Kapolres Bogor Pimpin Langsung Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian Untuk Personel Polres Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Polres Bogor menggelar Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian TMT 1 Juni 2024 pada  Senin 10 Juni 2024. Upacara ini dilaksanakan di Aula Sanika Satyawada Polres Bogor dan dipimpin oleh Inspektur Upacara AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K. Senin (10/06/24).

Sebanyak 4 anggota Polres Bogor mendapatkan kenaikan pangkat pengabdian dalam upacara ini. Mereka adalah Kompol Sumijo menjadi AKBP Sumijo, S.H., M.H., Aiptu Ahmad menjadi Ipda Ahmad, Aiptu menjadi Ipda Kardono, S.H., dan Aiptu Warsito menjadi Ipda Warsito, semua mendapatkan pangkat penghargaan setingkat lebih tinggi menjelang masa purna Bhakti.

Upacara ini dihadiri oleh Waka Polres Bogor, Kabag Ops Polres Bogor, para Pejabat Utama Polres Bogor, Kapolsek Jajaran, serta seluruh anggota Polres Bogor.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K. menyampaikan ucapan selamat kepada para anggota yang naik pangkat. Beliau juga berpesan agar mereka terus meningkatkan kinerja dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

“Kenaikan pangkat ini merupakan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian para anggota selama ini. Saya harap dengan kenaikan pangkat ini, para anggota dapat terus meningkatkan kinerja dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara,” ujar Akbp Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K.

Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian TMT 1 Juni 2024 berjalan dengan khidmat dan lancar menunjukkan kesuksesan Polres Bogor dalam memberikan penghargaan kepada para anggotanya yang telah berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas mereka. Semoga kenaikan pangkat ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polres Bogor untuk terus mengabdi dengan setulus hati kepada masyarakat.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

3 Ekor Sapi Hilang di Kandang, Polsek Ciomas Lakukan Olah TKP

BOGOR.radarinformasi.com- Pencurian sapi terjadi di Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, pada Senin pagi 10 Juni 2024. Kejadian ini dilaporkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sukaharja, Bripka Bambang Nurhadi bersama Piket Reskrim dan Babinsa Serda Eko Setiawan, melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Senin (10/06/24).

Kapolsek Ciomas Kompol Iwan Wahyudi, SH., MH., menjelaskan terkait adanya peristiwa pencurian ini  terjadi sekitar pukul 06.00 WIB saat saksi mata Sugiono bangun dan menemukan kandang sapi milik (bpk Alam) dalam kondisi rusak. Bagian bambu kandang dan pagar temboknya hancur serta tiga ekor sapi yang berada di dalam kandang telah hilang.

Kerugian yang dialami  saudara Alam akibat pencurian ini diperkirakan mencapai Rp. 75.000.000 (tujuh puluh lima juta rupiah). Pencurian ini telah membuat resah warga setempat dan memicu peningkatan kewaspadaan di lingkungan sekitar.

Hasil pemeriksaan pihak kepolisian olah TKP dimana  pihaknya telah melakukan langkah-langkah awal penyelidikan. “Kami telah mendatangi TKP, mendokumentasikan kerusakan kandang, dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Kami juga berkoordinasi dengan aparat terkait untuk mengusut kasus ini lebih lanjut,” jelasnya Kapolsek.

Selain itu, Kapolsek Ciomas juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan keamanan di lingkungan masing-masing. “Kami meminta warga untuk lebih waspada dan segera melaporkan kejadian mencurigakan kepada pihak berwenang agar kejadian serupa tidak terulang, sampai berita ini diturunkan pihak kepolisian akan terus me lakukan investigasi penyelidikan lanjut untuk mengungkap perkara ini dan menangkap pelakunya”, tambahnya Kompol Iwan Wahyudi.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Perhutani Bogor Dikunjungi Tim CIFOR Indonesia-India

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor mendapat kunjungan dari Tim CIFOR Indonesia-India tepatnya di RPH (Resor Pemangkuan Hutan) Maribaya, BKPH (Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan) Parung Panjang pada Senin (10/06/24).

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto, Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata M. Edwin Hafidz, Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Parung Panjang Ihsan Gilang Ramadhan, Kepala RPH Maribaya Dudung Supriyatna dan Tim CIFOR Indonesia India Mr. Manoj Dabas serta rekan. 

Dalam keterangannya Ade Sugiharto mengatakan bahwa peninjauan lapangan ini adalah kelanjutan dari diskusi yang dilakukan di Kantor KPH Bogor, maka diarahkan ke lokasi persemaian stek pucuk JPP (Jati Perhutani Plus) dan tanaman JPP tahun 2018 petak 34 RPH Maribaya BKPH Parung Panjang. 

“Pihak Tim CIFOR Indonesia-India ingin mengetahui kondisi di lapangan dalam rangka mempelajari industri kayu keras guna dapat tumbuh dan berkembang kembali industri kayu keras di India melalui Program TOFI (Trees Outside Forests in India).

Sementara Manoj Dabas memberikan apresiasi atas tinjauan ke lapangan oleh Perhutani KPH Bogor. Pihaknya berharap bahwa pertemuan ini ke depan dapat dilanjutkan dalam hal referensi/rujukan dalam indutri kayu keras dimana pihaknya telah mengunjungi beberapa negara guna berkembangnya kembali industri kayu keras di India.

Reporter   : Maulana

Redaktur   : Dewi

Perhutani Bogor Lakukan Diskusi dengan Tim CIFOR Indonesia-India

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan diskusi dengan Tim Center for International Forestry Research (CIFOR) Indonesia-India bertempat di Kantor Perhutani KPH Bogor pada Senin (10/06/24). 

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto beserta Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata M. Edwin Hafidz dan Tim CIFOR Indonesia-India Mr. Manoj Dabas dan rekan. 

Pada kesempatan tersebut Ade Sugiharto menyampaikan sambutan baik diskusi pihaknya dengan Tim CIFOR Indonesia-India. 

“Diskusi ini dalam rangka menumbuh kembangkan kembali industri kayu keras di India dengan Program TOFI (Trees Outside Forests in India) dengan peningkatan jumlah pohon di luar kawasan hutan. TOFI ini sendiri merupakan inisiatif kerjasama antara the United States Agency for International Development (USAID) dan Pemerintah India”, tuturnya. 

Sementara Manoj Dabas menyampaikan ucapan terima kasih atas terlaksananya diskusi ini dan menjelaskan bahwa CIFOR adalah sebuah organisasi riset nirlaba internasional dengan Kantor pusat berada di Bogor, Indonesia, yang merupakan bagian dari Pusat Penelitian CGIAR (Consortium Group of International Agricultural Research) guna meningkatkan kesejahteraan manusia, kesetaraan dan integritas lingkungan dengan melakukan penelitian inovatif, mengembangkan kapasitas para mitra, dan terlibat secara aktif dalam dialog dengan semua pemangku kepentingan untuk memberi masukan terhadap berbagai kebijakan dan praktik yang memengaruhi hutan dan masyarakat.

“India merupakan salah satu negara di mana CIFOR juga beroperasi. Salah satu program utama yang kami kerjakan adalah Trees Outside Forests in India (TOFI). Melalui program ini industri kayu keras di India diharapkan dapat tumbuh dan berkembang kembali”, jelasnya. 

Reporter   : Maulana

Redaktur   : Dewi

Perhutani Bogor Bersinergi dengan Masyarakat Sekitar Hutan

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor bersinergi dengan masyarakat desa sekitar hutan tepatnya Kampung Talaga, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, dengan bergotong royong membantu membangun gubuk kerja/saung pada Minggu (09/06/24). 

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jonggol Agus Abdurachman berserta Mandor Sadap RPH Cariu, para penyadap getah pinus petak 5/6 dan warga masyarakat sekitar hutan Kp. Talaga. 

Pada kesempatan tersebut Agus Abdurachman mewakili Administratur/KKPH Bogor menyampaikan rasa bahagianya atas antusiasme warga masyarakat sekitar hutan Kp. Talaga dalam membantu  pembuatan gubuk kerja untuk  penyadap getah pinus. 

“Selama ini penyadap petak 5/6 sementara sudah kami kontrakan rumah di kampung, gubuk kerja ini rencananya digunakan untuk penyadap luar daerah yang menyadap di petak 5 dan 6 RPH Cariu BKPH Jonggol, diharapkan gubuk kerja ini dapat menunjang pekerjaan penyadap sehingga pekerjaan penyadapan getah pinus menjadi lebih lancar dan efektif”, jelasnya. 

Sementara itu, Karna salah satu warga masyarakat Talaga mengatakan bahwa pihaknya beserta warga lainnya turut serta bergotong royong dalam membangun gubuk kerja untuk penyadap karena hubungan yang baik dengan pihak Perhutani.

 “Semoga sadapannya berhasil, getahnya melimpah dan masyarakat dengan perhutani dapat terus bersinergi dengan baik”, ujarnya. 

Reporter    : Maulana

Redaktur   : Dewi

Perhutani Bogor Lakukan Pendampingan Mahasiswa UNB Praktek Lapangan

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan pendampingan Universitas Nusa Bangsa (UNB) praktek kuliah lapangan di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Parung Panjang, pada Sabtu 8 Juni 2024. Minggu (09/06/24). 

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Resor Pemangkuan Hutan (KRPH) Jagabaya Suhendi Aryadinata, Kepala Urusan Teknik Kehutanan Aceng Gunawan beserta jajaran Mandor RPH Jagabaya dan para mahasiswa praktek Fakultas Kehutanan UNB. 

Dalam keterangannya Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Parung Panjang Ihsan Gilang Ramadhan mewakili Administratur/KKPH Bogor menyatakan bahwa kegiatan tersebut adalah praktikum lapangan mahasiswa di Perhutani KPH Bogor, permohonan dari Fakultas Kehutanan UNB untuk materi praktek teknik penebangan hutan (pemanenan hasil hutan), pengenalan Pal Batas dan teknik pendugaan potensi hutan atau manajemen hutan. 

“Diharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat untuk kedua belah pihak, baik itu Perhutani maupun UNB dalam konteks kolaborasi yang sinergis dimana Perhutani sebagai suatu Perusahaan dan UNB sebagai Perguruan Tinggi”, tuturnya.

Sementara Ragis Esaa Putra yang merupakan salah satu mahasiswa praktek mengucapkan terima kasih atas izin dan pendampingan kegiatan praktek yang dilakukan di Perhutani KPH Bogor.

“Kami harap dengan praktek ini, akan bisa mengetahui terkait teori-teori atau materi yang diajarkan dalam kelas dengan kondisi di lapangan, tentunya hal ini merupakan pengalaman yang berharga terkait implementasinya”, ucapnya.

Reporter    : Maulana

Redaktur    : Dewi

TNI dan Polri Laksanakan Patroli Gabungan Mencegah Guantibmas Wilayah Kecamatan Caringin

BOGOR.radarinformasi.com– Anggota Koramil 0621-11/Ciawi mengikuti Apel Gabungan yang dilaksanakan Polsek Caringin dalam rangka mencegah terjadinya gangguan kamtibmas (Guantibmas) di Wilayah Kecamatan Caringin, Apel Gabungan digelar di Mako Polsek Caringin, pada Sabtu 8 Juni 2024, pukul 23.00 WIB.

Apel Gabungan yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Caringin AKP Hendra Kurnia dan dihadiri juga oleh 2 anggota Koramil, 15 anggota polsek, 3 anggota Pol PP dan 12 anggota Linmas.

Adapun setelah Apel Gabungan dilanjut dengan kegiatan Patroli Gabungan, dengan tujuan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas (Guantibmas), dengan menyisir wilayah dan memperingatkan masyarakat yg masih berkeliaran dan berkumpul/duduk di pinggir jalan di wilayah sekitar Kecamatan Caringin.

Ditempat berbeda Mayor ARM Muhamad Sutrisno Selaku Danramil 0621-11/Ciawi menambahkan, “Kegiatan ini dilaksanakan sekaligus menjalin sinergisitas yang kuat antara TNI / Polri dan sangat memberikan nilai positif ditengah tengah masyarakat dengan memastikan kondusifitas wilayah hukum Polsek Caringin aman dari berbagai bentuk gangguan Kamtibmas serta didalam pelaksanaan nya tetap dilakukan dengan cara yang santun,” terangnya.

Dewi

Karyawan Toko Meninggal Akibat Tertimpa Tumpukan Karung Beras

BOGOR.radarinformasi.com- Kejadian tragis menimpa seorang Pria (25 th)  akibat kecelakaan tertimpa tumpukan karung beras di sebuah toko beras Fahraniah yang berlokasi di Kp. Tlanjung Desa Wahaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 8 Juni 2024 sekitar pukul 08.30 WIB. Minggu (09/06/24).

Kapolsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin, SH., menjelaskan bahwa korban yang bernama Oman Muhamad Sape’i Bin Sajum (25), ditemukan dalam keadaan tertimbun karung beras oleh rekannya Candra, sekitar pukul 06.30 WIB pada Sabtu, 08 Juni 2024. 

“Candra yang merupakan karyawan di toko beras tersebut, seperti biasa membuka toko di pagi hari. Ketika melihat melalui celah pintu, ia menemukan korban sudah berada di bawah tumpukan karung beras. Ia segera memanggil pemilik toko, Jones, untuk membantu evakuasi. Setelah berhasil membuka pintu dan masuk ke dalam toko, mereka menemukan korban telah tertimpa beberapa karung beras”, jelas Kapolsek.

“Mereka segera meminta bantuan Puskesmas Desa Wanaherang. Desi bidan desa, yang tiba di lokasi, memeriksa korban dan menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia. Pemilik toko segera melaporkan kejadian ini kepada warga setempat dan pihak berwenang”, pungkas AKP Didin.

Petugas dari Polsek Gunung Putri segera melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi di tempat kejadian. Setelah olah TKP selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga karena keluarga tidak mengizinkan untuk dilakukan autopsi. Keluarga juga membuat surat pernyataan bahwa mereka tidak akan menuntut apapun di kemudian hari terkait meninggalnya korban. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Petugas yang hadir di lokasi di antaranya adalah Kapolsek Gunung Putri, Waka Polsek Gunung Putri, Pawas Ipda Agung, Piket Reskrim Polsek Gunung Putri, Bhabinkamtibmas Wanaherang, Babinsa Wanaherang, serta Piket Patroli.

Kejadian ini menjadi peringatan penting akan pentingnya keselamatan kerja, terutama di lingkungan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan seperti gudang dan toko yang menyimpan barang dalam jumlah besar, sampai dengan diturunkan nya  berita ini situasi kondusif dan korban sudah dimakamkan secara layak.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Pria Paruh Baya Meninggal Saat Istirahat Pertandingan Badminton Diduga Serangan Jantung

BOGOR.radarinformasi.com- Etna Hermianta (53) warga BTN Leuwiliang Blok B RT 02/01, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, meninggal dunia saat sedang bertanding dalam kompetisi Badminton Camat Cup Season 3 di Gor Tegal Lega Permai Kecamatan Nanggung, pada Jumat 7 Juni 2024 sekitar 15.10 WIB. Minggu (09/06/24).

Kapolsek Nanggung AKP Ade Kamsa menjelaskan bahwa benar adanya Kejadian ini terjadi pada hari Jumat sekitar pukul 15.10 WIB ketika almarhumah sedang beristirahat pada babak ke-2 pertandingan.

Menurut laporan yang diterima dari Kapolsek Nanggung, AKP Ade Kamsa, “Diduga almarhumah meninggal karena serangan jantung. Sesaat setelah kejadian, almarhumah langsung dilarikan ke Puskesmas Antam Permai Tegal Lega Permai untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di BTN Leuwiliang”, terangnya.

“Saksi mata, Kasim (50) dan Wawang (42), yang juga hadir di lokasi pertandingan, menyatakan bahwa Sdr. Etna tampak kelelahan dan tiba-tiba jatuh pingsan saat sedang beristirahat. Meskipun bantuan medis segera datang, nyawa almarhumah tidak dapat diselamatkan”, Kapolsek.

Rencananya, almarhumah akan dikebumikan di Kampung Leuwisadeng, Bogor. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif.

Kapolres Bogor dan jajarannya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Peristiwa ini mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama saat melakukan aktivitas fisik yang intens, sampai berita ini diturunkan korban sudah dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga tanpa dilakuka  otopsi jenazah karena sesuai permintaan pihak keluarga.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Perhutani Bogor Mendapat Bantuan Pendidikan YKP3JS 

Radatinformasi.com l Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor mendapat bantuan pendidikan dari Yayasan Kesejahteraan Pegawai Perum Perhutani Jati Sejatera (YKP3JS) yang diberikan kepada anak karyawan berprestasi, bertempat Wisata Wonderful Citamiang, Desa Tugu Utara, Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor pada Rabu (05/06). 

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto, Wakil Administratur/KSKPH Bogor Erlandi, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Sumber Daya Hutan Agus Darmaya, Kasi Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Umum Wanti Hadi Kusumawati, Kasi Produksi dan Ekowisata M. Edwin Hafidz, Kasi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Endang Rusmaya beserta karyawan yang mendapat bantuan pendidikan anak berprestasi diantaranya Endang Saripudin, Deni A. Royani, Budi Susilo, Reni Handayani, Ayi Hendrasyah, Krisna Gunawan, Sandi Hermana, Sulihati, Rinto Iswanto, Buddhiati Setianingsih, Ade Kurnia, Asep Wisesa, Yani Sumarni, Endah Laolah, Dimyati dan Wahyu M.  

Pada kesempatan tersebut Ade Sugiharto menyampaikan bahwa bantuan pendidikan tersebut agar dimanfaatkan dengan baik dan digunakan untuk memotivasi anak karyawan dan pensiunan Perhutani KPH Bogor yang berprestasi dalam menunjang pendidikannya. 

“Diharapkan dengan adanya ini, dapat memotivasi karyawan Perum Perhutani KPH Bogor agar anaknya dapat berprestasi dalam jenjang pendidikannya sehingga dapat membanggakan orangtuanya dan wujud kepedulian terhadap pendidikan”, tuturnya.

Sementara Reni Handayani mengucapkan terima kasih atas bantuan Pendidikan yang diberikan oleh YKP3JS. 

“Semoga ke depan lebih banyak lagi anak karyawan-karyawati Perhutani yang mendapat bantuan pendidikan ini sehingga bisa dirasakan manfaatnya”, ucapnya. 

Reporter    : Maulana

Redaktur    : Dewi