Hardiknas 2025: Kapolres Bogor Tegaskan Komitmen Polri untuk Dunia Pendidikan

BOGOR.radarinformasi.com – Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, pada Jumat pagi (2/5/2025). Sabtu (3/5)

Kehadiran Kapolres dalam upacara ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional dan membentuk generasi muda yang cerdas serta berkarakter. Tahun ini, upacara mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Upacara dimulai pukul 07.40 WIB dan berlangsung khidmat. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si. Acara turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pejabat Pemerintah Kabupaten Bogor, tokoh masyarakat, pelajar, serta tamu undangan lainnya.

Dalam keterangannya, Kapolres Bogor menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi dalam membangun bangsa. Ia juga menyatakan bahwa tanggung jawab menciptakan pendidikan yang berkualitas adalah milik bersama, termasuk institusi Polri.

“Kami mendukung penuh setiap upaya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas. Semoga momentum Hari Pendidikan Nasional ini menjadi pemicu semangat untuk terus memperbaiki dunia pendidikan di Indonesia,” ujar AKBP Rio Wahyu Anggoro.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pertunjukan marching band, senam sehat bersama, serta pertunjukan musik kolosal sebagai simbol semangat kebersamaan dalam memperingati Hardiknas 2025.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Upacara Peringatan Hardiknas Kabupaten Indramayu 2025, Wujudkan Pendidikan Bermutu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kabupaten dengan khidmat di Alun-Alun Indramayu pada Jum’at (2/5/2025). 

Dipimpin langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, selaku Inspektur Upacara, acara ini dihadiri Wakil Bupati Syaefudin, Pimpinan DPRD Kabupaten Indramayu, Forkopimda Kabupaten Indramayu serta diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), serta ratusan pelajar yang mengenakan pakaian adat Indramayu. 

Dalam kesempatan ini, Bupati Lucky Hakim menyampaikan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, yang menekankan pentingnya partisipasi seluruh pihak untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua.

Oleh karenanya peringatan hari pendidikan nasional bukanlah sekadar seremonial, hari pendidikan nasional merupakan momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa.

“Untuk itu, diperlukan kerja sama semua pihak baik pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa. Pemerintah sebagai penyelenggara negara tidak dapat bekerja sendiri, erlu dukungan dan partisipasi semesta agar pendidikan sebagai layanan publik dapat berperan mengantarkan anak-anak menjadi generasi hebat dan kuat,” ungkapnya. 

Diketahui sejak oktober 2024, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah melakukan langkah-langkah nyata membangun layanan pendidikan yang bermutu. Secara manajerial, kementerian pendidikan dasar dan menengah memperbaiki tata kelola, pembinaan, dan kinerja guru. Secara kurikuler, kementerian pendidikan dasar dan menengah akan menerapkan pembelajaran mendalam, pemberlakuan tes kemampuan akademik, serta pembelajaran coding, dan kecerdasan artifisial. 

Selain itu secara pedagogis, dalam rangka membentuk karakter, kementerian membuat kebijakan tujuh kebiasaan anak indonesia hebat yang meliputi bangun pagi, beribadah, berolah raga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat, program pagi ceria yang meliputi senam anak indonesia hebat, menyanyikan lagu indonesia raya, dan doa bersama.

“Pemajuan pendidikan terus dilakukan untuk mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan kompten. Dengan semangat hari pendidikan nasional mari kita saling bergandeng tangan, bahu membahu, dan bergotong royong mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” pungkas Bupati Indramayu. 

Pada kesempatan tersebut dilakukan juga penyerahan penghargaan secara langsung oleh Bupati Indramayu kepada para siswa yang telah berhasil meraih prestasi di berbagai perlombaan. 

Reporter  : Andika

Redaktur  : Rizal

Bupati dan Wabup Indramayu Kompak Serukan Komitmen Majukan Pendidikan di Hari Hardiknas 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk menegaskan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan. Pada Jumat, 2 Mei 2025, Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin menyampaikan pesan dan harapannya kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya insan pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengucapkan selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional 2025 dan mengajak semua pihak untuk merenungkan perjalanan serta masa depan pendidikan di tanah air, khususnya di Kabupaten Indramayu.

“Pendidikan adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik. Kami berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, mulai dari akses yang lebih merata, fasilitas yang lebih memadai, hingga kualitas guru yang terus berkembang,” ujarnya.

Lucky Hakim juga berharap agar seluruh institusi pendidikan, guru, siswa, orang tua, dan masyarakat dapat bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang inovatif, inklusif, dan berkarakter.

“Mari wujudkan Indramayu yang lebih baik, lebih maju, lebih cerdas, dan berdaya saing melalui pendidikan yang bermutu. Seperti kata Ki Hajar Dewantara, Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Di depan memberi teladan, di tengah membangun semangat, di belakang memberi dorongan,” tambahnya.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Indramayu Syaefudin juga menyampaikan ucapan selamat dan menegaskan pentingnya refleksi di momen Hari Pendidikan Nasional. Menurutnya, pendidikan adalah fondasi utama untuk membangun masyarakat yang lebih baik.

“Kami di Kabupaten Indramayu berkomitmen penuh untuk meningkatkan kualitas pendidikan dari berbagai aspek. Saya berharap kepada seluruh intansi pendidikan, guru, siswa, orang tua, dan masyarakat dapat bersinergi membangun ekosistem pendidikan yang inovatif, inklusif, dan berkarakter,” tuturnya.

Syaefudin juga mengutip filosofi Ki Hajar Dewantara sebagai pengingat akan peran penting semua pihak dalam membina generasi muda.

“Majulah pendidikan Indramayu. Majulah pendidikan nasional,” pungkasnya.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025 di Indramayu menjadi simbol kesatuan langkah antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan masa depan pendidikan yang cerah dan berdaya saing tinggi.

Bupati Lucky Hakim Serahkan 120 SK CPNS, Tekankan Pelayanan Optimal dan Integritas

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Sebanyak 120 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dalam sebuah acara yang digelar di Pendopo Indramayu, Jalan Mayjen Sutoyo No. 1/E, Kelurahan Lemahabang, Kecamatan Indramayu, Rabu (30/4/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan ucapan selamat datang kepada para CPNS yang telah lulus melalui berbagai tahapan seleksi. Ia mengingatkan bahwa proses ujian sesungguhnya justru dimulai setelah para peserta diangkat sebagai aparatur sipil negara (ASN).

“Selamat datang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Atas nama pribadi dan bersama Wakil Bupati, saya ucapkan selamat bergabung. Kalau kemarin teman-teman berhasil melalui ujian-ujian, maka ujian yang sebenarnya adalah setelah dilantik sebagai CPNS dan menjalani tugas,” ujar Lucky Hakim.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa pengangkatan sebagai CPNS membawa perubahan besar dalam kehidupan seseorang. Oleh karena itu, para CPNS diminta untuk mulai mematuhi seluruh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, serta menyadari sepenuhnya bahwa mereka bekerja untuk rakyat.

“Mulai hari ini, semua harus mematuhi peraturan secara detail. Tujuannya satu: memberikan pelayanan yang optimal. Kita harus sadar sesadar-sadarnya, bahwa kita digaji oleh rakyat. Dan yang membayar gaji kita belum tentu berpendidikan tinggi. Bisa jadi mereka tidak sekolah, hanya lulusan SD, bahkan ada yang tidak bisa baca-tulis. Mereka itu yang membayar kita. Maka dari itu, kita harus maklum, sabar, dan melayani dengan sepenuh hati,” tegasnya.

Bupati juga mengajak seluruh CPNS untuk mendukung visi-misi Indramayu Reang Kabupaten Indramayu dalam gerakan “Beberes Indramayu”, yakni membangun daerah yang religius, ekonominya kerakyatan, aman, nyaman, dan penuh semangat gotong royong.

Salah satu peserta CPNS, Siti Nurhaliza, menyampaikan rasa syukur atas kelulusannya. Ia mengungkapkan bahwa proses seleksi sangat kompetitif dengan ribuan pendaftar yang bersaing memperebutkan satu posisi di tiap instansi.

“Alhamdulillah sekali, saya bersyukur kepada Allah SWT dan kedua orang tua yang selalu mendukung saya. Proses ini sangat berat, karena setiap formasi hanya diambil satu orang dari ribuan pelamar. Kami juga diajarkan misi-misi Bupati Indramayu dan nilai-nilai integritas sebagai ASN,” ujarnya.

Acara penyerahan SK berlangsung khidmat dan penuh harapan agar para CPNS dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjadi bagian dari perubahan positif di Kabupaten Indramayu.

Reporter  : Andika

Redaktur  : Rizal

Ketua DPC FSB HUKATAN SBSI dan Massa Buruh Sampaikan Aspirasi di Depan Gedung Kantor Bupati Toba

TOBA.radarinformasi.com – Dalam memperingati Hari Buruh Sedunia, massa buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Buruh yang ada di Kabupaten Toba Sumatera Utara menyampaikan aspirasinya di depan gedung Kantor Bupati Toba, Kamis (1/5/2025).

Salah satu perwakilan massa aksi Robenton Hutapea dari DPC FSB HUKATAN SBSI Kab.Toba saat ditemui di Kedai Kopi Partungkoan sangat berharap Pemkab Toba hadir dan merealisasikan 5 (lima) point tuntutan yang disampaikan antara lain :

1. Meminta Kepada Kementerian Kehutanan RI untuk melakukan verifikasi pada lahan konsesi PT. TPL guna menjaga konflik antara masyarakat sekitar konsesi.

2. Meminta kepada Menteri Tenaga Kerja untuk melindungi dan mempertahankan PT. TPL tetap beroperasi untuk menghindari PHK.

3. Meminta kepada Kapolri agar menjaga  keamanan dan kenyamanan bagi karyawan/i dalam bekerja, mengingat bahwa PT. TPL adalah objek vital nasional.

4. Meminta kepada Bupati Toba agar bersama- sama dengan KPHL IV Balige, Kadis Perijinan dan Ketenagakerjaan, Kabag Hukum dan Kapolres Toba agar menyampaikan aspirasi  buruh ke pimpinan pusat dan membentuk tim untuk menghindari konflik masyarakat dengan karyawan jika bekerja di lahan yang berada di wilayah Kabupaten Toba.

5. Meminta Menteri Tenaga Kerja segera mencabut UU (Undang Undang) Cipta Kerja karena sangat merugikan pekerja buruh.

“Kita berharap Pemkab Toba hadir dan segera mewujudkan seluruh tuntutan, karena ini menyangkut keberlangsungan hidup warga Toba” kata Robenton

Dalam aksi Peringatan Hari Buruh, Ketua DPC FSB HUKATAN SBSI ini mengharapkan perhatian dari Pemkab Toba agar buruh yang bekerja di PT. TPL bisa tetap bekerja.

“Pertama kali saya ucapkan selamat Hari Buruh, dengan aksi ini kami harapkan Pemkab Toba mendukung agar perusahaan tetap beroperasi agar buruh itu mendapatkan pekerjaan. Belakangan ini kita lihat buruh terancam kehilangan pekerjaan oleh karena adanya isu-isu akan menutup perusahaan,” ucap Robenton.

Hari Buruh pada umumnya dirayakan pada tanggal 1 Mei, dan dikenal dengan sebutan May Day. Hari buruh ini adalah sebuah hari libur (di beberapa negara) tahunan yang berawal dari usaha gerakan Serikat Buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.

FSB HUKATAN SBSI di wilayah Toba adalah Federasi Serikat Buruh (FSB) yang merupakan bagian dari Federasi Kehutanan, Industri Umum, Perkayuan, Pertanian dan Perkebunan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (F HUKATAN KSBSI) yang didirikan pada 15 Oktober 1997.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Kloter Pertama Jamaah Haji Asal Bandung Tiba di Asrama Haji Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebanyak 437 calon jamaah haji asal Kabupaten Bandung yang tergabung dalam kloter pertama Embarkasi Haji Kertajati tiba di Asrama Haji Jawa Barat, Indramayu, Kamis (01/05/2025) siang.

Rombongan jamaah diberangkatkan menggunakan delapan armada bus. Setibanya di lokasi, para calon tamu Allah langsung mengikuti sejumlah tahapan awal sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, seperti pemeriksaan kesehatan, distribusi living cost, serta pemasangan gelang identitas.

Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Kertajati, Muhammad Ali Abdul Latif menjelaskan, seluruh jamaah akan menginap sementara di dua tower penginapan yang telah disediakan. Mereka dijadwalkan diberangkatkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada Kamis malam.

“Untuk musim haji tahun ini, Embarkasi Kertajati akan memberangkatkan 28 kloter yang terdiri dari calon jamaah asal Indramayu, Kota dan Kabupaten Cirebon, Kuningan, Majalengka, Sumedang, Subang, Purwakarta, Kota dan Kabupaten Bandung, serta Bandung Barat,” jelasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

May Day dan Mayday: Dua Istilah Serupa, Makna Sangat Berbeda

Memahami sejarah perjuangan buruh dan sinyal darurat internasional yang sering disalahartikan.

BOGOR.radarinformasi.com – Setiap tanggal 1 Mei, berbagai daerah di Indonesia dan dunia diramaikan oleh aksi turun ke jalan, orasi massa buruh, hingga spanduk berisi tuntutan kesejahteraan. Hari ini dikenal sebagai May Day atau Hari Buruh Internasional, sebuah simbol perjuangan kelas pekerja.

Namun, di sisi lain, masyarakat kerap mendengar istilah Mayday yang terdengar serupa, tetapi ternyata memiliki makna yang sangat berbeda. Apa sebenarnya perbedaan antara keduanya?

Akar Sejarah May Day: Perjuangan Panjang Kaum Buruh

May Day berakar dari perjuangan buruh di Amerika Serikat pada tahun 1880-an. Kala itu, para pekerja menghadapi kondisi kerja yang tidak manusiawi, jam kerja panjang antara 12–16 jam per hari, dengan upah minim dan tanpa perlindungan keselamatan.

Puncaknya terjadi pada 1 Mei 1886, saat sekitar 300 ribu buruh di seluruh Amerika Serikat melakukan mogok kerja besar-besaran untuk menuntut jam kerja 8 jam per hari. Di Chicago, aksi ini berakhir tragis dengan Insiden Haymarket, ledakan bom dan bentrokan antara polisi dan demonstran yang menewaskan sejumlah orang.

Sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan tersebut, The International Socialist Congress menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional pada tahun 1889. Sejak itu, May Day diperingati di berbagai negara sebagai simbol solidaritas buruh dunia.

May Day di Indonesia: Dari Pengakuan hingga Penghapusan dan Kembali Diakui

Indonesia mengenal May Day sejak masa kolonial. Namun secara resmi, Presiden Soekarno pada tahun 1948 menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Nasional, disertai dengan hak libur bagi para pekerja melalui Undang-Undang Kerja Nomor 12 Tahun 1948.

Namun, pasca peristiwa G30S/PKI tahun 1965, Hari Buruh dihapuskan dari daftar hari libur nasional. Pemerintah Orde Baru bahkan mencurigai peringatan May Day sebagai gerakan berbau subversif.

Baru setelah era reformasi, peringatan May Day kembali digelar secara terbuka. Pada 1 Mei 2013, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani Keppres Nomor 24 Tahun 2013 yang menetapkan kembali 1 Mei sebagai hari libur nasional.

Mayday: Sinyal Darurat Global di Dunia Udara dan Laut

Di luar konteks perjuangan buruh, istilah Mayday adalah sinyal darurat internasional dalam komunikasi radio, terutama di bidang penerbangan dan pelayaran.

Kata ini berasal dari bahasa Prancis “M’aidez” yang berarti “tolong saya.” Pertama kali diperkenalkan pada tahun 1923 di Inggris, Mayday dipilih karena mudah diucapkan dan dikenali dalam komunikasi suara antar operator radio di situasi krisis.

Saat situasi sangat darurat seperti kecelakaan pesawat atau kapal, petugas akan mengucapkan “Mayday, Mayday, Mayday” untuk meminta bantuan segera.

Dua Kata, Dua Dunia, Dua Makna Penting

Meski terdengar serupa, May Day dan Mayday memiliki arti yang sangat berbeda. May Day adalah peringatan dan penghormatan atas perjuangan hak-hak buruh. Sementara Mayday adalah seruan minta tolong dalam kondisi darurat.

Keduanya mengingatkan kita pada nilai penting perjuangan, keselamatan, dan solidaritas, baik dalam konteks sosial maupun kemanusiaan.

Rizal

Peringatan Hari Buruh, Pemkab Indramayu Apresiasi Peran Besar Para Pekerja

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pekerja atas kontribusi besar mereka dalam membangun daerah. Momentum peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini menjadi pengingat penting atas semangat, dedikasi, dan kerja keras para buruh yang telah menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”pada Kamis (01/05/25).

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyatakan bahwa tanpa peran aktif dan kerja keras para pekerja, kemajuan daerah tidak akan mungkin tercapai.

“1 Mei adalah momentum penting untuk mengapresiasi peran besar para pekerja dalam membangun daerah, meningkatkan kesejahteraan, dan menggerakkan roda perekonomian. Tanpa semangat, dedikasi, dan kerja keras saudara-saudara semua, kemajuan Indramayu tidak akan mungkin tercapai,” ujar Syaefudin, Kamis (1/5/2025).

Sementara itu, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh buruh di Indramayu dan Indonesia. Ia menekankan pentingnya menjadikan Hari Buruh Internasional sebagai momen untuk memperjuangkan kesepadanan, kesamaan, dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan pekerja.

“Hari Buruh Internasional adalah momentum untuk mencapai kesepadanan, kesamaan, dan kesejahteraan dalam meraih kehidupan yang lebih baik. Selamat memperingati Hari Buruh Internasional Tahun 2025,” tutur Lucky Hakim.

Peringatan Hari Buruh di Indramayu tahun ini diharapkan menjadi penguat solidaritas antara pemerintah, pekerja, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan kerja yang adil dan sejahtera.

Reporter  : Andika

Redaktur  : Rizal