Diguyur Hujan Lebat, Gunung Sampah di TPST Bantargebang Longsor dan Akibatkan Korban Jiwa

BEKASI.radarinformasi.com – Tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, dilaporkan longsor pada Minggu (8/3/2026). Peristiwa ini diduga dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sehingga menyebabkan gunungan sampah menjadi labil dan akhirnya runtuh.

Longsoran material sampah yang menggunung tersebut terjadi di salah satu zona pembuangan dan menimpa sejumlah kendaraan pengangkut sampah yang sedang berada di lokasi. Beberapa truk yang tengah mengantre untuk membuang muatan dilaporkan tertimbun material sampah yang tiba-tiba meluncur dari ketinggian.

Selain menimbulkan kerusakan pada kendaraan, peristiwa ini juga menyebabkan korban jiwa. Berdasarkan Informasi yang dihimpun, sedikitnya tiga orang dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun longsoran sampah, yang terdiri dari sopir truk dan pekerja di area TPST.

Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, serta aparat kepolisian langsung melakukan proses evakuasi dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih tertimbun. Hingga kini proses pendataan korban serta kerugian material masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Diketahui, TPST Bantar Gebang merupakan salah satu tempat pembuangan sampah terbesar yang menampung limbah dari wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Tumpukan sampah yang terus bertambah dan kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras berpotensi memicu longsor apabila struktur timbunan tidak stabil.

Pihak berwenang mengimbau para pekerja serta sopir truk pengangkut sampah untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi yang dapat memperbesar risiko longsor pada gunungan sampah di kawasan tersebut.

Rizal

Polsek Kemang Lakukan Investigasi Terkait Penemuan Bayi Ditempat Sampah

BOGOR.radarinformasi.com- Seorang warga terkejut melihat ditemukannya bayi tergeletak di tempat pembuangan sampah di Jl. Kampung Kandang, Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten, pada Senin 11 Maret 2024 sekitar Pukul 11.00 WIB. 

Kapolsek Kemang KOMPOL Mohamad Taufik, S.H., M.H., menjelaskan bahwa benar dari aduan masyarakat telah ditemukan sesosok bayi berjenis kelamin perempuan tanpa identitas, yang diperkirakan usia 2-4 hari dengan  kondisi sehat. Bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh warga yang sedang berada di sekitar lokasi TKP bernama Andri (20 th) seorang mekanik bengkel motor dan Johanes (19 th), yang merupakan warga setempat.

Kronologis dijelaskan  pukul 11.00 WIB saat Andri (saksi) bekerja di bengkel motor mendengar suara tangisan bayi dari arah tempat pembuangan sampah, kemudian saksi menghampiri sumber suara tersebut dan menemukan sesosok bayi perempuan tergeletak di atas tumpukan sampah, selanjutnya saksi pun meminta bantuan warga lainnya. Setelah itu saksi atasnama Johanes beserta warga lainnya membawa bayi tersebut ke Mako Polsek Kemang.

“Kemudian bayi tersebut kami bawa ke puskesmas Jampang untuk mendapatkan perawatan medis, saat ini bayi dalam keadaan sehat dan aman sudah dalam pendampingan Dinsos, pihak Kepolisian Polsek Kemang akan terus lakukan investigasi penyelidikan untuk mencari keberadaan orangtua bayi tersebut, dan diharapkan warga masyarakat bisa turut membantu dalam hal informasi apabila menemukan info hal-hal yang berkaitan dengan penemuan bayi ini”, ujar Kapolsek Kemang Kompol Taufik.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule