Pengusaha Cafe Amor News Berdayakan Putra Daerah Kecamatan Siborongborong Pebakat Seni Musik

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Para Pebakat Seni musik putra daerah Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara sangat berterimakasih kepada Pengusaha Cafe Amor yang kerap disapa Pak Kleo karena telah menghidupkan bakat bakat brilian sebagai Seniman musik yang telah lama terbenam. Selasa (22/4)

Kleo mengundang para pebakat musik lokal itu untuk menghibur para tamu yang kerap berkunjung ke Cafe Amor yang berlokasi di silangit jalan Balige. Tidak hanya penampilan para Seniman musik lokal, Kleo juga siap datangkan artis-artis batak yang tenar sekarang untuk mengisi meriahkan ditempat usahanya.

Penampilan para pemuda kreatif di Cafe Amor itu mampu menyedot pengunjung lintas daerah. Dan mereka sangat bersyukur bisa mengembangkan bakatnya atas keberadaan Cafe Amor di kampungnya, bahkan para pemuda  kreatif tersebut juga bisa menghasilkan uang dari saweran partamu yang berkunjung dan mereka bisa terbantu untuk kebutuhan sehari-hari tanpa meminta dari orang tuanya masing-masing, terang salah seorang pemain DJ yang kerap di sebut SOJU (Soit Junior).

Sementara itu, Boru Aritonang dan kawan kawan warga Siborongborong juga menyebutkan sangat bersyukur dengan adanya Cafe Amor ini, menurut mereka Cafe Amor ini sangat membantu bagi mereka. Karena mereka bisa bekerja setiap harinya untuk bersih-bersih dengan imbalan yang sesuai. ” Kami bekerja disini sebagai kebersihan 4 orang bang, dan kami sangat terbantu untuk kebutuhan sehari-hari dalam rumah tangga kami. Makanya kami berempat sangat berharap Cafe Amor ini berjalan lancar supaya kami bisa membutuhi anak-anak kami yang masih sekolah”, terang boru Aritonang kepada awak media saat diwawancarai dilokasi Cafe Amor, Senin (21/4/2025).

Di tempat terpisah, pengusaha Cafe Amor Kleo mengatakan bahwa kita tidak boleh selalu berasumsi negatif atas usaha saya ini, saya berani buka usaha ini karena saya sangat miris dengan Pebakat Seniman musik di kampung halaman saya ini tidak berjalan karena saya juga pecinta musik. “Saya juga bisa mempekerjakan putra daerah di tempat usaha saya, dan mereka sangat mengapresiasi nya itulah alasan saya membuka usaha ini”, terangnya.

“Terkait dengan berita berita yang mengatakan adanya peredaran narkoba di tempat usaha saya, saya berani garansi usaha saya bersih dari obat-obatan terlarang, karena semua anak anak muda yang saya pekerjakan di cafe ini selalu standby nemantau para tamu yang datang. Jadi Saya sangat kecewa dengan adanya pemberitaan di tempat usaha saya ini katanya ada peredaran obat terlarang, kalau memang benar biarkan dari aparat kepolisian mengeceknya disini supaya terang benderang,” tutupnya.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Festival Seni Budaya “Jagad Tetari Season 3 2024” Meriahkan Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Festival seni budaya Jagad Tetari Season 3 2024 sukses digelar di Alun-Alun Gedung Landraad, Indramayu, dengan tema “Merawat Seni, Merawat Budaya”. Acara ini menampilkan ragam kesenian tradisional hingga internasional pada Jumat malam, yang dihadiri oleh berbagai tokoh dan masyarakat setempat. Sabtu (14/12)

Nang Dermayu, Bambang Sutarno, dan Nok Dermayu, Sekarahayu, memandu acara dengan meriah, menampilkan penari dari berbagai daerah, termasuk Tari Topeng Losari yang menjadi ikon budaya Indramayu. Dalam sambutannya, mereka menyampaikan pentingnya pelestarian seni tradisional sebagai identitas budaya.

Bupati Indramayu, Hj. Agustina S.H., M.H., CRH, juga hadir memberikan apresiasi terhadap acara ini. “Jagad Tetari Season 3 merupakan upaya kita bersama menjaga seni budaya lokal dan mengenalkannya ke dunia internasional,” ujar Agustina.

Kepala Dinas Pariwisata, Rory Firmansyah, SSTP, MSU, memperkenalkan aplikasi digital “Sipayu”, yang menjadi panduan pariwisata Indramayu. Aplikasi ini menyediakan informasi tentang objek wisata, seni budaya, kuliner khas, hingga ekonomi kreatif di Indramayu.

Acara ini juga diramaikan oleh seniman dari berbagai daerah, seperti Solo, Bandung, Aceh, dan luar negeri, termasuk Jepang, Amerika, serta Ekuador. Tari Topeng Losari menjadi salah satu penampilan yang mendapat perhatian khusus karena nilai sejarahnya yang mendalam.

Festival ini merupakan bagian dari upaya Dinas Pariwisata Indramayu untuk mempromosikan pariwisata dan seni budaya lokal di tingkat nasional dan internasional. Dengan partisipasi masyarakat, festival ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin untuk memperkuat identitas budaya Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal