Kerjasama Perhutani Bogor Dengan LPKSM Al- Fikri Guna Mencegah Konflik Tenurial

BOGOR.radarinformasi.com – Telah dilaksanakan penandatanganan Naskah Kesepakatan Kerjasama (NKK) antara Perhutani KPH Bogor dengan Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Al Fikri, pada Jum’at 9 Juni 2023 di kantor Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Bogor. Kamis (15/06/2023).

Perjanjian NKK ini merupakan kerjasama pendampingan kegiatan kemitraan produktif wilayah KPH Bogor, kaitannya dengan pengelolaan hutan guna memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar kawasan hutan, baik dalam segi sosial, lingkungan serta kegiatan yang memberikan dampak peningkatan perekonomian masyarakat sekitar kawasan hutan.

Penandatanganan dilaksanakan oleh Administratur KPH Bogor (Ade Sugiharto) dengan LPKSM Al-Fikri (Firmansyah), dihadiri Wakil Administratur, Kepala Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan (PSDH) dan Kepala Sub Seksi (KSS) Kemitraan Produktif. Adapun dari pihak LPKSM Al-Fikri dihadiri oleh anggota Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM).

Dalam kesempatan tersebut Ade Sugiharto menyampaikan bahwa acara penandatanganan NKK ini  untuk membantu penyelesaian konflik tenurial dan kegiatan penyuluhan bidang kehutanan kepada masyarakat desa hutan yang berasal dari masyarakat setempat yang memiliki kompetensi,

“TPM diperlukan dalam pendampingan untuk percepatan pembentukan entitas bisnis yang berasal dari masyarakat desa hutan, dengan tujuan hutan lestari masyarakat sejahtera”, ujarnya.

Sedangkan Firmansyah dalam keterangannnya mengatakan bahwa mengapresiasi kerjasama yang sudah terjalin baik selama ini dengan Perhutani KPH Bogor.

“Dengan perpanjangan kerjasama ini diharapkan kedepannya bisa semakin fokus dan lebih bersemangat dalam melaksanakan program bidang kemitraan kehutanan”, pungkasnya.

Sumber Kompers Perhutani KPH Bogor

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani KPH Bogor Salurkan Bantuan Bencana Alam

Perhutani KPH Bogor Salurkan Bantuan Bencana Alam

BOGOR.radarinformasi.com – Intensitas hujan yang cukup besar di wilayah bogor memberikan dampak rawan terhadap bencana alam, tidak terlepas di wilayah Kawasan hutan yang dikelola Perhutani, namun antisipasi telah dilaksanakan oleh jajaran perum Perhutani dilapangan, dengan memberikan plang peringatan dilokasi rawan longsor. Kamis (18/11/2021).

Tetapi kondisi alam memang tidak bisa diprediksi, apalagi dengan cuaca curah hujan yang cukup besar pada minggu (14/11/2021), mengakibatkan pergerakan tanah dan petak 18A Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tinggarajaya Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jonggol terjadi penurunan tanah 200 cm dari titik awal, dan mengakibatkan kerusakan cukup parah pada pemukiman rumah penduduk Kampung Citadel Desa Sukawangi Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor, sedikitnya ada 57 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 198 jiwa terdampak pergerakan tanah, kebanyakan dari mereka mengungsi di gedung SDN Gunungbatu.

Sebagai wujud kepedulian Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor, memberikan bantuan sembako kepada para korban bencana alam yang diserahkan oleh Kepala Sub Seksi SDM dan Umum, Asper KBKPH Jonggol Wawan mewakili Administratur KPH Bogor melalui kepala Desa Sukawangi Budiyono, Selasa (16/11).

Administratur KPH Bogor melalui Kepala Sub Seksi SDM dan Umum, Herniwan menyampaikan, “Bahwa bantuan ini merupakan bentuk keprihatinan Perhutani kepada masyarakat Sukawangi atas musibah bencana alam, semoga bisa membantu kebutuhan pangan masyarakat yang saat ini berada di tempat penampungan sementara”, terangnya.

Kepala Desa Sukawangi Budiyono menyampaikan ungkapan terimakasih atas kepedulian Perhutani terhadap warganya yang saat ini dalam pengungsian.

“Kami menyatakan apresiasi kepada petugas Perhutani dilapangan, sejak awal kejadian bencana Perhutani BKPH Jonggol cepat tanggapan membantu kami mengevakuasi warga Sukawangi”, ungkapnya.

Hamid, warga kampung Cigadel Desa Sukawangi pada kesempatan penyerahan bantuan mengungkapkan, ” Ucapan terimakasih atas kepedulian Perhutani kepada kami, bencana ini memang tidak kami ketahui sebelumnya, hujan yang deras dan suara keras longsoran tanah atas pergerakan tanah, membuat kami panik. Alhamdulillah ada petugas Perhutani yang membantu kami mengungsi ketempat yang aman”, ucapnya.

Red