Perhutani Bogor Fasilitasi Praktik Umum K3 Tebangan Mahasiswa Fakultas Kehutanan IPB University


BOGOR.radarinformasi.com– Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor memfasilitasi Praktik Umum Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tebangan Mahasiswa Fakultas Kehutananan IPB University pada Sabtu (07/10) berlokasi di Pusat Perlebahan Nasional (Pusabahnas) BKPH Parung Panjang administratif Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Selasa (10/10/2023).

Kegiatan praktik umum tersebut diikuti oleh 30 Mandor Lingkup BKPH Parung Panjang dengan 6 mahasiswa pendamping yang diketuai oleh Shahnaz. Hadir pada kesempatan tersebut KRPH dari RPH Maribaya, Jagabaya dan Tenjo beserta Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Herul Nugraha yang mewakili Administratur/KKPH Bogor.

Herul Nugraha pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa praktik umum ini dalam rangka memberikan wawasan dan pengetahuan terkait teknis dan non teknis dalam kegiatan tebangan terhadap petugas/mandor BKPH Parung Panjang.

“Penyampaian materi diisi dengan safety game tentang tebangan dimana penekanan pada  implementasi K3 mutlak dilakukan sebagai prosedur kerja, karena itu bagian dari upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman dengan kualitas tebangan yang baik, sehingga dapat mengurangi probabilitas kecelakaan kerja atau penyakit akibat kelalaian yang mengakibatkan demotivasi dan defisiensi produktivitas kerja”, imbuhnya.

Sementara Shahnaz menyampaikan ucapan terima kasihnya atas fasilitasi dalam praktek umum tebangan yang dilakukan oleh Perhutani KPH Bogor, khususnya jajaran BKPH, Asper Parung Panjang.

“Dalam praktik ini kami difasilitasi dengan baik, semoga pengetahuan, materi tebangan dengan penerapan K3 yang disampaikan dapat bermanfaat dan dapat diaplikasikan di lingkungan kerja”, tuturnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Lapas Indramayu Tandatangani Pakta Integritas dan Komitmen Implementasi SMK3

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Indramayu, melakukan penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama dalam Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Lembaga Pelatihan Kerja Lapas Indramayu, Selasa (04/07/2023).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lapas Indramayu ini dihadiri oleh seluruh tim efektif Panitia Pembina Kesehatan dan Keselamatan Kerja (P2K3), ahli Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3), Dwi Ade Arinda dan Narapidana yang menjadi tenaga kerja di LPK Lapas Indramayu.

Kepala Lapas Indramayu, Beni Hidayat menjelaskan bahwa implementasi ini merupakan langkah yang ia ambil untuk menuju Lapas yang profesional dan maju sesuai amanat perundang-undangan. Ia menambahkan dalam kegiatan tersebut juga dilakukan sosialisasi kepada Narapidana pekerja terkait dengan penerapan budaya kerja 5R.

“Dalam kegiatan juga dilakukan sosialisasi kepada Narapidana pekerja di LPK Lapas Indramayu, terkait dengan penerapan budaya kerja 5 R, yaitu Ringkas, Rapi, Resi, Rawat dan Rajin,” jelasnya.

Disela kegiatan, dibacakan maklumat Keselamatan, Kesehatan Kerja di Lingkungan (K3L) Lapas Indramayu yaitu, menjamin Keselamatan dan Kesehatan Kerja Tenaga Kerja dan orang lain (Pegawai, Penghuni, Pengunjung dan Tamu) di Lapas Indramayu.

Kemudian, memenuhi semua peraturan perundang-undangan pemerintah yang berlaku dan persyaratan lainnya yang berkaitan dengan penerapan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) di Lapas Indramayu.

Dan yang terkahir, melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap Sistem Manajemen dan Kinerja K3L guna meningkatkan Budaya K3L yang baik di Lapas Indramayu.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi