Emak-emak Tim Gempur Bersama Para Pelaku UMKM Siap Menangkan Hairan-Amin

TANJAB BARAT.radarinformasi.com- Semangat gotong royong dan solidaritas, emak-emak Tim Gempur Kecamatan Tungkal Ilir bersama pelaku UMKM siap mendukung pasangan Hairan-Amin dalam Pilkada Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), yang akan datang. Kegiatan konsolidasi yang diadakan di salah satu rumah warga menegaskan keseriusan mereka untuk memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Hairan-Amin. Senin (23/09/24).

“Ini bukan hanya soal pemilihan, ini adalah upaya kami untuk perubahan yang lebih baik bagi masyarakat Tungka lIlir khususnya dan Tanjab Barat umumnya. Hairan-Amin kami yakini sebagai pasangan yang bisa membawa perbaikan dan kemajuan,” ujar salah satu anggota Tim Gempur, di sela-sela pertemuan.

Pelaku UMKM turut menyatakan dukungan mereka, dengan harapan bahwa kepemimpinan Hairan-Amin akan meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi lokal. 

“Kami menginginkan pemimpin yang peduli pada kesejahteraan dan UMKM, terutama bagi kami para ibu-ibu yang berjuang meningkatkan kesejahteraan keluarga,” kata seorang Tokoh Emak-Emak 

Dengan dukungan yang terus bertambah dari berbagai elemen masyarakat, pasangan Hairan-Amin diharapkan dapat menciptakan perubahan yang signifikan di Tanjab Barat. Semangat kebersamaan emak-emak dan pelaku UMKM ini menjadi bukti nyata betapa besarnya harapan masyarakat akan masa depan yang lebih baik di bawah kepemimpinan Hairan-Amin.

Reporter  : Dani

Redaktur  : Rizal

Pasukan Emak-emak Geruduk Warung yang Diduga Jualan Obat Tramadol

BOGOR.radarinformasi.com- Telah terjadi aksi spontanitas (The Power Of Emak-emak) pasukan ibu-ibu dari warga Kp. Kebon Kopi Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, menggeruduk warung/toko obat yang diduga menjual obat-obatan terlarang tanpa ijin edar sejenis Exymer dan Tramadol yang merupakan obat golongan G, pada Minggu 28 April 2024. Senin (29/04/2024).

Kapolsek Ciampea Kompol Suminto, SIP,.MH menjelaskan bahwa pihak Polsek Ciampea langsung menindaklanjuti atas viral nya berita di medsos dimana adanya aksi spontanitas ibu-ibu yang berjumlah sekitar 100 orang tersebut melakukan pengrusakan warung/ toko milik Jaelani yang disewa untuk berjualan. 

Dalam aksinya ibu-ibu memasang spanduk yang bertuliskan “Berantas dan usir peredaran obat-obatan dan narkotika di kampung kami” yang kemudian merubuhkan toko semi permanen yang berukuran 

5X4 M tersebut dan tidak ada aksi pengrusakan dari para pendemo.

Atas kejadian tersebut selanjutnya di musyawarahkan oleh Kepala Desa Ciampea Udik H. Cecep Badarudin, Tokoh masyarakat, Ketua RT, Ketua RW, perwakilan ibu-ibu yang melakukan aksi, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan piket fungsi Polsek Ciampea yang kemudian disepakati bersama bahwa warung tidak diijinkan untuk kembali beroperasi dalam bentuk apapun juga dan tidak boleh  kembali untuk disewakan kepada orang yang diduga menjual obat obatan.  

Aksi selesai pukul 17.30 WIB, masyarakat bubar dengan damai dan sampai saat ini situasi dalam keadaan aman kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule