Camat Indramayu Tanggap Banjir, Saluran Irigasi di Perumahan BDI Dibersihkan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Indramayu selama tiga hari terakhir menyebabkan sejumlah titik terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Salah satu kawasan terdampak cukup parah adalah Perumahan BDI Indramayu. Selasa (20/5)

Menanggapi situasi tersebut, Camat Indramayu Indra Mulyana turun langsung ke lokasi pada Senin, 19 Mei 2025, untuk memantau sekaligus melakukan aksi cepat tanggap. Bersama tim gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Diskimrum) Kabupaten Indramayu, pihaknya melakukan pembersihan saluran irigasi yang tersumbat eceng gondok dan sampah.

Satu unit alat berat ekskavator turut dikerahkan dalam proses normalisasi saluran sekunder sepanjang kawasan perumahan tersebut, guna memperlancar aliran air yang sebelumnya terhambat dan menyebabkan genangan.

“Kami bersama Dinas PUPR dan DLH langsung merespons laporan dari warga. Upaya penanganan ini dilakukan secepat mungkin agar genangan air tidak meluas. Satu alat berat sudah kami turunkan untuk membersihkan eceng gondok dan sampah di saluran irigasi,” ujar Indra Mulyana.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran irigasi, guna mencegah terulangnya banjir akibat saluran tersumbat. Langkah preventif ini, kata Indra, penting agar lingkungan tetap bersih dan saluran air berfungsi optimal saat musim hujan tiba.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Akibat Hilang Kendali Sebuah mobil Terjun Ke Saluran Air

BOGOR.radarinformasi.com– Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Perumahan Metland, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Cileungsi, Desa Cipenjo,  Kabupaten Bogor. Pada Minggu 22 Oktober 2023.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul  01.00 WIB tersebut melibatkan  sebuah mobil bernomor polisi T-1051-GH yang hilang kendali hingga terperosok ke sebuah saluran air.

Kapolsek Cileungsi AKP Yohanes Redhoi Sigiro S.H., S.I.K., M.H.Li. mengatakan bahwa penyebab kecelakaan tersebut akibat adanya kelalaian dari pengemudi mobil, yang mana saat sebelum kejadian pengemudi mobil ini menggunakan handphone untuk melihat Google Map dan tanpa disadari, mobil yang ia kendarai ini bergerak ke kanan dan masuk ke dalam saluran air, menyebabkan kecelakaan tunggal.

“Dalam kecelakaan itu sendiri mengakibatkan 3 orang mengalami luka ringan, adapun kerugian materi akibat kecelakaan tersebut di taksir mencapai  sepuluh juta rupiah. Sementara itu kendaraan yang masuk ke dalam saluran tersebut langsung kita lakukan evakuasi menggunakan mobil derek”, jelas AKP Yohanes Redhoi Sigiro.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Beginilah Kondisi Jalan Kp. Bolang saat Turun Hujan

Beginilah Kondisi Jalan Kp. Bolang saat Turun Hujan

SUKABUMI.radarinformasi.com – Saluran air merupakan salahsatu hal penting dalam penataan keseimbangan di dalam kehidupan. Jika saluran air tidak di perhitungkan penempatannya maka akan berdampak besar dalam kehidupan sehari-hari.

Seperti halnya yang terjadi di Kampung Bolang, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Dimana setiap kali turun hujan deras selalu saja terjadi banjir, yang disebabkan oleh tumpahnya air ke jalan dan memasuki ke pemukiman warga sekitar.

Tumpahan air tersebut bukan hanya menyebabkan banjir bagi warga yang dataran rumahnya lebih rendah, namun juga menyebabkan terganggunya arus lalu lintas. kendaraan yang melalui jalan daerah tersebut harus sangat berhati-hati karena jalan raya tidak terlihat dan tertutup oleh air dengan arus yang cukup deras.

Warga setempat sudah pernah beberapa kali menyatakan ketidaknyaman tersebut kepada pihak dinas terkait, ” Banjir nya memang gak terlalu tinggi hanya lewat sedikit dari mata kaki, yah hampir sebetis, namun arusnya cukup deras, jadi bikin khawatir warga sini dan jadi salahsatu penyebab kemacetan di jalan sini”, ujar salah satu warga sekitar. Sabtu ( 22/20/2022).

“Warga sudah pernah memberikan informasi pada pihak yang terkait melalui pesan di sosial media, katanya mau di tinjau ke lokasi, tapi sampai hari ini setiap hujan masih aja kaya gini belum ada perbuhan sama sekali”, pungkas warga yang terkena dampak.

Dahlia