
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Di tengah sorotan publik terhadap Bupati Indramayu, Lucky Hakim, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Indramayu memilih untuk menyampaikan sikap yang sejuk dan konstruktif. Sabtu (12/4)
Ketua DPD PKS Indramayu, H. Ruswa, M.Pd.I., menyatakan bahwa pihaknya tetap menghargai dedikasi dan niat baik Lucky Hakim dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah. Menurutnya, sosok Lucky merupakan pemimpin hasil pilihan rakyat yang membawa harapan besar akan perubahan di Kabupaten Indramayu.
“Beliau terpilih lewat dukungan mayoritas warga. Itu menunjukkan betapa besar kepercayaan masyarakat padanya,” ujar Ruswa. Ia menambahkan, selama ini dirinya melihat langsung kesungguhan Lucky Hakim dalam mengemban amanah sebagai kepala daerah.
Namun, di tengah apresiasi tersebut, gelombang kritik tak bisa dihindari. Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) melayangkan protes keras atas ketidakhadiran Lucky saat momen Idul Fitri. Mereka menuding sang bupati melakukan perjalanan ke Jepang tanpa izin resmi, dan mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk turun tangan menjatuhkan sanksi.
Menanggapi hal itu, PKS berharap Kemendagri dapat mengambil langkah dengan bijak dan mempertimbangkan segala aspek secara adil.
“Kami ingin Kemendagri bersikap objektif dan menyeluruh dalam menilai situasi ini. Kalau pun ada pelanggaran, semoga sanksi yang diberikan tidak memberatkan,” pungkas Ruswa.
Reporter : Andika
Redaktur : Rizal
