
Camat Cijeruk Bungkam Seribu Bahasa terkait adanya Dugaan Pungli di Wilayahnya
BOGOR.radarinformasi.com- Penyaluran 3 program Bantuan Sosial yang meliputi BPNT, PKH dan BLT BBM secara tunai di Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, banyak menuai kontraversi, pasalnya dalam penyaluran tersebut disinyalir ada Oknum RT dan Kader yang “bermain” sehingga merugikan hak KPM, namun sangat disayangkan, hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang dilakukan oleh Pemerintah Desa maupun pihak Kecamatan Cijeruk, Sabtu (03/12/22).
Bahkan ketika radarinformasi.com mencoba melakukan konfirmasi ke pihak kecamatan, Bangun Septa selaku Camat Cijeruk tidak merespon sama sekali, konfirmasi via Whaatshaap dan Telpon-pun diabaikan begitu saja, seolah tidak perduli dengan apa yang terjadi dalam wilayahnya. Maka dari itu radarinformasi.com mencoba menyambangi kantor kecamatan, akan tetapi sangat disayangkan, Securiti yang sedang berjaga seolah menghalangi tugas media.
“Pak Camat dan Sekcam sedang tidak ada di tempat, sedang ada urusan keluar”, ujar Securiti yang tengah berjaga.
Ketika dipertanyakan keberadaan Kasi Kesra, Ia menjawab, “Silahkan tanya ke yang di luar saya tidak tahu”.
Sampai diluar pihak media seolah dipermainkan, beberapa staf mengatakan, “Silahkan tanya aja ke yang di dalam”.
Hingga saat kembali menemui Securiti, Securiti mengatakan Kasi Kesra tengah keluar dan meminta kepada Awak Media untuk menunggu.
Setelah sekian lama menunggu, tiba-tiba tanpa basa-basi Kasi Kesra keluar dengan terburu-buru dengan alasan ada keperluan mendadak yang harus diselesaikan, sambil menitip pesan kepada Securiti.
“Bilang ke Media terkait dugaan Pungli Desa Palasari silahkan konfirmasi ke pihak desa bukan ke saya”, ujarnya ke Securiti singkat seraya berlalu pergi.
Padahal sesuai dengan jabatannya, salahsatu tugas Kasi Kesra Kecamatan adalah membantu dan melaksanakan fasilitasi kelancaran pemberian/penyaluran dan sumbangan sosial, di luar sebagai Kesejahteraan Rakyat.
Reporter : Dahlia/red












