Ada Kejanggalan Penyaluran BPNT di E-warung Leni tidak ada Mesin EDC

Ada Kejanggalan Penyaluran BPNT di E-warung Leni tidak ada Mesin EDC

BOGOR.radarinformasi.com– Masyarakat Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung kembali mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai untuk 3 bulan sebesar Rp.600.000.00, melalui e-warung yang telah ditetapkan, namun sangat disayangkan saat pendistribusian BPNT tidak tampak ada mesin gesek di lokasi, Minggu (18/07/21).

Saat radarinformasi menyambangi e-warung milik Leni yang beralamat di Kp.Cijulang tampak KPM mengambil sembako, akan tetapi ada yang janggal KPM tidak terlihat menggesek terlebih dahulu, mereka langsung mengambil sembako akan tetapi beras juga belum ada.

Leni selaku e-warung mengatakan bahwa tidak ada pengkolektifan seperti isu yang beredar, bahkan Ia mengatakan bahwa KPM menggesek sendiri kartunya, akan tetapi fakta dilapangan berbeda, dalam struk jelas terlihat penggesekan dilakukan pada tanggal 15 Juli 2021. Disini perlu diketahui seharusnya KKS dipegang sendiri oleh KPM untuk mengurangi resiko penyalahgunaan,
gerakan KPM Pegang KKS Sendiri dimaksudkan agar KPM mandiri dalam pengambilan Bantuan Pangan Non- Tunai (BPNT) serta meningkatkan kesadaran dan kemauan KPM untuk berlatih bertransaksi menggunakan KKS.

“Jumlah KPM seluruhnya 267 yang ada saldo 176 KPM, dengan komoditi meliputi Beras 11 kg, telur 20 butir,  buah jeruk 1kg, tahu 1 cup, sayur asem dan sop, kita tidak kolektifkan koq hanya sebagian saja sembako diambilin oleh RT, beras juga memang masih kurang sekitar 150 karung lagi, karena beras kan datang baru semalam dan kebetulan PO untuk Kecamatan Megamendung berbarengan jadi agak keteter, KPM ngga mempermasalahkan koq yang penting nanti kan pasti datang berasnya” ujar Leni.

Sudah jelas bahwa e-warung Leni menyalahi Pedum yang telah ditetapkan, ketika radarinformasi menghubungi Kepala Desa via seluler, Kepala Desa mengatakan bahwa, “Lagi PPKM jadi Ketua RT yang anterin ke masing-masing rumah penerima dan lagi  Zona merah, sebagian yang zona aman pada datang, hanya beberapa KPM yang sembakonya dibawain sama RT, kalau gesek kartu itu KPM langsung”.

Saat disinggung tidak adanya mesin gesek Kades menegaskan , “Dah beres atuh udah siang, kan tadi mulainya dari jam 8.00WIB”.

Sementara saat dikonfirmasi terkait struk yang digesek pada tanggal 15 juli kemarin serta penyaluran masih berlangsung, Kepala Desa tidak memberikan jawaban apapun.

Red