
SUKABUMI.radarinformasi.com – Maraknya minuman keras oplosan yang banyak beredar di berbagai wilayah, tentunya membuat masyarakat terutama bagi orang tua yang memiliki anak beranjak dewasa merasa resah, karena sudah seringkali terdengar kabar berita banyak korban jiwa yang meninggal akibat mengkonsumsi Miras Oplosan, Sabtu (15/03/23).
Seperti yang belakangan ini dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, diimana wilayah tersebut kini ada warung yang menjual Minuman Keras Oplosan yang biasa di sebut ciu, lokasi warung tersebut ada di antara pertokoan di sekitar Stasiun Kereta api Cicurug.
Warung tersebut sudah berjalan beberapa bulan lamanya menjual ciu secara bebas ke setiap konsumen tanpa melihat umur. Namun ketika wartawan radarinformasi.com menyambangi warung tersebut penjaga warung melontarkan kata-kata tidak layak.
” Ini yang punya barang DJ kalau mau kordinasi atau konfirmasi media semua langsung aja temuin dia, saya disini hanya menjaga warung saja, kemaren juga sempet ada penggrebegkan dari aparat setempat dan sudah ada kordinasi makanya saya bisa buka lagi,” ucap penjaga warung.
Namun ketika DJ di konfirmasi via Seluler, Ia mengelak sebagai pemilik barang dagangan di warung tersebut.
“Itu bukan punya saya tetapi milik adik ipar saya”, jelas DJ.
Dan sangat disayangkan pihak terkait seolah tutup mata dengan adanya warung miras oplosan yang tetap buka meski di bulan suci Ramadhan.
Reporter : Dahlia
Redaktur : Dewi
