Tabrak Truck Pengendara Sepeda Motor Meninggal Ditempat, Polsek Tanjungsari Bersama Unit Laka Lantas Olah TKP

BOGOR.radarinformasi.com- Tragis sebuah kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan mobil truck, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 18.15 WIB di Kp. Cipeucang, Desa Tanjungrasa, Kecamatan Tanjungsari. Senin (13/05/2024).

Kapolsek Tanjungsari Iptu Rustam menjelaskan bahwa setelah mendapat laporan pihak kepolisian mendatangi lokasi TKP, didapati korban dari kecelakaan tragis ini adalah seorang pria bernama Pepen, yang diketahui merupakan seorang wiraswasta dari Bogor. Pepen meninggal dunia di tempat kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak sebuah truk colt diesel yang sedang berhenti di bahu jalan Raya Transyogi.

Truk diesel dengan nomor polisi B-9468-BDG, dikemudikan oleh seorang pria bernama Narmin yang berasal dari Bekasi. Kronologi kejadian mengungkap bahwa Pepen menabrak truk tersebut saat truk tersebut sedang menaikkan beras.

Pihak kepolisian dari Polsek Tanjungsari segera bertindak dengan mengamankan lokasi kejadian, membawa korban ke puskesmas setempat, serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang ada di tempat kejadian.

Kapolsek Tanjungsari, IPTU Rustami menegaskan, “Bahwa pihak kepolisian akan melakukan tindak lanjut yang diperlukan, termasuk penyelidikan lebih lanjut terhadap kecelakaan tersebut dan saat ini perkara laka lantas ini di tangani unit Laka Lantas Polres Bogor”.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Perpanjangan Kerja Sama antara Perhutani Bogor dengan PT. Gistec Prima

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor bersama LMDH Wana Sejahtera dan PT. Gistec Prima lakukan penandatanganan perpanjangan kerjasama tripartit kemitraan agroforestri tanaman macademia di Kantor Perhutani KPH Bogor di Jl. KSR. Dadi Kusmayadi Komplek Perkantoran Pemda, Cibinong, Bogor, pada Senin 13 Mei 2024. Selasa (14/05/24).

Penandatanganan dilakukan oleh Administratur/KPPH Bogor Ade Sugiharto, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Sejahtera H. Suheri dan Direktur PT. Gistec Prima Juliati Widjaja disaksikan oleh Kepala Subseksi Kemitraaan Perhutani Produktif Endang Rosadi Mulya dan jajaran dari PT. Gistec Prima. 

Dalam kesempatan tersebut Ade Sugiharto menjelaskan bahwa kegiatan perpanjangan kerjasama ini dalam rangka keberlanjutan yang merupakan bagian dari pengelolaan hutan untuk optimalisasi kegiatan usaha pemanfaatan hutan dengan komoditi tanaman macademia menggunakan pola agroforestri berkerjasama dengan PT. Gistec Prima yang secara partisipatif turut melibatkan masyarakat desa hutan melalui wadah LMDH Wana Sejahtera dalam kegiatannya. 

“Diharapkan dengan kerjasama ini dapat saling menguntungkan dan berkontribusi untuk KPH Bogor, PT. Gistec serta memberdayakan masyarakat desa hutan dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian kawasan hutan”, tuturnya. 

Dalam sambutannya Juliati Widjaja menyampaikan terima kasih atas kelanjutan kerjasama tanaman macademia.

 “Kami berharap kerjasama ini ke depan akan semakin lebih baik lagi dan harapannya mendapat dukungan dari Perhutani dalam upaya pemberdayaan masyarakat secara produktif untuk menunjang kegiatan kerjasama”, tuturnya.

Sementara Suheri mengatakan terima kasih atas kerjasama yang melibatkan LMDH.

“Semoga dapat bersinergi dalam pemberdayaan dan dapat memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat desa hutan”, ungkapnya.

Reporter   : Maulana

Redaktur   : Dewi

Kepala Sekolah SDN 01 Teluk Pinang Diduga Tutup Mata Dengan Pungli Uang Perpisahan Oleh Komite

BOGOR.radarinformasi.com- Miris rencana perpisahan yang akan diselenggarakan oleh SDN 01 Teluk Pinang dengan mengutip uang dari Orangtua Siswa seolah tidak diketahui oleh pihak sekolah, hal tersebut karena Momon Heryana selaku Kepala Sekolah seolah lepas tangan dan melempar ke Ketua Komite saat dikonfirmasi, Selasa (14/05/24).

Bermula dari keluhan beberapa Orangtua yang anaknya duduk di bangku kelas I-V, dimana pada awalnya setiap siswa wajib menyumbang sebesar Rp.100.000,00 untuk biaya pelepasan Siswa-siswi kelas VI, namun karena banyak Orang tua yang protes dan merasa keberatan hingga biaya diturunkan menjadi Rp 30.000,00/Siswa sedangkan untuk kelas VI sebesar Rp 350.000,00.

“Iya kita awalnya diminta Rp 100.000,00 tapi setelah kita protes dan dirapatkan lagi dengan Komite dan Korlas akhirnya kita harus menyumbang sebesar Rp.30.000.00, itu juga anak-anak tidak dapat Snack jika yang kita sumbang hanya segitu”.

Bahkan sangat jelas dalam group kelas dikatakan bahwa uang partisipasi perpisahan dari kelas I sampai kelas V sebesar Rp.30.000,00 dengan catatan tidak dapat konsumsi dan piala dan untuk pembayaran paling lambat 31.Mei 2024.

Saat radarindormasi.com mengklarifikasi ke pihak Kepala Sekolah, dengan enteng Kepala Sekolah mengatakan, “Mengenai hal itu silahkan klarifikasi dengan Komite Sekolah, itu rencana Komite Sekolah yang sudah dimusyawarahkan dengan Orangtua Siswa”.

Sementara itu pihak Orangtua merasa bahwa tidak dilibatkan dalam rapat tersebut, setiap kelas hanya diwakilkan oleh Korlas, kemudian Korlas menyampaikan hasil rapat tanpa mempertanyakan apakah Orangtua keberatan atau tidak, lalu Orangtua yang mana yang ikut rapat…???

Reporter : Dewi

Meski Banyak Keluhan Orangtua Siswa Pungutan Perpisahan Dan Buku Tahunan Di SMAN 09 Kota Bogor Tetap Berjalan

Dr.Asep Sudarsono : Perpisahan Boleh-boleh Saja Asal Tidak Membebankan Orangtua Siswa

BOGOR.radarinformasi.com- Rencana kegiatan perpisahan dengan menggelar acara wisuda bagi Siswa-siswi yang duduk di bangku kelas XII SMAN 09 Kota Bogor akan tetap berjalan, meskipun ada beberapa Orangtua yang kondisi ekonominya tergolong tidak mampu merasa sangat keberatan, Selasa (14/05/24).

Bahkan dengan enteng Ketua Komite mengatakan bahwa kondisi parkiran sekolah yang tidak memadai sehingga harus menyewa tempat di luar sekolah dengan memakan biaya yang cukup fantastis, dimana setiap Siswa dikenakan sebesar Rp.850.000,00, selain mahalnya biaya perpisahan, Siswa juga dipungut uang buku tahunan sebesar Rp.350.000,00.

Menanggapi hal tersebut radarinformasi.com berusaha untuk mengklarifikasi kepada pihak Kepala Sekolah, namun Humas SMAN 09 Kota Bogor selalu mengatakan bahwa Kepala Sekolah tidak ada di tempat.

Saat meminta keterangan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melalui Kepala KCD Wilayah II Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat, Dr. Asep Sudarsono, via seluler Asep mengatakan bahwa, “Perpisahan boleh dilakukan asal jangan sampai memberatkan atau membebankan Orangtua Siswa, karena perpisahan bukan rangkaian dari proses pembelajaran”.

Namun anehnya pihak SMAN 09 Kota Bogor tidak mengindahkan hal tersebut, meskipun banyak keluhan dari Orangtua Siswa, rencana acara perpisahan akan tetap dilaksanakan. Masyarakat meminta pihak KCD jangan tutup mata dan hanya menjadi penonton dengan adanya pungutan-pungutan yang terjadi di Sekolah Negeri.

Reporter : Dewi

Apel Gabungan dan Patroli Rutin di Wilkum Caringin Bukti Sinergitas Antara TNI dan Polri

BOGOR.radarinformasi.com- AKP Hendra Kurnia selaku Kapolsek Caringin memimpin langsung kegiatan Apel Gabungan yang dihadiri oleh Anggota Koramil 2 Orang, dan Anggota Polsek 15 Orang, pada Sabtu 11 Mei 2024, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan patroli rutin untuk mengantisipasi adanya Guantibmas, tawuran dan kerawanan lainnya di Wilayah Hukum Caringin, Selasa (13/05/24).

Kegiatan patroli gabungan ini menunjukkan sinergitas antara TNI dan Polri, dimana masing-masing mempunyai tugas dan tanggungjawab yang sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayahnya, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktifitas sehari-hari.

Mayor Arm.Mohamad Sutrisno selaku Danramil 0621-11/Ciawi di tempat terpisah mengatakan bahwa TNI dan Polri harus selalu bersinergi sehingga Guantibmas yang ada di wilayah dapat teratasi, terutama tawuran yang selalu menjadi momok menyeramkan bagi setiap orangtua.

“Tujuan dari Apel Gabungan dan dilanjutkan dengan patroli ini tak lain untuk menjaga keamanan wilayah hukum Caringin, dalam giat tersebut pastinya kita peringatkan kepada masyarakat terutama kaum muda agar tidak berkeliaran melebihi jam batas di malam hari, sehingga dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan”, ujar Danramil.

Reporter : Dewi

Muhammad Lewi Masuk Jadi kontestan Pilkada Cawalkot Bandung, Seluruh Kader Sayap Partai PC Satria Berikan Dukungan Penuh

KARAWANG.radarinformasi.com- Setelah mendapatkan dukungan penuh dari seluruh kader sayap partai PC SATRIA Kota Bandung kepada Ketua PD SATRIA Jawa Barat Muhammad Lewi, untuk maju sebagai Calon Wali Kota Bandung di Pilkada 2024 Kota Bandung, bahkan sudah masuk di dalam daftar nama kandidat di penjaringan DPC Partai Gerindra Kota Bandung. Minggu (12/05/2024).

Ketua PC SATRIA Kabupaten Karawang, H Ecan Frendisco,.S.Sos, atau yang lebih akrab disapa Ecan F, menyambut baik kabar baik tersebut. 

Dengan majunya Ketua Lewi di Pilkada Kota Bandung, menjadi salah satu barometer, kaderisasi di internal Partai Gerindra, khususnya di Sayap Partai SATRIA Jawa Barat sudah berjalan dengan baik. 

“Ini merupakan awal dari langkah besar dari seorang calon pemimpin besar, seperti Ketua PD SATRIA Jawa Barat, Muhammad Lewi, dan sesuai dengan konsep Partai Gerindra saat ini, yang lebih memprioritaskan kader untuk maju dalam moment Pilkada”, ungkap Ecan. 

Ecan F juga, sebagai salah satu Kader Partai Gerindra Jawa Barat, merasa bangga berada di Partai Terbesar di Jawa Barat saat ini, karena telah memprioritaskan kader partainya sendiri, tanpa mengesampingkan non kader di perhelatan Pilkada 2024 tahun ini. 

“Tentunya, kami segenap Pimpinan & Pengurus PC SATRIA Karawang, sangat menyambut baik dengan kabar baik ini, dan berharap keterwakilan dari Organisasi Sayap Partai SATRIA ini menjadi pertimbangan terbaik bagi DPC Partai Gerindra Kota Bandung, untuk menjadikan Ketua Kami sebagai Calon Wali Kota Bandung dari Partai Gerindra, dan tentunya juga kami sangat berharap Ketua Lewi bisa menjadi Walikota terpilih di Pilkada tahun ini”, harap nya.

Bule

Operasi Jaran Lodaya 2024 Polsek Ciawi Berhasil Tangkap Pelaku Curanmor

BOGOR.radarinformasi.com- Dalam rangka Operasi Jaran Lodaya 2024, Polsek Ciawi berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor dengan menangkap seorang tersangka di wilayah hukumnya. Pelaku yang diamankan bernama DS Bin Yusuf (27) diduga melakukan pencurian sepeda motor pada hari Sabtu 11 Mei 2024 sekitar pukul 23.00 WIB di Gang Masjid Alfalah Kp. Ciawi Girang, Kacamatan Ciawi, kabupaten Bogor. Minggu (12/05/2024).

Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat, SH., penangkapan terhadap pelaku dilakukan setelah menerima laporan dari Aiptu Yudi Ariyanto, seorang anggota Polri yang juga merupakan korban dalam kejadian tersebut. Pelaku berusaha mencuri sepeda motor jenis Yamaha Aerox milik korban namun ketahuan oleh pemiliknya.

Modus yang digunakan pelaku adalah menunggu kesempatan saat pemilik kendaraan lengah sebelum mencoba melakukan aksinya. Namun, aksi tersebut tidak berhasil karena pemilik motor memergoki pelaku di lokasi kejadian.

Dalam penangkapan tersebut, Polsek Ciawi berhasil menyita barang bukti berupa sepeda motor milik pelaku. Saat ini, kasus tersebut sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses hukum terhadap pelaku sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Langkah-langkah investigasi dan penyidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap peran serta pelaku dalam kasus ini.

“Operasi Jaran Lodaya merupakan bagian dari upaya Kepolisian dalam memberantas tindak kejahatan di wilayah hukumnya. Pihak kepolisian juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat atas kerjasama dalam memberikan informasi yang membantu dalam penangkapan pelaku”, terang Kapolsek.

“Saat ini pelaku telah diamankan di Mako Polsek Ciawi untuk proses penyelidikan lebih lanjut, kami terapkan Pasal 363 KHUPIdana untuk menjerat Hukum Pidana serat Pemyelidikan, Pendalaman serta pengembangan lanjut akan terus dilakukan”, pungkas Kompol Agus Hidayat.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Ciawi Mengamankan 21 Orang yang Diduga akan Melakukan Aksi Tawuran

Ko

BOGOR.radarinformasi.com- Pada Dini hari Minggu 12 Mei 2024, sekira pukul 00.10 WIB tim Piket Polsek Ciawi berhasil mengamankan sebanyak 21 orang yang diduga akan melakukan tawuran di Warung Pala, Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Minggu (12/05/2024).

Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat, SH menjelaskan bahwa tindakan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi keributan dan gangguan kamtibmas di wilayahnya.

Berdasarkan informasi yang diterima dari sebuah grup pesan singkat (WhatsApp), pada hari Sabtu, 11 Mei 2024, sekitar pukul 20.00 WIB, sejumlah orang para remaja pemuda  berencana untuk berkumpul di Warung Pala sekitar pukul 23.15 WIB. Menyikapi hal ini, tim Piket Polsek Ciawi bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan pengawasan terhadap lokasi tersebut.

Ketika pukul 00.15 WIB, sebanyak 21 orang dari berbagai wilayah terlihat berkumpul di Warung Pala, termasuk beberapa di antaranya merupakan pelajar dan pemuda yang berada di warung sekitar lokasi. Tim Piket Polsek Ciawi dan Satpol PP kemudian melakukan tindakan penangkapan untuk dilakukan pendataan lebih lanjut.

Berikut adalah para pelajar dan pemuda yang diamankan Sdri I (17), Sdr SP(20), Sdr A (23), Sdri M (17), Sdr F (21), Sdr MF (24), Sdr P (18), Sdr H (14), Sdr R (19), Sdr A (21), Sdr F (19), Sdr R (21), Sdr A (21), Sdr G (18), Sdr R (21), Sdr LMI (24), Sdr MA (17), Sdr SA  (22), Sdr P (14), Sdr MB (14), Sdr R (14).

Selama penggeledahan, tim berhasil menyita beberapa barang bukti, termasuk 14 unit handphone yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dalam rencana aksi tawuran, serta satu botol minuman ciu yang belum habis diminum.

Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat menekankan bahwa ke-21 orang yang diamankan merupakan anggota dari sebuah grup WhatsApp terkait Warung Pala. Dari mereka, 6 orang berasal dari Kecamatan Cibinong dan 1 orang berasal dari Kecamatan Cigombong. Tidak ada senjata tajam yang ditemukan selama penggeledahan.

“Pada pukul 07.00 WIB, keluarga dari para pemuda yang diamankan diundang ke Polsek Ciawi untuk diberikan arahan dan pembinaan lebih lanjut. Tindakan ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya aksi tawuran dan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban di wilayah Ciawi”, jelas Kapolsek.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Polsek Ciawi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memastikan bahwa wilayahnya tetap aman dari potensi kerusuhan atau tindakan kriminal”, pungkasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cileungsi Berhasil Mengamankan 1 Orang yang Diduga Melakukan Penyalahgunaan Narkotika

BOGOR.radarinformasi.com- Piket Fungsi Polsek Cileungsi telah berhasil mengamankan seseorang yang diduga melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu, pada Sabtu, 11 Mei 2024 pukul 00.00 WIB.

Kapolsek Cileungsi Kompol Wahyu Maduransyah Putra, ST, SIk., MH., menjelaskan, “Dimana bermula saat saksi T dan A yang sedang nongkrong dan melihat terdapat satu orang laki-laki mencurigakan dengan bolak balik menggunakan sepeda motor. Saat diperhatikan, terlihat orang tersebut berhenti dan mengambil sesuatu, melihat kejadian tersebut saksi pun menegur”, jelasnya.

“Diketahui laki-laki tersebut sedang mencari  narkotika jenis sabu dengan sistem tempel. Atas kejadian tersebut, saksi mengamankan pelaku beserta barang bukti yang berhasil diamakan ialah 1 (satu) paket bungkus kecil diduga sabu, 1 (satu) unit sepedea motor, 1 (satu) buah handphone”, pungkas Kapolsek.

Saksi segera melaporkan ke Polsek Cileungsi yang selanjutnya diamankan oleh Piket Fungsi untuk diserahkan ke Sat Narkoba Polres Bogor.

Sumbet Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Ciampe Lakukan Pengamanan Terkait Aksi Unjuk Rasa Warga Menolak Pembangunan SPBU di Desa Benteng

BOGOR.radarinformasi.com- Kapolsek Ciampea Kompol Suminto HP, S.IP., M.H., memimpin pengamanan saat aksi unjuk rasa warga di proyek pembangunan SPBU di Jl. Letnan Sukarna, Rt 06/01, Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 11 Maret 2024. Massa aksi yang menolak pembangunan SPBU milik PT. Bahagia Wahyu Gemilang, bergerak dari Masjid Al Ittihad menuju lokasi proyek dengan tuntutan mencabut perijinan pembangunan SPBU dan menghentikan sementara aktivitas pembangunan. Minggu (12/05/2024).

Dalam orasinya, para pengunjukrasa menyoroti perbedaan izin pada awal pembangunan serta potensi pencemaran lingkungan, terutama air sumur warga, yang mungkin disebabkan oleh kebocoran tempat penampungan BBM. Mereka menyampaikan kesediaan untuk izin pembangunan pertokoan/ruko, dengan catatan tidak membuat bunker untuk penampungan BBM.

“Mediasi dilakukan di Kantor Desa Benteng, melibatkan berbagai pihak termasuk perwakilan massa aksi, pengelola SPBU, dan Muspika Ciampea. Hasil mediasi mencakup penolakan warga terhadap pembangunan SPBU, kesediaan untuk pembangunan pertokoan/ruko, dan kelanjutan mediasi menunggu pertemuan langsung antara owner dengan warga masyarakat”, terang Kapolsek.

“Kegiatan berlangsung kondusif hingga selesai pada pukul 12.15 WIB. Langkah mediasi menjadi solusi dalam menangani ketegangan antara pihak-pihak terkait”, pungkasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule