Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI).
Kemudian, Lembaga Pendidikan Pemantauan & Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (LP3K-RI), Forum Wartawan Independen Nusantara (FOR-WIN), Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI), Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Forum Komunikasi Wartawan Pebayuran (FKWP) dan Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI).
Aksi yang dilakukan para insan pers tersebut setelah adanya pelaporan sejumlah organisasi wartawan ke Polda Metro Jaya, Jumat, 13 Juni 2025. Laporan tersebut terkait dugaan penghinaan, pelecehan, dan pencemaram organisasi profesi jurnalistik.
Berikut tuntutan aksi yang tertuang dalam surat pemberitahuan organisasi Wartawan Indonesia Bersatoe, yakni sebagai berikut :
1. Mengevaluasi Kinerja SPKT dan Penyidik Polres Metro Bekasi; 2. Mendesak Kapolres Metro Bekasi Untuk Menerima Diskusi Dari Perwakilan Pendemo Atas Mudahnya Oknum Membuat Laporan di SPKT Dengan Para Terlapor Jurnalis dan Advokat; 3. Meminta Penyidik Lebih Teliti Dalam Menerima Laporan si Oknum dan Juga Meneliti Terlebih Dahulu Perkara Yang diLaporkannya; 4. Mendesak Penyidik Segera Menerbitkan SP2 Lidik / SP3 dari Seluruh Laporan Kepolisian Yang Dibuat Oknum;
“Kami Wartawan Indonesia Bersatoe sepakat untuk mendorong peristiwa tersebut menjadi isu Nasional dan akan melakukan Aksi berikutnya ke Mabes Polri serta ke pihak-pihak terkait jika Kapolres Metro Bekasi tidak segera mengambil langkah bijak dan tegas atas tuntutan diatas, sehingga nantinya akan berdampak presedent buruk terhadap Polri di mata kawan-kawan jurnalis, advokat serta publik,” demikian disampaikan Wartawan Indonesia Bersatoe dalam surat pemberitahuan aksi disampaikan kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, S.I.K., M.H., tertanggal 17 Juni 2025.
Aksi yang digelar oleh perwakilan ke- 26 organisasi pers tersebut mendapat respon positif dari pihak Polres Metro Bekasi.
“Masih menunggu undangan Kapolres Metro Bekasi dalam pertemuan berikutnya, mengingat Kapolres baru kembali dari Umroh, kami menghargai dan menghormati apa yang telah disampaikan diruang pertemuan Lantai 3 tadi. Karena kami cinta, kami sayang dengan Polri. Mengingat kami sebagai Kontrol Publik Tata Kelola Pemerintah,” tambah Opan.
Berdasarkan keterangan Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi, pihaknya akan menjadwalkan Rabu atau Kamis mendatang.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Polres Indramayu menggelar kegiatan Car Free Day (CFD) pada hari ini, Minggu (22/6/2025) yang dipusatkan di Alun-Alun, titik 0 Kilometer, Jalan S. Parman, Jalan R.A. Kartini dan Bunderan Adipura Indramayu.
Kegiatan ini sebagai rangkaian HUT Bhayangkara ke-79 dan uji coba Car Free Day dan Car Free Night yang bakal rutin digelar. Kegiatan berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang datang sejak pagi untuk berolahraga, berwisata kuliner, hingga menikmati hiburan rakyat.
Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, turut hadir dan berbaur bersama masyarakat dalam suasana yang penuh semangat dan kekeluargaan. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati mengajak seluruh warga untuk menjadikan Car Free Day sebagai momentum menjaga kesehatan, mempererat silaturahmi, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang publik yang sehat dan ramah untuk seluruh lapisan masyarakat. Mari kita manfaatkan untuk hidup sehat dan membangun semangat kebersamaan,” ujar Syaefudin.
Rangkaian kegiatan Car Free Day diisi dengan senam massal, pemeriksaan kesehatan, donor darah, dan berbagai pelayanan publik keliling dari beberapa instansi.
Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus mendukung dan mengembangkan program Car Free Day dan Car Free Night ebagai bagian dari komitmen mewujudkan kota yang sehat, ramah lingkungan, dan masyarakat yang aktif.
BOGOR.radarinformasi.com- Ada suasana yang tidak biasa di Depan Alun-Alun Kota Bogor. Sejumlah aktivis kemanusiaan yang menyebut dirinya Free Palestine Network (FPN) Pokja Bogor melakukan aksi damai. Dalam flyer yang beredar sebelumnya mereka menyerukan persatuan. Jum’at (20/07/25).
Puluhan orang terlihat sibuk menyiapkan atribut aksi. Ada bendera Indonesia, bendera Palestina, boneka berlumur darah, berbagai poster dan spanduk besar berukuran 6 meter dengan tulisan “USA, UK, Germany, Franch, Stop Arming Israel!”
“Aksi ini berangkat dari rasa kepedulian yang tinggi terhadap penderitaan rakyat Palestina. Dan kewajiban sebagai manusia dan sesama Muslim,” jelas Mukhtar Abdul Salam, Koordinator Pokja FPN Kota Bogor.
Beberapa anggota Polsekta Bogor sudah sejak awal berkumpul memantau dan mengamankan situasi.
Aksi diisi dengan orasi , pembacaan puisi , yel-yel Palestina dan lain nya membuat suasana semakin meriah.
Warga di sekitar Alun-Alun Kota Bogor tampak banyak yang antusias melihat aksi tersebut. Beberapa warga Bogor juga tampak ikut serta dan mengabadikan kegiatan tersebut dengan ponsel hp masing-masing.
Acara yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya tersebut diakhiri dengan Do’a bersama untuk Palestina. Sekitar jam setengah 6 sore kegiatan akhirnya berakhir dengan suasana damai.
Sementara itu dihubungi terpisah, Sekretaris Jenderal FPN, Furqan AMC menyebut FPN tidak hanya memobilisasi aksi di Jakarta, tapi juga di berbagai kota di antaranya Medan, Palembang, Pekanbaru, Bogor, Bandung, Kendari, Majene, Makassar dan Surabaya.
Di Jakarta ratusan anggota FPN menggeruduk Kedutaan besar Amerika Serikat.
“Aksi massa untuk menekan Amerika Serikat dan sekutunya harus terus dilakukan bergelombang sampai Genosida dihentikan dan Palestina merdeka,” jelas Furqan.
Furqan mengajak seluruh elemen sipil di Indonesia untuk mulai merapatkan barisan dan menyatukan kekuatan.
“Kita harus galang persatuan perjuangan menghentikan genosida dan mendukung kemerdekaan Palestina,” jelas Furqan.
Furqan menyebut arogansi Israel semakin menjadi-jadi. Tidak hanya di Gaza, teror Israel juga paralel di Tepi Barat, Lebanon, Suriah, Yaman dan terakhir di Iran.
“Bahkan ketika serangan Israel telah memicu perang dengan Iran, di saat yang sama Israel tetap melakukan pembantaian di Palestina. Setiap hari puluhan hingga ratusan martir berguguran di Palestina. Termasuk mereka yang dibunuh saat mengantri untuk mendapatkan makanan,” ungkap Furqan.
Menurut Furqan, semua kepongahan dan kebiadaban Israel itu terjadi karena adanya sokongan dari Amerika Serikat dan sekutunya. 80% senjata Israel disuplai oleh Amerika Serikat. Lembaga Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pun lumpuh karena setiap resolusi gencatan senjata selalu diveto Amerika Serikat.
“Karena itu Free Palestine Network menyerukan kepada seluruh kekuatan sipil di Indonesia untuk menekan Amerika Serikat dan sekutunya untuk berhenti mempersenjatai Israel dan menghentikan genosida di Palestina,” jelas Furqan.
Furqan juga mengimbau pemerintah Indonesia untuk mengambil inisiatif kepemimpinan menggalang “Front Internasional Anti Imperialisme” sebagaimana yang telah dipelopori oleh oleh para pendiri bangsa.
“Konferensi Asia Afrika 1955 adalah bukti sejarah kepeloporan Indonesia. Puluhan bangsa merdeka setelahnya. Namun satu-satunya peserta konferensi yang tersisa belum merdeka adalah Palestina. Karena itu kemerdekaan Palestina adalah hutang sejarah kita, hutang sejarah peradaban dunia,” pungkas Furqan.
BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Gedung Satuan Sabhara dan Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti), pada Jumat (20/6/2025) pukul 16.15 WIB, bertempat di Mako Polres Bogor. Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan dua fasilitas penting guna menunjang pelaksanaan tugas pokok kepolisian di wilayah Kabupaten Bogor. Sabtu (21/6)
Pembangunan gedung ini merupakan bagian dari komitmen Polres Bogor dalam memperkuat sarana dan prasarana operasional yang representatif. Kehadiran gedung Sat Sabhara dan Sat Tahti diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas serta kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Acara groundbreaking dihadiri sejumlah pejabat penting dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, antara lain Bupati Bogor Rudy Susmanto, S.Si., Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, S.H., Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Henggar Tri Wahono, S.H., M.H., serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, BPN, DPKPP, dan para pejabat utama Polres Bogor.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan pembacaan doa, penekanan tombol sebagai simbol dimulainya pembangunan, pemotongan tumpeng, serta sesi foto bersama. Meskipun berlangsung singkat, acara berjalan dengan khidmat dan penuh kebersamaan, mencerminkan soliditas antar-instansi di Kabupaten Bogor.
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan wujud keseriusan Polres Bogor dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang kian kompleks. Ia juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bogor dan seluruh unsur Forkopimda yang telah turut merealisasikan pembangunan fasilitas ini.
“Pembangunan gedung ini menjadi bagian penting dalam upaya kami memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga pelaksanaan pembangunan berjalan lancar dan dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung tugas-tugas kepolisian di masa mendatang,” ujar AKBP Rio.
Peletakan batu pertama ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam memperkuat sistem pelayanan publik Polres Bogor secara menyeluruh, berkelanjutan, dan profesional.
BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025, Polsek Caringin Polres Bogor terus mengintensifkan kegiatan sambang dan silaturahmi dengan para tokoh masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektoral serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Sabtu (21/6)
Pada Jumat (20/6/2025), Kapolsek Caringin AKP Hendra Kurnia, S.H., M.M., didampingi Danramil 0621-11/Ciawi Mayor Inf Budi Rahmat dan Camat Caringin Hamdan Firdaus, M.Si., melakukan kunjungan ke tokoh masyarakat setempat, H. Arifin atau yang akrab disapa Abah Ipin, di wilayah Lemah Duhur, Desa Cimande.
Kegiatan berlangsung dalam suasana dialogis, humanis, dan penuh keakraban. Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek menyampaikan pentingnya sinergi antara aparat negara dan tokoh masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif, khususnya menjelang peringatan Hari Bhayangkara.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas. Persatuan dan kesatuan bangsa menjadi fondasi utama ketahanan sosial kita,” ujar AKP Hendra Kurnia.
Selain memberikan imbauan kamtibmas, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi dan kedekatan emosional antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan tema peringatan Hari Bhayangkara tahun ini: “Polri untuk Masyarakat.”
Danramil Mayor Inf Budi Rahmat dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan wilayah yang aman dan stabil. Ia juga mengapresiasi peran serta tokoh masyarakat dalam mendukung ketertiban di lingkungan masing-masing.
Senada dengan itu, Camat Caringin Hamdan Firdaus, M.Si., menegaskan bahwa keharmonisan antarwarga dan kepedulian sosial merupakan kunci dalam membangun kebersamaan. Ia berharap sinergi antara Polsek, Koramil, dan pemerintah kecamatan dapat terus terjaga dalam setiap kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Tokoh masyarakat H. Arifin menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya Polri dan TNI dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Caringin.
“Kami siap bersinergi dan menjaga lingkungan agar tetap damai, terlebih menjelang Hari Bhayangkara. Kehadiran aparat secara langsung di tengah masyarakat memberi semangat tersendiri bagi kami,” ungkapnya.
Polsek Caringin memastikan bahwa kegiatan sambang dan silaturahmi akan terus dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Dengan mendengarkan langsung aspirasi warga dan menjalin komunikasi yang baik, diharapkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus terjaga secara berkelanjutan di wilayah Kabupaten Bogor.
BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 yang diperingati pada 1 Juli 2025, Polsek Gunung Putri Polres Bogor menggelar kegiatan Bhakti Religi berupa aksi bersih-bersih Masjid Jami At-Taubah yang berlokasi di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (20/06/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolsek Gunung Putri, AKP Tunggul Wicaksono, S.H., bersama personel Polsek Gunung Putri. Para anggota terlihat antusias membersihkan seluruh area masjid, mulai dari ruang utama, pelataran, hingga halaman sekitar masjid.
Bhakti Religi ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kebersihan rumah ibadah dan sebagai bagian dari upaya menjalin kemitraan dengan masyarakat, khususnya dalam bidang keagamaan.
Kapolsek Gunung Putri AKP Aulia Robby Kartika Putra, S.I.K., M.I.K., melalui Wakapolsek AKP Tunggul Wicaksono, S.H., juga menyerahkan bantuan peralatan kebersihan kepada pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) sebagai bentuk dukungan moril terhadap pengelolaan fasilitas ibadah.
“Bhakti Religi ini merupakan rangkaian kegiatan memperingati HUT Bhayangkara ke-79. Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan,” ujar AKP Tunggul.
Kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, termasuk para tokoh agama, yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Warga Desa Cicadas menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kepedulian jajaran Polsek Gunung Putri dalam kegiatan sosial keagamaan, yang dianggap mampu memperkuat kedekatan emosional antara aparat dan warga.
Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban dan semangat gotong royong, mencerminkan nilai-nilai kebersamaan yang sejalan dengan semangat peringatan Hari Bhayangkara. Dalam kesempatan itu, para personel Polsek juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara informal kepada warga.
Di kesempatan terpisah, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, SH, mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan gangguan kamtibmas atau tindak kriminalitas lainnya.
“Silakan laporkan melalui Call Center Polri di (021) 110 yang aktif 24 jam, atau melalui nomor aduan Polres Bogor di 0812-1280-5587,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polsek Gunung Putri berharap dapat terus mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat, serta memberikan kontribusi positif dalam membangun lingkungan yang aman, bersih, dan religius.
BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah dan memperkuat sinergi antara TNI dan Polri, Bhabinkamtibmas Polsek Cijeruk Aiptu Irwan Setiawan bersama Babinsa Koramil Cijeruk Peltu Mulyana melaksanakan kegiatan sambang ke warga binaannya di Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, pada Jumat (20/06/2025).
Kegiatan sambang ini merupakan langkah preemtif yang rutin dilakukan untuk mempererat silaturahmi serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat.
Dalam kunjungannya, Aiptu Irwan dan Peltu Mulyana memberikan edukasi terkait kewaspadaan terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Mereka mengajak masyarakat untuk tidak mudah tergiur oleh tawaran kerja di luar negeri yang tidak jelas legalitasnya, serta mengingatkan pentingnya partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Kami mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap tawaran kerja yang tidak jelas dan segera melapor apabila menemukan indikasi perekrutan mencurigakan,” ujar Aiptu Irwan.
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Cijeruk AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan sambang ini merupakan wujud kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Bhabinkamtibmas terus mengajak warga untuk menjaga kerukunan serta aktif berkoordinasi dengan aparat keamanan dalam menyelesaikan masalah yang muncul di lingkungan masing-masing,” jelas AKP Didin.
Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, SH, menambahkan bahwa kegiatan sambang seperti ini merupakan upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan sosial yang bisa saja muncul.
“Sesuai arahan Bapak Kapolres, setiap petugas di lapangan harus mampu mendeteksi sejak awal potensi gangguan kamtibmas agar dapat segera direspons,” ujar IPDA Yulista.
Warga Desa Warung Menteng menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa lebih tenang dan terbuka dalam menyampaikan keluhan serta persoalan di lingkungan sekitar.
Di kesempatan lain, IPDA Yulista juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor apabila menemukan tindakan kriminal atau gangguan kamtibmas lainnya.
“Laporkan segera melalui Call Center Polri di nomor (021) 110 yang aktif 24 jam, atau melalui nomor aduan Polres Bogor di 0812-1280-5587,” ujarnya.
Dengan sinergitas yang kuat antara TNI dan Polri, serta dukungan aktif dari masyarakat, diharapkan situasi keamanan di Kecamatan Cijeruk, khususnya Desa Warung Menteng, tetap terjaga dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.