
Subang. radarinformasi.com – Kabaharkam Polri Komjen Pol. Agus Andrianto cek lokasi pemanfaatan lahan kurang produktif untuk gerakan ketahanan pangan TNI-POLRI di Subang, Jawa Barat, Kamis ( 06/08/2020).
“Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) mengatakan bahwa akan terjadi kelangkaan pangan bila negara di dunia tidak siap untuk antisipasi masalah pangan, sehingga Indonesia menyiapkan untuk ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan yang kurang produktif menjadi produktif,” terang Komjen Pol. Agus Andrianto.
Lebih lanjut Kabaharkam Polri mengatakan bahwa luas areal yang dicek pengelolaan oleh BUMN Sang Hyang Seri sekitar 3200 ha, rencana yang akan dibudidayakan sekitar 250 ha.
“Kalau di Subang satu (1) lahan milik BUMN 3200 ha lebih, sementara Kabupaten Subang ada 30 Kecamatan, tentu ini bisa menjadi lumbung ketahanan pangan”, sambung Komjen Agus.

Menurut Bupati Subang H. Ruhimat rata – rata per-Kecamatan ada 100 hektar lahan tidur berarti sudah 6000 hektar lebih.
“Saya himbau kepada Bupati Subang agar mengajak Dandim, Kapolres dan Stakeholder lainnya di Kabupaten Subang untuk sinergi dalam pemanfaatan dan optimalisasi lahan untuk ketahanan pangan”, ujar Komjen Agus.
Komjen Agus juga menyampaikan harapannya agar sinergitas dalam mewujudkan ketahanan pangan sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional dapat terjalin dengan baik.
Dengan sinergitas dan soliditas yang kuat Insya Allah ini bisa kita kembangkan untuk ketahanan pangan.
“Gerakan ketahanan pangan akan terus kita support dalam rangka meningkatkan hasil produksi dan menggeliatkan kembali pertanian, agar Masyarakat mau kembali bertani, karena profesi Petani adalah profesi mulia.”, tutup Komjen Agus.
Sumber : Baharkam Polri
Ujang Ruswandi




