Kanwil Ditjenpas Sumut dan Ka. UPT Medan Anjangsana ke Kodam I/BB Jalin Sinergi Keamanan

MEDAN.radarinformasi.com – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, didampingi para Kepala Bidang, Kepala Bagian, serta sejumlah Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Medan sekitar, melaksanakan kegiatan anjangsana ke Markas Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan pada Selasa 15 April kemarin. Kunjungan ini disambut hangat oleh Pangdam I/BB, Mayor Jenderal TNI Rio Firdianto. Rabu (16/4)

Anjangsana ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan serta membangun sinergi antara Ditjen Pemasyarakatan dengan jajaran TNI, khususnya Kodam I/Bukit Barisan, dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan serta menciptakan stabilitas keamanan yang kondusif di wilayah Sumatera Utara.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Kakanwil Ditjenpas Sumut Yudi Suseno menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pangdam dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan tugas pembinaan dan pengamanan warga binaan pemasyarakatan.

“Sinergi antara pemasyarakatan dan TNI menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis. Kami sangat menghargai dukungan Kodam I/BB selama ini, dan berharap kerja sama ini terus berlanjut dan semakin kuat,” ungkap Yudi Suseno.

Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan komitmen Kodam untuk terus mendukung program-program dan kegiatan yang dijalankan oleh Kanwil Ditjenpas Sumut. Ia juga menekankan pentingnya menjaga sinergi antar lembaga untuk mendukung ketertiban dan keamanan di masyarakat.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Bertemu Perhimpunan Penyuluh Pertanian, Wabup Indramayu Bahas Penguatan Peran Penyuluh di Daerah Strategis 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Perhimpunan Penyuluh Pertanian (Perhiptani) Kabupaten Indramayu melakukan audensi dengan Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, pada Selasa (15/4/2025). Audensi ini digelar di Ruang Wabup sebagai upaya memperkuat peran penyuluh pertanian dalam mendukung produktivitas sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Rabu (16/4)

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Perhiptani menyampaikan sejumlah persoalan dan tantangan yang dihadapi para penyuluh di lapangan. Mulai dari keterbatasan jumlah penyuluh aktif, kebutuhan peningkatan kapasitas, hingga pentingnya dukungan anggaran dan sarana kerja yang memadai. Para penyuluh juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian sangat bergantung pada kuatnya sistem penyuluhan. 

Wakil Bupati Indramayu Syaefudin menyambut baik inisiatif Perhiptani dan menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat fungsi penyuluh pertanian. 

“Indramayu adalah lumbung pangan nasional. Kita tidak bisa bicara ketahanan pangan tanpa memastikan para penyuluh kita berada dalam posisi yang kuat, didukung dan diberdayakan,” ujar Syaefudin dalam arahannya. 

Wabup juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, penyuluh, petani, dan lembaga pendidikan pertanian. Menurutnya, penguatan penyuluh tidak hanya soal jumlah, tetapi juga kualitas dan akses informasi teknologi pertanian terbaru yang harus merata hingga ke pelosok desa. 

Ketua Perhiptani Kabupaten Indramayu, Wawan Setiawan berharap hasil audensi ini dapat menjadi pintu masuk untuk pembenahan sistem penyuluhan di Indramayu. Termasuk di dalamnya rekrutmen penyuluh baru, peningkatan kompetensi melalui pendidikan berkala, serta penambahan fasilitas penunjang lapangan dan tambahan penghasilan. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Ribuan Warga Padati Karangsong, Tradisi Nadran Jadi Simbol Syukur dan Gotong Royong Nelayan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ribuan warga tumpah ruah memadati wilayah pesisir Karangsong, Kabupaten Indramayu, untuk mengikuti tradisi laut Nadran yang kembali digelar oleh masyarakat dan nelayan di wilayah kerja KPL Mina Sumitra. Rabu (16/04)

Tradisi yang digelar dua tahun sekali ini menjadi bentuk rasa syukur atas limpahan hasil laut sekaligus simbol kebersamaan masyarakat pesisir. Kegiatan berlangsung meriah dengan kehadiran Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang turut mengikuti prosesi utama berupa larung kepala kerbau ke tengah laut.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia, memadati sepanjang jalan menuju muara Karangsong yang menjadi titik kumpul prosesi pelepasan. Arak-arakan meron yang membawa kepala kerbau diiringi seni tradisional, tabuhan musik, serta tarian khas daerah menambah semarak suasana.

Prosesi larung menjadi puncak acara, di mana kepala kerbau yang telah dihias diarak dan kemudian dilarungkan ke laut sebagai bentuk penghormatan kepada alam dan ungkapan rasa syukur atas hasil laut yang melimpah. Nuansa spiritual dan budaya sangat kental terasa dalam setiap rangkaian kegiatan.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Karangsong dan sekitarnya dalam menjaga serta melestarikan tradisi warisan leluhur tersebut. Ia menilai Nadran tidak hanya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai momentum memperkuat solidaritas serta identitas budaya masyarakat pesisir.

“Tradisi Nadran ini adalah warisan budaya yang luar biasa. Semoga melalui kegiatan ini, semangat gotong royong dan kecintaan terhadap laut bisa terus hidup dan diwariskan kepada generasi muda. Hal ini sejalan dengan visi Indramayu Reang,” ujar Syaefudin dalam sambutannya.

Ia pun berharap para nelayan di Karangsong dan wilayah pesisir Indramayu semakin sejahtera dan selalu diberikan keselamatan dalam menjalankan aktivitas melaut.

Tradisi Nadran Karangsong merupakan bagian dari kekayaan budaya lokal yang masih lestari hingga kini. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga menunjukkan betapa pentingnya menjaga harmoni antara manusia dan alam.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Lucky Hakim Bersama BPN Kembali Sertifikatkan Aset Pemerintah Daerah 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim kembali mengamankan aset pemerintah daerah dengan cara mensertifikasi. Hal ini merupakan upaya untuk menjaga aset dari kehilangan dan mendapatkan kepastian hukum.  Selasa (15/4)

Hal tersebut ditegaskan Bupati Indramayu Lucky Hakim ketika menerima sertifikat aset pemerintah daerah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Indramayu di Pendopo, Senin (14/4/2025). 

Lucky Hakim menjelaskan, sertifikasi aset-aset tanah milik pemerintah daerah terus dilakukan setiap tahun. Hal ini merupakan upaya untuk menjaga aset agar tidak hilang, tertib administrasi, dan juga mendapatkan kepastian hukum sehingga tidak bersengketa dengan pihak lain. 

“Kita tertibkan aset pemda ini agar tidak ada klaim dari pihak lain yang pasti ini agar mendapatkan kepastian hukum bagi kita penyelenggara pemerintahan,” kata Lucky Hakim. 

Lucky Hakim menambahkan, saat sekarang total aset yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Indramayu sebanyak 2.168 bidang tanah yang tersebar di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut yang sudah tersertifikat sebanyak 881 bidang sisanya sebanyak 1.287 bidang masih terus dilakukan sertifikasi. 

Sementara itu Kepala BPN Kabupaten Indramayu, Fredy Marfin mengatakan, pengelolaan aset daerah yang transparan dan berkelanjutan merupakan hal yang sangat penting saat ini. Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah kerja keras dalam proses percepatan sertifikasi aset daerah ini. 

“Percepatan penerbitan sertifikat aset di Kabupaten Indramayu ini merupakan satu tuntutan untuk melegalkan kepemilikan hak atas tanah terutama yang berhubungan dengan lokasi atau tanah pemerintah daerah yang ada di Kabupaten Indramayu,” kata Fredy. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Indramayu Jadi Lokasi Prioritas, Kemensos Dorong Penyelesaian Kampung Nelayan Sejahtera 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu dalam rangka percepatan program Kampung Nelayan Sejahtera, Selasa (15/4/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu dan disambut langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, beserta Kepala SKPD terkait dan Camat Kandanghaur. 

Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos RI, Mira Riyati Kurniasih, dalam sambutannya menyatakan, program ini merupakan bagian dari upaya percepatan penurunan kemiskinan dan pembangunan 3 juta rumah di Indonesia. Dia menegaskan, Indramayu dipilih langsung oleh Menteri Sosial sebagai lokasi prioritas. 

“Program ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga memberi pelatihan keterampilan dan dukungan ekonomi. Kami bekerjasama dengan IPB dan BAZNAS untuk pelatihan dan kurasi produk. Kolaborasi antara Kemensos, Pemda, dan BAZNAS menjadi kunci sukses program ini,” katanya. 

Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 95 persen. Pemerintah menargetkan seluruh rangkaian program selesai maksimal pada 1 Juni 2025. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp9,3 miliar. 

Dirjen Mira juga menegaskan pentingnya akuntabilitas dan transparansi anggaran. Kemensos, bersama Inspektorat, terus melakukan pendampingan agar setiap rupiah dapat dipertanggungjawabkan. 

“Kami mohon dukungan semua pihak untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan kawasan ini,” ujarnya. 

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan banjir rob yang selama ini menjadi tantangan besar bagi Kabupaten Indramayu. 

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Ibu Dirjen dan jajaran. Permasalahan ini telah berlangsung bertahun-tahun dan bahkan menjadi isu nasional karena berada di jalur mudik. Kami siap mengikuti arahan pemerintah pusat dan menyambut baik segala bentuk bantuan dengan semangat gotong royong,” ujarnya. 

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi dan kesadaran bersama dalam menangani kebersihan, serta komitmen Pemda untuk mendukung program dan rencana pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan produk dan potensi ekonomi lokal. 

Sementara itu, Camat Kandanghaur, Hatta Direja menyampaikan, masyarakat sangat mengapresiasi bantuan relokasi yang diberikan Kementerian Sosial untuk masyarakat Desa Eretan Kulon. 

“Kami berkomitmen untuk menjaga kepercayaan ini dan menyukseskan program Kampung Nelayan Sejahtera yang ditargetkan selesai maksimal pada April 2025,” ujarnya. 

Dukungan juga datang dari BAZNAS RI yang terlibat dalam pembangunan 93 unit rumah dan sebuah masjid dua lantai. Telah memilih warga yang memiliki minat dan potensi untuk dilatih dan mengelola Z-Corner, yang juga akan menampilkan produk-produk UMKM unggulan Indramayu. 

“Harapan kami, program ini tidak hanya menyediakan rumah fisik, tetapi juga membangun kemandirian sosial, ekonomi, dan spiritual warga,” ungkap perwakilan BAZNAS RI. 

Kunjungan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun kehidupan masyarakat pesisir yang lebih baik, mandiri, dan sejahtera melalui program Kampung Nelayan Sejahtera.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Permasalahan Air Kotor di Indramayu, Bupati Lucky Hakim dan PDAM Sampaikan Komitmen Perbaikan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Krisis air bersih kembali menjadi sorotan warga Indramayu, khususnya di wilayah Junti dan sekitarnya. Air kotor sempat mengalir ke rumah-rumah warga, menimbulkan keresahan dan kerugian, baik secara fisik maupun psikologis. Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Bupati Lucky Hakim serta Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu menyampaikan permohonan maaf dan memaparkan langkah perbaikan dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Pendopo, Jalan Mayjen Sutoyo No. 1/E, Kelurahan Lemahabang, Kecamatan Indramayu, pada Senin (14/4/2025).

Permasalahan air kotor disebabkan oleh kegiatan flushing atau pembersihan pipa yang tidak berjalan maksimal, diperburuk oleh kondisi pipa tua yang menjadi warisan lama. Tekanan air yang meningkat drastis akibat pasokan tambahan dari Kuningan menyebabkan lebih dari 10 titik pipa pecah di jalur Junti. Akibatnya, air kotor sempat mengalir ke rumah warga, dan mereka harus menunggu hingga lima ember pertama terbuang sebelum air kembali jernih.

Direktur Teknik Perumdam Tirta Darma Ayu, Jojo Sutarjo, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengantisipasi tekanan air tinggi melalui perhitungan teknis dan simulasi, namun kerusakan tetap terjadi. “Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan, kejadian ini bukan unsur kesengajaan,” ujarnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Perumdam memberikan kompensasi berupa diskon 3 kubik air bagi pelanggan terdampak dan mendistribusikan air bersih melalui lima unit armada tangki, meskipun keterbatasan armada menjadi kendala dalam menjangkau seluruh wilayah. Selain itu, debit pengolahan air ditingkatkan dari 43 liter per detik menjadi 115 liter per detik, dan jumlah pompa ditambah dari dua menjadi empat unit.

Sementara itu, Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi persoalan ini. Ia mengakui bahwa kualitas air di Indramayu jauh di bawah standar wilayah lain seperti Kuningan atau Garut karena lokasi yang berada di hilir dekat pantai. “Saya sendiri terkejut. Saya mandi dan berkumur dengan air sekotor itu,” ucapnya.

Bupati juga mengumumkan bahwa PDAM tengah menjalani proses reformasi, regenerasi, dan transformasi. Salah satu langkah yang telah diambil adalah mengganti Direktur Utama PDAM. Selain itu, pemerintah merencanakan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru untuk meningkatkan pelayanan.

Sebagai bentuk komitmen dan akuntabilitas, pemerintah akan memberlakukan pakta integritas bagi Direktur PDAM yang baru. “Jika dalam satu tahun tidak ada peningkatan pelayanan, maka harus mundur secara sukarela berdasarkan komitmen tertulis, bukan hanya janji lisan,” tegas Lucky.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi kepada masyarakat, terutama sebelum mengambil langkah besar yang mungkin dianggap sebagai kemunduran sementara. “Kadang kita harus mundur satu langkah untuk bisa melompat lebih jauh,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mengajak masyarakat dan media untuk aktif mengawasi serta melaporkan segala bentuk ketidakberesan dalam pelayanan PDAM. “Kita semua harus bekerja bersama demi pelayanan publik yang lebih baik,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pemerintah Desa Mekarwaru Pacu Pembangunan, TPT Sepanjang 162 Meter Digarap di Dusun Cikandung

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya percepatan pembangunan terus dilakukan oleh Pemerintah Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Terbaru, pembangunan infrastruktur kembali digiatkan melalui proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 162 meter yang terletak di RW 04, Gang Carta, Dusun Cikandung pada Senin (14/04/25).

Proyek ini memanfaatkan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 tahap pertama dengan nilai anggaran mencapai Rp 37.914.000. Menariknya, pelaksanaan pembangunan TPT dilakukan melalui skema pemberdayaan masyarakat, memberikan kesempatan kerja sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan desa.

Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Madu, menuturkan bahwa pelaksanaan proyek diawasi ketat baik oleh pemerintah desa maupun kecamatan untuk memastikan kualitas pekerjaan. “Setiap tahapan konstruksi dikawal secara teliti agar hasilnya kokoh dan sesuai dengan perencanaan,” ujarnya.

Kepala Desa Mekarwaru, Edi Sukandi, SE, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Menurutnya, keberadaan TPT akan memperlancar akses sekaligus membuka ruang baru untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Selain memperkuat struktur tanah, pembangunan ini juga menjadi pondasi bagi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan nyaman,” ungkapnya.

Antusiasme warga Dusun Cikandung turut mewarnai proses pembangunan ini. Mereka berharap proyek rampung tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi desa. Dengan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah, pembangunan TPT ini diharapkan menjadi langkah maju dalam mewujudkan kemajuan Desa Mekarwaru.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bapemperda DPRD Indramayu Sampaikan Empat Raperda

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu yang digelar dalam rangka penyampaian hasil kajian Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas tahun 2025, Senin (14/4/2025). 

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Amroni. Sementara itu, Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Indramayu, Dalam, menyampaikan hasil kajian terhadap empat Raperda. Ketiga Raperda dinyatakan siap untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan di panitia khusus, sedangkan satu Raperda perlu pendalaman lebih lanjut. 

“Kami telah melakukan pembahasan dan kajian mendalam bersama tim asistensi, OPD, dan pihak terkait lainnya. Tiga Raperda telah memenuhi kelengkapan baik secara yuridis, filosofis maupun sosiologis,” ujarnya.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan apresiasi atas kerja sama DPRD dan Bapemperda dalam proses pembentukan regulasi ini. Dia menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendukung upaya penguatan regulasi demi pelayanan publik yang lebih baik. 

“Kami sangat menghargai sinergi antara eksekutif dan legislatif. Pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti hal-hal yang belum lengkap, termasuk penyampaian penjelasan dan naskah akademik terkait perubahan Perda Nomor 5 Tahun 2020,” ujarnya.

Salah satu Raperda yang menjadi fokus adalah Raperda tentang perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Evaluasi dari Kemendagri dan Kemenkeu mendorong dilakukan penyesuaian sesuai dengan ketentuan UU Nomor 1 Tahun 2022 dan PP Nomor 35 Tahun 2023. 

Sementara itu, Raperda tentang Pemerintahan Desa dinilai penting untuk menyederhanakan regulasi dan menciptakan pedoman yang komprehensif. Sehingga desa-desa memiliki aturan yang jelas dan tidak tumpang tindih, agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif. 

Dalam hal pengelolaan sampah, Raperda yang diajukan mengusung pendekatan ramah lingkungan dan berbasis sumber daya. Menjadikan sampah sebagai potensi, bukan sekadar masalah. Ini bagian dari komitmen pemerintah kabupaten terhadap kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. 

Mengenai Raperda Perubahan Perda Nomor 5 Tahun 2020, Ketua Bapemperda menyatakan belum bisa dilanjutkan ke pembahasan pansus karena dokumen pendukung belum lengkap. 

“Kami meminta agar Bupati atau OPD pengusul hadir langsung menjelaskan maksud, tujuan, dan arah perubahan yang diinginkan,” ujar H. Dalam.

Pada akhir rapat, DPRD Kabupaten Indramayu juga menetapkan perubahan pimpinan dan anggota Bapemperda yang berlaku sejak 14 April 2025. H. Dalam ditetapkan sebagai Ketua Bapemperda dan Ali Fikri sebagai Sekretaris. Keputusan ini dibacakan oleh Sekretaris DPRD, Ali Fikri.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menyambut baik hasil rapat tersebut dan akan menindaklanjuti hasil kajian dengan melengkapi dokumen serta mempercepat koordinasi lintas OPD agar pembahasan Raperda berjalan lancar di tingkat selanjutnya. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati dan DPRD Kabupaten Indramayu Tandatangani Persetujuan Bersama Perubahan Propemperda 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Penguatan sinergi antara eksekutif dan legislatif  dalam penyusunan regulasi di Kabupaten Indramayu terus dilakukan. Hal tersebut terlihat dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu yang membahas Penyampaian Hasil Kajian Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terhadap Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2025.

Berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Indramayu, Senin (14/4/2025), rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Sirojudin serta turut dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim.

Pada hasil kajian Badan Pembentukan Peraturan Daerah  (Bapemperda) DPRD Kabupaten Indramayu terhadap perubahan Program Pembentukan Peraturan  Daerah (Propemperda) Kabupaten Indramayu Tahun 2025 yang disampaikan Ketua Bapemperda Kabupaten Indramayu, Dalam, diketahui sesuai Keputusan DPRD Kabupaten Indramayu Nomor 170/27/KEP/DPRD/2024 Tentang Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) KABUPATEN INDRAMAYU tahun 2024, tanggal 30 Oktober 2025 ditetapkan sebanyak 18 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Indramayu yang terdiri atas 13 Raperda Kabupaten Indramayu usulan dari Bupati Indramayu dan 5 Raperda Kabupaten Indramayu usulan dari DPRD Kabupaten Indramayu.

Kemudian, Dalam melanjutkan, Bapemperda sesuai tugas dan kewenangannya bersama dengan Tim Asistensi Eksekutif Pemerintah Kabupaten Indramayu yang dikoordinir oleh Bagian Hukum Setda Kabupaten Indramayu  melakukan proses pembahasan kembali dan sinkronisasi daftar rancangan peraturan daerah usulan eksekutif dan usulan DPRD.

Dari hasil pembahasan dan sinkronisasi tersebut, ditetapkan Perubahan PROPEMPERDA Kabupaten Indramayu Tahun 2025,  yang semula 18 Raperda sebagaimana hasil rapat BAPEMPERDA,  berubah menjadi 20 Raperda Kabupaten Indramayu dalam PROPEMPERDA Kabupten Indramayu TAHUN 2024.

“Semoga laporan badan pembentukan peraturan daerah DPRD Kabupaten Indramayu ini bermanfaat dan berguna bagi kita semua,” ungkap Ketua Bapemperda. 

Rapat paripurna ditutup dengan penandatanganan persetujuan bersama antara DPRD dan Bupati Indramayu terkait Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2025.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Rutan Kelas IIB Tarutung Gelar Bakti Sosial Sambut Peringatan HBP Ke-61

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Keluarga Besar Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung Gelar Bakti Sosial kepada masyarakat yang kurang mampu dalam rangka peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-61 Tahun 2025 kepada 10 (sepuluh) orang masyarakat yang kurang mampu, Senin (14/04).

Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring menyampaikan kegiatan ini terlaksana sebagai tindak lanjut atas arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, melalui surat edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, perihal penyampaian buku panduan rangkaian kegiatan peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-61 Tahun 2025.

Lebih lanjut, Evan menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Rutan Kelas IIB Tarutung terhadap masyarakat serta bentuk implementasi nilai-nilai kemanusiaan dalam pemasyarakatan sehingga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian sosial pegawai rumah tahanan negara kelas IIB Tarutung kepada masyarakat yang kurang mampu.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno mengapresiasi jajaran Rutan Kelas IIB Tarutung yang telah menyelenggarakan bakti sosial dengan baik.

“Kegiatan bakti sosial dalam rangka peringatan HBP ke-61 ini menjadi momentum penting bagi unit pelaksana teknis pemasyarakatan untuk berbagi dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, serta menunjukkan bahwa Lapas/Rutan hadir sebagai bagian dari komunitas yang peduli dan aktif berkontribusi,” ujar Yudi Suseno.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat atas bantuan yang diberikan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal