Proyek Miliaran Disperumkim di Desa Srogol Diduga Abaikan Standar SNI, Yosep Klaim Kualitas Paving Block Tetap Baik

BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perumahan dan Permukiman menggelontorkan anggaran sebesar Rp 3.822.648.362,94 untuk pembangunan permukiman kumuh di Desa Srogol, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Azky Jaya Kontruksi sebagai penyedia jasa, serta diawasi oleh CV Rajaya Rekayasa selaku konsultan pengawas, Sabtu (19/7/2025).

Namun, proyek bernilai miliaran rupiah itu disinyalir tidak memenuhi standar mutu, khususnya dalam pemasangan paving block. Dari pantauan di lapangan, paving block yang digunakan tidak terlihat mencantumkan label Standar Nasional Indonesia (SNI), yang merupakan acuan resmi mutu produk di Indonesia.

Padahal, sesuai ketentuan, produk paving block yang digunakan dalam pembangunan infrastruktur publik idealnya telah berlabel SNI. Standar ini menjamin bahwa produk telah melalui proses uji kualitas dan memenuhi ketentuan teknis terkait kekuatan, ketahanan, dan keamanan penggunaan.

Saat dikonfirmasi, Yosep selaku mandor proyek memberikan penjelasan. “Meskipun tidak ada label SNI-nya, saya jamin kualitas paving block ini sangat bagus. Sudah biasa digunakan oleh para kontraktor,” ujarnya.

Walaupun penggunaan paving block non-SNI tidak secara langsung melanggar hukum, namun hal ini dapat menimbulkan sanksi sosial dan mengurangi kepercayaan publik terhadap kualitas proyek pemerintah. Selain itu, paving block yang tidak memenuhi standar berisiko mudah retak, bergeser, atau rusak akibat tekanan lalu lintas dan kondisi cuaca ekstrem. Dampaknya, jalan dapat menjadi bergelombang, berlubang, bahkan membahayakan pengguna jalan.

Kondisi ini tentu menimbulkan potensi kerugian ekonomi akibat biaya perbaikan dini yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu, pengawasan dari pihak terkait sangat dibutuhkan untuk memastikan seluruh material pembangunan memenuhi standar yang berlaku, guna menjamin kualitas dan keamanan infrastruktur yang dibangun dengan dana publik.

Dewi

3000 Meter Jalan Lingkungan Desa Gadog siap dibangun dengan Anggaran Samisade 2022

3000 Meter Jalan Lingkungan Desa Gadog siap dibangun dengan Anggaran Samisade 2022

BOGOR.radarinformasi.com- Pemerintah Desa Gadog melakukan launching program Samisade, dimana acara diselenggarakan di halaman Masjid Al Ikhlas. Acara tersebut diawali dengan Tawasulan dan Tasyakuran. Launching ini dihadiri oleh Pemerintah Desa setempat, Muspika Kecamatan Megamendung, BPD, LPM dan Tokoh Masyarakat, Agama, serta Perangkat Desa dan masyarakat sekitar sebagai sarana informasi tentang adanya pembangunan jalan di desa tersebut, Senin (07/11/22).

Pengerjaan Samisade dengan dana 1 Milyar ini akan dialokasikan untuk pemasangan paving block, kurang lebih 3000 M untuk Jalan Lingkungan dari wilayah RW.003, RW.002 dan RW.001. Kegiatan tersebut dilakukan oleh TPK serta masyarakat setempat. Jalan ditargetkan akan rampung sebelum pergantian tahun, yang nantinya akan di proyeksikan sebagai jalan alternatif apabila terjadi kemacetan.

Wilayah yang mendapatkan dana Samisade tentu saja wilayah prioritas yang telah di musyawarahkan pada Musrenbang sebelumnya. Dedi Junaedi selaku Kepala Desa Gadog menuturkan, “Mungkin untuk wilayah yang belum terpilih mendapatkan dana Samisade nantinya bisa diajukan lagi, tahun depan pun mungkin dana Samisade masih bisa bergulir dan akan ada satu kesempatan lagi”.

Ia juga berharap, kegiatan perbaikan jalan dari program samisade ini tidak hanya untuk jalan alternatif saja, melainkan untuk menunjang kegiatan ekonomi warga sekitar, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari adanya program ini secara menyeluruh.

Dana Samisade ini bersumber dari pajak yang selama ini masyarakat bayarkan dalam waktu tertentu. Maka dari itu Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu membayar pajak bumi dan bangunan dengan tepat waktu.

Tidak hanya sekedar Kepala Desa yang ikut terlibat, tetapi RT/RW, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama harus ikut membantu mengawasi supaya kegiatan ini termonitor, terkawal, dan berjalan lancar.

Reporter : Herlina/yonk
Redaktur : Dewi