Polsek Cibungbulang dan Unit Laka Lantas Tangani Kecelakaan Tragis di Pamijahan

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Alternatif Gunung Menyan-Cikoan, tepatnya di Kampung Kananga, Desa Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Pada Sabtu, 20 Juli 2024. Kecelakaan yang melibatkan kendaraan Daihatsu Granmax Pick Up dan seorang anak pejalan kaki ini menyebabkan seorang anak berusia 3 tahun meninggal dunia. Minggu (21/7/2024)

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Kendaraan Daihatsu Grandmax Pick Up dengan nomor polisi F 8528 MB yang dikemudikan oleh N (33), warga Kampung Kalapa, Desa Cimanggu II, bergerak dari arah Cikoan menuju Gunung Menyan. Jalanan yang menanjak dan menikung membuatnya hilang kendaki sehingga menabrak seorang anak berinisial MHB (3) yang sedang berjalan di area tersebut.

Saksi mata, IR (43) menjelaskan, bahwa pengemudi kendaraan tidak sempat menghindari anak tersebut, sehingga terjadi benturan yang menyebabkan korban jatuh dan terlindas oleh ban depan kanan mobil pick up tersebut. Korban mengalami luka serius di bagian kepala dan segera dilarikan ke RSUD Leuwiliang, namun naas nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Penyelidikan sementara oleh pihak Kepolisian menunjukkan bahwa penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi yang tidak memprioritaskan pejalan kaki. “Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini dalam kondisi layak jalan dan faktor jalan maupun cuaca tidak mendukung terjadinya kecelakaan. Pengemudi diduga lalai,” ujar Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkarnedi.

Kerugian material dalam kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp500.000. Petugas kepolisian dari Subnit Gakkum Dramaga yang tiba di lokasi segera melakukan tindakan pengamanan barang bukti dan meminta keterangan saksi-saksi.

Sampai berita ini diturunkan, situasi disekitar lokasi kejadian sudah kondusif. Sementara itu, pengendara, N (33), sudah berada di Polsek Cibungbulang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cibungbulang Berhasil Amankan Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Pamijahan

BOGOR.radarinformasi.com – Unit Reserse Kriminal Polsek Cibungbulang berhasil mengamankan pelaku pencurian kendaraan bermotor roda dua. Pelaku berinisial Y (42), warga Desa Cibeteng, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, diamankan beserta barang bukti pada Jumat siang, 19 Juli 2024. Sabtu (20/7/24)

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Zulkernaidi, S.Sos., M.H., menjelaskan bahwa peristiwa pencurian terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di Kampung Cibening, Desa Cibening, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Pelaku diduga mencuri sepeda motor Honda Beat berwarna merah putih milik seorang warga. Aksi pencurian ini diketahui oleh Egiy Zamaludin setelah mendapat telepon dari anaknya yang sedang bekerja kelompok di rumah H. Herman.

Setelah menerima laporan, warga sekitar segera mengamankan pelaku bersama sepeda motor curian dan motor milik pelaku. Pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Cibungbulang untuk diproses lebih lanjut.

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Zulkernaidi, menyatakan bahwa kasus ini akan segera ditindaklanjuti sesuai dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian. “Dengan kerjasama yang baik antara warga dan kepolisian, kami berhasil mengamankan pelaku serta barang bukti,” ujar Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkernedi.

Kasus ini menjadi perhatian bersama baik pihak kepolisian maupun masyarakat, mengingat tingginya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah tersebut. Kepolisian juga menghimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cibungbulang dan Instansi Terkait Olah TKP Penemuan Mayat Bayi di Waterway PT Tamaris

BOGOR.radarinformasi.com – Peristiwa tragis mengejutkan warga Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Pada Kamis, 18 Juli 2024, sekitar pukul 11.20 WIB, seorang warga menemukan mayat bayi berjenis kelamin perempuan di aliran waterway PT Tamaris. Sabtu (20/7/24)

Penemuan ini berawal ketika seorang warga, Udin, sedang berjalan melewati saluran waterway dan mendapatkan informasi dari warga sekitar bahwa terdapat benda yang menyerupai boneka mengambang di saluran tersebut. Setelah diperiksa, ia terkejut bahwa benda tersebut adalah mayat bayi dengan ari-ari yang masih tersambung. Ia pun segera melaporkan kejadian ini ke pemerintahan desa, yang kemudian diteruskan ke Polsek Cibungbulang.

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Zulkernaidi, S.Sos, M.M, bersama dengan timnya, termasuk Pawas, Piket Reskrim, Piket Patroli dan Bhabinkamtibmas, langsung terjun ke lokasi kejadian untuk menangani kasus ini.

Setibanya di lokasi, pihak Kepolisian langsung mengevakuasi jenazah bayi dan membawanya ke RSUD Leuwiliang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang tega membuang bayi tersebut.

“Kami sedang mengumpulkan informasi dari saksi-saksi untuk mengungkap siapa pelaku pembuang bayi ini,” tegas Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkernaidi.

Menurut hasil penyelidikan sementara, bayi malang tersebut diduga telah dibuang ke saluran air oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan diperkirakan telah berada di dalam air selama dua hingga tiga hari.

Kejadian ini menimbulkan keprihatinan mendalam dikalangan masyarakat setempat. Polsek Cibungbulang menghimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera melapor ke pihak berwajib demi mempercepat proses penyelidikan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Truck Pengakut Hebel Terperosok ke Dalam Parit

BOGOR.radarinformasi.com- Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Gunung Salak Endah, Desa Gunung Bunder 1, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Selasa siang 18 Juni 2024, sekira pukul 13.00 WIB, dimana insiden ini melibatkan sebuah truk HINO dengan nomor polisi B 9495 PYY, yang dikemudikan oleh S (30 th), warga Jalan KH Natsir, Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Rabu (19/06/24).

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Zulkernaidi S Sos. M.M, dalam laporannya menyebutkan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh longsor tanah saat truk hendak mengirim bahan bangunan hebel ke Toko Bangunan Material I’NAYAH. Akibat longsor, truk terperosok masuk ke parit di pinggir jalan.

“Menurut hasil penyelidikan sementara, faktor penyebab kecelakaan diduga akibat kelalaian sopir serta kondisi kontur tanah yang tidak stabil akibat hujan siang hari. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun truk mengalami kerugian materi sekitar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah)”, terang Kapolsek.

“Tim kepolisian setempat telah melakukan olah TKP dan mencatat keterangan saksi, termasuk H. Sunarya. Langkah-langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah menerima laporan secara resmi, memastikan data korban dan saksi tercatat dengan baik, serta melaporkan kejadian ini kepada pimpinan atas”, pungkas Kapolsek.

Sampai berita ini diturunkan situasi evakuasi telah dilakukan dan masih dalam proses lanjut akibat laka lantas di unit laka lantas Polres Bogor akibat kelalaian pihak pengemudi.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule