INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni menghadiri pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Anggota Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) angkatan 9, di Hotel Grand Trisula Indramayu, Jumat (30/05/2025).
Selain Kalapas Indramayu, kegiatan yang diikuti oleh 18 anggota PJI ini juga dihadiri oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, perwakilan Kejaksaan Negeri, Polres dan Kodim 0616/Indramayu.
Pada kesempatan itu, Berthoni mengucapkan selamat kepada Peserta Uji Kompetensi. Ia juga berpesan untuk seluruh peserta bisa mengikuti ujian dengan serius agar mendapat hasil yang maksimal.
“Untuk seluruh peserta, selamat melaksanakan uji kompetensi, ikuti dengan serius. Semoga hasilnya lulus, sukses dan menjadi Jurnalis yang kompeten,” ucapnya.
Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan anggota PJI angkatan ke- 9 ini, berlangsung selama tiga hari berturut-turut mulai tanggal 30 Mei hingga 1 Juni 2025.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk di bidang pers. Jumat (30/5)
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, saat membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-9 yang diselenggarakan oleh Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Jumat (30/5/2025), di Hotel Trisula Indramayu.
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya UKW yang diperuntukkan bagi wartawan madya dan muda ini. Bupati menilai kegiatan tersebut sebagai wujud nyata komitmen PJI dan UMJ dalam mendorong profesionalisme pers di Indonesia, khususnya di Kabupaten Indramayu.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu, saya mengapresiasi dilaksanakannya UKW ini. Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers melalui uji kompetensi,” ujar Lucky Hakim.
Bupati menegaskan bahwa peran media dan wartawan sangat vital dalam kehidupan demokrasi. Informasi yang disampaikan media memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik, memengaruhi keputusan, bahkan arah kebijakan pemerintah.
“Kompetensi wartawan sangat penting untuk dijaga dan ditingkatkan. Saya berharap dari UKW ini akan lahir wartawan yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, memiliki integritas, serta menjadi pilar keempat demokrasi yang bertanggung jawab,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lucky juga menyampaikan pentingnya sinergi antara media dan pemerintah. Wartawan, menurutnya, adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam menyebarluaskan informasi yang benar, edukatif, dan mencerdaskan masyarakat.
“Kami berharap para wartawan dapat membantu menyebarluaskan berita-berita yang membangun dan mendorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah. Mari kita jaga iklim informasi di Indramayu agar tetap sehat, kondusif, dan berimbang,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Indramayu, lanjut Lucky, akan terus mendukung berbagai bentuk pelatihan, sertifikasi, dan uji kompetensi seperti ini sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
“Indramayu akan maju bila rakyatnya cakap, kompeten, dan siap bersaing. Kunci pembangunan berkelanjutan ada pada kualitas manusia,” ucapnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengajak seluruh peserta UKW untuk mengikuti proses uji dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai momentum pembuktian diri.
“Percayalah, kompetensi adalah investasi terbaik untuk meraih kesuksesan, baik di sektor pemerintahan, swasta, maupun wirausaha,” pungkasnya.
Kegiatan UKW ke-9 ini diikuti oleh puluhan wartawan dari berbagai media lokal dan nasional yang tergabung dalam PJI. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan standar profesionalisme jurnalistik di Kabupaten Indramayu dan sekitarnya.
13 Organisasi Wartawan di Indramayu Sepakat Tempati Bersama Gedung Eks Pengadilan
INDRAMAYU.radarinformasi.com – 13 organisasi kewartawanan yang ada di Kabupaten Indramayu bersepakat untuk menjadikan eks gedung Pengadilan Negeri (PN) sebagai sekretariatan bersama dengan nama baru yaitu Graha Pers Indramayu (GPI). Kesepakatan tersebut lahir dalam pertemuan yang digagas Pemkab pada Jumat (07/01/2022) di Ruang Ki Sidum, Pendopo Indramayu.
Tiga belas organisasi yang hadir yakni PJI Indramayu, PWI Indramayu, IWO Indramayu, JOIN Indramayu, AJII Indramayu, HIPSI Indramayu PWRI Jaya Indramayu, KWRI Indramayu, AWI Indramayu, IJTI Cirebon, Sekber Biro Indramayu, PPWI Indramayu dan K-JIB.
Dalam musyawarah tersebut juga dilakukan perumusan unsur pengelola GPI, ke 13 organisasi bersepakat menunjuk Ketua PWI Indramayu Dedi Musashi sebagai Ketua Pengelola gedung, Ketua IWO Indramayu Tomi Indra sebagai Sekretaris pengelola gedung dan Ketua AJII Raskana sebagai bendahara Pengelola gedung.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Drs Aan Hendrajana M.M.Si mengatakan Pemkab Indramayu terbuka kepada elemen wartawan di Indramayu.
“Mari berembug bersama untuk memanfaatkan eks gedung PN Indramayu untuk kepentingan aktivitas pers di Indramayu. Bupati Indramayu Nina Agustina sangat mengapresiasi keberadaan pers di Indramayu, Pemanfaatan eks gedung PN Indramayu ini akan dilakukan melalui sistem pinjam pakai dengan durasi waktu yang telah ditentukan”, katanya.
Dalam kesempatan ini hadir kepala Dinas PUPR Indramayu, Asep Abdul Mukti S.T.M.Si, perwakilan dari bidang aset badan kepegawaian daerah Kabupaten Indramayu dan perwakilan bagian hukum Pemkab Indramayu.
Ketua DPC PJI Indramayu, Eka Mardiana mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap langkah cepat Pemerintah Daerah dalam menanggapi persoalan penggunaan & pengelolaan gedung yang kini sudah resmi berganti nama ini.
Meskipun begitu, ia mengaku tidak ingin terlibat dalam pengelolaan gedung dan mempercayakannya pada kepengurusan yang sudah ada saat ini.
“Terimakasih kepada ketua PWI dan IWO Indramayu yang sudah menawarkan agar masuk dalam daftar salah satu pengelola gedung, namun saya rasa tiga unsur pengelola yang sudah disepakati bersama sudah cukup, kami dari PJI selalu mendukung penuh bersatunya pers indramayu”, ungkapnya.
Ditegaskan oleh Eka, PJI akan intens mengawasi para pengurus dalam mengelola GPI, jika nantinya Pemda menggelontorkan anggaran, 3 unsur Ketua pengelola gedung harus transparant.
Eka juga berterimakasih kepada ketua IWO & PWI Indramayu yang menyediakan 1 ruangan untuk sekretariat PJI Indramayu di GPI, meskipun pihaknya tidak pernah meminta diberi tempat tersebut.
“Dari awal memang tidak berniat berkantor di Gedung tersebut, karena kami masih mampu memfasilitasi kantor sendiri. Meski demikian, terima kasih kepada ketua IWO & PWI Indramayu yang sudah memberikan tempat untuk PJI,” tuturnya.