BOGOR.radarinformasi.com- Serda Syamsuardi Babinsa Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, menghadiri kegiatan rapat sosialisasi pengrealiaasian Dana Desa tahun 2024 di Aula Kantor Desa, Jum’at (07/06/24).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Abdurahman selaku Kepala Desa Banjarwaru tersebut juga dihadiri oleh para Staf Desa dan perangkat desa lainnya. Dalam rapat tersebut membahas tentang tentang penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Desa Banjarwaru (RKPdes) tahun Anggaran 2024 serta musyawarah penerima bantuan program ketahanan pangan dan penentuan KPM BLT Dana Desa Anggaran tahun 2024.
“Alhamdulilah kegiatan rapat berjalan dengan lancar, dalam kesempatan ini juga kita membahas tentang KPM yang layak menerima bantuan BLT DD dan juga Ketahanan Pangan sehingga tepat waktu dan tepat sasaran”, ujar Babinsa Koramil 0621-11/Ciawi tersebut.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Tim humas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu mengikuti asistensi Kehumasan, yang diselenggarakan di Ruang Rapat Hotel Metland Cirebon, Kamis (06/06). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ini, diikuti oleh tim Humas Lapas Indramayu beserta 7 Unit Pelaksana Teknis lainnya se-wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning). Jumat (07/06/24).
Ketua Pokja Humas Ditjenpas, Deddy Eduar Eka Saputra menyampaikan humas memiliki peran penting dalam menjaga nilai dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi. “Semua petugas pemasyarakatan adalah humas. Jadi gambaran Lapas itu dapat terlihat dari personal petugasnya, baik atau tidaknya dapat dilihat dari perilaku dan sikap jajarannya,” jelasnya.
Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut antara lain tentang peran dan optimalisasi media sosial pemasyarakatan dan teknik cepat pembuatan siaran pers. Hal ini mendorong humas pemasyarakatan dapat menyampaikan informasi dan pemberitaan yang akurat dan berkualitas kepada masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Hero Sulistiyono mendukung penuh tim Humas Lapas Indramayu untuk mengikuti Asistensi kehumasan tersebut. “Tentunya saya sangat mendukung kegiatan ini, karena bertujuan untuk meningkatkan kapasitas insan Humas Pemasyarakatan di wilayah Ciayumajakuning, khususnya Tim Humas Lapas Indramayu,” tutur Hero.
Ia berharap, setelah mengikuti kegiatan Asistensi ini, Tim Humas Lapas Indramayu bisa bekerja lebih maksimal dalam memanfaatkan sosial media dan membuat siaran pers, agar dapat menyampaikan informasi yang ada di Lapas, kepada Masyarakat umum.
BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor dan PT. Palawi Risorsis (Perhutani Alam Wisata) lakukan sosialisasi dan rekonsiliasi Spin Off kelola wisata bertempat di Aula Kantor Perhutani KPH Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Rabu (06/06).
Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto, Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata M. Edwin Hafidz, General Manager Ekowisata Wilayah Barat Nuryanti Tripawestri beserta jajaran, Kepala Seksi Utama Hukum, Kepatuhan dan Agraria Divisi Regional Jawa Barat dan Banten (Divre Janten) Yayu Yuniarti, (Plt) Kepala Seksi Utama Ekowisata Divre Janten Eris Mulyana, Kepala Seksi Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Umum Wanti Hadi Kusumawati dan jajaran Kepala Subseksi KPH Bogor.
Pada kesempatan tersebut Ade Sugiharto menyampaikan pihaknya siap membantu dan menyambut baik kegiatan sosialisasi dan rekonsiliasi data spin off 4 (empat) lokasi wisata yaitu Curug Cipamingkis, Curug Ciherang, Telaga Saat dan Gunung Dago yang selanjutnya nanti akan dilakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Fisik kepada PT. Palawi Risorsis.
“Semoga dengan adanya spin off, pengalihan kelola wisata, pengelolaan menjadi lebih fokus serta profesional dan wisata semakin berkembang maju yang implikasinya pada peningkatan pendapatan PT. Palawi yang akhirnya berkontribusi juga pada Perhutani Group”, jelasnya.
Sementara Nuryanti Tripawestri menyampaikan bahwa PT. Palawi Risorsis merupakan anak Perusahaan Perhutani Group. “Sosialisasi dan rekonsiliasi ini dilakukan agar proses peralihan atau spin off berjalan dengan lancar dan sebagaimana mestinya sehingga proses bisnis tetap berjalan dengan baik”, tuturnya.
BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan promosi dan mutasi jenjang jabatan V dan IV pada Rabu (05/06) bertempat di Wisata Wonderful Citamiang, Desa Tugu Utara, Cisarua Puncak, Kabupaten Bogor.
Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto, Wakil Administratur/KSKPH Bogor Erlandi, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Sumber Daya Hutan Agus Darmaya, Kasi Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Umum Wanti Hadi Kusumawati, Kasi Produksi dan Ekowisata M. Edwin Hafidz, Kasi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Endang Rusmaya beserta para pejabat yang dilantik.
Hadiwinata promosi menjadi Penguji Tingkat I, Yusep Dimyati mutasi menjadi Kepala Resor Pemangkuan Hutan (KRPH) Babakan Madang, Enar R mutasi menjadi Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) BKPH Jonggol, Ade Kurnia mutasi menjadi Kepala TPK Jagabaya, Sendy Rochiman mutasi menjadi Kaur TU BKPH Parung Panjang, Bagja mutasi menjadi KRPH Gunung Karang dan Taufik Hidayat mutasi menjadi KRPH Cipayung.
Dalam sambutan Ade Sugiharto menyampaikan bahwa promosi dan mutasi dalam lingkup pekerjaan merupakan hal lumrah dan merupakan kebutuhan perusahaan dalam pencapaian tujuan perusahaan menyesuaikan dinamika yang ada serta dalam rangka pengembangan jenjang karir.
“Semoga dengan jabatan baru yang diemban ini, dapat dijalankan dengan amanah, rasa optimisme dan penuh tanggung jawab dalam pelaksanaanya, sehingga target-target yang diberikan perusahaan bisa dicapai dan diharapkan dapat terlampaui”, tuturnya.
BOGOR.radarinformasi.com- Seorang karyawan peternakan bebek di Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, diringkus polisi atas dugaan pencurian pakan bebek sebanyak 12 karung. Pelaku yang diketahui bernama I (34) melancarkan aksinya pada Senin 3 Juni 2024 sekira pukul 07.00 WIB. Rabu (05/06/24).
Kapolsek Rumpin Kompol Sumijo, SH menjelaskan bahwa penangkapan pelaku berawal dari laporan pihak peternakan bebek yang mendapati adanya pengurangan tumpukan pakan bebek di gudang penyimpanan. Setelah dilakukan penyelidikan, Kanit Reskrim Polsek Rumpin, AKP Chandra Adi Widodo Purba, bersama anggota Reskrim berhasil memberhentikan mobil yang diduga digunakan pelaku untuk mengangkut pakan bebek curian tersebut.
Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan 12 karung pakan bebek merk MBP LAYER di dalam bak mobil pelaku. pelaku I kemudian mengaku bahwa dia telah mencuri pakan bebek tersebut dan berniat menjualnya.
Hasil pemeriksaan penyelidikan pihak kepolisian dari olah TKP dan pemeriksaan para saksi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia mengatakan bahwa saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Rumpin.
“pelaku mengaku mencuri pakan bebek tersebut dan berniat menjualnya. Kami masih mendalami motif dan kemungkinan adanya pelaku lain,” ujar Kompol Sumirjo.
“Atas perbuatannya, Pelaku terancam dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ia terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara”, pungkasnya.
Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan melapor kepada pihak berwajib jika melihat aktivitas mencurigakan yang dapat merugikan masyarakat sekitar, sampai berita ini diturunkan proses hukum terhadap pelaku masih dalam penyelidikan, pendalaman serta pengembangan perkara hukum lanjut.
BOGOR.radarinformasi.com- Sebelas remaja yang diduga merupakan anggota Gangster Bawah Tanah Bogor (BTB) diamankan oleh Polsek Kemang pada pagi hari Selasa 4 Juni 2024 sekira pukul 06.00 WIB, para remaja tersebut diamankan di sebuah rumah kontrakan di Kp. Kemang Batas Desa Kemang , Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Rabu (05/06/24).
Kapolsek Kemang Kompol Mohamad Taufik, SH,.MH menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas sekelompok remaja di rumah kontrakan tersebut. Petugas Polsek Kemang kemudian mendatangi lokasi dan menemukan para remaja tersebut sedang berkumpul.
Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebuah celurit panjang di rumah salah satu remaja. Para remaja tersebut kemudian dibawa ke Mako Polsek Kemang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan pihak kepolisian di lokasi TKP dan dari keterangan bahwa membenarkan adanya penangkapan tersebut. bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus ini.
“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap para remaja tersebut untuk mengetahui motif dan peran mereka dalam kelompok Gangster BTB,” ujar Kompol Mohamad Taufiq.
Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan melapor kepada pihak berwajib jika melihat aktivitas mencurigakan, sampai dengan berita ini diturunkan para pelaku 11 orang diduga gengstar tersebut masih dalam pemeriksaan proses hukum lanjut di Polsek Kemang.
TANJAB BARAT.radarinformasi.com- Kepala Desa (Kades) Sungai Dualap, Kecamatan Kuala Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat, 2 kali mendapatkan Penghargaan terbaik.
Prestasi penghargaan terbaik ini di dapat dari hasil kerja keras kinerja Pemerintahan desa, yang sebagaimana pengelolaan PBB-P2. Desa Sungai Dualap Kecamatan Kuala Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Rabu (5/6/24).
Sementara Kepala Desa (Kades)Sungai Dualap Kecamatan Kuala Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hermanto mengatakan,Alhamdulillah dengan meraih penghargaan terbaik yang diberikan oleh Pemerintah daerah tentang pengelolaan PBB-P2 Desa tersebut,ini pencapaian 100% dalam pengumpulan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) pada tahun 2024..
” penghargaan yang diterima itu semua berkat kerjasama dukungan masyarakat dan stekholder terkait yang berada di Desa Sungai Dualap, tanpa adanya kerjasama dukungan semua pihak maka penghargaan tersebut tidak akan bisa tercapai”, katanya.
Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah memberikan penghargaan kepada Desa Sungai Dualap, insyaallah kami Desa sungai Dualap akan terus mendukung dan bersinergi dengan semua stekholder terkait.
Ucapan terimakasih ini juga disampaikannya kepada masyarakat ,pihak kecamatan Kuala Betara dan perangkat Desa serta ketua RT khusus dilingkungan Desa Sungai Dualap,yang ikut andil menyukseskan pencapaian PBB -P2 ini.
Kini Desa. Sungai Dualap menjadi salah satu dari 9 Desa yang berada di kecamatan Kuala Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat yakni mendapattkan penghargaan terbaik KETIGA sebagai Desa dengan pencapaian realisasi penerimaan PBB-P2 tertinggi dan tepat waktu. Prestasi ini menunjukkan komitmen dan kinerja luar biasa dari Pemerintahan Desa Sungai Dualap dalam mengelola pengumpulan PBB-P2 secara efektif dan efisien.
Keberhasilan Desa Sungai Dualap dalam mencapai target pemungutan PBB-P2 ini. secara tidak langsung menjadi contoh dan cerminan serta motivasi bagi desa-desa lainnya khususnya di Desa wilayah kecamatan Kuala Betara. Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Perlu. Juga di ketahui. Desa sungai dualap ini pada tahun 2022 lalu juga pernah mendapatkan penghargaan terbaik yang sama.
Sebagai Kepala Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Bupati). Drs.H.Anwar Sadat. M. Ag. memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Desa yang telah ikut membantu penyelenggaraan PBB-P2 dengan baik”, ucap Bupati.
BOGOR.radarinformasi.com- Sebanyak 72 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor-Jawa Barat tampak sumringah, pasalnya mereka kembali mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp.300.000,00 × 5 bulan dengan total Rp.1.500.000,00, Rabu (05/06/24).
Pembagian BLT yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa tersebut berjalan tertib dan aman berkat kerjasama antara Babinsa dan Babinmas yang terjun langsung memantau sehingga tidak berdesak-desakan. Serda Muzani dengan sigap membantu para KPM agar tertib saat pengambilan.
“Alhamdulillah acara berjalan aman dan tertib, mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dapat meringankan beban ekonomi di masyarakat”.
Selain Babinsa dan Babinmas, tampak hadir pula H.Nana Sumarna selaku Kepala Desa ikut memantau jalannya pembagian BLT, pendamping Desa serta RT dan RW setempat.
BOGOR.radarinformasi.com- Untuk mencerdaskan anak bangsa, pemerintah pusat telah mengucurkan bantuan yang sangat fantastis demi menunjang proses belajar dan mengajar, hal tersebut tak lain bertujuan agar setiap anak mempunyai hak yang sama dalam mengenyam pendidikan tanpa harus terbebani dengan berbagai pungutan yang bermoduskan sumbangan, Selasa (04/06/24).
Namun sangat disayangkan masih saja ada Oknum Kepala Sekolah ataupun Oknum Komite yang sengaja memanfaatkan Siswa-siswi untuk meraup keuntungan pribadi, dengan dalih meminta sumbangan demi kemajuan dunia pendidikan.
Salahsatunya terjadi di SMAN 01 Cigombong, dimana di moment PPDB Pungli berdalih sumbangan tersebut diduga terjadi dari tahun ke tahunnya. Uang sumbangan pembangunan, uang iuran bulanan hingga uang perpisahan yang nominalnya mencapai ratusan juta masih saja dibebankan kepada pihak Walimurid.
“Awal masuk kita di undang untuk mengikuti rapat, disitu pihak sekolah meminta sumbangan pembangunan sebesar Rp.950.000,00 dan uang iuran bulanan, untuk uang iuran bulanan nominalnya beda-beda berkisar antara Rp.200.000,00-Rp.300.000,00, dulu waktu anak saya kelas satu selama setahun saya bayar uang iuran bulanan tersebut, tapi karena kondisi ekonomi saat ini saya menurun saya ga sanggup lagi membayar”, ujar salahsatu Walimurid.
Masih menurutnya, “Ga cuma biaya itu aja, untuk perpisahan anak saya harus membayar Rp.650.000,00 bahkan karena waktu itu saya belum punya uang, anak saya ga dikasih undangan, sampai akhirnya saya datang ke sekolah memohon keringanan, saya juga kan kasian kalau anak saya ga bisa ikut acara perpisahan”.
Padahal seperti yang kita ketahui, pembayaran uang perpisahan sekolah masuk kategori Pungutan Liar (pungli). Sekolah dilarang memungut uang perpisahan, meski hal itu atas kesepakatan dari pihak komite sekolah dan Orangtua Siswa.
Dalam pasal 10 ayat 1 dan 2 Permendikbud 75 tahun 2016 tentang Komite menyebutkan bahwa Komite Sekolah melakukan penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya untuk melaksanakan fungsinya dalam memberikan dukungan tenaga, sarana, dan prasarana, serta pengawasan pendidikan, penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya berbentuk bantuan dan sumbangan, bukan pungutan.
Bahkan dengan gamblang dijelaskan sumbangan adalah bantuan sukarela tanpa ditentukan jumlah nominal dan batas akhir pembayarannya dan pungutan bersifat mengikat dengan ditentukan batas waktu serta nominalnya.
Saat radarinformasi.com mencoba mengklarifikasi ke pihak sekolah, Kepala Sekolah tidak ada di tempat sedangkan Humas tengah sibuk, Warno yang mewakili pihak sekolah mengatakan bahwa hal tersebut kewenangan ada di Komite.
“Silahkan saja hubungi Ketua Komite, saya takut salah bicara, nanti biar Ketua Komite yang menjelaskan”, ujarnya.
Sementara itu Imam Taqyudin saat ditemui di kediamannya mengatakan bahwa semua sumbangan tersebut bukan pungutan Meskipun nominal dan batas waktu ditentukan karena sudah disepakati oleh Forum.
“Kalau menurut saya yang sudah setahun ini menjabat sebagai Ketua Komite hal tersebut bukan pungutan ya, karena persepsi saya Meskipun nominal dan batas waktu ditentukan tapi kan sudah menjadi kesepakatan forum, kalau pihak media punya aturan sendiri terkait perbedaan pungutan dan sumbangan ya silahkan di tulis saja apa yang saya jelaskan barusan terkait sumbangan di SMAN 01 Cigombong”, ujarnya.
“Saya tegaskan sekali lagi silahkan ditulis pendapat saya terkait perbedaan sumbangan dan pungutan bahkan banyak kok yang minta sumbangan juga dan nominal ditentukan tapi tetap menurut saya itu bukan pungutan, kalau ada orangtua yang keberatan silahkan datang ke saya”, pungkasnya.
Saat dipertanyakan Siswa membayar uang tersebut kepada pihak Komite atau pihak sekolah, Imam mengatakan, “Saya kan hanya Komite yang tidak di gaji jadi ga mungkin saya stay di sekolah, jadi anak-anak bayar ke Walikelas masing-masing, meskipun dalam aturannya Komite harus punya kantor di sekolah”.
Dengan maraknya pungutan uang perpisahan yang terjadi menjelang usai masa pembelajaran ini menunjukkan lemahnya pengawasan dari pihak-pihak terkait, sehingga banyak Walimurid yang akhirnya merasa terbebani dengan tingginya biaya perpisahan yang harus dikeluarkan, masyarakat meminta pihak terkait tegas memberantas adanya pungutan yang berbalut sumbangan tersebut.
Radar informasi.com I Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor berikan bantuan TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) Non Pendanaan Usaha Mikro & Usaha Kecil (PUMK) berupa uang senilai Rp 20.000.000,- untuk sarana dan prasarana wisata Grand Canyon di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, pada Senin (03/06) bertempat di Kantor BKPH Jonggol Jl. Letkol Murlin No.18, Kecamatan Sukamaju.
Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Seksi Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Umum Wanti Hadi Kusumawati, Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jonggol Agus Abdurachman beserta jajaran, Kepala Subseksi (KSS) Keuangan Ali Mansyur, KSS Agroforestri dan Ekowisata Agustin Darsono dan Pengelola Wisata Grand Canyon yang juga Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Cikutamahi Warta Wijaya.
Pada kesempatan tersebut mewakili Administratur/KKPH Bogor Wanti Hadi Kusumawati menyampaikan bahwa bantuan TJSL Non PUMK dalam rangka perbaikan atau peningkatan fasilitas wisata.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan, dipergunakan sebagaimana mestinya sehingga dapat meningkatkan pendapatan wisata Green Canyon”, tuturnya.
Sementara Warta Wijaya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesarnya-besarnya kepada Perhutani KPH Bogor dengan pemberian batuan TJSL untuk wisata Green Canyon.
“Semoga ke depan wisata ini, yang berada di Cikutamahi, Cariu, ini lebih maju dan banyak pengunjung”, ucapnya.