Koramil 1614 Anjatan Lakukan Penyemprotan Disinfektan Cegah Penyebaran Covid -19

Koramil 1614 Anjatan Lakukan Penyemprotan Disinfektan Cegah Penyebaran Covid -19

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebagai upaya mengurangi penyebaran covid -19 di wilayahnya, anggota Koramil 1614/Anjatan melakukan penyemprotan disinfektan di markasnya. Jumat, 25/6/2021

Danramil 1614/Anjatan Kapten CZI Samsudin menyampaikan, berdasarkan perintah Komandan Kodim 0616/Indramayu Letkol inf Teguh Wibowo S.Sos, bahwa demi mencegah penyebaran covid -19 di Indramayu, maka seluruh Koramil yang ada di Indramayu harus dilakukan penyemprotan disinfektan.

“Ini merupakan perintah atasan kami, hal itu dilakukan demi kebaikan kita bersama”, terangnya disela-sela kegiatan.

Sementara sebelumnya Dandim 0616/Indramayu Letkol Inf Teguh Wibowo, S.Sos saat menggelar rapat khusus dengan Kapolres di Mapolres Indramayu beberapa hari lalu menyampaikan memandang sangat diperlukan suatu langkah nyata dan segera guna menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid -19 di Kabupaten Indramayu.

Dalam hal ini, Dandim 0616 Indramayu dan Kapolres Indramayu tidak ingin menunggu Kabupaten Indramayu menjadi zona merah dahulu baru bergerak.

“Menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid -19 di Kabupaten Indramayu tidak akan berhasil tanpa adanya peran langsung dan nyata dari seluruh Instansi, para Tokoh agama, Tokoh Pemuda dan khususnya masyarakat Indramayu”, kata Dandim.

Reporter : Selamet H
Redaktur : Dewi Pelangi

Pemukulan dan Pengeroyokan Wartawan Unjukrasa Damai Dilaporkan Ke Polres

Pemukulan dan Pengeroyokan Wartawan Unjukrasa Damai Dilaporkan Ke Polres

BOGOR.radarinformasi.com – Sabar Aman Marpaung, wartawan yang menjadi korban aksi penamparan dan pengeroyokan oleh sejumlah oknum preman dan anggota organisasi kepemudaan salah satu Partai ini mendatangi kantor Polres Bogor. Kedatangan korban bersama team pengacara nya serta didampingi sejumlah awak media yang bergabung dalam Aliansi Insan Pers Bogor Raya (AIPBR) tersebut guna membuat laporan atas tindak kekerasan yang dialaminya saat menyampaikan orasi pada aksi demo damai di depan kantor DPRD Kab. Bogor pada hari Senin (22/6).
 
Korban bersama team pengacara dan anggota AIPBR tiba di Polres Bogor sekitar pukul 21.00 WIB pada hari Kamis (24/6). Sempat terjadi penolakan oleh pihak kepolisian atas laporan yang disampaikan oleh team kuasa korban. Melalui debat singkat, akhirnya laporan diterima pihak penyidik.
 
Julianta Sembiring, A.Md.Mi.,S.H.,S.E, selaku kuasa hukum korban mengatakan, dirinya bersama team akan melakukan pendampingan pada klien atas nama Sabar Marpaung yang merupakan korban aksi kekerasan oleh sejumlah oknum preman dan anggota organisasi kepemudaan salah satu Partai.
 
“Hari ini kami melaporkan ke Polres Bogor atas kejadian yang menimpa wartawan kita pada saat ada aksi demo damai. Di mana dalam aksi tersebut rekan-rekan media yang bergabung dalam Aliansi Insan Pers Bogor Raya meminta Bupati Bogor untuk menyampaikan klarifikasi atas statement nya perihal wartawan Bodrek dan Bodong serta wartawan yang mengikuti acara Boling di Klapanunggal menurut nya asli,” ujar Julianta kepada awak media usai membuat laporan.


Pada kesempatan itu Julianta menyampaikan ucapan terima kasih kepada Aliansi Insan Pers Bogor Raya yang sudah menunjuk nya sebagai kuasa hukum atas korban Sabar Amar Marpaung. Kepada pihak Kepolisian, pria berkepala plontos ini juga mengucapkan terima kasih atas respons nya dan telah menerima laporan tindak kekerasan yang menimpa salah satu rekan wartawan.
 
Julianta menjelaskan, dari pihak kuasa hukum sudah menyiapkan beberapa pasal yang akan dituntut kepada para pelaku. Namun berdasar dari pihak Kepolisian meminta bagaimana laporan bisa diterima terlebih dahulu dengan memasukkan pasal (351) tentang penganiayaan dan kekerasan serta (170) perihal pengeroyokan.
 
“Saya minta dukungan dari kawan-kawan media, karena ini persoalannya bukan persoalan yang biasa-biasa ya, karena pernyataan ini sungguh sangat menyakitkan. Karena kenapa, saya sebagai mantan wartawan dan sekarang saat ini saya juga sebagai menjabat sebagai pengacara yang memiliki profesi baru, saya merasa terpanggil untuk membuktikan bahwa keadilan di Indonesia masih ada. Perjuangan kawan-kawan bukan hanya di demo.,” tegas Julianta yang juga pernah menjadi wartawan.
 Di persoalan lain, sambung Julianta, “Wartawan dibunuh secara tidak manusiawi dengan cara ditabrak atau ditembak dan itu udah sering terjadi. Untuk itu kita sebagai kontrol sosial, khusus nya saya merasa terpanggil. Bagaimana pun keadilan ini pasti ada, karena pepatah pun menyatakan, siapa yang membuat perkara dia harus tahu menerima akibatnya.”
 
“Harapan saya ini masuk ke proses hukum, karena tiga tersangka tadi yang kita sorong namanya itu sudah menjadi bukti kita bahwa kejadian itu ada, untuk saat ini saya tidak bisa sampaikan,” pungkas Julianta Sembiring.
 
Sementara, Sabar Aman Marpaung (korban) mengatakan, dirinya sebagai warga negara Indonesia yang memiliki hak perlindungan secara hukum dan UU, datang ke Polres Bogor dengan didampingi kuasa hukum meminta pihak Kepolisian untuk memberikan rasa keadilan atas peristiwa yang menimpanya. Akibat dari aksi kekerasan tersebut dirinya harus mengalami luka dan saat ini menggunakan tongkat untuk berjalan.
 
“ Hari ini saya datang ke Polres Bogor, saya pada dasarnya berkonsultasi dengan pihak aliansi, ketika saya komunikasi dengan aliansi menyampaikan satu pemikiran dengan menyediakan seorang pengacara, pada malam hari ini saya bersyukur bersama-sama dengan pengacara sehingga perkara saya dapat saya wakilkan dengan kuasa hukum sehingga kami dapat melaporkan masalah tentang yang sedang saya hadapi, selebihnya saya serahkan kepada pengacara yang mana pada malam ini masih semangat melaporkan kejadian yang saya alami. Intinya saya sebagai warga negara yang baik di muka hukum sama, jadi memang hukum itu harus ditegakkan,” ungkap Sabar Aman Marpaung.
 
Seperti diketahui, aksi demo damai yang terjadi pada hari Senin (21/) oleh sejumlah organisasi Pers yang bergabung dalam Aliansi Insan Pers Bogor Raya (AIPBR) di lingkungan Pendopo Pemkab Bogor berujung terjadi insiden pengeroyokan oleh sejumlah oknum preman dan anggota organisasi kepemudaan salah satu Partai kepada salah satu wartawan saat menyampaikan orasi. Kehadiran para oknum ini sempat dipertanyakan oleh semua awak media. Apa tugas dan fungsi mereka disana, karena sudah ada protap keamanan dari usur TNI-Polri dan Sat Pol PP yang mengawal.
 
Red

Virtual Sosialisasi Kredit Serbaguna Mandiri (KSM) Kodim 0616 Indramayu

Virtual Sosialisasi Kredit Serbaguna Mandiri (KSM) Kodim 0616 Indramayu

INDRAMAYU.radar.informasi.com – Sosialisasi Kredit Serbaguna Mandiri (KSM) Kodim 0616/Indramayu Secara Virtual oleh Pimpinan Cabang Jatibarang Tiara Puspita, bertempat di Aula Ma kodim 0616 Indramayu, Kamis (24-06-2021).

Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Kaprim Dim 0616/Indramayu Kapten Inf Nakhromin, Pasi Ops Lettu Inf Sariman, Pasi Pers Lettu Inf Waryadi, Dan unit Letda Inf Aliwis, Pa Sandi Letda Inf Mujiono serta Anggota dan PNS Lk 30 orang.

Dalam keterangannya Kaprim Kapten Inf Nakromin mengatakan, Sosialisasi ini kelanjutan dari perintah Kasad terkait tidak adanya lagi potongan-potongan dari Koperasi.

Kegiatan Sosialisasi ini merupakan kerjasama antara Kodim Indramayu selaku satuan di TNI Angkatan Darat dengan Bank Mandiri, kepada Prajurit dan PNS jajaran Kodim 0616 Indramayu.

“Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari perintah Kasad bahwasanya untuk pemotongan koperasi sudah tidak ada lagi jadi diteruskan oleh Pangdam, 22 bulan tahun 2021 tanggal 23 Mei 2021”, ucapnya.

Ditambahkan, Kasad memerintahkan sudah ada kerjasama dengan BUMN, diantaranya BTN, BRI, Bank Mandiri dan BNI. Kegiatan ini dalam rangka menyelesaikan aset koperasi yang harus dikembalikan ke anggota terutama dana simpanannya.

“Mudah-mudahan bermanfaat terkait pinjaman maupun usaha-usaha lainnya”, terangnya.

Selanjutnya, Pimpinan Bank Mandiri menindaklanjuti terkait perintah Kasad untuk pengalihan potongan dari Koperasi ke Bank Mandiri.

Kredit serbaguna Mandiri sangat kompetitif kurang lebih 5% untuk biaya administrasi, kerjasama dengan instansi lain biayanya rendah karena memang sudah ada aturan dari kantor pusat.

Produk kredit serbaguna mikro antara lain ada simpanan tabungan, deposito, giro ada juga pinjaman yang lainnya apa bila membutuhkan modal tambahan dari usahanya melalui Kredit serbaguna Mandiri.

Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan agenda tindaklanjut perintah Kasad terkait pengembalian dana simpanan anggota TNI AD di koperasi masing-masing Kesatuan dan kegiatan tersebut merupakan atensi yang harus ditindaklanjuti dan diselesaikan agar kedepannya koperasi sehat dan tidak terjadi penyalahgunaan wewenang.

Reporter : Selamet H
Redaktur : Dewi Pelangi

Patroli gabungan TNI-Polri dalam rangka Penegakkan Prokes Covid-19 di Indramayu

Patroli gabungan TNI-Polri dalam rangka Penegakkan Prokes Covid-19 di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – TNI dan Polri lakukan kegiatan Patroli Gabungan dalam rangka penegakkan disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 diwilayah Kabupaten Indramayu, bertempat di Lapangan Apel Polres Indramayu, Kamis (24/06/21).

Dalam Apel gabungan tersebut dipimpin oleh Kabagren Polres Indramayu Kompol I Ketut Suarjana,S.H.,MH, adapun susunan Apel melibatkan, 1 SSR Kodim 0616 Indramayu yang dipimpin Batih Ops Pelda Zaenal, 1 SSR Dalmas Polres dan 1 SSR Reskrim/Intel Polres Indramayu.

Dalam Penyampaiannya Kompol I Ketut Suarjana mengatakan “Kegiatan patroli ini merupakan kegiatan dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona di Wilayah Kabupaten Indramayu”, katanya.

Dalam pelaksanaan patroli kita laksanakan di tempat-tempat keramaian seperti, Toserba, angkringan, pasar dan sebagainya yang menimbulkan kerumunan sesuai dengan Peraturan Daerah.

“Saya sampaikan kepada seluruh yang hadir pada apel ini diharapkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan agar tujuan, hasil bisa tercapai”, pungkasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan Patroli Gabungan dengn route yang di lalui star dari Makopolres menuju -Toserba Jogya-lurus ke Bundaran Jam-belok kiri Ke Pasar mambo-ke Lampu merah Waiki- lurus ke Gor/Sport Centre-Finis Mapolres Indramayu.

Adapun Susunan kendaraan dalam Kegiatan Patroli gabungan tersebut adalah1 unit mobil PJR, 1 unit mobil Dalmas, 1 unit mobil Reskrim dan Resmob, 1 unit mobil Tim penindak prokes, 1 unit mobil Kodim 0616/Indramayu, 1 unit mobil Propam Polres Indramayu.

Dalam Patroli tersebut Petugas menyampaikan himbauan dengan tegas agar selalu menerapkan Prokes 5 M dan pembagian masker kepada para penguna jalan yang tidak pakai masker di terminal Indramayu.

Kegiatan Patroli berlanjut di alun-alun Indramayu dengan memberikan himbauan dengan tegas agar selalu menerapkan Prokes 5 M dan pembagian Masker kepada para penguna jalan/pelanggar Prokes.

Masih ditemukan pelanggaran yang di lakukan Warga, diantaranya melanggar Prokes (tidak menggunakan Masker), dapat dimungkinkan pelanggar Prokes acuh akan keadaan saat ini, sehingga masih perlu adanya sosialisasi, himbauan dan kegiatan terkait dengan pencegahan penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Indramayu dengan tujuan untuk membangkitkan perekonomian nasional.

Patroli gabungan ini merupakan sinergitas TNI Polri dalam menjaga kondusifitas wilayah kabupaten Indramayu dan mencegah penyebaran Covid 19.

Reporter : Selamet. H
Redaktur : Dewi Pelangi

Pemerintah Desa Sukamahi Alokasikan Samisade untuk Pembangunan Jalan

Pemerintah Desa Sukamahi Alokasikan Samisade untuk Pembangunan Jalan

BOGOR.radar.informasi.com – Melalui program Satu Milyar Satu Desa (samisade), Ade Yasin selaku Bupati Bogor dapat berharap dapat menghapus empat desa tertinggal, bantuan program keuangan desa ini juga diharapkan bisa menjadikan desa maju dan berkembang, Samisade senilai Rp.318,5 miliar untuk 356 desa tersebut sudah mulai direalisasikan oleh pihak Pemdes penerima Samisade, Selasa (22/06/21).

Begitu pula dengan Pemerintah Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, Samisade yang Pemdes terima telah mulai direalisasikan untuk pembangunan jalan demi kelancaran mobilitas Masyarakat. Anggaran yang hampir mencapai 1 Milyar tersebut dialokasikan pada tiga titik pembangunan, yakni Jalan Lingkungan (Jaling) dengan rincian dua titik pengaspalan dan satu titik betonisasi.

Mamat (Budi),SE selaku Kepala Desa menuturkan bahwa, “Untuk keseluruhan volume mencapai 2.750 meter, dengan
rata-rata lebar jalan mencapai 1,5
meter persegi (m2) dan ketiga titik tersebut memang belum pernah tersentuh oleh Dana Desa, ketiga jalan tersebut berada di perbatasan desa, antara Desa Bendungan dan Desa Banjarsari, Kecamatan
Ciawi”.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya program Samisade ini, karena selama Covid-19, Dana Desa lebih banyak dialokasikan untuk BLT-DD, jadi pembangunan infrastruktur nyaris tidak ada, untuk saat ini pembangunan sudah mencapai 70%”, pungkasnya.

Reporter : DP

Untuk Mencetak Generasi Cerdas dimasa Pandemi, Peran Orangtua dan Guru sangat dibutuhkan

Untuk Mencetak Generasi Cerdas dimasa Pandemi, Peran Orangtua dan Guru sangat dibutuhkan

BOGOR.radar.informasi.com – Pembukaan tahun ajaran baru 2021/2022 sudah mulai dibuka, semua pihak yang terkait dengan proses pendidikan sedang sibuk menyiapkan terobosan baru, mulai dari media pembelajaran, metode pembelajaran dan sistem pendidikan terbaik, mengingat pandemi Covid-19 masih menjadi momok yang menakutkan, proses belajarpun masih mengandalkan Gadget, Selasa (22/06/21).

Selain berfungsi sebagai alat komunikasi, Gadget menempati urutan pertama dalam proses belajar dan mengajar, bahkan bagi yang memiliki Putra dan Putri yang masih mengenyam Pendidikan Dasar dan Menengah, peran serta Orangtua dan Guru sangat berpengaruh dalam mencerdaskan anak bangsa.

Guru harus mampu membuat soal berbasis Teknologi Informasi dan Orangtua dipaksa untuk lebih ektra dalam pendampingan putra -putrinya. Begitu pula dengan Siswa-siswi SMPN 3 Ciomas, Kabupaten Bogor -Jawa Barat, sekolah yang baru berdiri selama 5 tahun tersebut sudah mengalami masa pandemi, hal itu tentu saja menjadi beban berat bagi Orangtua maupun Guru, kerjasama yang harmonis antar keduanya sangat diharapkan.

Ajeng Sulastri selaku Kepala Sekolah terus melakukan upaya agar dimasa pandemi ini Siswa-siswinya tetap dapat belajar, baik secara Daring maupun Luring.

“Allhamdulilah, selama 5 tahun saya menjadi Kepala Sekolah disini, perkembangan demi perkembangan terus meningkat, jumlah Muridpun sudah mencapai 1000, hanya saja dimasa pandemi, ada sisi lain yang harus diperhatikan, mulai kemungkinan efek belajar dari rumah secara psikologis, bagi anak, Orangtua dan juga Guru. Rasa bosan, stress, menggampangkan sesuatu dan pribadi individualis”, ujar Ajeng Sulastri.

Masih menurutnya, “Saya juga selalu mengingatkan kepada Guru, apabila ada Murid yang tidak mengerjakan soal, kita terus ingatkan, baik kepada Orangtuanya ataupun Murid itu sendiri, saya berharap pandemi bukan halangan untuk belajar meskipun hanya bisa secara Online”.

“Peran serta Orangtua dan Guru sangat berpengaruh dalam pembelajaran seperti saat ini, kita saling mendukung biar anak-anak tetap bisa belajar bagaimanapun caranya”, pungkasnya.

Reporter : DP

Sosialisasi Pelaksanaan PPKM Skala Mikro Kodim 0616 Indramayu dan Polres Indramayu Lakukan Blusukan

Sosialisasi Pelaksanaan PPKM Skala Mikro Kodim 0616 Indramayu dan Polres Indramayu Lakukan Blusukan

INDRAMAYU.radar.informasi.com – Satgas tindak pencegahan Covid -19 dari TNI Kodim 0616/Indramayu dan Polres Indramayu melaksanakan patroli pengawasan dan pengendalian serta edukasi pelaksanaan PPKM Skala Mikro dengan melakukan blusukan ke beberapa pasar yang berada di wilayah Kota Indramayu, Selasa (22/06/2021).

Adapun tempat yang menjadi sasaran patroli PPKM tersebut antara lain pasar Baru, pasar Jatibarang serta beberapa tempat fasilitas umum seperti Alun – alun Indramayu.

Disampaikan Dandim 0616/Indramayu melalui Pasi Ops Lettu Inf Sariman, bahwa kegiatan patroli dilaksanakan dalam rangka pengawasan aktivitas warga serta pemberlakuan PPKM Skala Mikro dengan memberikan edukasi, sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan.

“Kegiatan yang baru kita laksanakan adalah dalam rangka memberikan pengawasan dan pencegahan penyebaran covid -19, khususnya di tempat keramaian seperti pasar dan fasilitas umum lainya”, ungkapnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa, walaupun sudah sering diberikan himbauan dan sosialisasi serta edukasi tentang protokol kesehatan namun dalam kegiatan tersebut, masih mendapati masyarakat yang tidak memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan.

“Untuk mencegah penyebaran covid -19 ini, kami Satgas Covid -19 terdiri dari berbagai macam unsur : TNI/Polri dan Instansi Pemerintahan akan terus menghimbau agar masyarakat tetap patuh dan menjalankan protokol kesehatan yaitu dengan 5M diantaranya Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak aman, Menghindari kerumunan dan Membatasi aktifitas masyarakat”, pungkasnya.

Reporter : Selamet Hidayat
Redaktur : Dewi Pelangi

Pemuda Batak Bersatu ikut Andil dalam Proses Pencarian Bocah Hanyut di Kali Ciliwung

Pemuda Batak Bersatu ikut Andil dalam Proses Pencarian Bocah Hanyut di Kali Ciliwung

BOGOR.radar.informasi.com – Nasib malang menimpa dua bocah usia 5 tahun yang diperkirakan tengah mandi di aliran Kali Ciliwung di Kampung Peundeuy, Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor pada Minggu ( 20/06/21) sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah dilakukan penyisiran di area sungai, salahsatu anak dengan inisial L berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara itu anak dengan inisial A hingga saat ini belum berhasil diketemukan, Senin (21/06/21).

Hal ini tentu saja menggugah nurani setiap orang, selain pihak Tim SAR, Kepolisian, Damkar dan Tagana yang sibuk menyisir aliran Sungai Ciliwung, tampak pula Pemuda Batak Bersatu (PBB) yang di Ketuai ( PAC Bogor Timur ) oleh Feri Alek Manurung menurunkan beberapa Personelnya untuk membantu proses pencarian, mereka bergerak tanpa pamrih demi rasa kemanusiaan.

Upaya pencarian terus dilakukan meskipun belum mendapatkan hasil, mereka saling bahu-membahu dan bergantian dalam proses pencarian.

“Kita terus melakukan koordinasi, pencarian terus kami lakukan, saya juga berharap rekan- rekan PBB bisa hadir semua untuk membantu proses pencarian”, ujar Simon Bongsu Pakpahan selaku Wakil Ketua PBB.

Hingga berita ini ditayangkan, bocah dengan inisial A belum berhasil ditemukan.

Reporter. : DP

Satu Awak Media menjadi Korban saat Orasi sebagai Bentuk Perjuangan Marwah Jurnalis

Satu Awak Media menjadi Korban saat Orasi sebagai Bentuk Perjuangan Marwah Jurnalis

BOGOR.radar.informasi.com – Kumpulan dari berbagai Organisasi Pers dan berbagai Media Cetak, Online, dan Streaming tv yang ada di Kabupaten dan Kota Bogor membentuk Aliansi Insan Pers Bogor Raya, atas dasar adanya penghinaan terhadap profesi Wartawan yang dilakukan oleh orang nomor satu di Kabupaten bogor, Hj.Ade Yasin, Senin (21/06/21).

Pernyataan Hj.Ade Yasin yang menyebut Wartawan Asli, Bodrek dan Bodong membuat AIPBR mengadakan pergerakan dengan longmarch dari samping Gedung KNPI menuju Pendopo, dengan tujuan untuk mengecam keras ucapan Bupati yang semena – mena dan tidak bisa menjaga kewibawaan jabatan sebagai Bupati.

Dalam orasinya AIPBR meminta agar Ade Yasin mengklarifikasi ucapannya, Ia harus menjelaskan apa dan siapa yang disebut dengan Wartawan Asli, Bodrek atau Bodong. Orasi yang semula berjalan aman dan tertib tiba – tiba terjadi kericuhan saat salahsatu peserta menyebutkan kata yang di nilai tidak sesuai.

Ditengah – tengah orasi tiba – tiba terjadi insiden yang tak diharapkan, salahsatu Awak Media dari PJID terkena pukulan akibat suasana yang mulai memanas dan terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit terdekat, sangat disayangkan memang Awak Media yang berniat membela marwah Jurnalis dan memperjuangkan haknya harus mengalami luka ditubuhnya.

Dengan adanya kejadian ini, Heru Akbar atau yang akrab disapa Moses selaku Ketua Umum dari AIPBR mengatakan bahwa, “Kita akan kawal terus permasalahan ini, kita juga akan perjuangkan Awak Media yang telah menjadi korban saat melakukan orasi, saya pribadi sangat menyayangkan dengan adanya kejadian ini”.

Reporter : DP

PGRI Fasilitasi Tenaga Guru Honorer untuk Pembekalan Seleksi Pendaftaran Calon ASN PPPK

PGRI Fasilitasi Tenaga Guru Honorer untuk Pembekalan Seleksi Pendaftaran Calon ASN PPPK

BOGOR.radar.informasi.com – Seleksi Guru Honorer yang akan dijadikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan program kebijakan perhatian Pemerintah dalam upaya mengatasi masalah kekurangan Guru Pendidik yang ada didaerah. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) merancang secara Resmi Program Pengadaan 1juta Guru Pendidik untuk Tahun sekarang agar para Guru Pengajar bisa merata didaerah, Senin (21/06/21).

Oleh karena itu, Pemerintah juga menginstruksikan kepada Kepala Deaerah agar para Guru Honorer yang mengajar selama belasan tahun, supaya mereka ikut serta dalam seleksi Pendaftaran Calon PPPK tersebut. Gagasan program baik ini pun mendapat sambutan hangat para Pengajar Guru Pendidik Honorer, karena selama ini mereka tidak pernah diperhatikan penghasilannya dan kesejahteraannya yang tidak menentu, biarpun diri mereka sudah relatif cukup lama mengajar, mengabdi di kancah Dunia Pendidikan.

Menanggapi keluhan para Guru Pendidik Honoer, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bogor dan PGRI Cabang Ciawi merasa prihatin dan tergugah ingin mengupayakan, memperjuangkan nasib para Pengajar Guru Honoer tersebut.
Dengan membuka kesempatan latihan Pembekalan dalam mengikuti tes Seleksi Calon PPPK pada akhir Bulan nanti.

Rangkaian Program Pembekalan Seleksi Pendaftaran bagi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK) digelar diruang Gedung SMP PGRI Desa Banjar Wangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor Jawa Barat, pada Sabtu (19/06/2021)dan
dihadiri oleh Ketua Pengawas Koordinator Layanan Pendidik (Koryandik) Mustopa, Ketua Pengurus PGRI Kabupaten Bogor Ojat Sudrajat, Ketua PGRI Cabang Ciawi Wawan Setiawan, para Pengurus PGRI Cabang Ciawi dan 120 orang Peserta Calon Pendaftar PPPK lainnya.

Pengurus PGRI Kabupaten Bogor Ojat Sudrajat menerangkan, “Bahwa PGRI Kabupaten Bogor akan terus berupaya memperjuangkan nasib Para Guru Honoer agar nantinya mereka bisa lolos dalam mengikuti Tes Seleksi PPPK, maka Pengurus PGRI Kabupaten Bogor bersama dengan PGRI Cabang Ciawi mengadakan Pembekalan bagi Para Calon Guru Honorer yang mau ikut dalam seleksi, untuk diangkat menjadi Pegawai PPPK, tentunya mereka harus diberikan latihan dan perbekalan terlebih dahulu agar mereka tidak kaku menghadapi Tes Soal yang diberikan pada mereka”.

Adapun syarat untuk mengikuti PPPK ini tidak ditentukan masa usianya, yang penting usianya 35 tahun ke atas, tidak seperti Calon PNS usianya dibatasi antara 25 tahun sampai 35 tahun, apabila Calon Guru Honoer tidak lulus dalam tes tersebut, ga usah kuatir, karena ada 3 tahap dalam ikut tes seleksi, karena pembukaan seleksi akan berlaku mulai pada Bulan Agustus, September dan Desember untuk tahun ini, sedangkan kouta yang diberikan oleh Pemerintah untuk Kabupaten Bogor Sebanyak 1500 Kuota, untuk Pengangkatan Calon PPPK Guru Pendidik Honoer tersebut”, ungkapnya.

Masih menurutnya, “Dengan pembekalan dan latihan ini, diharapkan bisa memberi dorongan dan semangat pada mereka dan juga mudah-mudahan mereka semuanya lolos dalam seleksi nanti supaya mereka bisa sejahtera dan terakomodir mendapatkan gaji setara dengan PNS”.

Sementara itu, Wawan Setiawan Ketua Pengurus PGRI Cabang Ciawi memaparkan bahwa, Dengan adanya program dari Pemerintah mengenai mengangkat Guru Honorer dijadikan PPPK, saya menyambut gembira dan mengucapkan sangat berterima kasih pada Pemerintah bahwa di tahun 2021 semua Guru Honoer yang ada dilingkungan Ciawi diberi kesempatan mengikuti tes seleksi Pendaftaraan Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)”.

“Ini suatu kebijakan yang adil, karena selama ini untuk di wilayah lingkungan Ciawi khususnya masih membutuhkan Tenaga Guru Pengajar, baik itu di SD maupun di SMP, karena niat untuk menjadi Guru Honorer orang tidak mau, karena kesejahteraannya lebih kecil dibandingkan dengan PNS, dengan adanya pengangkatan Guru Honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mudah-mudahan penghasilan dan kesejahteraan mereka lebih meningkat lagi”, pungkasnya.

Reporter : Dede Mamat
Redaktur : Dewi Pelangi