Korwil FWJI Indramayu Hadiri Peringatan Hari Pers Sedunia ke-33 di Bogor

BOGOR.radarinformasi.com-  Koordinator Wilayah Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Kabupaten Indramayu, Mutadi, AMd.Kom menghadiri peringatan Hari Pers Sedunia (HPS) ke-33 yang digelar di Wisma Arga Muncar, Bogor, Jawa Barat, Minggu (3-4/5/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Jaya Indonesia tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia. Hadir dalam acara itu di antaranya pendiri FWJI Puguh Kribo, Bambang YB selaku Presiden WPO, Brigjen Pol Pulo Laksono, Mayjen Tatang Jaenudin, perwakilan Polres Bogor, perwakilan Dandim, jajaran panitia FWJI, DPP, DPD, hingga Korwil FWJI se-Indonesia.

Peringatan Hari Pers Sedunia yang diperingati setiap 3 Mei tersebut menjadi momentum penting bagi insan pers untuk memperkuat komitmen dalam menjaga kebebasan pers, demokrasi, serta menyampaikan informasi yang berpihak pada kepentingan publik.

Dalam kesempatan itu, Korwil FWJI Kabupaten Indramayu Mutadi, AMd.Kom menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya kepada masyarakat.

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, insan pers dituntut tetap menjaga independensi, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Pers harus tetap menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi antarjurnalis, kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi, refleksi peran media, serta penguatan solidaritas antar insan pers dari berbagai daerah.

Kehadiran FWJI Indramayu dalam kegiatan itu diharapkan mampu mempererat sinergi antarwartawan serta mendorong terciptanya ekosistem pers yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab.

Melalui peringatan Hari Pers Sedunia 2026, insan pers diharapkan terus menjaga integritas serta berkontribusi sebagai pilar penting dalam pembangunan bangsa dan penguatan demokrasi di Indonesia.

Reporter : Andika