Bencana Alam Longsor Terjadi Di Desa Sukadamai Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor

BOGOR.radarinformasi.com– Terjadi peristiwa bencana alam pada Jumat 2 Februari 2024 di Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, bencana alam serius terjadi ketika pergeseran tanah yang disebabkan oleh curah hujan tinggi melanda mengakibatkan longsor mulai hari Kamis 1 Februari 2024 sekira pukul 20.30 WIB sampai dengan pukul 02.00 WIB dini hari Jumat 2 Februari 2024 lokasi di Gunung Siem. Sabtu (3/02/2024).

Kapolsek Sukamakmur IPTU H Supratman, SH., menjelaskan bahwa tim gabungan Bhabinkamtibmas Desa Sukadamai Bripka Sumanjaya, S.H., dan Babinsa Desa Sukadamai, Koptu Ridwan, sudah melakukan pengecekan terhadap dampak bencana tersebut pada saat terjadinya Pergeseran tanah tersebut.

Dari Laporan tersebut Kapolsek Sukamakmur IPTU H Supratman menyebutkan bahwa, “Meskipun tidak ada korban jiwa atau luka-luka, tujuh unit rumah warga terisolir karena akses jalan terputus. Ketika bantuan BPBD datang diketahui sebanyak 27 orang penghuni telah mengungsi ke rumah Somani”.

Data pengungsi mencakup, Acim (68 tahun), Ismail (40 tahun), Odang Saputra (23 tahun), Atim (28 tahun), Erip Sulaeman (31 tahun), Intan (40 tahun) dan Iding (28 tahun).

“Bencana ini diduga disebabkan oleh curah hujan yang intensitasnya cukup lama dan tinggi. BPBD Kabupaten Bogor tiba di lokasi pada Jum’at sekitar jam 22.30 WIB untuk memulai proses evakuasi dan penanganan, akan tetapi warga telah mengungsi secara mandiri. Tiga bangunan kumbung jamur, satu bangunan kandang kambing, satu bangunan kandang sapi dan satu bangunan vila mengalami kerusakan yang cukup parah”, terang Kapolsek.

“Dalam evakuasi dilakukan sementara upaya penanganan dan pemulihan terus dilakukan di lokasi bencana dan warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal  di wilayah rawan longsor, Dikarenakan hujan deras dengan intensitas tinggi dengan durasi yang lama sehingga akses jalan warga yang berada di atas tebingan mengalami pergeseran tanah dengan perkiraan Lebar longsoran ±100 M dan Panjang longsoran ± 200 M, berdampak pada bangunan yang berada dibawah tebingan tersebut”, tutup IPTU H Supratman.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Dugaan Manipulasi Laporan Ketahanan Pangan DD Tahap 1 Tahun 2023, Oknum Kades Sukawangi Raup Jutaan Rupiah….??

BOGOR.radarinformasi.com– Sudah seyogyanya jabatan Kepala Desa dapat dimanfaatkan dengan baik untuk pengabdian kepada masyarakat, dengan cara sebagai penyalur program dari pemerintah untuk kepentingan bersama,
akan tetapi fakta dan realita yang terjadi saat ini, masih banyak oknum Kepala Desa malah mementingkan diri pribadi demi memperkaya diri sendiri dari program pemerintah yaitu Dana Desa (DD), Minggu (20/08/23).

Seperti halnya di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, diduga anggaran Dan Desa tahap 1 tahun 2023,  belum semua direalisasikan, saat Awak Media mencoba mendatangi kantor desa untuk konfirmasi, Kepala Desa tidak ada di tempat.

Lalu saat dikonfirmasi kepada Sekretaris Desa, dipertanyakan anggaran Dana Desa Tahap Satu Tahun 2023 menurut Sekdes, “Di pencairan Tahap satu sebesar Rp 661.128.000,- dibagi beberapa kegiatan, (1) ada untuk Rabat Betonisasi di Jalan Arca Rp 192.102.750,- (2) ada untuk Hotmix Jalan Ganda Sirnarasa Rp 91.100.000,- (3) ada untuk Hotmix Jalan Gombong Lega Rp 334.100.000,- (4) ada untuk Ketahanan pangan dengan pembelian kelaktor Rp 32.900.000,-“, tutur Sekdes.

Ketika dipertanyakan realisasi di lapangan untuk ketahanan pangan pembelian kelaktor dengan nilai Rp 32.900.000,- sekdes menjawab, “Memang untuk realisasi pembelian kelaktor belum dibelikan itu semua ada di Pak Kepala Desa, kami hanya disuruh untuk membuat laporan saja, untuk semua uang pembelian kelaktor ada di Pak Kades”, ungkapnya.

Kemudian Awak Media menghubungi Kepala Desa Sukawangi di pertanyakan terkait ketahanan pangan untuk pembelian kelaktor yang belum direalisasikan, Ia mengakui bahwa dana untuk pembelian kelaktor belum direalisasikan, kemudian Ia menyuruh Awak Media untuk kordinasi kepada Sekdes.

Diduga Oknum Kepala Desa Sukawangi korupsi Dana Desa Tahap Satu Tahun 2023 demi kepentingan Pribadi. Mengutip dari bahasa Oknum Kepala Desa Sukawangi diduga tidak transparan terhadap anggaran pemerintah.

Maka dari itu kepada Dinas terkait baik dari Kejaksaan, Kepolisian dan Inspektorat harus segera turun tangan untuk menuntaskan permasalah di Desa Sukawangi yang diduga korupsi Dana Desa Tahap Satu Tahun 2023.

Red / Gun

Boling Plt. Bupati Bogor Di Kecamatan Sukamakmur

BOGOR.radarinformasi.com –  Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor Iwan Setiawan hadir pada acara penutupan Bogor Keliling (Boling) atau Saba Desa di Desa Warga Jaya Kecamatan Sukamakmur, pada Senin (26/6/2023).

Kegiatan ini merupakan rangkaian kunjungan kerja Plt. Bupati dengan Program Samisade atau Satu Milyar Satu Desa,  alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bogor bidang pembangunan sarana dan prasarana di desa. 

Selain Plt. Bupati Bogor yang didampingi istri Halimatusyadiah, hadir Kepala Bagian Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bogor Indriyani, Camat Sukamakmur Bakri selaku tuan rumah, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Sukamakmur Pranolo, Komandan Rayon Militer (Danramil) Sukamakmur Ahmadi, Asper Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bogor Endang Rusmaya beserta jajaran dan Tamu undangan lainnya.

Camat Sukamakmur Bakri menyampaikan beberapa point yang menjadi perhatiannya, yaitu pengajuan revitalisasi puskesmas, sosialisasi sanitasi yang berbasis masyarakat, pelebaran jalan umum dari Desa Warga Jaya sampai dengan Desa Suka Wangi yang merupakan perbatasan antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur.

“Realisasi dari serapan aspirasi oleh Plt Bupati yang rencananya selesai akhir tahun 2023, sedangkan dalam bidang kepariwisataan berupa Program Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat” ujarnya.

Sedangkan Plt. Bupati Bogor menyampaikan penerapan pada peningkatan sarana dan prasarana kesehatan yang akan diselesaikan pada akhir 2023, terkait pengadaan tempat rawat inap di puskesmas agar dimaksimalkan.

“Sedangkan pemberdayaan masyarakat pada bidang pariwisata diharapkan agar lebih produktif, berwawasan dan mendorong pengelolaan destinasi wisata ke depan banyak oleh masyarakat setempat”,  ujarnya.

Lebih lanjut Iwan Setiawan menyatakan, pengembangan pariwisata perlu penerapan studi banding pada wisata yang sudah maju, sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan APBD tahun 2024, terutama pembangunan Tower Internet sebagai alat penunjang komunikasi, dengan harapan agar masyarakat bisa menggunakan dan menikmati sarana dan prasarana tersebut dan tujuan pemerintah tercapai”. terangnya.

Pada kesempatan berbeda, Administratur KPH Bogor ketika dihubungi, menyatakan mengetahui acara tersebut serta menyambut baik acara Boling Plt. Bupati Bogor di Kecamatan Sukamakmur.

“Kegiatan ini berimplikasi positif khususnya pada bidang pariwisata Perhutani ”,ujarnya.

“Kita bersinergi dan sejalan program pemerintah daerah”, timpalnya.

Reporter  : Maulana
Redaktur  : Dewi

Perhutani KPH Bogor Salurkan Bantuan Bencana Alam

Perhutani KPH Bogor Salurkan Bantuan Bencana Alam

BOGOR.radarinformasi.com – Intensitas hujan yang cukup besar di wilayah bogor memberikan dampak rawan terhadap bencana alam, tidak terlepas di wilayah Kawasan hutan yang dikelola Perhutani, namun antisipasi telah dilaksanakan oleh jajaran perum Perhutani dilapangan, dengan memberikan plang peringatan dilokasi rawan longsor. Kamis (18/11/2021).

Tetapi kondisi alam memang tidak bisa diprediksi, apalagi dengan cuaca curah hujan yang cukup besar pada minggu (14/11/2021), mengakibatkan pergerakan tanah dan petak 18A Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tinggarajaya Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jonggol terjadi penurunan tanah 200 cm dari titik awal, dan mengakibatkan kerusakan cukup parah pada pemukiman rumah penduduk Kampung Citadel Desa Sukawangi Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor, sedikitnya ada 57 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 198 jiwa terdampak pergerakan tanah, kebanyakan dari mereka mengungsi di gedung SDN Gunungbatu.

Sebagai wujud kepedulian Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor, memberikan bantuan sembako kepada para korban bencana alam yang diserahkan oleh Kepala Sub Seksi SDM dan Umum, Asper KBKPH Jonggol Wawan mewakili Administratur KPH Bogor melalui kepala Desa Sukawangi Budiyono, Selasa (16/11).

Administratur KPH Bogor melalui Kepala Sub Seksi SDM dan Umum, Herniwan menyampaikan, “Bahwa bantuan ini merupakan bentuk keprihatinan Perhutani kepada masyarakat Sukawangi atas musibah bencana alam, semoga bisa membantu kebutuhan pangan masyarakat yang saat ini berada di tempat penampungan sementara”, terangnya.

Kepala Desa Sukawangi Budiyono menyampaikan ungkapan terimakasih atas kepedulian Perhutani terhadap warganya yang saat ini dalam pengungsian.

“Kami menyatakan apresiasi kepada petugas Perhutani dilapangan, sejak awal kejadian bencana Perhutani BKPH Jonggol cepat tanggapan membantu kami mengevakuasi warga Sukawangi”, ungkapnya.

Hamid, warga kampung Cigadel Desa Sukawangi pada kesempatan penyerahan bantuan mengungkapkan, ” Ucapan terimakasih atas kepedulian Perhutani kepada kami, bencana ini memang tidak kami ketahui sebelumnya, hujan yang deras dan suara keras longsoran tanah atas pergerakan tanah, membuat kami panik. Alhamdulillah ada petugas Perhutani yang membantu kami mengungsi ketempat yang aman”, ucapnya.

Red