Dua Calon Siap Bersaing di Pemilihan PAW Kuwu Karanganyar, Nomor Urut Resmi Ditetapkan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Proses demokrasi tingkat desa kembali berjalan di Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu. Panitia Pemilihan Pengganti Antar Waktu (PAW) Kuwu Karanganyar resmi menggelar pengundian nomor urut calon pada Jumat (23/5/2025).

Acara yang digelar di Kantor Desa Karanganyar sejak pukul 07.00 WIB hingga 09.35 WIB itu dihadiri kedua calon, para pendukung, perwakilan BPD, Camat Pasekan, Kapolsek Pasekan, Danramil Sindang, serta tokoh masyarakat.

Dua nama telah ditetapkan sebagai calon Kuwu PAW, yakni Didi Budiman (47), seorang ASN yang mendapat nomor urut 1, dan Somarih (53), juru tulis desa yang memperoleh nomor urut 2. Kedua calon akan bersaing memperebutkan kursi Kuwu yang kosong setelah pejabat sebelumnya meninggal dunia.

Ketua Panitia PAW, Taufik Ibrahim, menyebut seluruh tahapan awal telah dilaksanakan sesuai prosedur, mulai dari penjaringan, seleksi administrasi, sosialisasi, hingga penetapan calon dan pengundian nomor urut.

Pemilihan akan dilakukan melalui musyawarah perwakilan blok, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Indramayu Nomor 29.2 dan revisi Nomor 48.1.1.

“Setiap blok akan mengirim maksimal tiga orang perwakilan. Jumlah totalnya akan difinalisasi bersama BPD dan unsur terkait,” ujar Taufik.

Pelaksanaan pemilihan dijadwalkan pada 25 Juni 2025. Hasilnya akan dilaporkan secara resmi ke tingkat kecamatan dan kabupaten, lengkap dengan dokumentasi.

Panitia mengimbau seluruh masyarakat menjaga kondusivitas dan mendukung proses pemilihan yang bersih dan demokratis.

“Kami harap proses berjalan tertib, aman, dan sesuai regulasi. Ini momen penting bagi warga untuk memilih pemimpin yang dapat membawa perubahan positif,” tambahnya.

Meski pemilihan menggunakan sistem perwakilan, antusiasme warga tetap tinggi. Kedua calon diketahui mulai aktif melakukan pendekatan ke tokoh masyarakat dan perwakilan blok sejak beberapa pekan terakhir.

Pemilihan PAW Kuwu Karanganyar menjadi momentum strategis untuk menentukan arah kepemimpinan desa ke depan. Warga berharap, pemimpin terpilih mampu menjalankan amanah dan memajukan desa.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Anggota DPRD PKS Dapil 5 Indramayu Meninggal, Proses PAW Sedang Berlangsung

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Seorang anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 meninggal dunia. Partai dan pihak terkait saat ini tengah memproses Pergantian Antarwaktu (PAW) untuk mengisi kekosongan kursi tersebut.

Menurut keterangan anggota DPRD Dapil 1 dari PKS, H. Ruswa, M.Pd, pihak partai telah mengajukan surat pengusulan PAW ke pimpinan DPRD. Surat tersebut kemudian diteruskan ke Bupati Indramayu sebelum nantinya sampai ke Gubernur Jawa Barat. Selain itu, secara internal PKS juga telah mengusulkan proses PAW ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) guna menetapkan calon pengganti.

“Proses sedang berjalan, insya Allah dalam beberapa minggu ke depan akan ada keputusan dari gubernur terkait pengangkatan pengganti almarhum,” ujar H. Ruswa dalam wawancara kepada awak media di kediamannya di Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Indramayu, Pada Jumat (07/02/25).

Sesuai dengan aturan, pengganti anggota DPRD yang meninggal harus berasal dari Dapil yang sama dan memiliki suara terbanyak berikutnya dalam pemilu sebelumnya. Dalam hal ini, Haji Sarwan dari Kecamatan Kroya disebut sebagai calon pengganti yang akan segera dilantik.

H. Ruswa berharap agar penggantinya dapat bekerja dengan baik dan melanjutkan kinerja positif yang telah dilakukan oleh almarhum. “Beliau baru menjabat selama empat bulan, namun sudah menunjukkan kinerja yang sangat baik dan perhatian terhadap masyarakat. Kami berharap penggantinya bisa lebih baik lagi,” tambahnya.

Selain membahas proses PAW, H. Ruswa juga mengungkapkan harapannya terhadap Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang akan dilantik pada 20 Februari 2025, yaitu Lucky Hakim dan Syaefudin. Ia menegaskan bahwa pemerintahan yang baru diharapkan dapat membenahi berbagai kekurangan dari pemerintahan sebelumnya, terutama dalam hal penataan birokrasi dan peningkatan pelayanan masyarakat.

“Kami berharap pemerintahan yang baru bisa lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, memperbaiki birokrasi, serta melanjutkan program-program yang sudah berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal