WNA Meninggal di Kamar Mandi, Polsek Cisarua Cek Olah TKP

BOGOR.radarinformasi.com- Polsek Cisarua lakukan olah TKP  terkait meninggalnya seorang Pria warga negara Yaman di Rumah Sakit Partowidigdo Goenawan Cisarua Bogor, pada Kamis 13 Juni 2024 sekitar pukul 11.30 WIB. Jumat (14/6/2024)

Kapolsek CSR (Cisarua) Kompol Eddy Santosa, S.SPd., MH., menjelaskan dari hasil olah TKP, diimana diketahui mayat berjenis kelamin laki-laki beridentitas Nama : HAMAD MOHAMMED MIBARAK AL MERI, Usia : 17 tahun, Kewarganegaraan : Yaman, No Passpor : 12689920, Alamat Sekarang : Yaman 

Hasil olah TKP menyatakan kronologis awal bahwa awalnya keterangan yang didapat dari saksi bernama Ali Mubarak Ali Merdhah Al Meri (Paman dari Almarhum) menerangkan bahwa mereka sebelumnya berada di lokasi tersebut untuk meninjau proyek bangunan milik keluarganya, selanjutnya pada hari Kamis 13 Juni 2024 pukul 09.00 WIB saksi Ali Mubarak Ali Merdhah Al Meri membangunkan korban untuk segera mandi dan setelah dibangunkan korban pun masuk ke kamar mandi sementara Ali Mubarak Ali Merdhah Al Meri menunggu diluar.

Setelah sekitar 30 menit ditunggu, korban masih juga belum keluar sehingga Ali Mubarak Ali Merdhah Al Meri pun masuk kembali ke dalam rumah untuk menyuruh korban bergegas namun ketika dipanggil bahkan digedor sama sekali tidak ada respon sehingga saksi Ali Mubarak Ali Merdhah Al Meri pun memanggil pekerja lainnya untuk membantu mendobrak pintu dan setelah didobrak terlihat bahwa korban dalam keadaan terjatuh di kamar mandi

“Melihat hal tersebut selanjutnya korban dibawa dan tiba di RSPG Cisarua sekitar jam 11.30 WIB untuk mendapat pengobatan namun setelah mendapat perawatan korban dinyatakan meninggal pada jam 12.40 WIB, hasil pemeriksaan saksi yaitu Ali Mubarak Ali Merdhah ( Paman Korban ) dan tidak berkenan untuk dilakukan  otopsi jenazah dan akan d makamkan secara layak, sampai dengan berita ini diturunkan situasi dalam keadaan kondusif”, pungkas Kapolsek Kompol Eddy.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Penemuan Mayat WNA Tanpa Identitas di Cisarua Puncak

BOGOR.radarinformasi.coml- Penemuan mayat Mr X diketahui WNA terjadi pada Jumat, 2 Februari 2024, dimana mayat tersebut tanpa identitas yang ditemukan di sebuah kontrakan di Kp. Ciburial Citra, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Penemuan ini dilaporkan oleh pemilik kontrakan Dinda Rusmana, setelah mendapat telepon dari seorang teman korban yang menyatakan bahwa temannya ada yang sedang sakit dirumah kontrakannya dan memintanya untuk di cek. Sabtu (03/02/2024).

Menurut laporan Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, S.Pd,MH diketahui benar mayat tersebut adalah seorang WNA yang diduga berasal dari Nigeria, dikenal sebagai Mr X. Identitasnya belum dapat dipastikan karena tidak ditemukan dokumen resmi seperti paspor, KITAS atau KITAP (Kartu Izin Tinggal Terbatas/ Tetap).

Kronologis kejadian dimulai pada Kamis 1 Februari 2024, sekitar pukul 12.00 WIB, ketika pemilik kontrakan mendapatkan telepon dari teman korban yang menyatakan bahwa korban sedang sakit, minta bantuan untuk dicek kondisinya. Pada pukul 18.00 WIB, pemilik kontrakan mencoba mengecek kondisi korban di rumah kontrakan yang berlokasi di RT 03 RW 04 Desa Batulayang Cisarua.

Saat sampai di lokasi, pintu depan dan pintu samping rumah korban dalam keadaan terkunci. Dinda Rusmana (pemilik kontrakan) berinisiatif mencari tangga untuk masuk lewat lantai 2 yang terbuka. Begitu masuk, ia menemukan Mr. X terbaring di lantai kamarnya dalam keadaan tidak memakai pakaian, dengan hidung dan mulut mengeluarkan cairan seperti busa dan lendir putih.

Segera setelah mengetahui kejadian tersebut, Dinda Rusmana melaporkan kejadian ini kepada RT setempat, yang kemudian melibatkan pihak kepolisian. Pada pukul 08.08 WIB keesokan harinya, piket Pawas Polsek Cisarua, Ipda Buana Adi Putra bersama anggota tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP.

Hasil olah TKP sementara ditemukan sisa bekas-bekas makanan yang berjamur di kulkas, serta obat-obatan konsumsi dan botol aerosol serangga (baygon) di kamar korban. Mulut dan hidung korban mengeluarkan cairan seperti busa dan lendir, namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuhnya.

Kapolsek Cisarua menyampaikan bahwa langkah kepolisian selanjutnya melibatkan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Bogor untuk membantu identifikasi korban jenazah Mr. X akan dikirimkan ke RS. POLRI Soekanto untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga berencana berkoordinasi dengan perwakilan Konsulat/Dubes Nigeria di Indonesia untuk mengonfirmasi identitas korban.

“Penyelidikan lebih lanjut akan terus dilakukan untuk mengungkap misteri di balik kematian Mr. X yang di harapkan dapat membawa kejelasan terkait peristiwa tragis ini”, ujar Kapolsek Cisarua Kompol eddy santosa.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule