Sambut Hari Anak Nasional, 1272 Anak Diusulkan Dapat Remisi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto sampaikan atensi khusus terhadap pendidikan dan pembinaan  Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Minggu (20/7)

”Dalam hitungan hari kita akan memperingati Hari Anak Nasional, jangan lupakan Anak yang  saat ini terpaksa ada di dalam lembaga pembinaan. Memang tugas kami, tapi ini juga tanggung jawab kita semua. Kami juga mengajak kita semua untuk mendidik mereka, karena mereka adalah bagian penting generasi negara kita tercinta Indonesia,” kata Agus.

Agus Andrianto menjelaskan bahwa sistem perlakuan terhadap Anak yang berada di dalam LPKA pastinya berbeda dengan warga binaan dewasa.

”Untuk Anak, kami lebih menitikberatkan kepada pendidikan, baik pendidikan formal maupun informal. Mereka tetap bersekolah selama di LPKA, SD,SMP, SMA, serta program Paket A,B,C,” terangnya.

Ia juga menyebutkan bahwa tidak sedikit anak-anak lulusan dari LPKA dapat berhasil dan menjadi sukses melanjutkan sekolah dan kuliah dengan berbekal ijazah yang mereka dapat di LPKA.

“Bahkan beberapa dari mereka sukses mendapatkan pekerjaan dan mandiri. Ini membuktikan bahwa  dengan pemberian pendidikan dan pembinaan yang tepat dan berkelanjutan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak terkait baik pemerintahan maupun NGO (Non Government Organization),” ujarnya

Di peringatan Hari Anak yang akan jatuh pada tanggal 23 Juli tahun ini, IMIPAS melalui Ditjepas akan memberikan Remisi Anak  kepada  Anak yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang No. 22 tahun 2022. Dan 1272 Anak yang telah memenuhi persyaratan sudah diusulkan untuk mendapatkan Remisi Anak.

“Kami berharap pemberian Remisi kepada Anak ini akan lebih  mendorong mereka untuk semakin giat belajar dan mengembangkan bakat serta keterampilan. Selalu ada kesempatan kedua, second chance untuk masa depan yang lebih cerah. Masa depan untuk Indonesia Emas,” pungkas Menteri Agus.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi menyebutkan bahwa  jumlah anak di seluruh Indonesia saat ini  adalah 2.096 orang, dengan  penyebaran 1376 berada di LPKA dan sisa lainnya berada di Lapas, Rutan dan Lapas Perempuan.

”Selain pendidikan formal dan informal, anak-anak di dalam lembaga juga diberikan pendidikan dan pembinaan pengembangan bakat dan keterampilan, baik seni, olahraga maupun life skill. Semua jenis pendidikan kami berikan untuk Anak, agar mereka dapat menjadi generasi yang berkualitas,” tutur Mashudi.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Rapat Analisis Dengan Rutan Kelas IIB Tarutung Melalui Virtual Zoom

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com –  Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung ikuti rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Kinerja yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Kegiatan ini di ikuti oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring beserta Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B.Pakpahan, Kasubsi Pengelolaan, Mian H.R. Simarmata dan staf melalui virtual zoom, Rabu (7/5).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia  Agus Andrianto, Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Asep Kurnia, Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Yan Sultra Indrajaya, Kepala BPSDM Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Aman Riyadi, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia  Mashudi, Plt. Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Yuldi Yusman serta dilaksanakan melalui virtual zoom oleh seluruh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Seluruh Ka. UPT Direktorat Jenderal Pemasyarakatan beserta jajaran.

Rapat ini dibuka secara resmi oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto dan dilanjutkan dengan paparan Capaian Kinerja dari Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, paparan Capaian Kinerja Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Paparan Capaian Kinerja dari BPSDM Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Paparan Capaian Kinerja dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Paparan capaian Kinerja dari Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kemudian arahan dari Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim.

Agus Andrianto dalam sambutannya menyampaikan pentingnya forum evaluasi ini dalam mengukur kemajuan dan mengidentifikasi tantangan selama enam bulan masa transisi pembentukan kementerian. “Ini merupakan rapat evaluasi dan koordinasi selama proses transisi enam bulan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan berjalan, untuk mengetahui sejauh mana proses transisi ini berjalan serta hal-hal apa saja kendala yang dihadapi,” jelas Agus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Lebih lanjut Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan memberikan apresiasi atas kinerja jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta capaian prestasi yang diraih pada tingkat Nasional maupun Internasional.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga memberikan arahan kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan diantaranya agar melaksanakan percepatan transisi dan pengoptimalan pelaksanaan sensus BMN Kemenimipas terutama untuk sarpras penunjang bagi Kantor Wilayah, agar melaksanakan koordinasi dan inovasi dengan stakeholder di wilayahnya terutama untuk permohonan hibah lahan/gedung, dalam hal pengadaan barang/jasa agar dilaksanakan secara profesional dan proporsional, agar memberdayaan Warga Binaan melalui program ketahanan pangan pemasyarakatan, peningkatan Program Kemandirian dan UMKM, seluruh UPT Pemasyarakatan agar terintegrasi dalam satu Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Inkopasindo) untuk menjadi wadah kolaborasi membangunkan kepercayaan dan mewujudkan keadilan ekonomi di lingkungan pemasyarakatan, agar seluruh UPT Pemasyarakatan dapat berupaya memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), agar seluruh UPT melakukan secara optimal dalam manajemen media dengan cara membuat desk pengaduan dengan dibuatnya dua desk pengaduan yakni khusus aduan internal dan khusus aduan eksternal, agar seluruh UPT melakukan amplifikasi melalui kekuatan medsos dan kolaborasi bersama media mainstream atas berbagai penilaian positif masyarakat atas pelayanan yang diberikan.

Selain itu, dalam rapat juga dibahas berita positif terkait 13 Program Akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai upaya percepatan transformasi kelembagaan. Program-program ini mencakup penguatan digitalisasi layanan, peningkatan kualitas SDM, percepatan reformasi birokrasi, pengelolaan data yang terintegrasi, peningkatan kapasitas lembaga pemasyarakatan, serta optimalisasi layanan imigrasi yang ramah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Partisipasi aktif Rutan Kelas IIB Tarutung dalam rapat analisis dan evaluasi kinerja ini menunjukkan komitmen Rutan Tarutung dalam mendukung program meningkatkan tata kelola pemasyarakatan yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Menteri Imipas Ajak Warga Binaan Rutan Cipinang Makan dan Diskusi Bersama

JAKARTA.radarinformasi.com – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, makan bersama Warga Binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang pada Selasa (25/2) siang. Rabu (26/2)

Bukan sekadar makan bersama, kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antara Warga Binaan dengan petugas serta memberikan semangat dalam menjalani pembinaan.

Menteri Agus Andrianto menyapa langsung warga binaan dan mengajak mereka untuk berdiskusi, membuka ruang kepada warga binaan untuk menyampaikan aspirasi mereka. Bahkan Agus  menawarkan warga binaan untuk mengikuti pelatihan di Bengkel Kerja Nusakambangan.

“Pembinaan bukan hanya soal menjalani hukuman, tetapi juga tentang bagaimana menjalani masa pidana dengan baik, terus memperbaiki diri dan kembali menjadi individu yang lebih baik di masyarakat. Jika teman-teman berminat bisa kita ikutkan pelatihan kemandirian di Nusakambangan, kita sudah buat beberapa modul untuk pembelajaran disana,” ajaknya.

Bertepatan menjelang bulan Ramadan Menteri Agus mengajak para Warga Binaan dan seluruh petugas Pemasyarakatan untuk lebih menghargai karunia Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Bulan puasa ini seharusnya bisa menjadi ajang evaluasi diri agar menjadi insan yg lebih baik, kita semua perlu berpuasa dari hal-hal yang akan menjerumuskan atau merugikan diri, jika tidak bisa berbuat banyak kepada masyarakat setidaknya kita bisa menjaga diri agar tidak menjadi masalah bagi orang lain,” pesannya.

Menteri Agus bersama warga binaan rutan cipinang menikmati menu yang sama dengan warga binaan, sesuai dengan jadwal menu bagi warga binaan cipinang pada hari itu. Pada kesempatan itu juga, Menteri Agus bertukar jatah makan dengan salah satu warga binaan dan menyantapnya bersama.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Hero Sulistiyono Sampaikan Salam Perpisahan dan Ucapan Terimakasih Kepada Jajaran Lapas Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menggelar pisah sambut Kepala Lapas (Kalapas), Selasa (25/02/2025), di Aula setempat.

Kepemimpinan tersebut berganti, dari Hero Sulistiyono kepada Fery Berthoni. Kalapas Indramayu lama, Hero kini dipindahtugaskan ke Lapas Kelas IIB Muara Dua, Sumatera Selatan.

Dalam pisah sambut tersebut, Hero menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh unsur yang telah mendukung kinerjanya selama di Lapas Indramayu. “Terimakasih kepada seluruh instansi yang mendukung kinerja Lapas, sehingga selama saya di Lapas Indramayu semuanya berjalan,” ucapnya.

“Kepada seluruh jajaran Lapas Indramayu, terimakasih atas keguyuban dan kerukunannya. Dengan kerjasama yang baik, tidak ada berita miring. Jajaran Lapas Indramayu memang super power,” imbuh Hero.

Sedangkan Fery Berthoni, Kalapas Indramayu baru yang sebelumnya merupakan Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Narkotika Jakarta, mengatakan bahwa ia akan mempertahankan apa yang sudah dicapai Hero sebelumnya.

“Izinkan kami bergabung menjadi keluarga besar Lapas Indramayu. Mudah-mudahan kita bisa mempertahankan apa yang telah dicapai, dan meraih apa yang belum tercapai oleh Bapak Hero,” tutur Fery.

Sementara itu, Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat, Sumarwoto Hendra Budi yang turut hadir dalam pisah sambut mewakili Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Jabar berpesan, baik kepada Kalapas lama dan baru untuk mewujudkan program unggulan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

“Pesan kami mewakili pimpinan wilayah adalah, lanjutkan apa yang menjadi program unggulan dari kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dari program Asta Cita, yang diterjemahkan menjadi 13 dan diprioritaskan menjadi 5 sesuai arahan menteri, dirjen dan kakanwil kami,” ujarnya.

Selain Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat, kegiatan pisah sambut tersebut juga dihadiri oleh Dandim 0616/Indramayu, Letkol Inf Yanuar Setyaga S.I.P, serta Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Cirebon, Kuningan dan Majalengka.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal